Bibit Bayaran

Di pagi harinya, tubuh Manika terasa pegal dan nyeri di beberapa bagian. Matanya menatap ke sekeliling ruangan yang sangat asing baginya. Dan juga keberadaan seseorang pria yang tengah terlelap membelakangi dirinya. Dengan tubuh tanpa busana sama seperti dirinya.

Dengan susah payah, Manika mencoba bangkit dari duduknya. Memungut kembali bajunya yang berserakan di lantai. Tidak perlu Manika tanyakan lagi, apa yang terjadi padanya semalam. Dia sudah cukup mengerti akan keadaan yang sedang ia hadapi saat ini.

Manika membersihkan diri di kamar mandi yang terdapat di kamar tersebut, serta memakai baju yang semalam ia pakai waktu berkunjung ke tempat hiburan milik Excel, sahabatnya di negara ini.

Setelah selesai dan penampilannya kembali rapi, Manika mengeluarkan beberapa lembar uang dolar dengan nominal yang cukup banyak. Serta menuliskan sesuatu pada book note yang terdapat di atas meja samping tempat tidur.

Manika melangkah melenggang keluar dari kamar yang semalam menjadi saksi bisu, hilangnya kesucian dirinya oleh orang asing yang tidak ia kenal sebelumnya.

Hari ini Manika akan pulang ke tanah air. Karena omelan dari sang nenek yang tiada henti, membuatnya tidak tahan untuk terus tinggal di sini.

Jam sepuluh pagi, pesawat yang ditumpangi Manika lepas landas. Dia meninggalkan Excel, teman pertama yang ia kenal dan kemudian menjadi sahabatnya sampai sekarang di London. Manika sempat menawari Excel untuk ikut dirinya pulang, namun Excel menolak dengan halus ajakan Manika. Karena dirinya masih betah di negri orang tersebut.

Sementara itu, di tempat yang menjadi saksi pergulatan mereka semalam. Terlihat seorang pemuda tampan tanpa busana itu mulai mengerjapkan matanya pelan. Kemudian pemuda itu menatap ke sekeliling kamarnya.

Bryan merasa aneh, karena tidak menemukan wanita yang semalam dia gempur habis-habisan. Keningnya mengernyit heran, biasanya para wanita yang pernah tidur dengannya, menunggu di usir dulu baru pergi.

Namun kali ini berbeda. Tanpa Bryan ketahui, wanita itu meninggalkan dirinya tanpa pamit. Membuat senyum di bibirnya mengembang dengan sempurna.

Kemudian Bryan mengedarkan matanya ke seluruh penjuru kamarnya. Berharap menemukan jejak yang di tinggalkan, oleh wanita yang membuatnya ketagihan seperti tadi malam.

"Menarik," gumam Bryan setelah menemukan secarik kertas di sertai beberapa lembar uang dolar.

"Aku pasti bisa menemukanmu dan menjeratmu dalam hubungan yang sangat sepesial, Sayang." ucap Bryan melipat kembali kertas yang berisikan pesan dari wanita yang semalam menghangatkan ranjangnya.

Terimakasih atas servis luar biasa yang kamu berikan tadi malam. Aku menyukainya. Dan Ini bayaran untuk benih yang kau tabur ke dalam rahimku. Aku harap, kita tidak akan bertemu lagi.

"Dan aku akan memuaskanmu berulang kali, sampai membuatmu tidak bisa berjalan lagi. Sehingga tidak ada celah untukmu kabur seperi sekarang ini, Sayang." Bryan tersenyum menyeringai. Di otaknya sudah tersusun berbagai rencana untuk mencari wanita itu dan menjeratnya ke dalam genggaman nya.

Berbagai cara telah Bryan lakukan untuk mencari wanita yang membuatnya sangat puas. Dan tidak ia lupakan, wanita itu adalah wanita yang pertama kali membayarnya setelah mereka melakukan hubungan intim. Bryan sangat tertarik dengan wanita yang satu itu.

Tidak terasa pencarian Bryan memakan waktu satu tahun hanya untuk menemukan wanita tersebut. Namun, lagi-lagi nihil hasilnya. Dia sudah mendatangi tempat hiburan malam yang mempertemukan mereka pertama kali, dan mencari lelaki yang merupakan teman wanita tersebut. Namun hasilnya juga nihil.

"****! Kau harus membayar mahal karena telah membuatku seperti ini, Sayang. Bahkan barangku tidak mau merespon pada lubang kenikmatan yang lain lagi." umpat Bryan membanting map yang ada di tangannya itu ke atas meja. Dia begitu frustasi hanya karena wanita yang tidak Bryan kenal.

Saat pikirannya masih terselimuti oleh emosi, tiba-tiba saja terdengar nada panggilan dari ponselnya. Bryan sudah bisa menebak siapa yang menghubunginya berulang kali.

"Iya My Sweetie... Aku akan pulang sebentar lagi," ucap Bryan setelah menekan tombol hijau di layar ponselnya.

Terpopuler

Comments

Novi Yantisuherman

Novi Yantisuherman

Kata KERAMAT ( Menarik /Angry//Facepalm/ )

2024-07-21

0

Katherina Ajawaila

Katherina Ajawaila

Manika nekat juga 😛😛😛😛

2024-03-11

1

G** Bp

G** Bp

apa Bryan sdh mempunyai istri Thor..

2024-02-26

1

lihat semua
Episodes
1 Ide Gila
2 Jangan Lupakan Malam Ini
3 Berbeda
4 Bibit Bayaran
5 Cloewi Natama
6 Untung Nggak Telat
7 Kita Berjodoh Sayang
8 Terlalu Ter-Obsesi
9 Maafkan Mama, Sayang
10 Modus Bryan
11 Menjadi Tegang
12 Aku Yakin, Itu Anakku
13 Calon Suaminya
14 Siapa Dia?
15 Dia Mantan Aku, Mas
16 Tunggu Daddy, Sayang
17 Calon Mantu
18 My Princess
19 Jangan Macam-macam, Mas
20 Apa Motif, Mas?
21 Jangan Paksa Aku
22 Jelaskan!
23 Bagaimana Mas Tau
24 Akulah Lelaki Itu
25 Apa Salah Dan Dosaku, Honey?
26 Bryan Mau Nikah, Pa
27 Sekali Tembakan
28 Menikahkan Mereka
29 Ijinkan Aku
30 Tes DNA
31 Maaf, Aku Nggak Bisa
32 Kita Mulai
33 Yakin Tidak Mau?
34 Negosiasi
35 Masih Sama
36 Gara-gara Kamu
37 Lebam
38 Menculikmu
39 Pembohong
40 Kenyataan
41 Pacaran?
42 Wedang Jahe
43 Awas Kalo Genit
44 Kangen
45 Ingin Bersama
46 Sebuah Komitmen
47 Nggak Salah?
48 Menikahlah Denganku
49 Yakinkan Aku
50 Kamu....
51 Kamu Berbeda
52 Bagaimana Kabarmu?
53 Gusar
54 Pilihan Rumit
55 Ada Yang Berubah
56 Merasa Bersalah
57 Sebuah Kejujuran
58 Bersiaplah Untuk Kehilangan
59 Tidak Mau Menunda
60 Bangga Padamu
61 Ada Yang Beda
62 Penyebabnya
63 Tidak Biasanya
64 Perempuan Malam
65 Senyuman Maut
66 Kita Sudah Berakhir
67 Pertahankan Milikmu
68 Tanggung Jawab
69 Yakin, nggak Penasaran?
70 Ngeselin Ih!
71 Memilihmu
72 Sebuah Keputusan
73 Projek Baru
74 Sudah Direncanakan
75 Apa Yang Terjadi?
76 Di Mana Nika?
77 Sudah Aku Nikahkan
78 Jangan Menunda Lagi
79 Jangan Dipaksa
80 Atur Strategi
81 Sebuah Kehancuran
82 Jangan Sentuh Aku
83 Memutuskan Rantai
84 Peristirahatan Terakhir
85 Bagaimana Keadaanmu?
86 Jangan Dipersulit
87 TAMAT
88 Novel Baru
Episodes

Updated 88 Episodes

1
Ide Gila
2
Jangan Lupakan Malam Ini
3
Berbeda
4
Bibit Bayaran
5
Cloewi Natama
6
Untung Nggak Telat
7
Kita Berjodoh Sayang
8
Terlalu Ter-Obsesi
9
Maafkan Mama, Sayang
10
Modus Bryan
11
Menjadi Tegang
12
Aku Yakin, Itu Anakku
13
Calon Suaminya
14
Siapa Dia?
15
Dia Mantan Aku, Mas
16
Tunggu Daddy, Sayang
17
Calon Mantu
18
My Princess
19
Jangan Macam-macam, Mas
20
Apa Motif, Mas?
21
Jangan Paksa Aku
22
Jelaskan!
23
Bagaimana Mas Tau
24
Akulah Lelaki Itu
25
Apa Salah Dan Dosaku, Honey?
26
Bryan Mau Nikah, Pa
27
Sekali Tembakan
28
Menikahkan Mereka
29
Ijinkan Aku
30
Tes DNA
31
Maaf, Aku Nggak Bisa
32
Kita Mulai
33
Yakin Tidak Mau?
34
Negosiasi
35
Masih Sama
36
Gara-gara Kamu
37
Lebam
38
Menculikmu
39
Pembohong
40
Kenyataan
41
Pacaran?
42
Wedang Jahe
43
Awas Kalo Genit
44
Kangen
45
Ingin Bersama
46
Sebuah Komitmen
47
Nggak Salah?
48
Menikahlah Denganku
49
Yakinkan Aku
50
Kamu....
51
Kamu Berbeda
52
Bagaimana Kabarmu?
53
Gusar
54
Pilihan Rumit
55
Ada Yang Berubah
56
Merasa Bersalah
57
Sebuah Kejujuran
58
Bersiaplah Untuk Kehilangan
59
Tidak Mau Menunda
60
Bangga Padamu
61
Ada Yang Beda
62
Penyebabnya
63
Tidak Biasanya
64
Perempuan Malam
65
Senyuman Maut
66
Kita Sudah Berakhir
67
Pertahankan Milikmu
68
Tanggung Jawab
69
Yakin, nggak Penasaran?
70
Ngeselin Ih!
71
Memilihmu
72
Sebuah Keputusan
73
Projek Baru
74
Sudah Direncanakan
75
Apa Yang Terjadi?
76
Di Mana Nika?
77
Sudah Aku Nikahkan
78
Jangan Menunda Lagi
79
Jangan Dipaksa
80
Atur Strategi
81
Sebuah Kehancuran
82
Jangan Sentuh Aku
83
Memutuskan Rantai
84
Peristirahatan Terakhir
85
Bagaimana Keadaanmu?
86
Jangan Dipersulit
87
TAMAT
88
Novel Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!