Terlalu Ter-Obsesi

Bryan selalu memarahi Miko di dalam mobil. Karena menurut Bryan, Miko lamban dalam mengemudi. Sehingga mereka kehilangan jejak taxi yang ditumpangi oleh wanita yang sedang dicari oleh Bryan selama ini.

"Dasar, Bodoh!" umpat Bryan yang ditujukan untuk Miko. Miko dima saja tidak menjawab separah kata pun. Namun di dalam hatinya, Miko sedang menyumpahi bosnya itu agar tidak akan pernah bertemu dengan wanita yang dicarinya. Sangking kesalnya mungkin.

Bagaimana bisa melaju dengan kecepatan tinggi, jika lalu lintas saat ini tengah ramai oleh pengendara mobil yang lain. Karena saat ini merupakan waktu jam makan siang. Jadi, banyak karyawan yang sedang keluar dari kantor mereka untuk makan siang.

Karena gagal mengikuti wanita yang telah menabraknya tadi, Bryan menyuruh Miko untuk berputar balik menuju rumah adik tersayang nya, Ayumna. Di tambah lagi dengan keponakannya yang galak, hanya terhadapnya. Dan Bryan sangatlah senang menggoda keponakannya itu.

Jam makan siang pun telah usai, Manika berlari menuju meja kerjanya dengan begitu tergesa, karena takut jika terlambat dirinya akan dipecat. Sementara Manika sangat membutuhkan pekerjaan ini. Lebih tepatnya gaji dari perusahaan ini untuk memenuhi kebutuhan dirinya dan juga putrinya.

"Aku tidak telat, kan Ga?" tanya Manika sedikit gelisah.

Gauri menggelengkan kepala melihat tingkah teman kerjanya tersebut. Temannya itu sangatlah takut jika melakukan kesalahan sedikit saja. Pantas, jika atasan mereka sangat suka cara kerja Manika, yang memiliki sifat disiplin dan bertanggungjawab.

Waktu pun cepat berlalu. Baru saja jam makan siang telah usai, kini jam pulang kerja pun tiba. Semua karyawan saling berhambur keluar dari perusahaan tempat mereka mengais rejeki. Ada juga yang memanfaatkan untuk mendapatkan jodoh.

"Udah beres, kan? Pulang bareng yuk!" ajak seorang karyawan laki-laki tampan pada Manika.

Manika menatapnya sekilas, lalu menghembuskan pelan napasnya. Dia sudah lelah menolak ajakan dari Adrian. Lelaki itu sudah berulangkali menyatakan perasaannya pada Manika. Meski terbilang baru mengenali Manika, karena Manika baru bekerja di sini dua bulan yang lalu.

"Sama aku aja, mau nggak?" serobot Gauri. Dengan centilnya menawarkan diri menggantikan Manika.

Dia tahu kalau Manika tidak tertarik dengan Adrian. Karen teman seprofesinya itu lebih memilih fokus sama putrinya daripada percintaan yang tidak jelas.

"Ogah, bisa-bisa aku di tonjok sama Veri." karena memang Gauri sudah memiliki kekasih yang juga bekerja di perusahaan yang sama.

Gauri tertawa melihat wajah penolakan dari Adrian. Sementara Manika hanya fokus dengan apa yang ia lakukan. Tanpa berniat membuka suara sedikitpun. Dia terlalu cuek untuk meladeni laki-laki yang mengejarnya.

Setelah selesai bersiap, Manika mulai melangkahkan kakinya meninggalkan dua temannya itu yang kini berubah saling berdebat. Manika lebih memilih untuk cepat pulang ke rumah dan menemani putrinya.

Di ujung jalan yang dapat menjangkau ke meja resepsionis, ada bibir yang terus tersenyum saat matanya menangkap sesosok wanita yang selama ini selalu menghantuinya.

"Kita benar-benar berjodoh, Sayang. Bahkan sekarang kita memiliki sebuah hubungan yang tidak bisa kau putuskan sendiri." ucap Bryan menyeringai licik.

Dia akan menggunakan kesempatan ini untuk menjerat Manika di sisi nya. Karena setiap karyawan yang bekerja disini, pasti sudah menanda tangani surat kontrak yang berlaku selama dua tahun, di awal kontrak. Dan di kontrak kedua, akan berlaku selama empat tahun.

"Baiklah, untuk hari ini aku tidak akan gegabah lagi. Dan kita akan memulai permainan yang sangat manis itu mulai besok, Sayang." Bryan sudah memiliki berbagai rencana agar Manila jatuh ke dalam dekapannya.

Sementara itu, Miko yang ada di sampingnya menggelengkan kepalanya. Bosnya itu terlalu terobsesi dengan perempuan yang ia tahu bernama Manika.

"Terlalu terobsesi tidak baik, Bry." ingat Miko sebagai teman. Jika jam kerjanya sudah lewat, Miko akan bersikap biasa pada Bryan.

"Aku bukan terobsesi Mik, tapi kau juga tahu bukan? Kalau barangku tidak merespon pada wanita lain, semenjak dia merasakan kenikmatan yang diberikan oleh tubuh wanita itu." jawab Bryan. Dan Miko tahu, itu hanya salah sagu alasan Bryan saja. Masih banyak alasan lain yang membuat Bryan benar-benar tidak berkutik oleh wanita tersebut.

Terpopuler

Comments

anfi rucs

anfi rucs

kasian🤣🤣🤣🤣

2024-03-22

3

Katherina Ajawaila

Katherina Ajawaila

awas jadi jelly Bryan 🤣🤣🤣

2024-03-11

0

G** Bp

G** Bp

ternyata sang Casanova slma ini puasa ...kelamaan bisa karatan tuh golok🤣🤣🤣

2024-02-26

0

lihat semua
Episodes
1 Ide Gila
2 Jangan Lupakan Malam Ini
3 Berbeda
4 Bibit Bayaran
5 Cloewi Natama
6 Untung Nggak Telat
7 Kita Berjodoh Sayang
8 Terlalu Ter-Obsesi
9 Maafkan Mama, Sayang
10 Modus Bryan
11 Menjadi Tegang
12 Aku Yakin, Itu Anakku
13 Calon Suaminya
14 Siapa Dia?
15 Dia Mantan Aku, Mas
16 Tunggu Daddy, Sayang
17 Calon Mantu
18 My Princess
19 Jangan Macam-macam, Mas
20 Apa Motif, Mas?
21 Jangan Paksa Aku
22 Jelaskan!
23 Bagaimana Mas Tau
24 Akulah Lelaki Itu
25 Apa Salah Dan Dosaku, Honey?
26 Bryan Mau Nikah, Pa
27 Sekali Tembakan
28 Menikahkan Mereka
29 Ijinkan Aku
30 Tes DNA
31 Maaf, Aku Nggak Bisa
32 Kita Mulai
33 Yakin Tidak Mau?
34 Negosiasi
35 Masih Sama
36 Gara-gara Kamu
37 Lebam
38 Menculikmu
39 Pembohong
40 Kenyataan
41 Pacaran?
42 Wedang Jahe
43 Awas Kalo Genit
44 Kangen
45 Ingin Bersama
46 Sebuah Komitmen
47 Nggak Salah?
48 Menikahlah Denganku
49 Yakinkan Aku
50 Kamu....
51 Kamu Berbeda
52 Bagaimana Kabarmu?
53 Gusar
54 Pilihan Rumit
55 Ada Yang Berubah
56 Merasa Bersalah
57 Sebuah Kejujuran
58 Bersiaplah Untuk Kehilangan
59 Tidak Mau Menunda
60 Bangga Padamu
61 Ada Yang Beda
62 Penyebabnya
63 Tidak Biasanya
64 Perempuan Malam
65 Senyuman Maut
66 Kita Sudah Berakhir
67 Pertahankan Milikmu
68 Tanggung Jawab
69 Yakin, nggak Penasaran?
70 Ngeselin Ih!
71 Memilihmu
72 Sebuah Keputusan
73 Projek Baru
74 Sudah Direncanakan
75 Apa Yang Terjadi?
76 Di Mana Nika?
77 Sudah Aku Nikahkan
78 Jangan Menunda Lagi
79 Jangan Dipaksa
80 Atur Strategi
81 Sebuah Kehancuran
82 Jangan Sentuh Aku
83 Memutuskan Rantai
84 Peristirahatan Terakhir
85 Bagaimana Keadaanmu?
86 Jangan Dipersulit
87 TAMAT
88 Novel Baru
Episodes

Updated 88 Episodes

1
Ide Gila
2
Jangan Lupakan Malam Ini
3
Berbeda
4
Bibit Bayaran
5
Cloewi Natama
6
Untung Nggak Telat
7
Kita Berjodoh Sayang
8
Terlalu Ter-Obsesi
9
Maafkan Mama, Sayang
10
Modus Bryan
11
Menjadi Tegang
12
Aku Yakin, Itu Anakku
13
Calon Suaminya
14
Siapa Dia?
15
Dia Mantan Aku, Mas
16
Tunggu Daddy, Sayang
17
Calon Mantu
18
My Princess
19
Jangan Macam-macam, Mas
20
Apa Motif, Mas?
21
Jangan Paksa Aku
22
Jelaskan!
23
Bagaimana Mas Tau
24
Akulah Lelaki Itu
25
Apa Salah Dan Dosaku, Honey?
26
Bryan Mau Nikah, Pa
27
Sekali Tembakan
28
Menikahkan Mereka
29
Ijinkan Aku
30
Tes DNA
31
Maaf, Aku Nggak Bisa
32
Kita Mulai
33
Yakin Tidak Mau?
34
Negosiasi
35
Masih Sama
36
Gara-gara Kamu
37
Lebam
38
Menculikmu
39
Pembohong
40
Kenyataan
41
Pacaran?
42
Wedang Jahe
43
Awas Kalo Genit
44
Kangen
45
Ingin Bersama
46
Sebuah Komitmen
47
Nggak Salah?
48
Menikahlah Denganku
49
Yakinkan Aku
50
Kamu....
51
Kamu Berbeda
52
Bagaimana Kabarmu?
53
Gusar
54
Pilihan Rumit
55
Ada Yang Berubah
56
Merasa Bersalah
57
Sebuah Kejujuran
58
Bersiaplah Untuk Kehilangan
59
Tidak Mau Menunda
60
Bangga Padamu
61
Ada Yang Beda
62
Penyebabnya
63
Tidak Biasanya
64
Perempuan Malam
65
Senyuman Maut
66
Kita Sudah Berakhir
67
Pertahankan Milikmu
68
Tanggung Jawab
69
Yakin, nggak Penasaran?
70
Ngeselin Ih!
71
Memilihmu
72
Sebuah Keputusan
73
Projek Baru
74
Sudah Direncanakan
75
Apa Yang Terjadi?
76
Di Mana Nika?
77
Sudah Aku Nikahkan
78
Jangan Menunda Lagi
79
Jangan Dipaksa
80
Atur Strategi
81
Sebuah Kehancuran
82
Jangan Sentuh Aku
83
Memutuskan Rantai
84
Peristirahatan Terakhir
85
Bagaimana Keadaanmu?
86
Jangan Dipersulit
87
TAMAT
88
Novel Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!