NovelToon NovelToon
Office Girl Milik Tuan Mahrup

Office Girl Milik Tuan Mahrup

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:5.1k
Nilai: 5
Nama Author: Ragan Fian

Bosan dengan kisah cinta biasa? Siap-siap dibuat gemas, terharu, dan ketagihan lewat kisah Hazelia!

Gadis muda yang super ceria, tengil, dan penyayang ini terpaksa menunda mimpinya demi menjadi office girl di perusahaan raksasa demi membiayai pengobatan sang ibu dan sekolah adiknya. Siapa sangka, ketidaksengajaannya menabrak sang CEO dingin, Tuan Mahrup, justru memercikkan benih cinta tak terduga!


Dari ruang pantry penuh gosip hingga diangkat menjadi asisten pribadi, Hazel harus menghadapi cemburu rekan kerja, tuduhan miring, hingga kembalinya masa lalu Sang Tuan yang penuh rahasia. Bisakah ketulusan gadis sederhana ini meluluhkan hati pria sekaku es dan melewati badai ujian cinta mereka?


Penasaran bagaimana kelanjutan hubungan beda kasta yang penuh drama dan kejutan ini? Yuk, baca selengkapnya dan ikuti liku-liku cinta Tuan Mahrup dan Hazel sekarang juga!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ragan Fian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

OGMTM-6

...Namun, saat langkah tegapnya menjauh menuju ruang kerja utama, jemari tangan kanan Mahrup tanpa sadar mengepal pelan—masih merekam dengan jelas sensasi hangat dari pinggang tipis gadis OG tersebut.

Langkah kaki Mahrup terhenti beberapa inci di depan pintu ruang kerjanya. Pria itu menyandarkan bahunya sejenak, mengembuskan napas panjang sembari memejamkan mata. Kesadarannya seolah baru saja menghantam bumi secara paksa dari keterpakuan yang tidak masuk akal selama beberapa detik tadi.

"Tuan Mahrup? Ada masalah dengan ruangannya?"

Suara nada sedang milik Sekretaris Rian mendadak memecah sunyi. Pria berpenampilan klimis itu melangkah tergesa-gesa memeluk map laporan pagi, terheran-heran melihat sang CEO berdiri kaku di ambang pintu tanpa melangkah masuk.

Mahrup dengan cepat menguasai kembali raut wajahnya. Ia membalikkan badan perlahan, memasang topeng dingin paling sempurna yang dimilikinya. Matanya yang tajam menembus lurus ke arah Hazel yang masih sibuk mengumpulkan botol-botol pembersih di atas karpet.

"Siapa yang bertanggung jawab atas kebersihan koridor ini?" tanya Mahrup dengan nada berat yang menggema kaku di sepanjang lorong.

Sekretaris Rian mengerjap kaget, lalu melirik ke arah Hazel yang kini membeku di tempat. "A-itu... staf baru dari divisi kebersihan, Tuan. Dia baru bertugas hari ini untuk—"

"Ajarkan dia tata krama dan cara berjalan di lantai eksekutif," potong Mahrup dingin, menatap Hazel dengan pandangan menusuk yang sanggup membuat karyawan biasa gemetar ketakutan. "Lantai ini bukan tempat untuk berlari serampangan seolah sedang di pasar kaget. Satu kesalahan ceroboh lagi, saya pastikan surat pemutus hubungan kerjanya ditandatangani hari ini juga."

Mendengar teguran tajam dan ancaman pecat tersebut, Sekretaris Rian sudah bersiap memarahi Hazel. Namun, reaksi gadis di depannya justru di luar dugaan.

Bukannya menangis atau memohon ketakutan, Hazel malah menegakkan badannya, merapikan poni depannya yang sedikit berantakan, lalu menyunggingkan senyum lebar yang sangat ramah—dipadukan dengan raut wajah ketengilannya yang tanpa beban.

"Siap, Tuan CEO Keren!" sahut Hazel nyaring sembari memberi gerakan hormat ala prajurit yang agak konyol. "Hazel minta maaf seluas-luasnya ya, Tuan. Janji deh, besok-besok kalau Hazel mau lewat, Hazel bakal pasang sirine ambulans biar Tuan bisa siap-siap dan enggak ketabrak lagi!"

Sekretaris Rian hampir saja menyemburkan napas karena syok mendengar jawaban super tidak sopan dari seorang office girl kepada CEO paling ditakuti. Rian sudah pasrah membayangkan Hazel akan diseret keluar oleh petugas keamanan detik itu juga.

Namun, Mahrup hanya berdiri kaku. Bibir tipisnya terkatup rapat, tak sanggup mengeluarkan patahan kata balasan untuk meladeni kepolosan dan ketengilan gadis itu. Tatapan mata Mahrup tertuju pada binar mata Hazel yang begitu jernih. tanpa ada sedikit pun rasa takut, kepalsuan, atau motif tersembunyi yang biasa ia temui dari orang-orang di sekitarnya.

Tanpa mengucapkan sepatah kata pun lagi, Mahrup memutar tubuhnya dan melangkah masuk ke dalam ruangan, membanting pintu mahoni itu hingga tertutup rapat.

BAM!

"Kamu ini gila, ya?!" bisik Sekretaris Rian panik sembari menghampiri Hazel.

"Hampir saja kamu bikin kita semua kena semprot! Cepat bersihkan barang-barangmu dan turun sekarang!"

"Iya, Pak Sekretaris yang ganteng, ini Hazel bersihin kok," jawab Hazel santai sembari menyeringai polos, sama sekali tidak merasa gentar.

Sementara itu, di dalam ruang kerja CEO yang megah dan kedap suara, Mahrup duduk di kursi kulitnya. Lembaran dokumen laporan keuangan kuartal pertama terhampar luas di atas meja kaca, namun fokus sang CEO sepenuhnya buyar.

Dua jam berlalu, dan Mahrup belum menandatangani satu berkas pun. Setiap kali ia mencoba membaca angka-angka di hadapannya, yang terbayang di benaknya bukanlah grafik pertumbuhan saham, melainkan sepasang mata bulat jernih milik gadis berseragam OG itu. Rasa hangat dari sentuhan di pinggangnya tadi pagi seolah enggan menguap.

Mahrup mengusap wajahnya dengan kasar, merasa frustrasi atas reaksinya sendiri. "Ada apa denganmu, Mahrup? Dia cuma seorang office girl ceroboh," gumamnya pada diri sendiri dengan suara serak.

Pria itu mengepalkan tangannya di atas meja, berusaha keras mengenyahkan bayangan Hazel dari pikirannya. Namun, semakin ia mencoba melupakannya, rasa penasaran yang tak wajar itu justru kian menggerogoti dadanya.

Pena di tangan Mahrup akhirnya terhenti. Ia meraih gagang telepon interkom di mejanya dan menekan tombol sambungan langsung ke meja sekretaris.

"Rian," panggil Mahrup begitu sambungan terhubung.

"Iya, Tuan Mahrup? Ada dokumen yang perlu disiapkan?"

Mahrup berdehem pelan, berusaha menjaga nadanya agar tetap terdengar datar dan profesional. "Gadis kebersihan tadi... siapa nama lengkapnya?"

1
falea sezi
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!