NovelToon NovelToon
Pernikahan Tanpa Cinta (Khanza Story)

Pernikahan Tanpa Cinta (Khanza Story)

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Cintapertama / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 5
Nama Author: ayuwidia

Saqueena Khanza Humaira, dokter obgyn berusia 27 tahun ... berparas cantik dan memiliki kepribadian unik, terpaksa menikah dengan seorang driver ojek online karena nazar atau janji yang terlanjur diucapkan oleh ayahnya.

Pernikahan tanpa didasari oleh rasa cinta, akankah memberi kebahagiaan? Ikuti kisahnya .... 🌹

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ayuwidia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Amarah Rangga

Happy reading 😘😘😘

Tes

Tanpa terasa setetes buliran bening jatuh membasahi wajah Khanza. Lagu yang dinyanyikan oleh Birru sangat menyentuh hatinya. Khanza berharap, setitik rasa untuk Birru telah terhapus. Ia tidak ingin merusak kebahagiaan yang baru saja terengkuh bersama Rangga ....

Khanza segera menghapus jejak air mata dengan jemari tangan. Ia tidak ingin Rangga berpikiran macam-macam jika melihat wajahnya yang sedikit sembab.

"Mas, aku ke toilet dulu ya?" pamitnya sambil beranjak dari sofa.

Rangga yang tengah asik memainkan gawai, menghentikan aktivitasnya itu demi mengacuhkan ucapan Khanza.

"Aku antar Yank?" tawarnya.

"Nggak usah Mas. Aku nggak akan lama kog."

"Beneran nggak mau diantar?"

"Iya Mas. Mas Rangga 'kan lagi sibuk berbalas pesan dengan seseorang --" Khanza menyindir Rangga sebab sedari tadi suaminya itu hanya memainkan gawai tanpa mengacuhkan dirinya.

Rangga mengulas senyum dan memasukkan gawainya ke dalam saku kemeja. "Aku sudah nggak berbalas pesan, Yank. Aku anter ya?"

"Nggak usah Mas. Lagian cuma sebentar kog."

"Beneran nggak mau di anter?"

"Iya, bener Mas-ku sayangggg."

"Yasudah, hati-hati Yank! Kalau ada biawak menggoda, langsung hubungi Mas, ya!"

Khanza terkekeh mendengar ucapan suaminya. "Mana ada biawak nyasar ke kafe ini, Mas? Mereka mau ngapain coba?"

"Ada Yank. Biawak kepalanya item yang suka mencari mangsa wanita cantik," selorohnya.

Khanza kembali terkekeh karena ucapan suaminya yang lucu meski ketika mendengar lagu yang dinyanyikan oleh Birru, ia sempat merasa mellow dan baper.

"Dah lah Mas. Aku ke toilet sekarang," ucap Khanza sebelum memutar tumit dan mengayunkan kaki menuju toilet.

"Ngga, boleh aku duduk di sini?" Kalimat tanya terlisan dari pria yang pernah mengisi relung hati Khanza.

Rangga menghembus nafas sedikit kasar lalu mengijinkan Birru untuk duduk satu meja dengannya meski sebenarnya enggan.

"Duduklah!"

"Trimakasih," ucap Birru sebelum beranjak duduk.

"Hmmm," jawabnya singkat tanpa menatap lawan bicara.

"Ngga, aku hanya ingin menyampaikan titipan kado pernikahan ini dari Zahra untuk kamu dan Khanza." Birru menaruh paperbag yang berisi kotak kado di atas meja.

"Trimakasih."

"Maaf, kami terlambat mengucap selamat dan memberikan kado pernikahan untuk kalian. Kami baru mengetahui bahwa kalian sudah menikah, dua hari yang lalu. Itu pun karena melihat story Raina di media social," tutur Birru.

"Pernikahan kami memang tidak dirayakan dengan pesta resepsi yang mewah. Hanya ijab qabul dengan disaksikan oleh keluarga dan para sahabat. Jadi, wajar jika banyak yang belum tau bahwa kami sudah menikah."

"Owh." Birru hanya ber owh ria.

"Yasudah Ngga, itu saja yang ingin aku sampaikan. Jaga Khanza dan bahagiakanlah dia!" ujar Birru sebelum beranjak dari sofa.

"Itu pasti. Bukan hanya menjaga dan memberinya kebahagiaan. Tapi, aku selalu mencurahinya dengan kasih sayang dan cinta," tandasnya dengan menajamkan tatapan.

Birru mengulum senyum dan membalas ucapan Rangga. "Syukurlah, kini aku lega melepasnya."

"Ck, itu harus. Lagi pula, dari dulu kamu dan Khanza nggak pernah memiliki hubungan yang spesial. Kalian hanya dua insan yang saling mencinta di waktu yang salah."

"Kamu benar, Ngga. Kami hanya dua insan yang saling mencinta di waktu yang salah. Aku merasa teramat menyesal karena tidak tegas mengambil keputusan waktu itu. Andai saja aku tidak terikat janji dengan Zahra dan kedua orang tuanya, aku pastikan untuk menanti Khanza yang saat itu masih sangat belia dan menyatukan cinta kami di waktu yang tepat."

Rangga menarik salah satu sudut bibirnya. Netranya nyalang dan tangannya terkepal. Ia berusaha menahan amarah meski rasanya ingin menghujani wajah Birru dengan bogeman mentah.

"Meski usiamu sudah sangat matang. Namun cara berpikirmu masih sama seperti abg berusia lima belas tahun. Kamu asal ngomong tanpa memperdulikan bagaimana perasaan orang lain. Seharusnya kamu bicara seperti itu di hadapan istrimu. Aku yakin, kak Zahra pasti akan sangat murka."

"Zahra tidak akan murka, Ngga. Bahkan dia pernah meminta Khanza untuk menjadi istri kedua suaminya ini," ujar Birru tanpa ragu.

BRAKK

Rangga menggebrak meja lantas beranjak dari sofa. Ia raih kerah kemeja Birru dan mencengkramnya dengan erat.

"Dengar Ru! Asal kamu tau ... Khanza adalah milikku, dan selamanya menjadi milikku. Aku tidak akan pernah membiarkan pria lain menyentuh ataupun merebutnya, termasuk kamu," ujarnya penuh penekanan.

Khanza sebenarnya sudah keluar dari toilet sejak Birru menghampiri Rangga. Namun karena ingin menghindari pria blonde itu demi menjaga perasaan suaminya, Khanza memilih duduk satu meja dengan Ikhsan dan Keanu.

Khanza sangat terkejut menyaksikan Rangga dan Birru saling bersitegang. Gegas ia beranjak dari sofa kemudian berjalan menghampiri mereka.

"Mas, lepasin Kak Birru! Kita pulang saja ya! Malu dilihat banyak orang," pinta Khanza seraya melerai kedua pria yang masih bersitegang.

"Aku harus memberinya pelajaran, Za!"

"Mas, please! Jangan mudah emosi dan jangan salah faham dengan semua kata-kata yang diucapkan oleh Kak Birru!"

"Jangan salah faham katamu? Za, kamu bisa nggak sih ngertiin perasaanku sedikit saja! Hatiku panas, Za."

Rangga melepas cengkraman tangannya. Kemudian memutar tumit dan berlalu pergi.

"Mas, tunggu!"

Khanza berlari mengejar Rangga. Namun sayang, ia kehilangan jejak suaminya itu.

[Mas, kamu di mana? Please, maafin aku]

Khanza mengirim pesan ke nomor handphone suaminya, tetapi zonk. Rangga sama sekali tidak membalasnya.

Berulang kali Khanza melakukan panggilan telephone dan vidio call. Namun tetap saja Rangga tidak mengangkatnya.

Khanza putus asa. Tubuhnya serasa tanpa daya. Bayangan buruk tentang nasib pernikahannya dengan Rangga menari-nari di pelupuk mata.

"Ngga, jangan marah seperti ini! Kamu percaya aku 'kan?" monolog Khanza disertai isak tangis yang menyayat hati.

Ting

Suara notif pesan masuk. Khanza segera membaca pesan yang ternyata dikirim oleh suaminya.

[Temui aku malam ini di kafe R & K! Setelah pertemuan kita nanti malam, jangan pernah mencariku lagi!] My Hubby.

Tangan Khanza gemetar. Tubuh yang tanpa daya kini luruh seiring dengan derasnya bulir-bulir bening yang tertumpah ....

🌹🌹🌹🌹

Bersambung ....

1
Anonim
Yang katanya cinta mati sama za
begitu mudahnya mbopong cewek lain
Anonim
Sengit ndlit👍
Anonim
Menurutku lebai nich Khanza
Anonim
Masih tentang kumis dan jenggot ya Zha yang menjadi permasalahan
Anonim
Begitu luar biasa sombong nya Khanza
ttidak menghsrgai suami
Anonim
Sangat pas Kak untuk visuaal
Anonim
Sebagai wanita saleha tau dong arti kata suami istri. Ada kewajiban dan hak yang harus ditunaikan
falea sezi
ini jg istri gatel
Supriatun Khoirunnisa
Luar biasa
Lilisdayanti
heeeeeemmmm 🤦🤦 aqu makan rasa nya pahit semua gara2 rangga gelo 🤣🤣
Lilisdayanti
berarti khanza belum termasuk wanita sol3ha karena wanita soleha sentiasa menjaga sikap pribadi nya terutama lisan nya,,hati2 dengan lisan mu khanza,,,karna lisan bisa membunuh bahkan membuat orang terluka dan menanggung sakit se umur hidup,,
an
mantap
Adelia ZahrotusShifa
terus semangat berkarya thoooor
Sulaiman Efendy
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Sulaiman Efendy
YE ALAHHHHH TRNYATA CMA SUARA REKAMAN...😂😂😂😂😂😂😂😂
Sulaiman Efendy
GK NYANGKA, RANGGA YG KEKAR & TAMPAN, NARSIS, OMES DN JAGO BELADIRI, TERNYATA PENAKUT JUGA...🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣😋😋😋😋😋😋😋😋
Sulaiman Efendy
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣😋😋😋😋
Sulaiman Efendy
😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂
Sulaiman Efendy
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Sulaiman Efendy
UDH BACA NOVELNYA,, CERITANYA BAGUS, TPI KURANG SUKA SAMA TOKOH MAK JANDANYA...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!