Apa Motif, Mas?

"Kenapa berhenti lagi, Mas?" tanya Manika tidak mengerti.

"Jangan membuat fokus ku teralihkan, Sayang!" desis Bryan menahan sesuatu. Tangannya sambil melepas sabuk pengamannya.

Lalu Bryan mendekatkan dirinya ke tempat dimana Manika duduk. Dia sudah tidak bisa lagi menahan untuk tidak melakukannya. Dan pergerakan Bryan tersebut membuat Manika bersikap waspada.

"Jangan aneh-aneh, Mas. Ada anakku, aku tidak mau membuat dia menangis lagi," ucap Manika dengan suara bergetar menahan takut. Takut jika lelaki yang baru ia kenal ini melakukan sesuatu di luar dugaannya lagi.

"Dan harap kau tau, Sayang. Dia juga putriku," ucapan Bryan membuat Manika melongo seketika. Tidak mengerti dengan apa yang dimaksud oleh Bryan.

"Hah?" kaget Manika mendengar pernyataan yang dilontarkan oleh orang di hadapannya ini. Apakah dia terlalu menyukai Cloe, sehingga meng-klaim nya sebagai putrinya sendiri? Tanya Manika dalam hati.

Namun, belum sempat Manika mendapat jawabannya, Bryan lagi dan lagi untuk kesekian kalinya membungkam bibir Manika dengan bibirnya. Bahkan kali ini lu matannya lebih kasar dari sebelumnya. Nafasnya pun kian lama kian terasa panas.

Setelah beberapa menit mereka melakukan ciuman panas, akhirnya Bryan Mulai melepas Manika. Meskipun tidak rela dan ingin melakukan hal yang lebih lagi. Namun otak waras nya masih mengingat ada putri mereka yang tengah melihat adegan itu, sembari tangannya *******-***** benda yang sedang dia minum dengan jemari-jemari kecilnya.

"Maaf, aku selalu tidak bisa mengontrol diriku jika berada di dekatmu," ucap Bryan menyadari ekspresi ibu dari anaknya itu.

Manika memilih diam tidak menanggapi perkataan Bryan. Selang beberapa menit Cloe tertidur dan Manika membenahi pakaiannya. Setelah itu dia memilih fokus ke depan dan mengunci rapat mulutnya.

Sementara itu Bryan sadar akan sifat terburu-buru nya. Dia juga sadar, jika Manika sekarang sedang kesal terhadapnya. Namun Bryan juga merasa sulit untuk mengontrol hasratnya jika berada di dekat Manika. Dia selalu lepas kendali, entah apa penyebabnya.

Suasana di dalam mobil pun kembali sunyi, dan itu sangat menyesakkan bagi Bryan. Dia tidak mau jika Manika mendiamkan dirinya sedari tadi hingga mobil yang membawa mereka sampai di tempat tujuan.

Bryan memarkirkan mobilnya, lalu keluar dari dalam mobil. Setelah itu dia berjalan memutari depan mobilnya dan membukakan pintu untuk Manika. Manika agak terkesan dengan sikap Bryan yang begitu perhatian.

Meskipun mereka baru bertemu dan Manika sampai sekarang hanya tau lelaki itu bernama Bryan, tanpa tahu siapa dia sebenarnya. Namun, sikap Bryan terhadap dirinya dan juga putrinya sangatlah lembut. Walaupun lelaki itu sering memaksa kehendaknya pada Manika.

"Makasih," ucap Manika setelah keluar dari dalam mobil. Bryan mengangguk, kemudian berjalan ke arah belakang mobil dan membuka bagasi mobilnya.

Dan tanpa Manika duga, lelaki pemaksa yang ada di hadapannya itu ternyata telah mempersiapkan ini semua untuk putrinya. Bryan kembali menghampiri Manika dengan membawa Stroller untuk Cloe.

"Sayang, letakkan My Princess ke sini. Biar aku yang mendorongnya, biar dia juga tidak capek jika berada di dalam gendongan terus," ucap Bryan begitu perhatian, membuat hati Manika sedikit bergetar. "Dan agar kamu bisa memeluk lenganku," modus Bryan kemudian sambil mengedipkan matanya nakal ke arah Manika. Membuat Manika menatapnya jengah.

Lelaki itu selalu punya tingkat kepercayaan yang tinggi. Namun Manika juga tidak memungkiri jika terkadang terpesona oleh lelaki yang sekarang tengah sibuk meletakkan putrinya.

"Apa motif Mas mendekati ku?" tanya Manika tiba-tiba. Membuat langkah Bryan terhenti seketika. Lalu menatap Manika dengan tatapan yang tidak dimengerti oleh Manika.

Terpopuler

Comments

Anonymous

Anonymous

motifnya polkadot 🤟

2024-03-01

2

Ney Maniez

Ney Maniez

🤔

2022-10-28

2

Ida Lailamajenun

Ida Lailamajenun

motifnya cari istri la Manika apalagi selain itu😁

2022-03-24

0

lihat semua
Episodes
1 Ide Gila
2 Jangan Lupakan Malam Ini
3 Berbeda
4 Bibit Bayaran
5 Cloewi Natama
6 Untung Nggak Telat
7 Kita Berjodoh Sayang
8 Terlalu Ter-Obsesi
9 Maafkan Mama, Sayang
10 Modus Bryan
11 Menjadi Tegang
12 Aku Yakin, Itu Anakku
13 Calon Suaminya
14 Siapa Dia?
15 Dia Mantan Aku, Mas
16 Tunggu Daddy, Sayang
17 Calon Mantu
18 My Princess
19 Jangan Macam-macam, Mas
20 Apa Motif, Mas?
21 Jangan Paksa Aku
22 Jelaskan!
23 Bagaimana Mas Tau
24 Akulah Lelaki Itu
25 Apa Salah Dan Dosaku, Honey?
26 Bryan Mau Nikah, Pa
27 Sekali Tembakan
28 Menikahkan Mereka
29 Ijinkan Aku
30 Tes DNA
31 Maaf, Aku Nggak Bisa
32 Kita Mulai
33 Yakin Tidak Mau?
34 Negosiasi
35 Masih Sama
36 Gara-gara Kamu
37 Lebam
38 Menculikmu
39 Pembohong
40 Kenyataan
41 Pacaran?
42 Wedang Jahe
43 Awas Kalo Genit
44 Kangen
45 Ingin Bersama
46 Sebuah Komitmen
47 Nggak Salah?
48 Menikahlah Denganku
49 Yakinkan Aku
50 Kamu....
51 Kamu Berbeda
52 Bagaimana Kabarmu?
53 Gusar
54 Pilihan Rumit
55 Ada Yang Berubah
56 Merasa Bersalah
57 Sebuah Kejujuran
58 Bersiaplah Untuk Kehilangan
59 Tidak Mau Menunda
60 Bangga Padamu
61 Ada Yang Beda
62 Penyebabnya
63 Tidak Biasanya
64 Perempuan Malam
65 Senyuman Maut
66 Kita Sudah Berakhir
67 Pertahankan Milikmu
68 Tanggung Jawab
69 Yakin, nggak Penasaran?
70 Ngeselin Ih!
71 Memilihmu
72 Sebuah Keputusan
73 Projek Baru
74 Sudah Direncanakan
75 Apa Yang Terjadi?
76 Di Mana Nika?
77 Sudah Aku Nikahkan
78 Jangan Menunda Lagi
79 Jangan Dipaksa
80 Atur Strategi
81 Sebuah Kehancuran
82 Jangan Sentuh Aku
83 Memutuskan Rantai
84 Peristirahatan Terakhir
85 Bagaimana Keadaanmu?
86 Jangan Dipersulit
87 TAMAT
88 Novel Baru
Episodes

Updated 88 Episodes

1
Ide Gila
2
Jangan Lupakan Malam Ini
3
Berbeda
4
Bibit Bayaran
5
Cloewi Natama
6
Untung Nggak Telat
7
Kita Berjodoh Sayang
8
Terlalu Ter-Obsesi
9
Maafkan Mama, Sayang
10
Modus Bryan
11
Menjadi Tegang
12
Aku Yakin, Itu Anakku
13
Calon Suaminya
14
Siapa Dia?
15
Dia Mantan Aku, Mas
16
Tunggu Daddy, Sayang
17
Calon Mantu
18
My Princess
19
Jangan Macam-macam, Mas
20
Apa Motif, Mas?
21
Jangan Paksa Aku
22
Jelaskan!
23
Bagaimana Mas Tau
24
Akulah Lelaki Itu
25
Apa Salah Dan Dosaku, Honey?
26
Bryan Mau Nikah, Pa
27
Sekali Tembakan
28
Menikahkan Mereka
29
Ijinkan Aku
30
Tes DNA
31
Maaf, Aku Nggak Bisa
32
Kita Mulai
33
Yakin Tidak Mau?
34
Negosiasi
35
Masih Sama
36
Gara-gara Kamu
37
Lebam
38
Menculikmu
39
Pembohong
40
Kenyataan
41
Pacaran?
42
Wedang Jahe
43
Awas Kalo Genit
44
Kangen
45
Ingin Bersama
46
Sebuah Komitmen
47
Nggak Salah?
48
Menikahlah Denganku
49
Yakinkan Aku
50
Kamu....
51
Kamu Berbeda
52
Bagaimana Kabarmu?
53
Gusar
54
Pilihan Rumit
55
Ada Yang Berubah
56
Merasa Bersalah
57
Sebuah Kejujuran
58
Bersiaplah Untuk Kehilangan
59
Tidak Mau Menunda
60
Bangga Padamu
61
Ada Yang Beda
62
Penyebabnya
63
Tidak Biasanya
64
Perempuan Malam
65
Senyuman Maut
66
Kita Sudah Berakhir
67
Pertahankan Milikmu
68
Tanggung Jawab
69
Yakin, nggak Penasaran?
70
Ngeselin Ih!
71
Memilihmu
72
Sebuah Keputusan
73
Projek Baru
74
Sudah Direncanakan
75
Apa Yang Terjadi?
76
Di Mana Nika?
77
Sudah Aku Nikahkan
78
Jangan Menunda Lagi
79
Jangan Dipaksa
80
Atur Strategi
81
Sebuah Kehancuran
82
Jangan Sentuh Aku
83
Memutuskan Rantai
84
Peristirahatan Terakhir
85
Bagaimana Keadaanmu?
86
Jangan Dipersulit
87
TAMAT
88
Novel Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!