NovelToon NovelToon
Aku Dia Dan Dirimu

Aku Dia Dan Dirimu

Status: sedang berlangsung
Genre:Hamil di luar nikah / Cinta Terlarang / Nikah Kontrak
Popularitas:2.7k
Nilai: 5
Nama Author: Erny Su

"Aku tidak pernah memaksa siapapun untuk mencintai ku, dan jika pun cinta segitiga ini tetap harus berlanjut maka aku akan pastikan bahwa aku akan menjadi pemenang nya. apapun yang terjadi nantinya." ucap Daisy yang sudah putus asa karena tidak bisa melepaskan diri dari cinta yang terus membelenggu nya.

Dengan luka dan tetes air mata gadis cantik itu melanjutkan langkahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erny Su, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9

"Aku turun disini saja, bukankah kalian berdua akan pulang?"ujar Daisy yang kini menatap bergantian kearah mereka, tapi tidak ada jawaban dari keduanya.

Daisy pun semakin merasa seperti berada di tengah-tengah perang dingin dan entah apa yang terjadi pada mereka saat ini.

Sampai saat Daisy tiba di di pinggir jalan dekat pemakaman umum itu, Daisy pun langsung pamit pada keduanya yang saat ini langsung bergegas pergi dengan mobil tersebut.

"Apa yang sebenarnya terjadi."lirih Daisy yang kini berjalan menuju makam sang Mama yang berada di tengah-tengah pemakaman tersebut.

Sesampainya di makam sang Mama tubuh Daisy tiba-tiba terasa lemes air mata pun langsung membanjiri pipinya, Daisy bersimpuh di depan makam yang masih berupa gundukan tanah merah yang kini ditumpangi batu nisan, karena rumput hijau itu belum ditanam.

Daisy pun membacakan doa terlebih dahulu kemudian menyiramkan air doa pada makam tersebut secara berulang.

Setelah nya, Daisy pun kini bercerita tentang kehidupannya beberapa hari terakhir sejak sang Mama pergi, Daisy pun menangis sesenggukan sambil sesekali bercerita tentang kepedihan nya saat ini.

Daisy masih setia berada di makam tersebut hingga saat seseorang datang menghampiri nya.

"Ayo pulang sebentar lagi malam datang."ucap pria yang tidak lain adalah Aksa dengan pakaian yang berbeda dari yang tadi.

"Kenapa anda kembali kesini, bukankah kalian ada urusan penting?"kata Daisy.

"Mau tau atau sekedar ingin tau?"ujar Aksa yang kini terlihat begitu dingin dari tatapan matanya itu.

"Sebaiknya tidak usah."ucap Daisy yang kini kembali fokus menatap makam yang ada di hadapannya.

"Nyonya aku sangat mencintai putri anda, tapi dia tidak pernah peduli dengan itu."ucap Aksa tiba-tiba membuat Daisy menoleh kearahnya.

"Jangan dengarkan dia mah, dia mengatakan itu hanya agar Daisy membantu dia untuk terlepas dari perjodohan itu, dan asal mama tau Tiana calon istrinya."ucap Daisy.

"Kamu adalah calon istri ku Dy, aku akan buktikan itu besok malam."ucap Aksa.

"Itu tidak akan pernah terjadi tuan, saya pun tidak akan pernah datang ke pesta itu."ucap Daisy yang kini berpamitan pada sang Mama.

"Ma Sisy pulang dulu ya, lain kali Sisy janji akan sering berkunjung."ucap Daisy yang kini bangkit dari duduknya dan pergi meninggalkan Aksa yang kini mengikuti nya dengan langkah cepatnya.

"Dy saya tidak main-main, jika kamu tidak datang kamu akan melihat teman mu berakhir di pemakaman."ucap Aksa yang kini mampu membuat Daisy menghentikan langkahnya.

"Jangan main-main tuan, saya akan buat perhitungan dengan anda jika itu sampai terjadi."ucap Daisy marah.

"Aku tidak pernah main-main Daisy sayang, kamu lihat siapa yang akan lenyap duluan, Fathan atau Tiana itu tergantung pilihan."ancam Aksa.

"Apa mau anda tuan?"ujar Daisy.

"Jadilah wanita saya Dy, maka akan saya pastikan semua aman, termasuk tentang permintaan mu waktu itu saya akan mengabulkan nya jika kamu menuruti perkataan saya."ucap Aksa yang kini membuat Daisy menatap lekat wajah tampan itu.

"Apa yang sebenarnya anda inginkan dari saya tuan, saya tidak punya apa-apa."ucap Daisy.

"Saya hanya ingin kamu tetap bersama saya bahkan setelah saya menikah dengan Tiana nantinya.

"Apa anda sadar dengan ucapan anda, itu artinya saya akan menyakiti sahabat saya sendiri."ujar Daisy.

Aksa tidak menjawab tapi dia meraih tangan Daisy namun Daisy menepisnya, saya bisa pulang sendiri silahkan anda pulang duluan."ucap Daisy menolak sentuhan tangan itu dengan cepat.

"Tolong jangan lakukan itu tuan, saya tidak mungkin melakukan kesalahan terbesar dalam hidup saya yang tidak akan pernah bisa dimaafkan, saat ini saya hanya ingin hidup damai setelah sekian lama dihantui ketakutan dan rasa sakit yang tidak pernah bisa saya ungkapkan terhadap siapapun, sejak awal kita tidak saling kenal maka tetaplah seperti itu."ucap gadis cantik itu sambil berjalan lebih dulu dari Aksa.

"Saya justru ingin memberikan itu semua padamu Daisy, bahkan sejak awal kita bertemu saat kau menghentikan mobil ku, dan saat itu kamu meraung-raung sambil meminta tolong untuk diantar ke rumah sakit."ucap Aksa yang kini membuat Daisy menghentikan langkahnya.

Daisy langsung teringat di hari itu bahkan dia tidak sempat melihat Aksa karena tangis kesedihan nya itu, dia tau di mobil itu ada dua orang laki-laki tapi dia tidak melirik ke belakang sama sekali.

"Jadi anda?"ucapan Daisy terhenti saat dia melihat Aksa menganggukkan kepalanya.

"Maaf saya tidak tau itu tapi terimakasih."ucap Daisy sopan.

"Terimakasih saja tidak cukup, saya ingin kamu membalas nya dengan menghadiri pesta pertunangan besok."ucap Aksa.

"Maaf tapi saya tidak bisa."balas Daisy yang kini melangkah lebih cepat dari Aksa.

"Daisy saya akan membebaskan laki-laki bajingan itu, apa itu tidak cukup untuk membuat mu berada disisi saya, karena dengan itu saya pun telah membuat keluarga saya sendiri menanggung malu."ucap Aksa yang kini sudah menyusul Daisy yang sudah sampai di jalan raya.

"Saya hanya minta tuan untuk memberikan dia kesempatan untuk menyelesaikan kuliahnya, setelah itu terserah anda ingin melakukan apa jika memang anda tidak bisa memaafkan nya, tapi setidaknya jangan membuat perjuangan orang tuanya sia-sia disaat Jeny masih bisa hidup dengan bebas dan melanjutkan kuliahnya. Karena kesalahan itu terjadi atas perbuatan mereka berdua."ucap Daisy tegas.

"Baiklah saya akan melakukan itu, tapi kamu harus janji untuk datang ke pesta besok malam."ucap pria tampan itu dengan syarat mutlak yang tidak bisa Daisy tawar lagi.

"Saya akan datang meskipun terlambat."ucap Daisy.

"Pesta itu tidak akan dimulai jika kamu tidak hadir lebih awal!"ucap Aksa pelan tapi penuh penekanan.

"Baiklah saya akan datang lebih awal apa anda puas?!" ujar Daisy yang kini menghentikan taksi.

Aksa tidak menghentikan gadis cantik itu, dia setidaknya sudah berjanji padanya untuk datang di pesta yang tidak pernah dia inginkan.

Sementara di perjalanan untuk pertama kalinya Daisy dihubungi oleh Jeny yang mengatakan bahwa ia akan kembali ke tanah air untuk menghadiri pesta pertunangan kakak nya.

Tentu saja Daisy merasa sangat senang dengan itu, dia juga harus meminta bantuan Jeny untuk bisa menghindari Aksa.

...*****...

Sementara itu di bandara seorang wanita cantik bernama Tiana, tapi bukan Tiana teman dari Jeny ataupun Daisy melainkan anak dari rekan bisnis tuan Dimitri yang sesungguhnya.

Dialah wanita yang akan bertunangan dengan Aksa yang sesungguhnya yang kini telah dijemput oleh adik dari tuan Dimitri atas perintah sang kakak.

Bukan tanpa alasan tuan Dimitri mengecoh putranya itu, dia sengaja menyebut jodoh nya adalah Tiana teman dari adiknya itu yang jelas-jelas juga menjadi kaki tangan Aksa agar putranya tidak menghindar dari perjodohan tersebut.

Tuan Dimitri tau semua tentang apa yang terjadi pada Aksa saat ini, bahkan sejak dia membawa putranya itu untuk melayat ke rumah duka tempat dimana Daisy berada.

Dia telah menyadari tatapan mata dari putranya itu pada Daisy, maka dari itu dia mengantisipasi hal ini.

Dan untuk kehamilan Jeny, jelas-jelas dia tidak hamil, dan semua masih bagian dari rekayasa tuan Dimitri untuk mengetahui pastinya perasaan Aksa terhadap Daisy.

Bukan dia tidak setuju dengan hubungan yang mungkin sebentar lagi akan terjalin diantara mereka, tapi tuan Dimitri tau bahwa saat ini tuan Wijaya tengah menjadikan Daisy sebagai pion catur nya untuk mendapatkan apa yang menjadi ambisinya selama ini.

Mungkin Daisy juga sudah tau apa maksud dari ayahnya yang datang setelah kepergian ibunya, karena sebesar apapun konflik antara tuan Wijaya dan nyonya Amelie jika dia benar-benar menyayangi putrinya dia akan berusaha menemui Daisy sejak dulu meskipun harus mencurahkan kasih sayang nya secara diam-diam, tapi nyatanya tuan Wijaya lebih termakan bujuk rayu dari istri keduanya itu.

Bahkan wanita itulah yang diam-diam merampas aset berharga yang ditinggalkan oleh tuan Wijaya untuk mantan istri dan putrinya itu. Termasuk uang asuransi kesehatan dan asuransi pendidikan Daisy.

Selebihnya aset berharga berupa rumah dan villa pribadi yang dulu sempat Daisy dan ibunya miliki, semua itu dirampasnya lewat tangan kanan tuan Wijaya.

Dan saat ini diam-diam wanita itu juga sedang mempersiapkan Daisy untuk menjadi pion yang akan membuat perusahaan milik suaminya semakin berjaya dengan membuat Daisy berhutang budi terhadap nya, dan gadis itu harus membayarnya dengan sebuah perjodohan dengan pengusaha sukses seperti Aksa yang sebenarnya mereka ketahui sejak awal.

Beruntung Aksa yang membayar semua barang belanjaan Daisy saat itu jadi uang yang ada di dalam kartu ATM itu masih utuh.

Dan tuan Dimitri tau tentang itu, dia menyayangi Daisy seperti menyayangi putrinya sendiri, tapi untuk menjadi menantu Daisy tidak punya latar belakang yang kuat mengingat bisnis keluarga tuan Dimitri maupun mantan istrinya itu bukan bisnis kecil-kecilan dan tentunya latar belakang istrinya Aksa pun akan dipertanyakan dan tuan Dimitri tidak ingin Daisy menjadi bahan gunjingan karena dia berasal dari keluarga broken heart.

Dan semua itu akan diungkap oleh tuan Dimitri tepat setelah Aksa dan Tiana resmi menikah nanti.

Sementara itu Daisy yang saat ini tengah berkemas untuk keberangkatan nya ke luar kota bersama sang dosen pun terlihat sangat sibuk.

Rencana itu tidak Kenzo batalkan karena tuan Dimitri meminta asisten pribadinya untuk itu, dan tanpa Aksa dan Daisy ketahui jadwal acara seminar itu ditambah menjadi dua hari.

Apapun bisa terjadi saat pria lanjut usia itu menginginkan nya. Sementara pemuda bernama Fathan yang kini menjadi bahan taruhan Daisy dengan Aksa akan menemui Daisy di tempat seminar dan akan menjadi rekan nya.

Semua telah diatur dengan begitu apik oleh pria yang merupakan ayah dari Aksa dan Jeny itu.

Sementara Jeny sendiri hanya bisa mengikuti rencana kedua orang tuanya meskipun dia sendiri berharap agar Daisy benar-benar menjadi kakak ipar nya.

Dia sudah sangat menyayangi Daisy sejak pertama kali mereka berteman di taman kanak-kanak dulu.

Sementara itu Daisy yang kini sudah bersiap untuk berangkat pun sudah memanaskan mesin mobil setelah memastikan semuanya baik-baik saja termasuk keamanan rumah saat ingin dia tinggal saat ini.

Daisy yang sudah bersiap dengan penampilannya yang saat ini sangat terlihat cantik meskipun dia menggunakan pakaian tertutup dengan menggunakan T-shirt dan juga celana jeans panjang tidak lupa dengan topi dan sepatu yang senada dengan t-shirt putih yang bertuliskan brand ternama Dior tersebut.

Dia menyeret koper nya keluar sambil mengunci pintu rumah dengan kunci ganda yang kini tengah ia gunakan, dia tidak sadar bahwa saat ini seseorang telah berdiri di samping mobil yang baru saja terparkir rapi di depan mobil Daisy yang kini sudah siap untuk pergi.

Daisy yang kini berjalan menunduk sambil menyeret koper nya itu pun tidak tau bahwa Aksa sedang menghadang langkah nya.

"Mau kemana?"pertanyaan itu langsung membuat Daisy menghentikan langkahnya karena kaget setengah mati hingga dia memejamkan matanya untuk beberapa detik sebelum mengangkat wajahnya.

"Bukankah sudah saya bilang bahwa saya akan menghadiri seminar bersama dosen saya."ucap Daisy yang kini berusaha untuk bisa setenang mungkin.

"Siapa yang mengijinkan mu pergi,"ucap Aksa yang kini semakin mendekat ke arah Daisy dengan tatapan lekat yang membuat Daisy memalingkan wajahnya kearah lain namun hanya satu detik sebelum Aksa meraih tangan nya dan menarik Daisy yang kini menahan langkahnya hingga Aksa menoleh ke arah gadis yang kini menatap datar padanya.

"Lepas tuan anda tidak bisa berbuat seenaknya, bukankah kita sudah buat kesepakatan sebelumnya."ucap Daisy mengingatkan Aksa.

"Aku yang akan mengantar mu ke luar kota,"ucap Aksa.

"Tidak bisa tuan saya pergi dengan rombongan."ucap Daisy yang kini menghempaskan tangan Aksa.

Namun sesaat saat tangan Aksa lepas pria itu langsung mendekat dan meraih tengkuk Daisy dengan gerakan cepat dan hanya hitungan detik bibir Aksa sudah menempel di bibir seksi itu dan mencium bibir Daisy dengan paksa hingga Daisy tidak bisa melepaskan diri karena Aksa semakin mengunci pergerakan tubuh nya yang kini terhimpit mobil dan tubuh Aksa.

"I love you Daisy, love you so much." lirih Aksa yang kini membuat Daisy terdiam di tempatnya dan menundukkan kepalanya.

"Aku menunggu mu, ingat bahwa kamu akan disalahkan atas semua yang terjadi jika kamu tidak datang ke pesta pertunangan besok malam."ucap Aksa yang kini meraih tangan Daisy dan mengecup nya penuh kelembutan lalu menarik Daisy yang sejak tadi terdiam kedalam dekapannya.

"Aku janji akan membuat mu bahagia."ucap Aksa yang kini mengusap sudut bibir berwarna pink alami itu.

Daisy pun langsung berbalik pergi menuju mobilnya dan meletakkan koper nya di jok belakang tanpa mengucapkan sepatah katapun dia masuk kedalam mobil dan mulai mengemudikan mobilnya dengan membelok mobilnya terlebih dahulu untuk bisa melewati mobil Aksa yang sejak tadi menghadang mobilnya.

Aksa pun kembali ke mobilnya yang kini berada di belakang Daisy yang tengah mengemudikan mobilnya hingga ke luar pagar rumah yang menjulang tinggi itu, setelah itu ia memarkirkan mobilnya di pinggir jalan lalu kembali menutup pintu pagar setelah mobil Aksa keluar dan sama-sama terparkir di pinggir jalan depan pagar rumah mewah milik Daisy tersebut.

1
Rosdiana Rosdiana
msh ada lanjutannyakh tor?
Syamsiar Samude
bingung ceritaxthor knpa Aksa dibikin jatuh hati sama daesy pdhl sdh mw brtunangan malas rasax lanjut baca bila sll bikn greget
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!