NovelToon NovelToon
SEESAW

SEESAW

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Crazy Rich/Konglomerat / Identitas Tersembunyi
Popularitas:3.8k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Terjebak dalam pernikahan tanpa cinta bersama Arthur Bond, Rexana Nycekerh hidup bagai pajangan mahal di dalam sangkar emas. Demi menyelamatkan perusahan ayahnya yang terancam runtuh, Rex terpaksa menelan bulat-bulat dinginnya penghinaan dan tuduhan atas rahasia masa lalu yang enggan ia bocorkan. Namun, ketika kembali ke New York, takdir memainkan lelucon paling kejam.

Lexana, kakaknya sendiri, secara terang-terangan memamerkan kekasih barunya—Diedrick Glodereus Ashford.
Pria itu adalah pemilik masa lalu Rex, cinta pertamanya yang kini hadir kembali membawa dendam dan kepahitan.

Di tengah kepungan tuntutan keluarga yang tak berhati dan intrik kekuasaan, Rex harus berdiri sendirian di antara dua pria yang membencinya.

Akankah rahasia di balik perpisahan masa lalu mereka terkuak, atau justru Rex akan benar-benar hancur dalam permainan pembalasan dendam ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#6

Melihat bagaimana istrinya tampak begitu rapat dipeluk dan disentuh oleh salah satu pewaris utama keluarga Ashford, Arthur Bond justru tersenyum puas.

Senyum penuh kemenangan yang dingin, tersungging di bibirnya tatkala lampu-lampu kristal ballroom memantul di gelas sampanye yang digenggamnya.

Bagi Arthur, ini adalah skenario paling menguntungkan yang pernah ada.

Pria sombong berlabel Casanova yang terkenal di seluruh penjuru New York—Diedrick Glodereus Ashford—tampak menaruh minat yang begitu besar pada istrinya.

Di mata Arthur yang busuk dan penuh perhitungan, ini bukan sebuah pengkhianatan rumah tangga, melainkan sebuah peluang emas yang jatuh dari langit.

Mungkin, jika sang istri benar-benar ditiduri oleh pria dari keluarga Ashford itu, dia akhirnya bisa membuktikan satu hal: bahwa pria dari masa lalu istrinya memang benar-benar berasal dari kalangan atas. Bukan sekadar pria jalanan berengsek yang hanya mengandalkan kemahiran di atas selangkangan seperti yang selama ini dia tuduhkan.

Dan lagi pula, tidak ada ruginya jika sang istri yang terpilih menjadi objek pelampiasan.

Dengan begitu, asisten pribadinya akan aman dari gosip murahan, dan yang terpenting, Gracie—kekasih rahasianya yang selama ini disembunyikan di apartemen mewah—akan tetap aman dari jangkauan publik.

Lagi pula, untuk apa dia mempertahankan pernikahan konyol ini?

Ayahnya telah mati dan membusuk di dalam tanah.

Tidak ada lagi ancaman, tidak ada lagi tekanan, dan tidak ada gunanya lagi dia memelihara "barang bekas" tak berguna seperti Rex.

Ah, soal syarat utama dari perjanjian warisan bisnis—di mana seluruh saham keluarga Bond baru akan jatuh sepenuhnya jika Rex melahirkan seorang anak—Diedrick Glodereus Ashford adalah pilihan yang paling sempurna.

Biarlah pria itu menanam benih di rahim istrinya, dan setelah itu, Arthur bisa menendang Rex keluar dengan status wanita tercemar.

DUARRR!

Dentuman bass musik orkestra menggema keras di dalam ruangan, seolah merepresentasikan letupan emosi yang berkecamuk di antara orang-orang yang berdiri di lantai dansa.

Sementara itu, di tengah putaran irama valsa yang cepat, Diedrick dan Rex terjebak dalam pusaran dansa yang dipenuhi gesekan tubuh serta bisikan-bisikan beracun yang mengiris batin.

"Kau menikmati permainan ini, Bellerina?" bisik Diedrick tajam, jemarinya meremas pinggang Rex semakin kuat hingga tulangnya terasa ngilu.

Napas hangat pria itu menerpa telinga Rex, namun suaranya sarat akan duri kebencian.

"Menikah dengan pria yang dengan sukarela melepas dan menawarkanmu pada pria lain di pesta dansa? Betapa murahan harga dirimu sekarang."

Rex memejamkan matanya sesaat, menahan gelombang mual yang naik ke kerongkongannya.

Suara Diedrick menghujam dadanya lebih tajam daripada pecahan kaca.

"Jika kau ingin menghinaku, lakukan sepuas hatimu, Diedrick," balas Rex tanpa nada, matanya menatap lurus ke depan, menolak memandang wajah pria yang dulu menjadi belahan jiwanya.

"Setidaknya aku tidak berpura-pura mencintai wanita lain Demi Dendam Busuk!"

Mata Diedrick membelalak mendengar balasan telak itu. Cengkeramannya di pinggang Rex nyaris meninggalkan lebam.

"Dendam busuk?" desis Diedrick dengan gigi kertak. "Kau menghancurkan hidupku empat tahun lalu, Rexana! Kau meremukkan hatiku, memilih berselingkuh, lalu kabur dengan membawa janin haram hasil hubunganmu dengan pria lain! Dan sekarang kau berani menceramahiku soal dendam?!"

"Aku tidak pernah..." Rex mendesis tertahan, napasnya tersengal karena emosi dan rasa sakit yang menghimpit paru-parunya. "Kau tidak tahu apa-apa, Diedrick! Kau hanya melihat apa yang ingin kau lihat!"

"Aku melihat dengan mata kepalaku sendiri!" potong Diedrick murka, nyaris kehilangan kendali di tengah keramaian lantai dansa.

"Aku melihatmu berciuman dengan Pria Lain, mendengar kalimat sampah dari mulutmu sendiri! Jangan pernah mencoba memutar balikkan fakta, Bellerina. Kau adalah wanita paling manipulatif yang pernah ku kenal!"

Pijakan kaki Rex terasa goyah.

Pandangannya mulai kabur, bukan karena air mata kali ini, melainkan karena kelelahan fisik yang luar biasa setelah seharian disiksa oleh makian keluarganya dan ketegangan tanpa henti di mansion Ashford.

Wajah porselennya yang pucat pasi kini kehilangan sisa-sisa warna merah mudanya.

Di tepi lantai dansa, Dominic Ashford mengamati gerak-gerik mereka dengan kening berkerut dalam.

Sebagai seorang sahabat baik, Dominic tahu persis bagaimana tabiat Rex.

Gadis itu tidak pernah terlihat sekacau ini.

Apalagi, ketika matanya menangkap Arthur Bond justru berdiri santai di pinggir lapangan sambil menatap sang istri dengan senyum meremehkan, sementara Diedrick tampak memeluk Rex terlalu intens dan Penuh Amarah.

Dominic merasa ada sesuatu yang sangat salah di sini.

Tanpa pikir panjang, Dominic melangkah menerobos kerumunan orang yang berdansa. Dia berjalan cepat mendekati pasangan tersebut, lalu menepuk pelan bahu saudaranya.

"Hei, Diedrick," panggil Dominic dengan nada santai namun tegas. Dia mengalihkan pandangannya pada Rex yang tampak terhuyung.

"Kurasa cukup untuk dansanya. Lihat, Rex sepertinya kelelahan. Biarkan dia beristirahat."

Diedrick menghentikan langkah kakinya.

Pria itu menoleh menatap saudara kembarannya dengan sebelah alis terangkat tinggi, sorot matanya menyiratkan ketidakpercayaan yang pekat.

Lelah? batin Diedrick mendengus sinis.

Namun, saat Diedrick mengalihkan pandangannya kembali ke arah Rex dan melihat keringat dingin membasahi pelipis wanita itu serta bibirnya yang kehilangan warna, insting dasarnya bergolak.

Wajah Rex memang sepucat kertas.

Diedrick akhirnya mengangguk kaku, mengendurkan cengkeramannya di pinggang Rex.

Begitu terlepas dari pelukan Diedrick, Rex merosot kecil, namun sepasang tangan sigap langsung menopang tubuhnya.

"Rex? Kau baik-baik saja?" tanya Dominic penuh kekhawatiran nyata, menuntun Rex menjauh dari tengah lantai dansa menuju sudut ruangan yang lebih tenang.

"Terima kasih, Dom..." bisik Rex lirih, suaranya nyaris tak terdengar, memberikan tatapan penuh rasa terima kasih yang mendalam pada sahabat masa sekolahnya itu.

Tak lama kemudian, Draxler Ashford—muncul dengan membawa segelas jus segar di atas nampan kecil. Draxler langsung menyerahkannya pada Rex.

"Minumlah sedikit, Rex. Wajahmu pucat sekali. Kau seperti hantu yang kelaparan," ujar Draxler ramah, tersenyum hangat berusaha mencairkan ketegangan.

Diedrick berdiri beberapa langkah di belakang mereka, memperhatikan interaksi tersebut dengan rahang mengeras.

Matanya menyapu sekitar ruangan dan berhenti pada sosok Arthur Bond.

Yang membuat dada Diedrick bergemuruh hebat adalah kenyataan bahwa Arthur—sebagai suami sah wanita itu—sama sekali tidak bergeming dari tempatnya.

Arthur tidak mendekat, tidak menunjukkan rasa cicit cicit cemburu, dan sama sekali tidak peduli pada kondisi istrinya.

Apa sentuhanku tadi kurang intim? Atau memang pria keparat itu sudah membuang istrinya? pikir Diedrick geram.

Di sisi lain ruangan, berdiri di dekat pilar marmer bersama sang ibu, Lexana Nycekerh mengepalkan kedua tangannya hingga kuku-kukunya hampir menembus kulit telapak tangannya.

Matanya menatap tajam ke arah sudut di mana Rex sedang diberi perhatian oleh Dominic dan Draxler.

Rasa benci dan cemburu membakar ubun-ubunnya.

Diedrick Glodereus Ashford

Rexa Ballerina Nycekerh

1
Mei TResna Rahmatika
banyak bgtt tantangan hubungan mereka thor
Yusry Ajay
lanjut Thor 🤗
winpar
smngt kk 💪
Rosdianah 🌷: ma'aciww kak🫶
total 1 replies
Yusry Ajay
terus semangat berkarya Thor 💪💪
Rosdianah 🌷: Ma'aciww kak reader 🫶 sehat selalu Dimana pun berada 😍
total 1 replies
Yusry Ajay
ya gpp thor dimaklumi 🤗🤗🤗
Yusry Ajay
up lg Thor kurang...
Rosdianah 🌷: huhu maafkan author 🙏🏻 beberapa hari ini author sibuk dunia nyata
total 1 replies
Mei TResna Rahmatika
ugal"an bangettt cinta nya pria ashford satu ini😍
Rosdianah 🌷: wkwkw🤭
total 1 replies
nayla tsaqif
Baru kali ini keturunan asford jd gembel,, 😌
Rosdianah 🌷: ya Tuhan nggak jadi dramatis saya🤣🤣
total 1 replies
Mei TResna Rahmatika
🤣 diedrick malang sekaliii
Rosdianah 🌷: author baru update 🤭🙏🏻
total 1 replies
Yusry Ajay
menegangkan thor bacanya 🤗🤗
Yusry Ajay
lanjut Thor 🤗🤗🤗
Mei TResna Rahmatika
nanggung kak, penasaran 🤣
Rosdianah 🌷: siap kak, Ma'aciww sudah stay baca cerita ku🌷
total 3 replies
Mei TResna Rahmatika
wahh gercep ini sophi,pliss kak jangan pisahin rexana sama diedrick lagi kesian banget kisah mereka 😭
Mei TResna Rahmatika: keturunan ashford yg kisah cintanya gak banyak hura hara cuma leander sama pearl
total 2 replies
Mei TResna Rahmatika
dari berita ini semoga kembarannya rexana tau keberadaan rexana🤭
Mei TResna Rahmatika: udah mulai klimaks ini ceritanya, tambah penasaran apakah deidrick bakalan dapet bogeman dari kaetos🤭
total 2 replies
Mei TResna Rahmatika
ceritanya agak mirip sama kisahnya aurora,braxley sama jonathan bedanya disini ternyata Arthur terobsesi sama rexana, lanjut kak penasaran 🤭
Mei TResna Rahmatika: soalnya aku udah baca semua karya mu kak jadi inget🤣
total 2 replies
Mei TResna Rahmatika
gak pernah gagal karya" mu kak
love sekebon
Rosdianah 🌷: Lopyuu Setaman kak🤭🌷
total 1 replies
Mei TResna Rahmatika
kisah cinta rexana dan diedrick kaya nya penuh liku nih kaya kisahnya emak bapaknya
Mei TResna Rahmatika: banyak bangett yg perlu di bahas di kisah mereka🤭selalu nunggu up nya kak😍
total 2 replies
Debu Nakal
bunga n like q kirimkan sebagai ucapan terimakasih krn dikau sdh mbuat karya yg woowwww
happy graduation eh happy birthday mksdnya
Rosdianah 🌷: Uhuuuuuiii ma'aciww kak reader 🫶
total 1 replies
Mei TResna Rahmatika
up lagi thor kurang ihh🤭
Asriani Rini
Arthur yg bodoh kamu sudah trrlambat rexena sudah kembali kepelukan diedrick kamu tidak akan parrnah ada lagi kesempatan untuk memilikinya
Rosdianah 🌷: Nah Arthur terlambat 🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!