NovelToon NovelToon
Wanita Simpanan Sang Mafia

Wanita Simpanan Sang Mafia

Status: tamat
Genre:Mafia / Obsesi / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:2.7k
Nilai: 5
Nama Author: Karla Arias

Leonardo Torricelli adalah bos mafia paling ditakuti di seluruh Italia—dingin, berkuasa, dan tak pernah menunjukkan wajahnya pada siapa pun. Ia sudah punya istri dari pernikahan yang dipaksakan, dan sederet wanita yang datang lalu ia campakkan. Cinta bukan sesuatu yang ada dalam kamusnya.

Sampai suatu malam ia melihat Ayla.

Gadis lugu berdarah Italia itu hanya membantu di bar milik ayahnya sebelum kembali ke Kanada untuk mengejar mimpinya menjadi seorang guru. Ia tak tahu apa-apa tentang dunia hitam—hingga sang mafia menjeratnya lewat sebuah kontrak yang tak bisa ia tolak: satu tahun menjadi wanita simpanan Leonardo Torricelli, ditukar dengan utang ayahnya.

Ayla bersumpah tak akan pernah menyerahkan hatinya. "Kau bisa memaksaku ke ranjangmu," katanya, "tapi kau tak akan pernah mendapatkan hatiku."

Namun di balik pria yang mengisap cerutu dan menandatangani kematian tanpa berkedip itu, ada sesuatu yang mulai retak setiap kali ia menatap Ayla. Dan di balik ketegaran gadis yang selalu menyapanya dengan sopan berjarak itu, ada perasaan yang perlahan mengkhianati janjinya sendiri.

Cinta di antara seorang mafia dan perempuan biasa tak pernah datang tanpa harga. Akan ada peluru, pengkhianatan, air mata, dan pilihan-pilihan yang mengoyak hati. Ketika masa lalu, para musuh, dan sebuah rahasia besar mulai menghancurkan segalanya, keduanya harus memutuskan: apakah cinta yang terlahir dari sebuah kontrak sanggup bertahan melawan seluruh dunia yang ingin memisahkan mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Karla Arias, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DITOLAK AYLA

Donato menghampiri Ayla.

"Kenapa kau memperlakukan Tuan itu dengan buruk? Dia pelanggan yang sangat sering datang, dan selalu memesan yang paling mahal di sini."

"Karena dia bajingan! Mengira setiap perempuan bakal jatuh di kakinya. Aku benci padanya!" jawab Ayla marah.

"Padahal dia kelihatan sangat tertarik padamu. Katanya dia akan terus datang cuma demi kamu."

"Apa? Itu yang dia bilang? Padahal awalnya dia genit dengan kakakku, bagaimana bisa dia berkata begitu!"

"Menurut Fiorella dia cuma menyapanya, tidak menggodanya… Ayolah, Nak, kelihatan sekali dia lelaki jutawan, dia bisa memperlakukanmu bak ratu."

"Aku tidak mau itu! Apalagi menjalin hubungan dengan lelaki seperti dia."

"Ayla, kau sudah cukup umur untuk menikah."

"Oh ya? Lalu kenapa Ayah tak menikahkan Fiorella?"

"Itu sulit. Dia terlalu genit, dan kau tahu itu. Dia memang putriku, tapi aku tahu reputasi yang dia miliki. Sedangkan kau gadis yang jujur dan manis."

Beberapa detik Ayla tak berkata apa-apa.

"Aku harus tidur. Aku sangat lelah."

Ia naik ke atas, dan ayahnya termangu cemas melihat putrinya tak menaruh minat sedikit pun pada lelaki itu. Donato adalah orang yang sangat tamak. Ia bahkan tak tahu siapa lelaki itu, tapi ingin menjodohkannya dengan putrinya semata-mata karena ia seorang jutawan.

Sementara itu Torricelli tiba di rumahnya. Alessandra tampak kecewa. Ia bisa merasakan bahwa suaminya kembali punya perempuan lain, dan meski belum tentu begitu, ia sudah membayangkan hal terburuk.

"Kau sudah pulang," ujarnya dengan nada curiga.

"Sudah kubilang aku tak suka kau menungguku sampai bangun begini."

"Aku khawatir. Belakangan ini kau tidak pernah keluar."

Torricelli mengecup keningnya. Saat mendekat, Alessandra mencium bau alkohol dari napasnya. Ia pun tahu suaminya kembali bersama seseorang.

Setiap hari Minggu Donato hanya membuka bar pada pagi hari. Pengunjungnya sedikit, tapi ia tetap membuka, dan itu sudah cukup baginya. Ia membuka bar, mengira Torricelli hanya akan datang di akhir pekan, sambil memikirkan cara agar Ayla menaruh hati pada lelaki itu. Donato bahkan tak tahu nama lelaki itu, dan ingin sekali menyelidikinya.

Ia sedang membersihkan meja-meja. Setiap hari Minggu ia meliburkan para pegawainya, jadi hanya ia dan putri-putrinya yang melayani, dan biasanya Ayla, karena Fiorella sangat pemalas dan tak pernah bangun pagi.

Ayla turun, dan ayahnya menahannya.

"Nak, lelaki itu memberitahumu namanya?"

Ayla memutar bola mata.

"Ah, iya. Kalau tak salah namanya Leonardo Torricelli."

Ia berlalu, dan Donato tercenung heran. Ia tak kenal siapa pun di Italia bermarga itu. Lalu ia teringat, ada seorang pria yang lebih tua, kira-kira seusianya, yang bermarga Torricelli, tapi kabarnya orang itu bagian dari mafia. Apa lelaki ini putranya? Apa dia juga bagian dari mafia? Berbagai pertanyaan berkecamuk di benaknya. Setiap sore ia biasa berkumpul dengan teman-temannya, dan ia berjanji pada diri sendiri akan menanyakan hal itu.

Beberapa saat kemudian Ayla sedang mengantar pesanan, dan Torricelli masuk. Donato tersenyum lebar, senang karena lelaki itu benar-benar tertarik pada Ayla. Ayla sendiri hanya memutar bola mata.

"Silakan masuk, Tuan," ujar Donato dengan senyum ramah.

Torricelli menancapkan pandangannya lekat-lekat pada Ayla. Gadis itu mengenakan blus berbahu terbuka dan rambut dikepang panjang ke samping, dengan beberapa helai jatuh lepas membingkai wajahnya. Riasannya sangat tipis, dan celananya begitu ketat sehingga menonjolkan lekuk tubuhnya. Tentu saja Torricelli tidak datang sendirian, tapi kali ini hanya bersama pengawalnya. Ia tersenyum pada Ayla, dan gadis itu justru berbalik hendak pergi.

"Ayla sayang, tolong layani Tuan itu dengan baik."

Ayla melirik ayahnya dengan tak suka, lalu berbalik ke arah Torricelli. Donato meninggalkan mereka berdua, dan Torricelli tersenyum.

"Sudah jelas kau tak tahan denganku, ya kan?"

"Ada yang ingin dipesan?" tanya Ayla ketus, dan lelaki itu justru tertawa terbahak.

"Baiklah, bawakan aku segelas anggur terbaikmu!" ujarnya tanpa melepaskan pandangan dari mata Ayla.

Gadis itu berlalu, dan sementara ia pergi, Torricelli mengamatinya seutuhnya. Ayla tampak begitu cantik di matanya, perempuan yang sangat berbeda dari semua yang pernah ia kenal.

Ketika Ayla membawakan minumannya, gadis itu hendak pergi, tapi Torricelli menahan lengannya.

"Aku ingin diberi kesempatan untuk sering menemuimu."

"Kurasa itu tidak mungkin… Kalau cuma itu yang Anda inginkan, aku pamit."

Perempuan itu sudah beberapa kali menolaknya, dan ia hanya tersenyum. Ia tak percaya, tapi entah kenapa, setiap kali gadis itu menolaknya, ia justru semakin menyukai sikapnya.

Fiorella hendak turun, tapi ayahnya melarangnya.

"Tetap di sini. Ayla sedang bersama Tuan itu, dan aku ingin mereka mengobrol. Jangan sampai kau mulai ribut dengannya! Dan kalau kau pintar, mulailah perlakukan adikmu dengan baik, karena dialah yang akan mengeluarkan kita dari kemiskinan ini."

Fiorella tidak senang. Sekali lagi adiknya merebut seorang lelaki darinya, dan ia begitu geram karenanya.

Torricelli beranjak pergi, tapi sebelum keluar ia berhenti untuk mengatakan beberapa patah kata pada Ayla.

"Anda sangat cantik, meskipun tabiat Anda buruk sekali!" ujarnya sambil tersenyum, lalu meraih tangan Ayla untuk menciumnya. Gadis itu terkejut.

"Permisi," tambahnya, lalu pergi.

Ayla termangu bingung. Ketika Donato turun dan mendapati lelaki itu sudah tak ada, ia kesal. Sore harinya teman-temannya datang dan mereka mulai mengobrol. Tapi Donato tak sembarang bercerita pada orang lain; ia tahu betul kepada siapa harus bicara, dan untuk itu ia punya satu teman tertentu.

"Kau ingat lelaki yang katanya seorang mafioso, yang bermarga Torricelli?"

"Mmm, iya… belum lama ini kudengar dia meninggal dan mewariskan segalanya pada putranya."

"Dan… kau tahu siapa nama putranya?"

"Tidak. Aku cuma tahu dia masih muda dan tampan. Bahkan katanya belakangan dia berada di sini, di Italia… Kenapa? Jangan bilang kau sudah bertemu dengannya."

"Kurasa iya, dan dia tertarik pada salah satu putriku."

"Aku tak heran. Tapi hati-hatilah. Setahuku, katanya dia lelaki yang sudah beristri."

Donato terkejut mendengarnya… tak pernah ia membayangkan hal itu. Ia terdiam memikirkan banyak hal, yang jelas bukan hal-hal baik. Tapi mengetahui bahwa lelaki itu mungkin seorang mafioso, mulai membuatnya ketakutan.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!