NovelToon NovelToon
Aku Menikah Muda, Suami Ku Di Rebut Janda Kaya Rumah Sebelah

Aku Menikah Muda, Suami Ku Di Rebut Janda Kaya Rumah Sebelah

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Penyesalan Suami / Duda / Tamat
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Una Lam

Namaku sari, umur 19 tahun menikah dengan suami yang aku cintai. tapi baru 6 bulan menikah , tetangga janda kaya sebelah rumah terus menggoda suamiku dengan uang. apakah rumah tanggaku akan hancur? Kisah nyata dari mamuju yang bikin menangis

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Una Lam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7 janda kaya itu mengancamku

Setelah pertemuan di kantor desa kemarin, hidupku sedikit lebih tenang. Rizal dan Bu Ratna akhirnya setuju memberikan aku uang pisah sebesar sepuluh juta rupiah. Uang itu lumayan untuk aku memulai hidup baru.

Arya yang mengurus semuanya. Dia benar-benar pengacara hebat. Dia tidak minta bayaran sepeserpun dariku.

"Uang sepuluh juta itu hak kamu Una, pakai untuk modal usaha kecil-kecilan ya. Jangan boros," kata Arya sore itu saat mengantar uangnya ke rumah kontrakan ku.

Aku menerima uang itu dengan tangan gemetar. Sepuluh juta, uang terbesar yang pernah aku pegang seumur hidupku. Dulu saat dengan Rizal, jangankan sepuluh juta, seratus ribu saja susah.

"Terima kasih kak Arya, tanpa kakak aku tidak bisa dapat ini," kataku tulus.

Arya duduk di sofa, "Una, sebenarnya ada yang ingin saya bicarakan. Saya tahu ini terlalu cepat. Tapi saya sudah tidak bisa tahan lagi."

Jantungku berdebar lagi. Tatapan Arya terlihat serius.

"Saya suka kamu Una. Sejak pertama kali melihat kamu di warung itu. Saya tahu kamu baru terluka, baru diceraikan. Tapi izinkan saya dekat dengan kamu. Izinkan saya menyembuhkan luka hatimu itu," kata Arya pelan tapi jelas.

Aku terdiam. Air mataku hampir menetes. Seorang pengacara tampan, kaya, baik hati menyatakan suka padaku, seorang janda muda sembilan belas tahun yang tidak punya apa-apa.

"Aku... aku tidak pantas untuk kakak. Kakak terlalu sempurna untuk aku yang hanya janda," jawabku pelan.

"Jangan bilang begitu! Status janda tidak membuatmu hina Una! Kamu korban! Kamu wanita kuat yang berani melawan! Justru itu yang membuat saya kagum. Kamu jauh lebih berharga daripada wanita-wanita kaya di kota yang hanya bisa foya-foya," kata Arya tegas sambil menggenggam tanganku.

Genggaman tangan Arya hangat. Membuat hatiku yang beku selama ini perlahan mencair. Aku mulai merasakan cinta lagi.

Tapi kebahagiaan itu tidak berlangsung lama.

Malam itu jam sepuluh, pintu rumah kontrakan ku digedor dengan sangat keras. Aku mengintip dari jendela, kaget melihat Bu Ratna datang bersama dua orang laki-laki berbadan besar.

"Una! Keluar kamu! Dasar pelakor miskin! Keluar!" teriak Bu Ratna dengan suara melengking.

Aku takut sekali. Aku langsung mengunci pintu dan menelpon Arya.

"Kak Arya tolong, Bu Ratna datang ke rumah bawa orang! Dia teriak-teriak di depan rumah!" kataku panik.

"Jangan buka pintu Una! Saya kesana sekarang! Lima menit sampai!" kata Arya panik.

Di luar, Bu Ratna terus berteriak, "Kamu pikir kamu menang karena punya pengacara ganteng itu? Kamu pikir sepuluh juta itu cukup? Dengar ya, saya Bu Ratna, janda terkaya di desa ini! Saya bisa buat kamu tidak bisa hidup di sini lagi! Saya bisa buat kamu diusir dari kontrakan ini!"

Aku menangis di dalam rumah. Kenapa wanita ini begitu jahat? Aku sudah tidak mengganggu mereka lagi. Kenapa dia masih mengejarku?

"Kamu sudah ambil Rizal dariku! Sekarang kamu ambil pengacara itu juga? Dasar janda gatal!" teriak Bu Ratna lagi. Kata-katanya sangat kasar dan menyakitkan.

Tetangga kontrakan mulai keluar melihat keributan itu. Aku malu sekali.

Tiba-tiba mobil Arya datang dengan kecepatan tinggi. Arya keluar dengan wajah marah besar.

"Bu Ratna! Apa yang Anda lakukan di sini tengah malam? Ini namanya pengancaman! Saya bisa laporkan Anda ke polisi!" bentak Arya.

Bu Ratna kaget melihat Arya datang. "Arya? Kamu... kamu bela janda miskin ini? Kamu lupa, saya klien terbesar di kantor pengacara kamu! Saya yang bayar kantor kamu!"

Aku kaget mendengar itu. Jadi Bu Ratna adalah klien kantor Arya? Pantas saja Arya terlihat ragu tadi.

Arya berdiri di depan pintu rumahku, melindungiku, "Mulai hari ini Bu Ratna bukan klien saya lagi. Saya tidak mau bela orang jahat seperti Anda. Silakan pergi atau saya telpon polisi sekarang!"

Bu Ratna menatap kami berdua dengan tatapan dendam yang sangat dalam. "Oke, kalian akan menyesal. Kita lihat saja siapa yang menang. Saya akan buat kalian berdua hancur!"

Bu Ratna pergi dengan mobil mewahnya. Dua laki-laki besar itu ikut pergi.

Aku langsung jatuh terduduk lemas. Arya memelukku untuk menenangkanku.

"Maaf Una, saya tidak tahu Bu Ratna akan sejahat ini. Tapi jangan takut, mulai sekarang saya akan jaga kamu dua puluh empat jam. Saya tidak akan biarkan siapapun sakiti kamu lagi," kata Arya sambil memelukku erat.

Dalam pelukan Arya, aku merasa aman. Tapi aku juga takut. Bu Ratna adalah janda kaya yang berkuasa. Dia punya uang dan orang suruhan. Apa yang akan dia lakukan selanjutnya untuk menghancurkan hidupku?

Apakah aku dan Arya bisa selamat dari ancaman janda kaya itu?

1
Moon Rabbit
mampus lahhh kalian wkwk
Una Lam: mampuskaann! 🤣mampus emng mantan! mkasih udah setia baca kak , jngan lupa like biar mantan ny makin menyesal!!
total 1 replies
Moon Rabbit
kebetulan Una sangat kebetulan sekali
Una Lam: aaa makasih bnyak kak moon rabbit 😭❤ jadi makin semngat nulis nya denger ini! mksih udah setia baca karya aku ya kak , sehat-sehat terus! Bab 7 lagi aku siapin, Doain una Ama arya Happy ending ya! 🙏🏼
total 3 replies
Moon Rabbit
tiba-tiba banget jatuh cinta 😭
Una Lam: nah kan! arya Emang ngak bisa bohong kalau udah tatapan ny gtu 😭 makasih udah baper bareng una ya kak! jngan lupa like ny ya! biar una ama arya makin lengket!
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!