NovelToon NovelToon
Gagal Miskin Karena Sistem

Gagal Miskin Karena Sistem

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Sistem / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:3.5k
Nilai: 5
Nama Author: CovieVy

Bagi orang lain, mendapat warisan adalah jalur cepat menjadi kaya. Namun, berbeda dengan Budiman. Warisan yang ia dapat, malah membuat hidupnya nelangsa karena mendapat warisan toko kelontong yang mau bangkrut karena hutang warga yang tak kunjung dibayar.

Lelah menagih dan kesal setiap hari ditipu janji manis, Budiman justru berharap warung itu bangkrut saja. Ia ingin menutupnya dan bekerja sebagai karyawan biasa, hidup tanpa pusing memikirkan hutang orang lain.

Namun, takdir berkata lain.

Saat ia benar-benar mencoba menghancurkan warung peninggalan orang tuanya dengan menjual murah semua, menolak pembeli, bahkan membiarkan stok habis, sebuah suara aneh tiba-tiba muncul di kepalanya:

[ Sistem Kompensasi Finansial 'Makin Bangkrut Makin Kaya' Resmi Diaktifkan! ]



Bagaimanakah kisah Budiman yang berusaha bangkrut tetapi tak kunjung sukses? Ikuti alur cerita ini yah ....

#kehidupandidesa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CovieVy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

5. Rancangan Pernikahan

​"Uda! Kok malah melamun?! Jadi beneran Uda lebih sayang sama kedai ini daripada adik kandung sendiri?!" tangis Imar makin menjadi-jadi, merasa diabaikan.

​Budiman langsung berdehem, mengubah ekspresi wajah yang tadinya tegang menjadi penuh wibawa. Ia melangkah keluar dari balik meja kasir, lalu menepuk pundak Anto dengan sangat erat, hingga membuat Anto tersedak ludahnya sendiri.

​"Siapa bilang Uda pelit, Mar? Siapa bilang Uda ndak mendukung hubungan kalian?" ucap Budiman dengan nada dramatis yang sengaja dikeraskan, membuat para pembeli di dalam swalayan langsung menoleh.

​Imar berhenti menangis, matanya yang sembap berkedip bingung. "Maksud Uda?"

​"Anto!" Budiman menatap tajam mata calon iparnya itu dengan berapi-api.

"Kau serius mau meminang adikku? Menjadi imam yang bertanggung jawab?"

​Anto agak gelagapan memutar mata beberapa detik. Setelah itu menegakkan badannya sambil menyembunyikan HP kentangnya masuk ke dalam saku.

"S-serius, Uda! Ambo siap. Tapi ya itu ... modal kita ..."

​"Ndak usah dipikirkan!" potong Budiman lantang diiringi senyum licik.

"Uda tak mau tahu. Adik Uda ini seorang gadis Minang, keturunan keluarga terhormat. Kalau dia mau baralek, maka pestanya harus menjadi pesta paling mewah se-kecamatan Koto XI Tarusan!"

"Kita sewa gedung paling besar, pelaminan emas tingkat tujuh, katering daging rendang paling premium, dan kita undang organ tunggal paling heboh dari kota Padang!"

​Imar langsung membekap mulutnya sendiri. "U-uda ... beneran?"

​"Tentu saja benar! Dan satu lagi," Budiman mengangkat satu jarinya, menatap kerumunan pembeli yang mulai berbisik-bisik kagum.

"Khusus pesta pernikahan adikku nanti, kita dilarang keras menyediakan kotak amplop! Semua tamu yang datang, dari bupati sampai tukang ojek, wajib makan gratis sampai kenyang tanpa perlu menyumbang sepersen pun! Ini sekalian dengan pesta syukuran berdirinya Budiman Mart!"

​"Ondeh, Udaaa!" Imar langsung menjerit histeris kegirangan. Ia menghambur dan memeluk saudaranya itu dengan sangat erat.

"Uda ternyata kakak terbaik di dunia! Imar minta maaf sudah salah sangka!"

​Sementara itu, Anto berdiri melongo di tempat. Otak jametnya yang biasa cuma dipakai buat memikirkan strategi Push Rank di ML, mendadak stuck mencoba memproses kegilaan calon abang iparnya ini.

‘Ini si Budiman kesurupan hantu apa, kok mendadak jadi sultan?’ batin Anto ngeri sekaligus senang.

​Di pelukan adiknya, Budiman tersenyum sangat lebar ke arah layar sistem yang berkedip pelan.

​‘Dua ratus lima puluh juta ludes dalam semalam tanpa amplop masuk... Ditambah kompensasi seratus kali lipat... Hahaha! Bersiaplah kau Sistem, kali ini aku pasti akan bangkrut setotal-totalnya!’ batin Budiman tertawa jahat tak dipahami orang-orang di sekitarnya.

​Budiman langsung melirik sisa saldo yang tertera di layar hologram transparan di hadapannya.

​[ Sisa Saldo Terikat Operasional Toko: Rp25.000.000 ]

​Melihat angka dua puluh lima juta itu, senyum Budiman makin melebar sampai ke telinga. Bayangkan, dari saldo hampir setengah miliar, sekarang uang operasionalnya cuma tersisa recehan untuk ukuran minimarket modern yang sedang viral!

Ditambah antrean pembeli di luar yang membawa modal cash, Budiman tahu uang Rp25 juta itu tidak akan cukup untuk modal pembaruan barang jika stok produk ampasnya telah habis.

​‘Bagus! Uang operasional toko tinggal dikit, uang nikahan dijamin amblas jadi abu. Sempurna!’ pikir Budiman luar biasa puas.

​Budiman kemudian melepaskan pelukan adiknya pelan-pelan, lalu menatap Anto yang masih berdiri mematung seperti tiang listrik.

​"Anto," panggil Budiman dengan suara berat, mencoba terdengar penuh wibawa padahal otaknya sedang menyusun rencana licik berikutnya.

​"I-iya, Da?" jawab Anto terbata-bata, kembali menyembunyikan HP kentangnya ke belakang pantat.

​"Pesta baralek mewah ini butuh persiapan cepat. Uda ndak punya waktu buat mengurus vendor, sewa tenda, katering, dan segala macamnya karena harus menjaga swalayan ini," Budiman menunjuk rak-rak besi minimarketnya yang mulai diserbu pembeli.

​"Jadi, karena kau yang mau jadi kepala keluarga, Uda mau menguji tanggung jawabmu. Mulai besok, seluruh uang dua ratus lima puluh juta ini akan Uda serahkan ke tanganmu. Kau yang pegang kendali penuh untuk menyewa vendor paling mahal di kabupaten ini. Jangan ada yang ditawar! Pokoknya cari yang paling menguras kantong! Paham?!"

​Mendengar kata "dua ratus lima puluh juta" akan diserahkan ke tangannya, mata Anto yang tadinya kuyu mendadak berbinar cerah, mengalahkan silaunya papan nama neon box Budiman Mart yang ada di luar.

Jantungnya seakan maraton menyambut permintaan sang calon ipar. Di dalam otak jametnya, angka sebesar itu langsung berputar-putar menjadi ratusan ribu Diamond ML, motor matic modifikasi knalpot brong, dan tongkrongan berkelas di kafe-kafe kota.

​"Ondeh, Da! Serahkan pada Ambo! Kalau soal menghabiskan uang, Uda ndak usah ragu sama kemampuan Ambo. Jangankan dua ratus lima puluh juta, lebih dari itu pun sanggup Ambo habiskan dalam tiga hari!" ucap Anto sesumbar sambil menepuk dadanya dengan sombong, merasa derajatnya baru saja diangkat menjadi sultan kampung.

​Budiman menahan kedutan di bibirnya agar tidak kelepasan tertawa terbahak-bahak.

​‘Tepat sekali! Uda memang membutuhkan orang berbakat seperti kau yang ahli dalam urusan menghancurkan masa depan finansial toko ini!’ batin Budiman bersorak riang.

Dia tahu betul kelakuan calon iparnya ini. Menyerahkan uang ratusan juta kepada Anto sama saja dengan menyerahkan bensin ke dekat kobaran api. Pasti hancur tak bersisa!

​"Uda beneran percaya sama Bang Anto?" tanya Imar dengan mata berbinar-binar haru, merasa abangnya sangat menghormati calon suaminya.

​"Tentu saja. Anto akan menjadi orang kepercayaan Uda yang baru," ucap Budiman sambil tersenyum penuh arti.

Ia menjabat tangan Anto dengan erat seolah-olah mereka baru saja menandatangani kontrak kerja sama untuk menghancurkan dunia perdagangan.

​Puas dengan kesepakatan itu, Imar langsung menarik lengan Anto untuk segera pulang dan menyusun rencana belanja pelaminan. Begitu sepasang kekasih itu keluar dari toko, Budiman kembali berbalik menghadap meja kasir dengan semangat yang berkali-kali lipat lebih membara.

​"Ayo, silakan masuk! Antre yang rapi! Borong semua barang ekstrem di toko ini, serahkan uang kalian, dan bantu swalayan ini kehabisan modal!" teriak Budiman riang gembira menyambut serbuan para kreator konten yang sudah tidak sabar menyodorkan uang tunai mereka.

​Budiman merasa posisinya saat ini sudah di atas angin. Ia merasa jalur menuju kebangkrutan yang besar sudah terpampang nyata di depan mata.

​[ BERSAMBUNG ]

1
Aku Rajin Membaca
padahal budiman mau menyerahkan diri 😂
MomyWa
weeeh, udah gak bisa disecrol lagi saking asik bacanya
MomyWa
pahlawan kehancuran ya man?
MomyWa
bagus syekali bukannya?
arielskys
lama2 baca cerita ini bikin otakku makin pinter prinsip2 retail 👍
arielskys
pokoknya kalian harus berjodoh lah
Aku Rajin Membaca: kita lihat gimana ide penulis
total 1 replies
arielskys
walaaaahh, ada2 aja idenya 🤭
Aku Rajin Membaca: wkwkwkw..bikin pouyeng
total 1 replies
arielskys
senangnya ngprank ya sistemnya
arielskys
episode ini ngakak bgt loh?
arielskys
ada ambulance 🤭
arielskys
wahahaha🤣
arielskys
nah tuh, akal2anmu budiman, bener2 gak bisa dihubungi jadinya kan
Syahril Maiza
lanjut up dong thor. kok cuma 1 bab
Syahril Maiza
nikahin aja sanah
Syahril Maiza
bukti cinta diam2 ya
MomyWa: gmn nasibnya ya
total 1 replies
Syahril Maiza
harusnya jiwa kaya raya yg ditingkat kan man
Safira Aurora
greget bgt, org senang kalau kaya, ini pengen bgt miskin
Safira Aurora
santui syekali
Safira Aurora
ga ada pembeli = ga ada yang mengusik
Aku Rajin Membaca
jiwa miskinnya kmbali bngkit 😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!