NovelToon NovelToon
Satu Malam Berujung Drama

Satu Malam Berujung Drama

Status: tamat
Genre:Lari Saat Hamil / One Night Stand / Hamil di luar nikah / Tamat
Popularitas:15k
Nilai: 5
Nama Author: Mom AL

Vania Adinata, tanpa sengaja melewatkan malam panasnya dengan seorang CEO terkenal. Putus cinta membuatnya frustasi hingga dia mabuk dan melakukan one night stand tanpa sengaja.

Dikucilkan karena hamil, hingga dijodohkan dengan pria tua. Namun, nasib baik masih berpihak padanya, dia kabur dan tanpa di duga bisa bertemu dengan Ayah biologis bayi yang ada dalam kandungannya.

Bagaimana kisah selanjutnya? Siapa kira kira CEO terkenal dan nomor satu itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mom AL, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 34 Vania hilang (PART TERAKHIR)

Pintu rumah terbuka, tetapi hanya keheningan yang ada di dalamnya. Gio terus berjalan, matanya bergulir kesana kemari. Tak lupa ia memanggil nama istrinya.

"Van! Vania!" teriaknya bergema diseisi rumah. Namun, tidak ada jawaban.

Pria itu berlari menuju ke kamar, perasaannya semakin tidak enak karena belum selesai berbicara dengan sang putra tiba-tiba sambungannya terputus.

"Van," Gio membuka pintu kamar, mencari istrinya di setiap sudut dan kamar mandi. Langkahnya kembali membawa pria itu ke kamar Axel. Tetapi tidak ada siapapun disana. Cemas, gelisah, gemetar. Itulah yang Gio rasakan saat ini.

"Ya Tuhan, dimana mereka?" tanya Gio pada dirinya sendiri. Berulangkali dia menghubungi ponsel Vania, naas ponsel tersebut malah ada di ruang tamu.

"Pelayan!" Teriak Gio sekencang mungkin.

Nita berlari menghampiri majikannya. "Ada apa, Tuan?"

"Kemana Nyonya dan Tuan muda?" Gio mengeraskan rahangnya, dia merasa ada yang tidak beres dirumahnya.

"S—saya tidak tahu. Sedari tadi Nyonya dan Tuan muda belum keluar dari kamar mereka."

Plak!

Gio menampar pipi Nita hingga sudut bibirnya mengeluarkan darah. "Jawab dengan jujur atau ku habisi kau!"

"Tuan, saya benar-benar tidak tahu. Setelah selesai membereskan piring saya terus berada dikamar." Nita gugup sampai kesulitan menelan ludahnya sendiri. Pria di hadapannya sekarang adalah Giorgino Abraham, pria dingin dan keras, tak mengenal ampun kepada siapa yang berani menganggu orang-orang kesayangannya.

Gio mengepalkan kedua tangannya. Ia merogoh saku, mengambil ponsel dan menekan kontak Julham. "Datang kerumah, segera! Bawa beberapa anggota." perintahnya. Pria itu duduk dengan hati yang tidak tenang.

Tidak sampai lima menit, Julham dan kelima anggota datang.

"Ada apa, Bos? Kenapa wajah Anda terlihat khawatir?"

"Istri dan anakku menghilang. Cari mereka sampai ketemu, periksa cctv jalan dan sekitar rumah. Kalian harus segera menemukan mereka dalam keadaan baik-baik saja. Jika tidak, maka nyawa kalian yang akan jadi taruhannya."

"Siap!" Ucap lima anggota itu serempak. Mereka adalah bodyguard yang sudah lama bekerja dengan Gio. Kelimanya memiliki keahlian bela diri dan menembak yang sangat hebat."

Gio mengepalkan tangan di meja, urat lehernya menonjol. Ruang tamu yang tadinya sunyi sekarang penuh dengan langkah kaki bodyguard Julham yang menyebar ke seluruh sudut rumah.

Julham menyalakan laptop di meja makan. Jari-jarinya mengetik cepat. "Bos, semua CCTV rumah mati bersamaan pukul 20.17."

Nita mulai ketakutan, dan itu tidak bisa disembunyikan.

"Kau pasti tahu sesuatu. Kalau kau jujur, aku bisa melepaskanmu dan memberimu upah. Tapi, kalau kau bohong, maka bersiaplah menemui ajalmu." ucap Gio tanpa menatap Nita. "Katakan kenapa semua CCTV bisa mati?"

"I—itu, karena konslet, Tuan."

"Benarkah?" kini tatapan elang Gio beralih pada Nita. Wanita itu hanya mampu menunduk, takut.

"Julham! Bawa dia pergi dari hadapanku, beri pelajaran yang setimpal dan tidak bisa dia dilupakan." perintah Gio pada asistennya.

Julham menarik Nita pergi, wanita tersebut memohon dan berteriak agar Gio mendengarkan penjelasannya.

'Ini kalung yang ku beli untukmu. Indahkan? Apa kamu suka?' tanya Gio pada Vania beberapa hari yang lalu.

'Suka, kalung ini indah sekali.' Vania tersenyum lebar.

'Pakai terus, jangan pernah dilepas.'

Gio terbangun dari tidur singkatnya, padahal dia hanya memejamkan mata sejenak untuk menyingkirkan pikiran buruk dari otaknya. Tangan pria itu dengan cepat membuka laptop. Dia menemukan titik keberadaan Vania saat ini. Ya, kalung itu telah diisi oleh alat pelacak. Buru-buru dia menghubungi Julham, meminta asistennya itu untuk pergi ke gedung terbengkalai yang ada di tengah hutan.

_______________________________

Sementara itu, di gudang kosong 3 blok dari rumah Gio...

Vania terbangun dengan tangan terikat di kursi. Kepalanya terasa berat. Di depannya, Lidia bersandar di meja kayu sambil melinting rambut. Annie duduk di peti, bosan, memainkan pisau buah tadi.

"Akhirnya bangun juga," ejek Annie. "Kirain bakal pingsan sampai pagi." gelaknya.

Vania melirik sekeliling. Bau apek, jendela ditutup triplek. Axel terbaring tak jauh dari tempatnya duduk.

"Axel!" teriaknya.

"Sst! Dia sedang tidur, kami akan membereskan anak ini dulu, kau bisa saksikan kema_tiannya di depan matamu sendiri." ucap Lidia membuat tubuh Vania bergetar hebat.

"Tidak! Aku mohon jangan sakiti putraku. Bu_nuh saja aku, tapi tolong lepaskan anakku.'' pintanya memelas.

Lidia jongkok di depan Vania, mengangkat dagu Vania dengan dua jari. "Kau hebat juga ya... Bisa membuat Gio cepat pulang kerumah. Sayang, sekarang dia udah keburu tau. Tapi tenang, sebelum dia sampai disini, urusan kita harus beres."

Lidia mengeluarkan selembar kertas dan pulpen dari tas. "Tanda tangan ini. Surat cerai! Kau lepasin Gio, lepasin harta. Lalu, kami akan membuatmu pergi jauh. Gak akan balik lagi."

Vania meludah ke lantai, deket kaki Lidia. "Mimpi!" kesalnya. Dia sudah memohon dan menangis, tetapi tidak ada yang mau mendengarkannya.

Plak! Lidia menampar balik, lebih keras dari tamparan Gio ke Nita tadi. Bibir Vania langsung berdarah.

Annie tertawa kencang. "Ini perempuan bandel banget sih, Ma. Apa perlu ku ajarin sopan santun?" ia terus menerus menampar pipi Vania hingga meninggalkan bekas telapak tangan disana.

Langkah kaki terdengar dari luar gudang. Pelan... Tapi makin deket.

Julham berbisik lewat HT ke Gio, "Bos, ada cahaya dari gudang tua. Listriknya menyala."

Gio udah mengangkat pistolnya. Dingin, matanya tak berkedip.

"Kalau ada satu goresan pun di tubuh istri atau anakku... Aku kubur kalian hidup-hidup," bisiknya pelan. Tapi terdengar sampai ke tulang.

"Kita sudahi saja basa-basinya, Ma. Sebelum Gio mencari wanita si_alan ini, lebih baik kita habisi saja dia." Annie bersiap, ia mengangkat pisaunya tinggi, hendak menerjang jantung Vania.

Dor!

Suara tembakan bergema di gedung itu.

........

BERSAMBUNG

LANJUT BESOK LAGI YA GUYS. XIXI 🤗🤗

1
Sri Rahayu
Terima kasih Thorr uda tamat dgn happy ending...ditunggu cerita selanjutnya 😘😘😘
Sri Rahayu
seru Thorr...bikin deg2an...ditunggu lanjutan nya 😘😘😘😘😘
Sri Rahayu
ayo Gio cepet tolong istri dan anak mu selamatkan mereka....lanjut Thorr😘😘😘
Oma Gavin
semoga gio menangkap basah lidia dan anne biar membusuk di penjara
Sri Rahayu
ditunggu lanjutan nya Thorr😘😘😘
🖤: Siap, Kaka 🤗
total 1 replies
Sri Rahayu
ya ampun kirain Marisa uda baik...ga tau nya cuma pura2 doang 😇😇
🖤
Terima kasih atas dukungannya 😍 Malam ini Othor up bab barunya yaaa~
Oma Gavin
memang siapa kalian cuma Tante dan sepupu berani ngatur gio dan menjelekan vania yg ada kalian berdua diusir jgn ngomong ortu gio meninggal ada campur tangan kalian
Sri Rahayu
ditunggu lanjutan nya Thorr😘😘😘
Sri Rahayu
kyknya tante Marissa ini bakal bikin masalah utk Vania...dia ga rela Gio menikahi Vania 🙃🙃🙃... lanjut Thorr 😘😘😘
Sri Rahayu
Tetima kasih Thorr....ditunggu lanjutan nya 😘😘😘😘😘....bahagia selalu Vania😍😍😍
Sri Rahayu
akhirnya doa Axel dikabulkan Allah...akan tambah ramai mansion mereka nanti...lanjut Thorr😘😘😘😘😘
🖤: Siap, Kaka 🤗
total 1 replies
Sri Rahayu
jadiin donk Thorr...adiknya Axel pr dan kembar lg 🤩🤩🤩🤩🤩...lanjutttt😘😘😘
Sri Rahayu
lanjut lah Thorr...suka bacanya 😍😍😍😘😘😘
Oma Gavin
lanjut kak ditunggu up nya
Oma Gavin
berikan gio buat vania dan anakmu ngga bikin kamu jadi gelandangan
Sri Rahayu
semoga Gio memenuhi permintaan Vania dan dia berjanji akan menuruti Vania asal tdk meninggalkan nya....mau mau Thorr dilanjut dgn cerita anak2 Gio dan Vania 😘😘😘
Sri Rahayu
masih mau lanjut Thorr😘😘😘
🖤: Terima kasih 🤗🤗
total 1 replies
Oma Gavin
kak rutin up dong biar tidak lupa jalan ceritanya
🖤: Baik, Kaka. sudah update bab terbarunya, mulai besok Othor akan update dua bab perhari 🙏 Doakan sehat selalu agar rutin updatenya 🤗
total 1 replies
Sri Rahayu
masih Thorr cerita nya blm tuntas...ditunggu lanjutan nya 😘😘😘
🖤: Siap, Ka. hari ini Othor lanjut, maaf kalo slow update 🥲🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!