Siapa Dia?

Setelah mendengar cerita dari neneknya Manika tadi, Bryan memutuskan untuk kembali ke perusahaan dengan Manika. Karena putrinya Manika yang ia ketahui bernama Cloe juga sudah tertidur karena kekenyangan.

Tentu saja jam makan siang pun telah usai, namun mereka belum sempat untuk mengisi perut mereka. Sebelum benar-benar kembali ke kantor, Bryan membelokkan mobilnya ke sebuah restoran yang terletak tidak jauh dari Natakusuma Corp.

"Pak, kenapa malah berbelok ke sini? Saya harus segera bekerja kembali." ucap Manika merasa takut jika dirinya nanti dipecat gara-gara ulah dari orang yang tidak di kenal.

Bryan tidak menghiraukan ucapan Manika padanya. Setelah memakirkan mobilnya, Bryan mengenggam erat tangan Manika kemudian mengajaknya masuk ke dalam restoran.

Bryan tidak mengidahkan penolakan dari Manika. Wanita itu selalu berusaha melepas genggaman tangannya. Namun dengan sengaja, Bryan semakin mengeratkan genggamannya bahkan jemari Bryan menelusup ke sela-sela jemari Manika. Sehingga tidak ada kesempatan untuk Manika kabur darinya.

"Apa kau tidak malu ditatap seperti itu oleh para pengunjung restoran ini? Kita terlihat seperti pasangan yang tengah bertengkar, jika kau terus memberontak." ucap Bryan penuh tipu muslihat.

Benar apa yang di katakan oleh Bryan, semua mata pengunjung menatap mereka dengan tatapan sedikit aneh. Lalu Manika memutuskan untuk mengikuti orang asing ini dengan tenang. Entah apa nanti yang akan terjadi pada pekerjaannya. Manika sudah siap menerima konsekuensi yang akan diberikan padanya.

"Mau pesan apa?" tanya Bryan dengan nada yang lembut. Seolah sedang berbicara dengan pasangannya.

Manika menatap malas pada Bryan. Lalu menjawab dengan sekenanya. "Nasi goreng seafood." jawab Manika.

"Minumnya?" tanya Bryan lagi. Dia begitu menikmati wajah Manika yang terlihat sangat cantik saat kesal kepadanya.

"Teh anget aja," Manika benar-benar ingin segera pergi menuju kantornya. Dia sudah yakin jika hari ini, hari terakhirnya bekerja kalau tidak segera kembali sekarang.

Bryan semakin menyunggingkan senyumnya ketika mendengar jawaban Manika begitu ketus. Semakin membuatnya ingin menyesap bibir itu.

"Bryan," ucap Bryan setelah memberikan buku menu kepada pelayan restoran tersebut.

Sesuai penilaian Bryan saat pertama kali bertemu dengan Manika di sebuah tempat hiburan di London. Manika begitu cuek dan tidak memperhatikan orang disekitarnya. Kini Manika bersikap seperti itu padanya, dan Bryan sudah terbiasa.

"Apa kau tidak mengingat ku?" tanya Bryan mencoba mengingatkan Manika.

"Hari ini pertama kalinya kita bertemu. Jadi sudah pasti aku tidak mengingat mu." terang Manika yang merasa baru melihat Bryan.

Bryan menggeleng sembari tersenyum tampan kepada Manika. Dia tidak membenarkan jika ini pertemuan pertama mereka.

"Tidak, Sayang. Ini pertemuan kita yang entah sudah ke berapa kali," kata Bryan membuat Manika menatapnya bingung.

"Bagaimana bisa?" tanya Manika tidak mengerti. Tapi sebelum Bryan menjawab, makanan yang mereka pesan telah datang.

"Makan dulu Sayang, baru nanti kita lanjut," ucap Bryan seraya mengedipkan sebelah matanya dengan ekspresi genit. Membuat Manika memutar bola matanya. Merasa jengah dengan sikap laki-laki yang baru ia ketahui bernama Bryan.

"Jangan panggil aku seperti itu, jika tidak ingin diputuskan oleh pacarmu," Manika merasa sedikit risih dengan panggilan yang disebutkan oleh Bryan untuknya.

"Aku malah bersyukur karena itu," balas Bryan sedikit menyebalkan bagi Manika. Lalu Manika lebih memilih menghabiskan makanannya daripada berdebat dengan lelaki menyebalkan seperti orang yang berada dihadapannya saat ini.

Setelah selesai menghabiskan makanan mereka, terlihat Manika terburu-buru merapikan penampilannya. Dan Bryan tau apa yang sedang Manika panik kan.

"Siapa Ayah Cloe sebenarnya?" tanya Bryan penasaran. Tangannya seperti sudah terbiasa menghentikan pergerakan Manika.

Manika menatap Bryan tidak suka. Dia paling tidak ingin bercerita tentang kehidupannya dengan orang yang tidak penting, menurutnya.

Saat Bryan ingin menanyakan sesuatu lagi pada Manika, terdengar ada suara yang memanggil Manika.

"Nika!" panggil suara itu dari arah kanan mereka.

Terpopuler

Comments

Agustina Kusuma Dewi

Agustina Kusuma Dewi

hadoohhh..mengganggu interogasi

2024-06-19

0

Ney Maniez

Ney Maniez

🤔

2022-10-28

2

Lidayana

Lidayana

Hmm

2021-11-15

0

lihat semua
Episodes
1 Ide Gila
2 Jangan Lupakan Malam Ini
3 Berbeda
4 Bibit Bayaran
5 Cloewi Natama
6 Untung Nggak Telat
7 Kita Berjodoh Sayang
8 Terlalu Ter-Obsesi
9 Maafkan Mama, Sayang
10 Modus Bryan
11 Menjadi Tegang
12 Aku Yakin, Itu Anakku
13 Calon Suaminya
14 Siapa Dia?
15 Dia Mantan Aku, Mas
16 Tunggu Daddy, Sayang
17 Calon Mantu
18 My Princess
19 Jangan Macam-macam, Mas
20 Apa Motif, Mas?
21 Jangan Paksa Aku
22 Jelaskan!
23 Bagaimana Mas Tau
24 Akulah Lelaki Itu
25 Apa Salah Dan Dosaku, Honey?
26 Bryan Mau Nikah, Pa
27 Sekali Tembakan
28 Menikahkan Mereka
29 Ijinkan Aku
30 Tes DNA
31 Maaf, Aku Nggak Bisa
32 Kita Mulai
33 Yakin Tidak Mau?
34 Negosiasi
35 Masih Sama
36 Gara-gara Kamu
37 Lebam
38 Menculikmu
39 Pembohong
40 Kenyataan
41 Pacaran?
42 Wedang Jahe
43 Awas Kalo Genit
44 Kangen
45 Ingin Bersama
46 Sebuah Komitmen
47 Nggak Salah?
48 Menikahlah Denganku
49 Yakinkan Aku
50 Kamu....
51 Kamu Berbeda
52 Bagaimana Kabarmu?
53 Gusar
54 Pilihan Rumit
55 Ada Yang Berubah
56 Merasa Bersalah
57 Sebuah Kejujuran
58 Bersiaplah Untuk Kehilangan
59 Tidak Mau Menunda
60 Bangga Padamu
61 Ada Yang Beda
62 Penyebabnya
63 Tidak Biasanya
64 Perempuan Malam
65 Senyuman Maut
66 Kita Sudah Berakhir
67 Pertahankan Milikmu
68 Tanggung Jawab
69 Yakin, nggak Penasaran?
70 Ngeselin Ih!
71 Memilihmu
72 Sebuah Keputusan
73 Projek Baru
74 Sudah Direncanakan
75 Apa Yang Terjadi?
76 Di Mana Nika?
77 Sudah Aku Nikahkan
78 Jangan Menunda Lagi
79 Jangan Dipaksa
80 Atur Strategi
81 Sebuah Kehancuran
82 Jangan Sentuh Aku
83 Memutuskan Rantai
84 Peristirahatan Terakhir
85 Bagaimana Keadaanmu?
86 Jangan Dipersulit
87 TAMAT
88 Novel Baru
Episodes

Updated 88 Episodes

1
Ide Gila
2
Jangan Lupakan Malam Ini
3
Berbeda
4
Bibit Bayaran
5
Cloewi Natama
6
Untung Nggak Telat
7
Kita Berjodoh Sayang
8
Terlalu Ter-Obsesi
9
Maafkan Mama, Sayang
10
Modus Bryan
11
Menjadi Tegang
12
Aku Yakin, Itu Anakku
13
Calon Suaminya
14
Siapa Dia?
15
Dia Mantan Aku, Mas
16
Tunggu Daddy, Sayang
17
Calon Mantu
18
My Princess
19
Jangan Macam-macam, Mas
20
Apa Motif, Mas?
21
Jangan Paksa Aku
22
Jelaskan!
23
Bagaimana Mas Tau
24
Akulah Lelaki Itu
25
Apa Salah Dan Dosaku, Honey?
26
Bryan Mau Nikah, Pa
27
Sekali Tembakan
28
Menikahkan Mereka
29
Ijinkan Aku
30
Tes DNA
31
Maaf, Aku Nggak Bisa
32
Kita Mulai
33
Yakin Tidak Mau?
34
Negosiasi
35
Masih Sama
36
Gara-gara Kamu
37
Lebam
38
Menculikmu
39
Pembohong
40
Kenyataan
41
Pacaran?
42
Wedang Jahe
43
Awas Kalo Genit
44
Kangen
45
Ingin Bersama
46
Sebuah Komitmen
47
Nggak Salah?
48
Menikahlah Denganku
49
Yakinkan Aku
50
Kamu....
51
Kamu Berbeda
52
Bagaimana Kabarmu?
53
Gusar
54
Pilihan Rumit
55
Ada Yang Berubah
56
Merasa Bersalah
57
Sebuah Kejujuran
58
Bersiaplah Untuk Kehilangan
59
Tidak Mau Menunda
60
Bangga Padamu
61
Ada Yang Beda
62
Penyebabnya
63
Tidak Biasanya
64
Perempuan Malam
65
Senyuman Maut
66
Kita Sudah Berakhir
67
Pertahankan Milikmu
68
Tanggung Jawab
69
Yakin, nggak Penasaran?
70
Ngeselin Ih!
71
Memilihmu
72
Sebuah Keputusan
73
Projek Baru
74
Sudah Direncanakan
75
Apa Yang Terjadi?
76
Di Mana Nika?
77
Sudah Aku Nikahkan
78
Jangan Menunda Lagi
79
Jangan Dipaksa
80
Atur Strategi
81
Sebuah Kehancuran
82
Jangan Sentuh Aku
83
Memutuskan Rantai
84
Peristirahatan Terakhir
85
Bagaimana Keadaanmu?
86
Jangan Dipersulit
87
TAMAT
88
Novel Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!