Hai,,,
novel ini bergenre romantic drama
bergenre islami.
kisah dimana seorang wanita muslim dengan perjalanan hidup yang naik turun oleh kedatangan Arga dalam hidupnya.
semua yang awalnya terasa sempurna, kini hancur oleh perbuatan Arga.
"kau tahu histeria? kau adalah histeria dan aku orang yg duduk disana" ucap Sinta
"bila kau ingin melakukan hal yang tak senonoh, halal kan aku, pinta aku pada pamanku! " ucap Sinta penuh ketegasan yang membuat Arga sedikit tenang dan takjub
"pegang janji mu! " balas Arga
bagaimana akhirnya?
ah, aku beritahu, mereka Happy Ending, tapi tentu pasti ada usaha untuk memberi akhir yang bahagia bukan...
ikuti cerita ini, Terima kasih atas komen, like dan semuanya... 🙂❤
@ismihanarizky
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana 9898, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Alif Syah
Tringgggg
Handphone arga berbunyi
“siapa yang mengganggu jam segini?dia tak tahu aku sedang rapat?” arga meracau
“SINTA SUDAH KU TEMUKAN.DIRUMAH LAMAKU DI DESA TEMPAT KECILKU.DATANG SEBELUM KAU MENYESAL!!!” Itu pesan dari rina
Deg….
“maaf,ada hal yang lebih penting dari rapat…saya pergi” arga meninggalkan ruang rapat dan berlari
cepat
“siapkan heli ke tempat kecilku!!!sekarang!!!” arga bersuara keras
Arga langsung menyiapkan diri mengganti baju lalu mengambil perlengkapan seadanya dan
langsung berangkat.
“tetaplah kuat sayang…tunggu aku!jangan buat aku menyesal okay?!” arga berbicara sendiri
“pak,heli sudah standby”seorang lelaki menemui nya
Arga langsung bergerak
ke titik yang di katakan rina tadi.ah ia,itu sudah pukul 1 siang
“pak,kondisi angin kurang stabil pak,,,apa kita lanjut saja?” ucap co pilot
“tetap lanjutkan!bagaimana pun caranya aku harus disana hari ini juga!!!” tegas arga
Mereka melanjutkan penerbangan itu.arga sejatinya tidak suka memberitahu orang apa yang dia
punya.cukup terliht kaya saja dimata orang…bukan seorang yang sangat kaya raya
“apakah ada helipad disini pak?” Tanya co pilot itu lagi
“tidak…” jawabnya langsung
“ada lapangan disana…kita turun disana…” jawab arga
Mereka sampai dan arga langsung menghubungi rina
“bagaimana?” Tanya arga
“sinta sedang proses melahirkan pak” jawab rina
Pak? Kenapa tiba tiba?
Eh,sebentar….melahirkan?
“apa maksudmu sinta
akan melahirkan?” kini suara arga membesar
“datanglah cepat…dia butuh kau!”
Tut…
rina mematikan telepon mereka
“aku sudah di ruang bawah tanah rina!” ucap arga
“ke lantai satu lagi arga!” ucap rina lewat telpon
Arga yang sedari tadi sudah dag dig dug semakin gugup.apakah ini mimpi?apakah ini hanya mainan?apa
sinta benar akan melahirkan?
Jadi,selama ini
dia?,,,,
Arga penuh sesal dan kesal
“DIMANA SINTA???” arga bersuara keras dan memekik telinga
“tolong santai pak arga…ini proses persalinan..”rina menjawab pertanyaan arga dengan ketus
Astagaaa
Ini benar sinta?
Melahirkan?
Putraku?
“argaaaaaa” sinta
berteriak penuh kuat dan emosional
Arga terpaku untuk beberapa saat mendengar teriakan sinta,berpikir ini hanya mimpi atau delusi
nya.
“ini nyata arga…temui sinta” batin arga bergema
Dengan langkah yang
tertatih,,,pelan namun pasti arga mendekati rani yang sudah penuh darah
“oek oek oekkkkk” suara
bayi terdengar…itu tangis yang luar biasa
Arga terdiam saat suara itu bergema di ruangan itu…
“assalamualaikum alif
syah…” ucap sinta mencium putra nya
“assalamualaikum arga…dia sudah hadir bersama kita…” ucap sinta membuyarkan pikiran arga
Arga yang tadi berjalan bagai kura kura kini langsung berlari memeluk sinta
Tak ada ucapan yang terucap di mulut arga…hanya pelukan
“wa`alaikumussalam….” Ucap arga di telinga sinta dan menangis haru setelah begitu lama berpisah
“adzan kan alif syah” ucap sinta menghentikan pelukan mereka
Kini arga penuh dengan
mata sembab.mata yang merah dan sudah di pastikan dia menjadi cengeng di depan
sinta
“ah,,,assalamualaikum alif syah ayah…” ucap arga menerima bayi kecil mereka dari rani
Arga mencium nya dan mendekatkan bibir nya ke telingan bayi mereka
“allahuakbar allahuakbar….” Ucap arga memulai adzan untuk anak mereka
“….Lailahaillallah” arga mengakhiri nya dengan setitik air mata dii wajah putra nya
“ah,,,kita selesaikan ini dulu…kami terbius oleh suara nya” ucap rani
“rani? Bukankah…” ucap arga kini
“rina?!!” kini arga menatap tajam ke rina
Rina tak mau menerima amukan arga,kini dia langsung pergi meninggal kan arga dan mendekati sinta dan
rani dan membantu rani dalam menjahit tempat lehiran alif
***
Apakah ini nyata?
Apakah ini bualan saja?
Arga selalu memikirkan itu
“arga…” ucap sinta kini
Sedari tadi arga hanya menatap takjub pada bayi kecil merah yang ada di infant warmer itu…tempat
khusus bayi normal
“benarkah aku bertemu dengan sinta?” kini arga menoleh kea rah sinta dan menatap hangat sinta
“benarkah arga yang hadir?” selidik sinta dengan air mata
“ana uhibbuka fillah” ucap arga mendekap hangat sinta
“aku begitu banyak merindukan mu” kini sinta sudah menangis di pelukan arga
“kenapa begitu lama menemukanku arga?kami kesepian tanpamu” lanjut sinta sambil sesenggukan
“maaf kan aku” ucap arga semakin mengeratkan pelukannya
“kita tinggal mereka bertiga ucap rina dan tinggal lah mereka bertiga disana
“apakah kau baik baik saja?” Tanya arga
“kau khawatir,aku jugakhawatir.kemana arga yang kemaren?yang penuh dengan taktik liciknya” sinta
memberi kode
“apakah aku tampakburuk saat ini?” Tanya arga
“apakah kau akan berubah menjadi prince charming saat ku bilang kau seperti beast?” balas sinta
menelisik
“ah,,istriku kini pandai melucu…” ucap arga melepas pelukannya
“jangan pergi lagi okay?” ucap arga
“aku tidak pernah pergi arga” jawab sinta
“kau meniggalkan ku hampir setahun sinta” ucap arga lagi sambil menyandarkan kepalanya ke bahu
sinta
“aku selalu berssamamu walau kau tidak bersamaku…” ucap sinta
“disini..” lanjutnya sambil memegang daerah dada arga
Tangan sinta menangkup
wajah arga
“apakah kau menangis?” selidik sinta
“hiksssss” ah ya,arga cengeng sekarang
“arga…” sinta memanggil dan di acuhkan
“babe…” ucap sinta sambil menatap kemata arga
“arga..ana uhibbuka fillah” ucap sinta penuh makna tepat menatap mata arga.seolah tersihir dengan
tatapan itu sinta mencium bibir arga dengan lembut tetapi cukup lama
“aku kembali pada rajaku” ucap sinta mmengakhiri ciuman itu
“selamat bertemu kembali sayang” jawab arga lalu tersenyum dan menempelkan kepala mereka berdua.sekarang
arga mulai berpikir licik
“apakah aku akan menyekap mu setelah ini?” gurau arga
“sekap aku dalam penjara cintamu…” ucap sinta
“begitu kah?” arga semakin mendekat ke sinta
“hemmmm” jawab sinta dan arga sudah akan mencium sinta.bibir itu sudah bersentuhan…panas dan penuh
rindu
“oekkkkkkk”
Ah ia…
Ada alif syah disini.
Ini nama yang kami rancang berdua…alif dari sinta dan syah dari arga
“hemmm,dia haus” ucap sinta menyela dan mengakhiri tindakan arga
“ah,,,bayi kecilku..kau nakal sekarang” ucap arga lalu mengambil alif dalam dekapannya
“berikan dia padaku agar kususui” ucap sinta dan arga melakukannya
“dia haus…” ucap arga melihat bayi mereka melahap putting susu ibu nya
“aku juga haus…” ucap arga
“akan kasih sayang mu..” lanjut nya lalu mencium sedetik bibir sinta
“aku temui mereka dulu,,” ucap arga
****
“jadi,,,bagaimana ini bisa terjadi?” Tanya arga pada rina yang sudah terduduk di lantai
“aku tidak bermaksud arga!” ucap rina
“hemmmmm?” arga ber hem
“aku akan menerimahukuman apapun dari mu!!dengan senang hati!” lanjut rina lagi
“bagaimana kau katakana bahwa rani sudah meninggal?kau berbohong!!” ucap arga keras
“karena aku tak mau rani menjadi kekasihmu!” ucap rina lgi
“dari mana kau tahu dia akan menjadi kekasih ku?” selidik arga
“karena kau pernah berkata dia tipe mu…” jawab rina dingin
“jadi?” Tanya arga lagi
“aku menyembunyikan keberadaannya dari kota.aku membuat peraturan disini dengan menahan orang orang
dan membiarkan mereka keluar satu kali satu tahun dari hutan” jawab rina
panjang lebar
“apakah ini salah satu alasan kenapa istriku tidak bisa dilacak sampai sini?” Tanya arga lagi
“benar” jujur rina
“ah,,hufttt.maaf bila aku menyakitimu dulu.aku dan kau tetaplah sahabat rina” arga berucap lagi
“penolakanmu membuatku hancur apalagi saat janin ku mengalami masalah” rina sedikit memarau
“janin?” arga bingung
“he,mmm,kau mungkin lupa karena setelah malam itu aku langsung mengasing kan diri.kau benar,aku
wanita murahan” balas rina lagi
“maaf saat itu aku terbawa emosi ku yang belum normal…kau tahu aku kan?” Tanya rina
“ahhh,,,maaf kan aku bila memang begitu.jangan lakukan itu lagi pada orang lain..cukup aku.kau
dengar?” perintah arga tenang
“baiklah…aku akan meminta maaf dulu pada sinta” ucap rina lagi
“besok saja…dia istiahat dengan alif…” balas arga
“alif…alif syah bukan?aku akan mencarikan dia pasangan.” Ucap rina tertawa hambar
“kau akan menikah?”Tanya arga
“apakah harus dengan menikah baru bisa mendapat kan anak?” Tanya rina kembali
“sudah ku bilang jangan jadi wnanita murahan!!” arga marah
“semoga saja…aku permisi” rina pergi meninggalkan arga penuh kemarahan
See u soon
salam hangat
Ismi hana risky
assalamualaikum
temani malammu bersama novel baru aku"MR. ASSISTEN"
salam dari RINDUKU DI UJUNG SURGA...
😄😄😄
Trims 😄
tetap semangat kakak!!
jadi gak perlu ngebayangin..anggap aja sebagai pemanasan sama suami..#agakfrontalya..🙊🙊
udah finished ya ?
Mari saling dukung😍
Semangat nulisnyaa
🌸Halo ini author Fur Therese yuk mampir dan saling like, rate5 dan vote🌸
Tambahkan ke favorite ya karena bakal up setiap hari ❤