NovelToon NovelToon
Presdir Tampan Milik Gadis Mungil

Presdir Tampan Milik Gadis Mungil

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Cinta Seiring Waktu / CEO
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: khotimah04

hidup dibayang-bayang kekuasaan dan perebutan warisan membuat gadis mungil harus bertahan bersikap arogan dan sombong ini bukan kemauan tapi menjaga diri dari saudara kandung dari ayahnya yang ingin merebut hak milik gadis itu, tapi semuanya sia-sia karena perjanjian hak waris yang ditulis oleh sang kakek bahwa warisan itu berada ditangan seorang pria yang cukup memiliki kekuasaan, dan perjanjian yang mengharuskan sang gadis menikahi nya.
apakah pernikahan yang dijodohkan akan bahagia atau malah membawanya kelubang luka yang dalam.

yuk mulai baca biar gak penasaran.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon khotimah04, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

08. hidup cuman sekali,kenapa di terusin??

jam pulang sekolah delisa dan teman teman sekelasnya bersiap untuk pulang,

" tadi Lo kenapa Del " ucap gio yang memutar duduknya kebelakang dimana delisa duduk,

" kenapa apanya?? " ucap delisa bingung,

" gue lihat mata Lo sembap " ucap gio serius

" kelilipan aja tadi " ucap delisa mengelak sembari memasukan buku dan alat bolpoin dan pensilnya,

" hee gue tau ya Lo bohong " ucap gio masih memperhatikan delisa

" udah enggak usah kepo, kita pulang " ucap Bayu menyeret tangan gio agar berdiri dan melangkah keluar kelas,

" gue butuh penjelasan" ucap Bayu menoleh kearah delisa tanpa suara, delisa mengibaskan tangannya agar Bayu segera berlalu.

Delisa berdiri dari duduknya dan mulai melangkah pergi, di kelas memang cuman ada dia saja dan sekolah juga mulai sepi.

" delisaaaa" teriakan membahana dari lorong kelas XII IPS B1

" brisik briel " ucap delisa salah satu sahabatnya,

" hehehe sorry kebiasaan" ucap Gabriela putri baskara sahabat kecil delisa yang satu sekolah dengannya walaupun beda kelas,

"gue denger-denger lo berantem sama ghea, bener gak sih " ucap Gabriela mengiringi langkah kaki delisa

" masalah kecil doang " ucap delisa santai,

" jadi bener, kenapa enggak bilang gue aja biar gue tabok tuh muka yang penuh tepung " ucap Gabriela kesal sendiri,

" emang Lo berani" ucap delisa setengah mengejek

" whehhehe enggak sih " ucap Gabriela cengengesan.

" cih gitu kok mau nabok " ucap delisa tersenyum kecil menggeleng kan kepalanya,

" Del, kak Bayu beneran suka sama bunga " ucap Gabriela sedikit murung,

" gue enggak tau, tapi sepertinya iya, kenapa?? " ucap delisa melihat pancaran wajah sahabat nya yang tampak murung

" Lo tau sendiri gue suka sama dia udah lama " ucap Gabriela sedih

" gue rasa mending Lo kubur deh rasa suka Lo, gue tau sepupu gue briel dia enggak akan bisa Lo dapet mudah apalagi ini menyangkut persaan " ucap delisa memberikan pengertian, Bayu memang laki laki dingin dan juga tidak mudah suka sama orang,

" gue tau, tapi semakin gue coba buat lupain tapi semakin susah gue move on ya " ucap Gabriela sedih.

" pelan pelan aja, bukanya lo juga lagi Deket sama aldi " ucap delisa tenang

" iya dia baik banget sama gue, tapi gue takut bales perasaannya gue takut cuman jadiin dia pelampiasan gue gak mau buat orang lain terluka hanya karna gue egois " ucap Gabriela bimbang,

" gue tau, dan gue harap Lo bisa tegas sama diri Lo dan perasaan Lo briel, udah ya gue ada janji " ucap delisa tersenyum kecil kearah Gabriela,mereka sudah sampai di parkiran mobil.

" ehh oke kalau gitu gue duluan udah di tunggu in Aldi beyyy Del " ucap Gabriela berlari kearah mobil Aldi, delisa hanya melambaikan tangan,

Delisa membuka pintu mobilnya tapi tiba-tiba ada yang masuk kedalam.

" ck. Lo gue pikir siapa,gak bawa motor lo" ucap delisa terkejut karena tiba-tiba saja ada yang masuk dan duduk di sebelahnya di samping kemudi,

" bawa tapi kempes ban nya " ucap bayu,Yap yang menyelonong masuk ke mobil delisa adalah Bayu ,

" ohh " ucap delisa acuh.

" tadi Lo kenapa " ucap Bayu menoleh kepada delisa yang sudah menghidupkan mobilnya dan menacapkan gas keluar dari arena parkiran,

" nanti kalau gue udah bener bener siap baru gue cerita " ucap delisa masih belum bisa ngomong soal masalah mamahnya dia takut Bayu akan bertengkar dengan papanya sediri, ia tau sikap Bayu yang selalu menentang papanya.

" oke gue tunggu, anterin ke markas aja gue males pulang " ucap Bayu bersandar ke kursi dan mulai memejamkan matanya.

" berantem lagi sama paman " ucap delisa,Bayu membuka matanya lagi menatap kedepan melihat kendaraan lain yang berlalu lalang,

" papa minta untuk ngerayu Lo agar batalin acara tunangan dan merelakan Alvaro agar mau nikah sama kak Melisa " ucap Bayu menghela nafasnya

" dan Lo nolak " ucap delisa tepat

" iya, gue enggak mau keluarga kita hancur hanya karena ke egoisan papa yang tamak sama harta kakek " ucap Bayu tampak lelah,

" kenapa ya hidup cuman sekali, harus diterusin?? " ucap Bayu lagi santai

" hee!! Apa maksud " ucap delisa segera menoleh kearah Bayu lalu menoleh lagi kedepan pas sekali lampu merah,

" ya papa dia hidup sekali yang dicari harta trus dia hidup buat apa ?? anak istrinya dibuat jahat agar mendukungnya kenapa harus diterusin kan sia-sia " ucap Bayu dan tidak lama geblakan tangan mendarat di kepalanya.

" hee,,, anak unta dia gitu gitu bapak Lo ya jangan durhaka dehh " ucap delisa kesal sendiri dia.

" ya habisnya gue kesel banget, udah menelantarkan anak seganteng gue,gue cuman mau manfaatin doang, trus sekarang malah rebutan harta kan as*" ucap Bayu mengelus kepalanya yang terasa panas akibat geplakan delisa,

" ya elo jadi anak jangan doa in yang jelek jelek, harusnya Lo bisa kasih pengertian buat paman bukan malah adu bacot " ucap delisa

" gimana mau menasehati lekas gue mangap aja udah dimaki maki,katanya anak gak berguna lah anak pembangkang lah kan gue jadi muak sendiri " ucap Bayu dengan nada sedikit dingin,

" gue gak bisa ngomong apa-apa selain sabar,tapi gue rasa itu gak perlu karena gue tau posisi Lo yang enggak mudah,jadi apapun masalahnya tetep jadi Bayu yang gue kenal,Bayu yang baik,Bayu yang dewasa,Bayu yang bisa di andelin saat orang lain butuh " ucap delisa ia memberhentikan mobilnya tepat di rumah mewah yang di beli Bayu untuk teman temannya nongkrong bahkan bisa dibilang itu tempat larinya Bayu saat ada masalah.

" makasih tumpangannya, Lo mau mampir atau langsung cabut " ucap Bayu melepaskan sabuk pengamannya

" kayaknya langsung cabut gue udah di tunggu om Alvaro di butik milik mamanya bunga " ucap delisa,Bayu mengangguk mengerti

" jangan biasakan panggil bang varo om Del, ingat dia tunangan Lo dan enggak lama jadi suami,ubah panggilannya " ucap Bayu menasehati sepupunya tersebut,

" iya kalau gue bener-bener udah nikah baru gue ganti panggilan nya " ucap delisa tersenyum geli,

" terserah Lo deh gue turun dulu hati hati dijalan " ucap Bayu turun dari mobil

" oke,Lo juga cepat pulang jangan lama lama cari kesunyian nya " ucap delisa mengeluarkan kepalanya karena Bayu sudah berada di gerbang rumah.

" pasti " ucap Bayu dan delisa segera pergi meninggalkan komplek perumahan elit tersebut menuju jalan raya dan mengarah kearah butik yang ternyata dekat dengan komplek perumahan elit tersebut.

Sesampainya di butik delisa melihat mobil Alvaro yang sudah terparkir rapi disana, delisa memarkirkan mobilnya di sebelah mobil Alvaro.

Delisa turun dari mobil, dan melihat sekitar delisa mengeyit kan keningnya karena ada mobil paman nya juga disitu " ngapain paman disini " ucap delisa lalu berjalan masuk kearah butik dan pertama kali dilihatnya saat diambang pintu, Melisa sedang mencoba gaun pengantin seakan akan dia yang akan menikah,

" mas " ucap delisa melihat Alvaro yang wajahnya merah padam marah,

" sayang, akhirnya kamu datang " ucap Alvaro melangkah ke arah delisa cepat dan buru buru memeluk tubuh mungil delisa

" ini kenapa ada dia disini " ucap delisa menatap Melisa yang tampak kesal penuh marah.

1
Khotimah04
💪💪💪
Khotimah04
semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!