Menjadi Tegang

"Saya masih belum hafal, Mbak. Bisa tolong antarkan?" dan modus Bryan yang lain pun mulai berjalan.

Tanpa berpikir panjang dan menaruh curiga, Manika pun mengantarkan Bryan menuju ruangan direktur utama.

"Mari, Pak," ucap Manika seraya berjalan lebih dulu di depan Bryan. Dengan senang hati, Bryan mengikuti langkah Manika dari belakang.

Sebelumnya dia menoleh ke arah Gauri yang sedang menatap mereka, lalu mengedipkan sebelah matanya serta mengacungkan jempolnya. Membuat Gauri salah tingkah, karena Bryan terlihat berkali-kali lipat lebih tampan dengan ekspresi genit seperti itu.

Bryan berkali-kali menelan salivanya dengan susah, saat melihat bentuk tubuh Manika dari belakang. Dengan pakaian kerja yang memiliki potongan pas di tubuh Manika, membuat Manika semakin terlihat menggoda hanya dengan melihat bentuk tubuhnya saja. Apalagi di bagian tertentu tubuh Manika memiliki porsi yang agak berlebih dibanding dengan perempuan lain.

Kejadian pada malam yang penuh dengan keringat dulu, seketika muncul di kepala Bryan. Rasa akan kenikmatan tubuh Manika tidak bisa ia lupakan. Kau membuatku tegang hanya dengan melihat tubuhmu dari belakang, Beibeh. Kau benar-benar berbahaya. Sekuat tenaga Bryan mencoba untuk mengusir pikiran mesumnya.

Bryan harus dengan sabar menjalankan rencananya untuk membuat Manika terikat padanya. Apalagi dia harus mencari kebenaran dulu tentang anak yang diakui oleh Manika. Dia harus ekstra berhati-hati dalam hal itu.

"Maaf, Pak. Saya hanya bisa mengantar sampai di sini. Dan di sana ruangan Direktur berada," tunjuk Manika ke ruangan Bryan dengan sikap sopan.

Menyadari hal itu, membuat Bryan gelabakan. Satu hal yang Bryan sadari dari sekarang, bahwa saat bersama Manika waktu terasa sangat cepat berlalu.

"Em, i-itu... Saya tidak berani masuk sendiri ke dalam ruangan Direktur." alasan Bryan membuat Miko yang berada tidak jauh dari mereka, ingin sekali memukul kepala bosnya tersebut.

Bagaimana bisa bosnya itu mencari alasan yang sangat konyol dan tidak elit. Manika juga mengernyit heran mendengar alasan dari tamu direktur perusahaan tempat ia bekerja.

"Maaf, Pak. Saya belum pernah masuk ke dalam ruangan Direktur selama saya bekerja di sini. Jadi, saya hanya bisa mengantar Bapak sampai sini saja." Manika membungkuk sopan pada Bryan. Meminta maaf jika tidak bisa mengantarnya sampai ke dalam.

Saat hendak ingin mengucapkan kalimat modusnya kembali, Miko berdehem sedikit keras seraya melangkah ke depan mendekati mereka. Jika terus dibiarkan, bosnya itu akan keluar dari pikiran logisnya.

"Ada apa ini?" tanya Miko dengan nada dingin. Manika menunduk memberi salam. Sedangkan Bryan mendengus kesal pada asistennya tersebut yang telah berani mengganggu rencananya.

"Ini Pak. Bapak ini ada janji dengan Pak direktur, dan wakil Bapak menyuruhnya untuk masuk ke dalam ruangan Bapak." ucap Manika mengira Miko adalah direktur utama di perusahaan ini. Karena tampilan Miko terbilang lebih rapi dan berkelas daripada tamu yang dia temani sedari tadi.

"Ya sudah. Kamu boleh pergi." perintah Miko dengan suara datar. Manika pun pamit lalu pergi meninggalkan mereka berdua.

Sepeninggalan Manika, Bryan langsung melayangkan tatapan membunuh pada Miko.

"Jangan bertingkah seperti tidak pernah jatuh cinta," bukannya takut, Miko malah melewati Bryan begitu saja lalu masuk ke dalam ruangan Bryan. Bryan semakin merasa kesal pada asistennya tersebut.

"Tidak ada gaji bulan ini!" ancam Bryan pada Miko.

Terpopuler

Comments

Agustina Kusuma Dewi

Agustina Kusuma Dewi

mesti deh.. kl marah mangkel bin kesel jd asisten ga gajian or potong gaji

2024-06-19

0

Katherina Ajawaila

Katherina Ajawaila

milo kaya ngk pernah jatuh cinta aja

2024-03-11

1

G** Bp

G** Bp

bos somplak🙄🙄
sabar ya Miko...🤣🤣

2024-02-27

0

lihat semua
Episodes
1 Ide Gila
2 Jangan Lupakan Malam Ini
3 Berbeda
4 Bibit Bayaran
5 Cloewi Natama
6 Untung Nggak Telat
7 Kita Berjodoh Sayang
8 Terlalu Ter-Obsesi
9 Maafkan Mama, Sayang
10 Modus Bryan
11 Menjadi Tegang
12 Aku Yakin, Itu Anakku
13 Calon Suaminya
14 Siapa Dia?
15 Dia Mantan Aku, Mas
16 Tunggu Daddy, Sayang
17 Calon Mantu
18 My Princess
19 Jangan Macam-macam, Mas
20 Apa Motif, Mas?
21 Jangan Paksa Aku
22 Jelaskan!
23 Bagaimana Mas Tau
24 Akulah Lelaki Itu
25 Apa Salah Dan Dosaku, Honey?
26 Bryan Mau Nikah, Pa
27 Sekali Tembakan
28 Menikahkan Mereka
29 Ijinkan Aku
30 Tes DNA
31 Maaf, Aku Nggak Bisa
32 Kita Mulai
33 Yakin Tidak Mau?
34 Negosiasi
35 Masih Sama
36 Gara-gara Kamu
37 Lebam
38 Menculikmu
39 Pembohong
40 Kenyataan
41 Pacaran?
42 Wedang Jahe
43 Awas Kalo Genit
44 Kangen
45 Ingin Bersama
46 Sebuah Komitmen
47 Nggak Salah?
48 Menikahlah Denganku
49 Yakinkan Aku
50 Kamu....
51 Kamu Berbeda
52 Bagaimana Kabarmu?
53 Gusar
54 Pilihan Rumit
55 Ada Yang Berubah
56 Merasa Bersalah
57 Sebuah Kejujuran
58 Bersiaplah Untuk Kehilangan
59 Tidak Mau Menunda
60 Bangga Padamu
61 Ada Yang Beda
62 Penyebabnya
63 Tidak Biasanya
64 Perempuan Malam
65 Senyuman Maut
66 Kita Sudah Berakhir
67 Pertahankan Milikmu
68 Tanggung Jawab
69 Yakin, nggak Penasaran?
70 Ngeselin Ih!
71 Memilihmu
72 Sebuah Keputusan
73 Projek Baru
74 Sudah Direncanakan
75 Apa Yang Terjadi?
76 Di Mana Nika?
77 Sudah Aku Nikahkan
78 Jangan Menunda Lagi
79 Jangan Dipaksa
80 Atur Strategi
81 Sebuah Kehancuran
82 Jangan Sentuh Aku
83 Memutuskan Rantai
84 Peristirahatan Terakhir
85 Bagaimana Keadaanmu?
86 Jangan Dipersulit
87 TAMAT
88 Novel Baru
Episodes

Updated 88 Episodes

1
Ide Gila
2
Jangan Lupakan Malam Ini
3
Berbeda
4
Bibit Bayaran
5
Cloewi Natama
6
Untung Nggak Telat
7
Kita Berjodoh Sayang
8
Terlalu Ter-Obsesi
9
Maafkan Mama, Sayang
10
Modus Bryan
11
Menjadi Tegang
12
Aku Yakin, Itu Anakku
13
Calon Suaminya
14
Siapa Dia?
15
Dia Mantan Aku, Mas
16
Tunggu Daddy, Sayang
17
Calon Mantu
18
My Princess
19
Jangan Macam-macam, Mas
20
Apa Motif, Mas?
21
Jangan Paksa Aku
22
Jelaskan!
23
Bagaimana Mas Tau
24
Akulah Lelaki Itu
25
Apa Salah Dan Dosaku, Honey?
26
Bryan Mau Nikah, Pa
27
Sekali Tembakan
28
Menikahkan Mereka
29
Ijinkan Aku
30
Tes DNA
31
Maaf, Aku Nggak Bisa
32
Kita Mulai
33
Yakin Tidak Mau?
34
Negosiasi
35
Masih Sama
36
Gara-gara Kamu
37
Lebam
38
Menculikmu
39
Pembohong
40
Kenyataan
41
Pacaran?
42
Wedang Jahe
43
Awas Kalo Genit
44
Kangen
45
Ingin Bersama
46
Sebuah Komitmen
47
Nggak Salah?
48
Menikahlah Denganku
49
Yakinkan Aku
50
Kamu....
51
Kamu Berbeda
52
Bagaimana Kabarmu?
53
Gusar
54
Pilihan Rumit
55
Ada Yang Berubah
56
Merasa Bersalah
57
Sebuah Kejujuran
58
Bersiaplah Untuk Kehilangan
59
Tidak Mau Menunda
60
Bangga Padamu
61
Ada Yang Beda
62
Penyebabnya
63
Tidak Biasanya
64
Perempuan Malam
65
Senyuman Maut
66
Kita Sudah Berakhir
67
Pertahankan Milikmu
68
Tanggung Jawab
69
Yakin, nggak Penasaran?
70
Ngeselin Ih!
71
Memilihmu
72
Sebuah Keputusan
73
Projek Baru
74
Sudah Direncanakan
75
Apa Yang Terjadi?
76
Di Mana Nika?
77
Sudah Aku Nikahkan
78
Jangan Menunda Lagi
79
Jangan Dipaksa
80
Atur Strategi
81
Sebuah Kehancuran
82
Jangan Sentuh Aku
83
Memutuskan Rantai
84
Peristirahatan Terakhir
85
Bagaimana Keadaanmu?
86
Jangan Dipersulit
87
TAMAT
88
Novel Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!