Calon Mantu

Di akhir pekan seperti hari ini, biasanya Bryan akan pergi ke rumah adik tercintanya. Namun, kali ini yang dilakukan oleh pemuda yang memiliki jambang halus di rahangnya itu berbeda dari sebelumnya.

Bryan begitu nampak bersemangat, bahkan membuat Shakki menatap putranya heran. Semenjak dikhianati oleh kekasihnya, Bryan tidak pernah menampilkan wajah girangnya seperti ini. Sangat berbeda dengan apa yang ia lihat sekarang.

"Kamu seneng banget kelihatannya, Bry," ucap Shakki seraya membantu putranya yang senyum-senyum sendiri sedari tadi. Shakki membantu Bryan merapihkan rambutnya yang Bryan sisir asal.

Bryan tidak langsung menjawab ucapan dari sang mama. Dia mengecup singkat kening mama-nya dengan senyumnya yang tak pernah pudar. Rona bahagia terpancar jelas dimata putra sulungnya itu.

"Seneng dong, Ma. Kan mau ketemu sama calon menantu Mama," ucap Bryan menatap genit pada Shakki.

"Calon mantu dari mana? Kalau kamu sendiri tidak pernah ngajak perempuan datang kesini," Shakki memukul lengan Bryan kesal. Karena ucapan Bryan yang dinilainya asal. Membuat Bryan mengaduh.

"Mama ini kenapa suka sekali mukul anaknya yang gantengnya kelewatan, sih!" protes Bryan kemudian menjaga jarak dari sang mama ketika Shakki mengangkat tangannya kembali.

"Buktikan. Jangan cuma suka ngumbar janji pada Mama terus! Pantas saja nggak ada perempuan yang mau sama kamu, kalau lamu selalu ngobral janji mulu!" kesal Shakki mengejar Bryan dan memberinya pukulan bertubi-tubi.

Bryan berlari dari mama-nya lalu keluar menuju lantai bawah. Ternyata di sana ada Ayumna dan keponakan yang super menggemaskan. Mereka menatap aneh pada Bryan.

"Kenapa sih Kak, kok lari-lari gitu?" tanya Ayumna yang memang baru tiba.

"Tuh liat, My Sweetie lagi murka sama pangeran yang ganteng ini," ucap Bryan seraya berlindung dari balik tubuh adiknya. Sontak Bryan langsung mendapat tatapan membunuh dari ponakan nya.

Sementara Shakki menapaki anak tangga dan melangkah turun menuju Bryan dan Ayumna berada. Serta tuan muda yang selalu membuatnya merasa rindu.

"Jangan sentuh My Queen!" pekik anak laki-laki berwajah tampan namun terlihat dingin tersebut.

Bryan terkikik lalu sengaja menggoda keponakannya tersebut. Yang selalu tidak pernah bersahabat dengannya. Padahal sewaktu Ayumna hamil, Ayumna selalu manja terhadapnya.

"Biarin, wlee." goda Bryan memeluk tubuh Ayumna sambil menjulurkan lidahnya ke arah Arghani.

Tidak membutuhkan waktu yang lama untuk membuat Arghani marah. Dia langsung mengejar Bryan dengan kemarahan yang terlihat jelas di wajahnya.

Menggoda Arghani seperti itu, sungguh sangatlah menyenangkan bagi Bryan. Bryan terhenti seketika saat mengingat Cloe. Walaupun dia belum melakukan tes untuk melihat kecocokan di antara mereka, namun Bryan yakin, seyakin yakinnya kalau Cloe adalah hasil dari benih yang ia tabur di London satu tahun yang lalu.

"Sayang, udah! Kasihan Uncle tuh, sampai mengaduh kesakitan," ucap Ayumna melihat putra semata wayangnya tak henti-hentinya memukul Bryan.

"Ghani mau berhenti, kalau Uncle ajak Ghani jalan-jalan," rajuk bocah berusia empat tahun tersebut.

Bryan terlihat bingung ketika mendengar permintaan keponakannya. Karena hari ini ia berniat untuk pergi ke suatu tempat dengan seseorang.

Kepanikan Bryan di sadari oleh Ayumna. Adiknya yang sangat peka itu, kemudian melangkah mendekat ke arah Bryan dan putranya berada.

"Kakak ada janji? Tumben. Dengan siapa?" tanya Ayumna penasaran. Dan jiwa kepo-nya meronta saat sang mama ikut menyahuti obrolan diantara mereka.

"Katanya mau ketemu sama calon menantu Mama," sahut Shakki dari belakang Ayumna.

Membuat Bryan tidak bisa berkutik jika mama dan adiknya ini menatap Bryan penuh tuntutan. Di tambah lagi dengan bocah kecil yang sekarang ada di gendongan tangannya. Jiwa kepo-nya sama tingginya dengan dua wanita yang tengah menunggu penjelasan dari nya.

Terpopuler

Comments

Ney Maniez

Ney Maniez

😁

2022-10-28

5

Ida Lailamajenun

Ida Lailamajenun

ternyata jiwa kepo tdk memandang usia ya pemirsah 😂😂😂

2022-03-24

0

Lidayana

Lidayana

Ok

2021-11-15

0

lihat semua
Episodes
1 Ide Gila
2 Jangan Lupakan Malam Ini
3 Berbeda
4 Bibit Bayaran
5 Cloewi Natama
6 Untung Nggak Telat
7 Kita Berjodoh Sayang
8 Terlalu Ter-Obsesi
9 Maafkan Mama, Sayang
10 Modus Bryan
11 Menjadi Tegang
12 Aku Yakin, Itu Anakku
13 Calon Suaminya
14 Siapa Dia?
15 Dia Mantan Aku, Mas
16 Tunggu Daddy, Sayang
17 Calon Mantu
18 My Princess
19 Jangan Macam-macam, Mas
20 Apa Motif, Mas?
21 Jangan Paksa Aku
22 Jelaskan!
23 Bagaimana Mas Tau
24 Akulah Lelaki Itu
25 Apa Salah Dan Dosaku, Honey?
26 Bryan Mau Nikah, Pa
27 Sekali Tembakan
28 Menikahkan Mereka
29 Ijinkan Aku
30 Tes DNA
31 Maaf, Aku Nggak Bisa
32 Kita Mulai
33 Yakin Tidak Mau?
34 Negosiasi
35 Masih Sama
36 Gara-gara Kamu
37 Lebam
38 Menculikmu
39 Pembohong
40 Kenyataan
41 Pacaran?
42 Wedang Jahe
43 Awas Kalo Genit
44 Kangen
45 Ingin Bersama
46 Sebuah Komitmen
47 Nggak Salah?
48 Menikahlah Denganku
49 Yakinkan Aku
50 Kamu....
51 Kamu Berbeda
52 Bagaimana Kabarmu?
53 Gusar
54 Pilihan Rumit
55 Ada Yang Berubah
56 Merasa Bersalah
57 Sebuah Kejujuran
58 Bersiaplah Untuk Kehilangan
59 Tidak Mau Menunda
60 Bangga Padamu
61 Ada Yang Beda
62 Penyebabnya
63 Tidak Biasanya
64 Perempuan Malam
65 Senyuman Maut
66 Kita Sudah Berakhir
67 Pertahankan Milikmu
68 Tanggung Jawab
69 Yakin, nggak Penasaran?
70 Ngeselin Ih!
71 Memilihmu
72 Sebuah Keputusan
73 Projek Baru
74 Sudah Direncanakan
75 Apa Yang Terjadi?
76 Di Mana Nika?
77 Sudah Aku Nikahkan
78 Jangan Menunda Lagi
79 Jangan Dipaksa
80 Atur Strategi
81 Sebuah Kehancuran
82 Jangan Sentuh Aku
83 Memutuskan Rantai
84 Peristirahatan Terakhir
85 Bagaimana Keadaanmu?
86 Jangan Dipersulit
87 TAMAT
88 Novel Baru
Episodes

Updated 88 Episodes

1
Ide Gila
2
Jangan Lupakan Malam Ini
3
Berbeda
4
Bibit Bayaran
5
Cloewi Natama
6
Untung Nggak Telat
7
Kita Berjodoh Sayang
8
Terlalu Ter-Obsesi
9
Maafkan Mama, Sayang
10
Modus Bryan
11
Menjadi Tegang
12
Aku Yakin, Itu Anakku
13
Calon Suaminya
14
Siapa Dia?
15
Dia Mantan Aku, Mas
16
Tunggu Daddy, Sayang
17
Calon Mantu
18
My Princess
19
Jangan Macam-macam, Mas
20
Apa Motif, Mas?
21
Jangan Paksa Aku
22
Jelaskan!
23
Bagaimana Mas Tau
24
Akulah Lelaki Itu
25
Apa Salah Dan Dosaku, Honey?
26
Bryan Mau Nikah, Pa
27
Sekali Tembakan
28
Menikahkan Mereka
29
Ijinkan Aku
30
Tes DNA
31
Maaf, Aku Nggak Bisa
32
Kita Mulai
33
Yakin Tidak Mau?
34
Negosiasi
35
Masih Sama
36
Gara-gara Kamu
37
Lebam
38
Menculikmu
39
Pembohong
40
Kenyataan
41
Pacaran?
42
Wedang Jahe
43
Awas Kalo Genit
44
Kangen
45
Ingin Bersama
46
Sebuah Komitmen
47
Nggak Salah?
48
Menikahlah Denganku
49
Yakinkan Aku
50
Kamu....
51
Kamu Berbeda
52
Bagaimana Kabarmu?
53
Gusar
54
Pilihan Rumit
55
Ada Yang Berubah
56
Merasa Bersalah
57
Sebuah Kejujuran
58
Bersiaplah Untuk Kehilangan
59
Tidak Mau Menunda
60
Bangga Padamu
61
Ada Yang Beda
62
Penyebabnya
63
Tidak Biasanya
64
Perempuan Malam
65
Senyuman Maut
66
Kita Sudah Berakhir
67
Pertahankan Milikmu
68
Tanggung Jawab
69
Yakin, nggak Penasaran?
70
Ngeselin Ih!
71
Memilihmu
72
Sebuah Keputusan
73
Projek Baru
74
Sudah Direncanakan
75
Apa Yang Terjadi?
76
Di Mana Nika?
77
Sudah Aku Nikahkan
78
Jangan Menunda Lagi
79
Jangan Dipaksa
80
Atur Strategi
81
Sebuah Kehancuran
82
Jangan Sentuh Aku
83
Memutuskan Rantai
84
Peristirahatan Terakhir
85
Bagaimana Keadaanmu?
86
Jangan Dipersulit
87
TAMAT
88
Novel Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!