Seorang pria yang dijuluki oleh semua orang di dunia gelap sebagai "Crazy Man" mencari seorang wanita, karna telah menyelamatkan nyawanya. Tapi tak disangka keadaan tiba-tiba berubah sehingga mereka terjebak dalam suatu ikatan. Bagaimanakah perjalanan cinta mereka apakah bisa bersama selamanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Redquinn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
34. Keributan Pagi Hari
Setelah Thanksgiving Day kemaren malam mereka baru selesai larut malam. Sehingga pukul 11.00 pagi suasana rumah masih terlihat sepi, biasanya jam 07.00 pagi mereka sudah ramai dan berkumpul di bawah.
Nenek bangun lebih dahulu dari pada yang lain ia lalu membangunkan suaminya juga. Dan membersihkan diri siap-siap untuk menyantap makanan seperti biasanya.
...****************...
Di Sebuah Kamar,,,,
Tampak seorang wanita dan seorang pria sedang tampak terlelap berada dalam satu ranjang. Mereka tak mengetahui jika ada orang yang sedang memasuki kamar tersebut.
"Astaggaaa." pekik nenek.
Dengan rasa terkejutnya, hingga membuat wanita dan pria itu terbangun.
""Alex bangun lebih dahulu, dengan mata yang masih mengantuk dan tetap masih terlihat tampan""
"Ada apa nenek, kenapa kau berteriak." jawab alex kesal dengan suara serak bangun tidur.
Tak lama kemudian jordan serta keluarga sepupunya termasuk melissa tiba melihat apa yang diributkan tersebut.
Dengan terkejut melissa melihat alex tidur bersama wanita itu.
"Kau bertanya ada apa?"jawab kesal neneknya.
"Hmmmm.... Ughh, kenapa berisik sekali."eluh ella masih setengah sadar.
""Kenapa semua orang menatapnya pikir ella. Dan perlahan mengumpulkan kesadarannya, lalu menyadari pria disebelahnya tanpa mengenakan baju"".
"Kauuu, kenapa kau di ranjangku."ujar ella kaget.
"Jelas-jelas ini adalah ranjangku sayang."balas alex, agar mengingatkan ella berakting sesuai yang mereka janjikan.
Ella menatap alex lalu mengalihkan pandangannya melihat sekeliling ruangan tersebut, dan terpampang jelas foto alex yang sangat besar di dinding.
"Jadii, bisakah kalian jelaskan semuanya?"ujar kakeknya.
"Tidak ada yang perlu dijelaskan kakek."jawab alex tegas.
"Lalu kenapa kalian dua ada disini?" tanya lagi kakek.
"Alex benar tidak ada yang terjadi tuan, saya rasa sedikit mabuk tadi malam hingga saya salah masuk kamar."ujar ella pada kejadian tadi malam mengakui kesalahannya.
"Ella adalah kekasihku kakek, jadi tidak perlu ada yang diributkan."saut alex.
"Benarkah nak, apa alex memaksamu? Aku tau kalau kau hanya kekasih pura-pura cucuku."tanya kakek.
"Apaaaa...!!! Benarkah itu."pekik neneknya terkejut.
Karena pemberitahuan yang dilontarkan oleh tuan leo yang kerabat jauh ibunya itu membuat melissa terkejut.
(Apaa!! jadi mereka hanya berpura-pura menjadi pasangan ; senang melissa dalam hati, ini akibat perbuatanmu kemaren malam padaku kau rasakan akibatnya ujar melissa senang lalu pergi meninggalkan mereka yang sedang ribut itu dengan hati senang).
Alex menatap ella menantang apa yang akan dijawabnya,,
Dengan menelan ludahnya ella menjawab,,
"Tidakk. Maafkan saya, ini kesalahan saya."jawab ella lemah.
"Ohh astagaaa...."ujar neneknya lemas hendak pingsan.
"Setengah jam lagi kalian dua temui aku di ruang kerjaku... "perintah kakek.
Setelah mereka semua pergi, hanya tersisa jordan saja karena jordan juga turut andil dalam skenario ini, tapi tak mereka duga mereka akan ketahuan lebih cepat.
(Tuan Leo memang tak bisa di anggap enteng ; pikir jordan dalam hati).
"Jadii, apa yang akan kalian lakukan?"tanya jordan.
"Kali ini Firasatku tidak enak."aku alex.
"Bagaimana ini, apa aku akan dimasukkan ke penjara?" tanya ella panik.
"Bagaimana kalian berdua bisa satu ranjang?"tanya jordan lagi mengintrogasi.
Alex menjelaskan kejadian tadi malam, karena ella tidak terlalu ingat.
"Siall... Aku seperti terpegok sedang mencuri permen."ujar alex kesal menatap tajam ella.
"Jika mereka bertanya kenapa kau hanya menjadi kekasih pura-puraku, katakan bahwa kau dengan sukarela melakukannya karena dibayar."ujar alex.
"Apa sukarela kau bilang, jelas-jelas kau yang menculikku." jawab ella marah.
"Ohh yaa itu memang benar, tapi ingat kau yang menandatangani perjanjian itu dan aku yakin kau tidak mau berurusan dengan polisi bukan, jadi bicaralah baik-baik." ancam alex.
...****************...
...FLASHBACK ON...
...****************...
MALAM THANKSGIVING...
Jadi setelah semua orang cukup mabuk, malam itu ella sedang mengobrol sambil minum bersama Tuan Leo pembicaraan mereka cukup panjang dan mengasyikan, dan tak sadar juga saking asyiknya mereka menghabiskan beberapa botol wine hanya untuk berdua saja, dan tentu saja mereka cukup mabuk.
Sedangkan alex sedang bercengkrama dengan jordan, melissa, dan beberapa orang kenalannya. Suatu ketika ella memandang alex yang sedang bersama melissa dengan bergelanyut manja disisi alex mesra dalam penglihatannya yang samar-samar karena mabuk, ella pun menghentikan pembicaraannya dengan Tuan Leo lalu berjalan sempoyongan ke arah alex.
"Heyyyyyyy... kauu tuan alex yang sangat jahat dan juga brengsek."ujar ella meracau sambil memisahkan melissa dari sisi alex.
"Sayangku, sepertinya kau cukup ma....."ujar alex berhenti karena ella menutup mulutnya dengan tangannya.
"Tidak. Tentu saja aku tidak mabuk, hanya sedikit."ujar ella.
"Tidak apanya, kau memang mabuk dasar bodoh."saut melissa kesal.
Ella yang mendengar karena melissa menyebutnya bodoh langsung naik darah. Ia pun langsung menarik rambut panjang melissa hingga melissa mengerang kesakitan.
"Apa kau bilang tadi, coba kau katakan sekali lagi."ujar ella.
"Agghhhh, dasar bodoh lepaskan tidak."teriak melissa kesakitan.
"Kauu yang bodoh dasar ******."pekik ella masih sambil menarik rambut melissa.
Alex dan jordan sedikit terkejut karena ella mengatakan itu, karena mereka berdua tidak pernah melihat ella seperti ini yaa seperti sedang berebuttan sebuah permen. Sedangkan temannya ya lebih tepatnya tetangganya hanya tertawa karena mendapatkan tontonan yang mengasyikan.
"Alex, apakah dia kekasihmu, dia cukup menarik."celetuk temannya.
Alex memberikan temannya itu dengan tatapan tajam, yang membuat temannya seketika menghentikan gurauannya.
Lalu alexpun akhirnya menghentikan perkelahian kecil para wanita ini.
"Joe, kau antar melissa pulang."perintah alex.
"Baiklahh..."saut jordan.
Untung saja mereka sedikit jauh dari keramaian dan sedikit gelap jadi tidak ada yang mendengar karena ditutupi dengan suara musik.
Mereka harus menaiki mobil terpisah karena jika bersama mereka mungkin akan berkelahi lagi.
"Ella ayoo, aku akan mengantarmu pulang."ujar alex sambil menggendong ella.
Sesampai dirumah...
Alex membopong ella agar menaiki tangga, dan tiba-tiba sesuatu cairan panas keluar dari mulut ella mengenai baju alex.
"Arrghhhh...."erang alex jijik.
Karena ia tidak tahan, ia langsung menggendong ella dan membawanya ke kamar alex terlebih dahulu untuk mengganti bajunya dan melepaskan ella ke tempat tidurnya lalu menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.
Beberapa menit kemudian, alex keluar dari kamar mandi dan melihat ella sudah melepaskan bajunya sendiri hanya menggunakan tanktop dan celana pendek.
Alex ingin membawa ella ke kamarnya tapi tiba-tiba kepalanya sedikit pusing karena efek wine yang dia minum tadi jadi ia hanya membiarkan ella berada disitu saja, sementara ia menghilangkan rasa pusingnya dan kembali membawa ella ke kamarnya, lalu ia berbaring disebelahnya lalu tertidur.
...****************...
...FLASHBACK OFF...
...****************...
Setengah jam berlalu alex dan ella sedang berhadapan dengan kakek dan neneknya alex karena kejadian tadi pagi.
"Aku akan langsung ke intinya saja, kalian harus bertunangan."ujar kakeknya.
"Apaaaaa!!!!!....."ujar mereka dua berbarengan.
"Itu jalan terbaiknyaa, setidaknya tidak akan menjadi bahan omongan orang lain."ujar kakek.
"Ohhh.... Demi Tuhan sejak kapan kakek peduli dengan omongan orang lain."jawab alex kesal.
"Yaaa, sejak sekarang."akui kakeknya.
"Tapi tuan, anda tidak perlu melakukan itu, saya baik-baik saja."ujar ella membela dirinya.
"Tidak keputusanku sudah bulat."perintah kakek.
Tak ada satupun yang berani membantah perkataan tuan leo jika ia sudah berbicara serius.
"Kalian bertunangan saja dulu dan saling mengenal satu sama lain, dan lagi pula kalian juga lama-lama akan menikah juga akhirnya, dan kau itu seorang pria lexi dan kau harus bertanggungjawab."nasehat neneknya.
Sesampai dikamarnya ella membututi alex di belakang dan tidak lama kemudian jordan datang.
Alex masuk ke kamar mandi dan menghantamkan tinjunya ke kaca...
"Praaanggggg......"
Ella terkejut dengan suara nyaring yang berasal dari dalam kamar mandi.
"Kau pergilah ke kamarmu."perintah jordan.
Ella pun buru-buru pergi ke kamarnya, kalau-kalau ia kena semprot oleh alex.
...****************...
TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA, SELAMAT MENIKMATI EPISODE SELANJUTNYA😊😊
walaupun sudah late