NovelToon NovelToon
Terpaksa Menjadi Istri Dosen Kejam

Terpaksa Menjadi Istri Dosen Kejam

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Tunangan Sejak Bayi / Tamat
Popularitas:4.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nur Ulsyah Musyarofah

Luna, seorang mahasiswi cantik, rajin dan energik memiliki masalah dengan dosen yang memberinya nilai D pada semester lalu, Edric.

Demi menolong bapaknya yang kurang biaya rumah sakit, Luna terpaksa menuruti keinginan seorang nyonya besar pemilik rumah sakit.

Nyonya besar tersebut memintanya untuk menikah dengan suaminya.

Saat Luna tahu, suami dari nyonya besar itu adalah, Edric Aderald, sang dosen kejam yang ia benci.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Ulsyah Musyarofah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Usianya Mencurigakan

"Hahaha, semua orang menanyakan itu. Tentu betul sekali, mungkin jika melihat penampilanku, orang tidak akan percaya. Aku melakukan beberapa treatment di Korea. Bahkan, wajah ini juga yang membuat Edric jatuh cinta padaku." Dita memberi senyum manisnya, yang memang siapapun bila melihatnya pasti akan merasa Dita ini sangat cantik.

Luna sendiri sebagai seorang perempuan mengakui kecantikan wanita di hadapannya ini. 'Apa treatment yang ia maksud itu, operasi plastik?' Luna melamun. 'Ah, hus hus. Jangan bersu'udzon pada orang lain.' Luna menggeleng-gelengkan kepalanya.

"Kamu sedang memikirkan apa, Luna?" nyonya Dita menatap penuh selidik.

Luna menggelengkan kepalanya.

"Jangan-jangan kamu berpikir saya melakukan operasi plastik di Korea, ya?" Tebakan Dita sangat tepat sasaran.

Luna terperanjat, dia benar-benar terkejut.

"Hahaha! Kamu ini, jadi benar kau berpikir demikian?" tanya Dita sambil menertawakan.

Luna menunduk, ia tersipu malu. "Maaf, Nyonya."

"Tidak perlu minta maaf, itu wajar bila kau berpikir demikian. Tapi asal kau tau, Luna. Kondisi yang sedang menderita penyakit keras ini, mana mungkin bisa operasi plastik." Dita meyakinkan Luna. "Tapi, jika kau tak percaya, itu tak masalah buatku. Yang penting, kau setuju dengan tawaranku?" tanya Dita lagi.

Luna menunduk, ia gelisah dengan pikirannya. Bagaimana ia harus memutuskan? Luna nampak bimbang.

"Tiga hari!" tegas Dita. "Saya beri kamu waktu tiga hari, ini kartu nama saya. Bagaimanapun keputusanmu, beritahu saya dalam tiga hari!" Dita menyodorkan sebuah kertas yang seukuran dengan KTP milik Luna.

"Dan satu lagi!" ujar Dita yang membuat Luna mendongak, jangan sampai ada orang lain yang tahu tentang tawaran saya padamu. Aku juga sudah memberi tahu orang tuamu, agar tidak menyebarkan hal ini. Aku takut ada banyak orang yang menyelidiki, dan akhirnya mereka tahu atas keadaanku," lanjut wanita berparas jelita itu.

***

Luna berjalan di koridor rumah sakit. Dia memainkan jarinya seperti sedang menghitung-hitung sesuatu.

"Dua puluh milyar! Dua puluh milyar! Buat biaya rumah sakit bapak, paling seratus juta. Kuliahku, cuma lima puluh juta malah. Buat beli rumah, mobil, naik haji ibu-bapak!" Luna menghentikan kata-katanya.

"Aduuuh! Mana mungkin aku menerima tawaran ini, meski hadiahnya sangat besar!" Luna menjadi bimbang lagi, dia menatap pintu tempat ruang rawat bapaknya, namun ia tidak memutuskan untuk langsung masuk. Luna memilih untuk duduk di bangku rumah sakit yang berada di depan ruang rawat bapaknya.

Gadis itu memain-mainkan kakinya. "Tapi, apa benar bapak akan sembuh hanya dengan perawatan rumah sakit ini?" gumamnya.

"Luna ...?" Lilis, ibu Luna keluar dari ruang rawat, dia agak terkejut ketika mendapati anak gadis semata wayangnya berada di depan. "Sudah selesai ngobrol dengan nyonya Dita?" Suaranya terdengar khawatir.

Luna mengangguk, mengiyakan pertanyaan ibunya. "Ibu mau pergi ke mana?" tanya Luna.

"Mau cari angin aja, bapak sedang tidur, ibu bosan!" ungkap wanita paruh baya itu.

"Bu, usia ibu beneran udah 43 tahun?" tanya Luna tiba-tiba.

"Kok kamu nanya gitu, emang aneh kalau ibumu ini umur segitu? Anak ibu aja sudah 21 tahun lo, ya wajar ibunya sudah setua ini." Lilis menanggapi pertanyaan putrinya dengan tersenyum.

"Luna bukan nggak percaya sama ibu, tapi nyonya Dita. Ibu tebak berapa usia nyonya Dita?"

"Ya, sekitar 32 - 33 tahun lah, suaminya juga nggak beda jauh deh. Bener kan?"

"Hmmm, nyonya Dita umurnya 48 tahun, Bu. Bahkan lebih tua dari ibu."

***

Bersambung ...

1
🧟‍♂️🧟‍♂️
apasih loneng loneng alay banget
🧟‍♂️🧟‍♂️
udah mah luna kuliah goblok pula lemot
Siti Nurbaidah
Luar biasa
sakura
..,
Angelia
Lumayan
Borahe 🍉🧡
keren ceritamu thor
Borahe 🍉🧡
mereka dah nikah yah?
Qaisaa Nazarudin
Tw thor,Akhirnya happy ending,Bisa juga Edric meradakan menjadi seorg ayah,,
Qaisaa Nazarudin
Pasti karena seringnya Dita menggugurkan janin tuh,
Qaisaa Nazarudin
Kok perut masih rata,Hamil 5 bulan itu sudah besar lho,Udah keliatan banget..
Qaisaa Nazarudin
Ini pastinya mamanya Edric ya..
Qaisaa Nazarudin
Edric junior bakal launcing tuh,Pasti Edricbahagia saat tau Luna hamil..
Qaisaa Nazarudin
Ternyata oh Ternyata…
Qaisaa Nazarudin
Edric kan thor,, Kok jadi Leo sih..
Qaisaa Nazarudin
Kasihan sekali,, Benar2 wanita iblis Dita,Ini lah akibatnya seorg ayah yg nikah mengandalkan wanita cantik luarannya saja, Saat matinya anaknya yg hidup kayak gelandangan..🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
Mmg itu seharusnya, saat kamu bersama Dita, kamu hanya di anggap Dita kacungannya doang,
Qaisaa Nazarudin
Edric itu kan dosen,Tapi kok bego sih,heran aku ck 🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🙄
Qaisaa Nazarudin
Gila..Tapi kok Suami nya nurut aja ke Dita,Apa karena yg Paling kaya dr dia,Makanya dia kek gitu,Jd suami kok lemah gitu..Pasti istrinya ada selingkuhannya tuh,
Borahe 🍉🧡
jgn" Ellena kknya Luna terus Dita dendam pada Ellena dan balas dendam ke adiknya Luna
Borahe 🍉🧡
kok gak ada komentar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!