Aku Yakin, Itu Anakku

"Sudah kau cari tahu tentang anak yang bersama Manika?" tanya Bryan pada Miko yang tengah sibuk dengan berkas-berkas yang ada di hadapannya.

"Anak itu memang anak Manika. Tapi belum ada yang mengetahui siapa Ayah dari anak itu." ucap Miko setelah mencari tahu lebih dalam tentang siapa Manika sebenarnya.

Di dalam hati, Bryan merasa sedikit tenang. Karena ada kemungkinan anak itu adalah anaknya. Mengingat perkiraan usia anak itu dengan malam yang mereka lewati cukuplah signifikan.

Aku berharap jika itu anak kita, Sayang. Kalaupun bukan, aku akan merebutmu dari lelaki yang tengah dekat denganmu. Tekan Bryan pada dirinya sendiri.

Jam makan siang pun tiba. Seperti biasa, Manika selalu menyempatkan pulang sebentar untuk memberikan putrinya ASI. Karena percuma jika di pompa di kantor, dia akan kerepotan menyimpannya di mana.

Saat hendak ingin melangkahkan kakinya menyeberangi jalan, tangan Manika di cekal oleh seseorang dari belakang. Membuat pergerakan Manika terhenti seketika.

Manika merasa sedikit kesal pada orang tersebut. Orang itu semakin memperlambat dirinya untuk segera sampai di rumah. Sementara jam makan siang terus berjalan. Dan jika dirinya tidak segera pulang, maka waktu istirahatnya akan selesai.

"Bapak!" ucap Manika kaget. Karena orang yang sedang mencekal tangannya adalah tamu dari direkturnya yang ia antar tadi pagi.

Melihat Manika yang berjalan begitu tergesa, membuat Bryan penasaran lalu mengikuti langkah Manika. Hingga tanpa sadar wanita itu ingin menyebrang jalan tanpa melihat ada motor yang tengah melaju dengan sangat kencang.

"Apa kau tidak bisa melihat ada motor yang melaju kencang?" tanya Bryan sedikit marah pada Manika.

Manika dibuat bingung dengan ucapan tamu direkturnya tersebut. Perasaan, dia tadi sudah sangat berhati-hati saat akan menyebrang jalan.

"Maaf, Pak. Saya kurang berhati-hati dan terimakasih telah menolong saya. Kalau begitu saya permisi dulu," pamit Manika dengan sopan. Sikapnya sangat berbeda dengan tadi pagi terhadap Bryan.

Namun, lagi-lagi langkah Manika terhenti karena Bryan kembali mencekal tangannya. Bahkan kini Bryan menarik tangan Manika agar mengikuti langkahnya. Tentu saja Manika menolak dan menggeliatkan tangannya. Akan tetapi Bryan tidak mengendurkan cekalannya terhadap tangan Manika.

"Pak! Jangan bersikap tidak sopan seperti ini, ya!" berontak Manika karena Bryan tetap menarik dirinya agar mengikuti langkah tamu direkturnya tersebut. Namun Bryan tetap tidak menghiraukan nada protes yang Manika layangkan padanya.

Bryan tetap menarik tangan Manika menuju mobilnya berada. Membuat karyawan yang melihat mereka terheran. Kenapa Manika ditarik paksa oleh direktur baru mereka. Memang hanya beberapa orang saja yang mengetahui siapa direktur baru mereka. Manika termasuk pada golangan orang yang tidak mengenali siapa direkturnya.

"Pasang sabuk pengamannya," perintah Bryan menoleh sekilas ke arah Manika. Kemudian menyalakan mesin mobilnya. Bersiap untuk melajukan mobilnya membelah jalanan yang padat dengan kendaraan-kendaraan yang sedang berlalu lalang. Membuat Manika semakin kesal pada orang yang tengah duduk di kemudinya.

"Maaf, Pak. Bapak tidak bisa berbuat seenaknya kepada saya, mentang-mentang Bapak adalah tamu dari Pak direktur." ucap Manika penuh dengan kekesalan.

Dengan nekat, tangan Manika mengarah ke pintu dan ingin membukanya. Namun ternyata gerakan Bryan lebih cepat dari Manika. Bryan segera menekan tombol di samping kanannya dan mengunci pintu mobil dengan cepat. Sehingga Manika tidak bisa kabur dari nya.

"Pak, jangan buat saya bersikap tidak sopan terhadap Bapak!" tegas Manika. Kesabarannya sudah berada di ujung tanduk, terhadap orang yang tidak dikenalnya tersebut.

"Mau kemana? Aku antar," tanpa memperdulikan tatapan marah Manika terhadapnya, Bryan malah dengan santai bertanya pada Manika. Sementara Manika menahan rasa nyeri di dada, akibat stok ASI-nya hampir memenuhi wadah nya.

Terpopuler

Comments

Duwie Sartika

Duwie Sartika

ada yg namanya cooler bag, aman bwt simpan asi. kirim pake ojol.
ni otornya kurang riset...

2024-12-22

3

Katherina Ajawaila

Katherina Ajawaila

seru cerita nya Thour😘😘😘

2024-03-11

0

G** Bp

G** Bp

awal yg bagus..semangat Thor💪💪

2024-02-27

0

lihat semua
Episodes
1 Ide Gila
2 Jangan Lupakan Malam Ini
3 Berbeda
4 Bibit Bayaran
5 Cloewi Natama
6 Untung Nggak Telat
7 Kita Berjodoh Sayang
8 Terlalu Ter-Obsesi
9 Maafkan Mama, Sayang
10 Modus Bryan
11 Menjadi Tegang
12 Aku Yakin, Itu Anakku
13 Calon Suaminya
14 Siapa Dia?
15 Dia Mantan Aku, Mas
16 Tunggu Daddy, Sayang
17 Calon Mantu
18 My Princess
19 Jangan Macam-macam, Mas
20 Apa Motif, Mas?
21 Jangan Paksa Aku
22 Jelaskan!
23 Bagaimana Mas Tau
24 Akulah Lelaki Itu
25 Apa Salah Dan Dosaku, Honey?
26 Bryan Mau Nikah, Pa
27 Sekali Tembakan
28 Menikahkan Mereka
29 Ijinkan Aku
30 Tes DNA
31 Maaf, Aku Nggak Bisa
32 Kita Mulai
33 Yakin Tidak Mau?
34 Negosiasi
35 Masih Sama
36 Gara-gara Kamu
37 Lebam
38 Menculikmu
39 Pembohong
40 Kenyataan
41 Pacaran?
42 Wedang Jahe
43 Awas Kalo Genit
44 Kangen
45 Ingin Bersama
46 Sebuah Komitmen
47 Nggak Salah?
48 Menikahlah Denganku
49 Yakinkan Aku
50 Kamu....
51 Kamu Berbeda
52 Bagaimana Kabarmu?
53 Gusar
54 Pilihan Rumit
55 Ada Yang Berubah
56 Merasa Bersalah
57 Sebuah Kejujuran
58 Bersiaplah Untuk Kehilangan
59 Tidak Mau Menunda
60 Bangga Padamu
61 Ada Yang Beda
62 Penyebabnya
63 Tidak Biasanya
64 Perempuan Malam
65 Senyuman Maut
66 Kita Sudah Berakhir
67 Pertahankan Milikmu
68 Tanggung Jawab
69 Yakin, nggak Penasaran?
70 Ngeselin Ih!
71 Memilihmu
72 Sebuah Keputusan
73 Projek Baru
74 Sudah Direncanakan
75 Apa Yang Terjadi?
76 Di Mana Nika?
77 Sudah Aku Nikahkan
78 Jangan Menunda Lagi
79 Jangan Dipaksa
80 Atur Strategi
81 Sebuah Kehancuran
82 Jangan Sentuh Aku
83 Memutuskan Rantai
84 Peristirahatan Terakhir
85 Bagaimana Keadaanmu?
86 Jangan Dipersulit
87 TAMAT
88 Novel Baru
Episodes

Updated 88 Episodes

1
Ide Gila
2
Jangan Lupakan Malam Ini
3
Berbeda
4
Bibit Bayaran
5
Cloewi Natama
6
Untung Nggak Telat
7
Kita Berjodoh Sayang
8
Terlalu Ter-Obsesi
9
Maafkan Mama, Sayang
10
Modus Bryan
11
Menjadi Tegang
12
Aku Yakin, Itu Anakku
13
Calon Suaminya
14
Siapa Dia?
15
Dia Mantan Aku, Mas
16
Tunggu Daddy, Sayang
17
Calon Mantu
18
My Princess
19
Jangan Macam-macam, Mas
20
Apa Motif, Mas?
21
Jangan Paksa Aku
22
Jelaskan!
23
Bagaimana Mas Tau
24
Akulah Lelaki Itu
25
Apa Salah Dan Dosaku, Honey?
26
Bryan Mau Nikah, Pa
27
Sekali Tembakan
28
Menikahkan Mereka
29
Ijinkan Aku
30
Tes DNA
31
Maaf, Aku Nggak Bisa
32
Kita Mulai
33
Yakin Tidak Mau?
34
Negosiasi
35
Masih Sama
36
Gara-gara Kamu
37
Lebam
38
Menculikmu
39
Pembohong
40
Kenyataan
41
Pacaran?
42
Wedang Jahe
43
Awas Kalo Genit
44
Kangen
45
Ingin Bersama
46
Sebuah Komitmen
47
Nggak Salah?
48
Menikahlah Denganku
49
Yakinkan Aku
50
Kamu....
51
Kamu Berbeda
52
Bagaimana Kabarmu?
53
Gusar
54
Pilihan Rumit
55
Ada Yang Berubah
56
Merasa Bersalah
57
Sebuah Kejujuran
58
Bersiaplah Untuk Kehilangan
59
Tidak Mau Menunda
60
Bangga Padamu
61
Ada Yang Beda
62
Penyebabnya
63
Tidak Biasanya
64
Perempuan Malam
65
Senyuman Maut
66
Kita Sudah Berakhir
67
Pertahankan Milikmu
68
Tanggung Jawab
69
Yakin, nggak Penasaran?
70
Ngeselin Ih!
71
Memilihmu
72
Sebuah Keputusan
73
Projek Baru
74
Sudah Direncanakan
75
Apa Yang Terjadi?
76
Di Mana Nika?
77
Sudah Aku Nikahkan
78
Jangan Menunda Lagi
79
Jangan Dipaksa
80
Atur Strategi
81
Sebuah Kehancuran
82
Jangan Sentuh Aku
83
Memutuskan Rantai
84
Peristirahatan Terakhir
85
Bagaimana Keadaanmu?
86
Jangan Dipersulit
87
TAMAT
88
Novel Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!