Di Bumi, dunia modern yang dimana status seseorang di pandang dari seberapa banyak hartanya, merupakan kehidupan yang sungguh tidak adil bagi seorang pria bernama Chao Xing.
Chao Xing adalah seorang pria dengan status yang tergolong biasa saja. Sebagai karyawan sebuah perusahaan swasta, kehidupan yang di jalaninya sungguh tidak berarti apapun. Dimana dirinya hanya hidup sebatang kara.
Hari-harinya, ia habiskan dengan bekerja dan bermain game. Yap, benar! Chao Xing juga merupakan seorang gamer. Dirinya sering bermain Game MMORPG di komputernya untuk mengisi kesepian yang selalu datang menghampiri.
Namun naas, ia harus wafat di umur ke 25 tahunnya. Namun Dewa masih memberikannya kesempatan kedua untuk berenkarnasi bersama sebuah System yang akan membantunya untuk bertahan hidup.
Bagaimana kah kehidupan Chao Xing di Dunia Baru tersebut ?
Ikuti terus kisahnya yah >.<
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Muchtar T, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
33. Turnamen Kota Air Hitam
Setelah pertarungan yang baru saja Chao Xing alami, dirinya dan Xin Xin dengan perlahan terus melangkahkan kakinya menuju pusat kota.
Dalam benak Chao Xing ia sempat berpikir bahwa, jika pertarungan seperti barusan terus terjadi, ia tidak bisa menjamin bisa melindungi Xin Xin terus menerus. Ia harus mencari cara bagaimana dirinya dapat membawa Xin Xin akan tetapi tidak dalam bentuk fisik. Akhirnya ia memutuskan untuk bertanya pada systemnya.
" System adakah tempat yang bisa aku beli untuk menyembunyikan Xin Xin di dalamnya ? Aku belum cukup kuat untuk terus melindunginya saat ini. Belum saja sampai di jantung benua, aku sudah terlibat banyak masalah.." ujarnya pada system meminta solusi.
[Ding! Tuan bisa menempatkannya di dalam dunia jiwa milik tuan. Akan tetapi tuan harus mencapai tingkat asal mula terlebih dahulu.Sebab hanya kultivator yang sedang menuju keabadianlah yang bisa membuka dunia jiwa mereka]
Solusi yang diberikan oleh system bisa dikatakan cukup membantu dan juga tidak. Karena untuk mencapai tingkat asal mula, seseorang harus mengalamai kesengsaraan surgawi terlebih dahulu dan itu tidak mudah. Chao Xing bisa saja terus naik tingkat dengan membunuh banyak orang, akan tetapi ia tak mau melakukan itu karena itu sangat menyebalkan. Begitulah pikirnya.
Akhirnya ia memutuskan untuk terus membawa Xin Xin, selama mereka tidak bertemu dengan kultivator tingkat dewa, Chao Xing masih bisa melindunginya.
Dalam perjalanan menuju pusat kota, Chao Xing dan Xin Xin bertemu dengan Ming Hao dan Xin Qian yang sedang berjalan menuju suatu tempat.
" Senior Ming Hao, senior Xin Qian, senang bisa bertemu kalian.." ujar Chao Xing menyapa kakak seniornya.
" Ah.. adik Xing dan adik Xin.." ujar Ming Hao membalas sapaan Chao Xing.
" Kalian mau kemana.." tanya Ming Hao pada Chao Xing.
" Kakak Ming Hao, kami akan ke pusat kota, untuk melihat pertarungan disana..' ujar Chao Xing
" Haha.. Karena tujuan kita sama, mari kita berangkat bersama.." ujar Ming Hao.
" Oh iya adik Xing, apakah kau akan ikut berpartisipasi ?.." tanya Ming Hao kembali.
" Aku akan melihat situasinya terlebih dahulu.." jawab Chao Xing dengan ramah.
Mereka terlihat akrab dengan keramahan yang tulus. Sebelumnya di Kota Dong Ma, Ming Hao dan Xin Qian merupakan seorang penguji dari sekte Pedang Surgawi, sekarang hubungan mereka adalah sesama murid. Dan mereka terus melangkahkan kaki menuju pusat kota, dimana turnamen akan dilaksanakan.
***
Klan Chen
" Apa ?! Mereka semua terbunuh ?!..." teriak Chen Hong mendegar laporan yang baru saja diterimanya. Dirinya merasa tidak yakin, bagaimana mungkin dua belas kultivator tingkat manifestasi puncak yang berjaga di penginapan laut biru tewas dengan satu serangan.
Ia juga mendapat laporan bahwa pemuda yang membunuh mereka menggunakan teknik tingkat tinggi. Pelayan memberikan laporan sedetail mungkin.
" Terus selidiki, aku akan menemui tetua Chen Mao.." ujar patriak memberi perintah pada para pengawalnya, lalu ia bergegas pergi.
Di halaman utara kediaman Keluarga Chen
" Tetua Chen Mao, aku menghadap.." ujar Chen Hong sambil menangkupkan tangan dengan hormat.
" Ada apa kau menemuiku ?..." tanya Chen Mao.
Lalu Chen Hong menceritakan tentang kematian anaknya dan meminta Chen Mao untuk membunuh Chao Xing.
" Argh.. Aku akan menghancurkannya !!.." teriak Chen Mao keras ketika mendengar cerita Chen Hong.
Chen Gong merupakan tuan muda keluarga Chen, sehingga sudah menjadi kewajibannya untuk membalas dendam. Selain itu, Chen Gong juga merupakan seorang jenius keluarga.
Tingkat kultivasi Chen Mao adalah manifestasi level 7 menengah. Lebih kuat dari pada patriak Chen Hong yang masih berada pada tingkat manifestasi level 6 puncak. Sehingga ia meminta Chen Mao untuk melakukan balas dendam ini.
***
Alun-alun kota, lima keluarga bangsawan dan sepuluh keluarga aristikrat, serta berbagai sekte utama, sudah mengisi kursi tamu kehornmatan.
Dibarisan kehormatan, Chen Hong ditemani para tetua duduk dengan wajh muram. Apalagi wajah Chen HOng yang terlihat memerah memendam amarah.
Dibarisasan kehormatan juga, ada pemuda yang menjadi petunjuk arah penginapan Chao Xing sebelumnya.
Chen Mao juga datang ke pusat kota dan duduk di kursi penonton. Pikirnya, pasti pemuda tersebut akan hadir, sehingga dirinya tidak perlu repot mencari. Selain itu, dirinya akan dengan mudah untuk membunuh pemuda tersebut, jika ia ikut dalam turnamen.
Setelah beberapa menit, akhirnya turnamen pun dimulai.
" Saudara-saudara, acara akan kita mulai. Pertarungan ini adil dan jujur. Siapa saja dapat bertarung dan dapat menantang atau ditantang lawannya. Pertarungan ini dapat di lakukan sampai mati. Aturannya, siapa yang dapat memenangkan seratus kali pertarungan dapat menjadi pemenang. Akan ada jeda waktu istirahat setelah memenangkan pertarungan. Selaint itu, setiap orang akan diberikan dua kali kesempatan, jika dikalahkan sebanyak dua kali, maka orang tersebut dinyatakan gugur.." ujar patriak Bei Li menjelaskan.
" Baiklah, pertarungan di mulai !.." ujarnya kembali memberi aba-aba.
Dengan penuh semangat, ribuan pesertan dan penonton menyamput pertarungan tersebut dengan riuh.
Shwus..
Bei Li ditemani beberapa tetua memasang formasi perlindungan pada panggun pertempuran.
Satu persatu para kultivator melompat ke atas panggung, bersiap-siap untuk bertarung.
Ada 2 panggung tersedia, yaitu panggung pertama untuk kultivator tingkat manifestasi dan kedua untuk untuk tingkat Qi Creation. Tiada batasan level dalam pertarungan, selama tingkatannya masih sama.
***
Di balik awan, terlihat seorang pria paruh baya sedang duduk santai menonton pertandingan dari atas. Rambut berwarna putih dengan janggut tebal panjang menggunakan jubah berwarna biru dengan motif pedang dan naga memancarkan aura kuat. Matanya yang sayu menonton pertarungan dengan santainya.
Sebelumnya, ia telah melihat pertarungan Chao Xing dengan orang-orang dari keluarga Chen. Ia tidak segera membantu karena dirinya tahu, tidak ada seorang pun yang bisa menandingi kekuatan Chao Xing di kota ini. Sebab, tingkat tertinggi kultivator di kota air hitam adalah manifestasi level 8 puncak, yang dimiliki oleh tuan kota, yaitu patriak keluarga Bei, Bei Li.
Dia adalah Jing Quo, patriak sekte Pedang Surgawi. " Hoho.. Seperti akan ada hal menarik yang akan segera terjadi.." ujar sambil tertawa kecil.
***
Di panggung murid tingka manifestasi, Bei Hong memenangkan empat puluh sembilan pertarungan.
Nafasnya terengah-engah, tinggal satu kali kemenangan lagi, dirinya akan memiliki waktu untuk istirahat dan memulihkan tenaganya.
" Aku harus menang.." gumamnya penuh semangat.
" Sungguh pemuda yang luar biasa..." gumam para penonton.
Tiba-tiba seorang gadis melompat keatas panggung untuk menantangnya. Wajah cantiknya menarik perhatian para penonton, bahkan Bei Hong juga di buat terpesona.
Gadis itu tersenyum dan melesat menyerang Bei Hong.
Boom..
Boom.
Ledakan keras terjadi di atas panggung. Serangan kedua orang itu membuat panggung sedikit bergertar. Akibat dari serangan itu, akhirnya sang gadis terlempar keluar dari atas panggung dengan terluka parah, sedangkan Bei Hong juga terluka tetapi masih berada di atas panggung.
Mereka sama-sama terluka dan akhirnya pertandingan di anggap seri..
Saat Bei Hong sedang mencoba untuk mengisi energinya, tiba-tiba seorang pemuda dengan beringas melompat ke atas panggung langsung melesat menyerang Bei Hong yang terluka.
" Pisau neraka.." ujar pemuda tersebut
" Tombak surgawi..." ujar Bei Hong menangkis serangan tersebut
Boom..
Ledakan keras terjadi. Bei Hong terdorong sepuluh langkah dan pemuda tersebut telempar keluar panggung..
" Kemenangan kelima puluh.." ujar seorang tetua mengawasi pertandingan sehingga dirinya boleh beristirahat
" Nona, apakah kau baik-baik saja ?.." tanya Bei Hong dengan ramah.
Sang gadis tersenyum.
" Aku baik-baik saja.." jawabnya dengan ramah.
Mereka pun sedikit berbincang-bincang, lalu saat Bei Hong akan pergi memilih tempat untuk memulihkan diri, pemuda yang menyerang Bei Hong sebelumnya, kemudian menyerangnya kembali secara diam-diam.
" Mati.." teriaknya.
Swhuss...
Tujuh pisau berwarna hitam melesat ke arah Bei Hong dan..
Boom...
Terjadi ledakan keras dengan abu beterbangan. Saat abu mulai hilang, terlihat seorang pemuda sedang berdiri dengan gagah sambil mencekek leher pemuda yang menyerang Bei Hong tadi dan membakarnya menjadi abu.
" Tidak !.." ujar Jung Ma ayah dari pemuda yang sedang di cekek oleh Chao Xing.
Lalu dengan segera ia melesat menyerang pemuda tersebut.
Boom...
Ledakan keras terjadi di atas panggung.
Jung Ma sangat terkejut melihat serangannya tidak berefek sama sekali.
" Siapa kau bajin*an ?!.." teriak Jung Ma dengan penuh amarah pada pemuda tersebut
Seorang dari keluarga Chen mengenali sosok pemuda itu.
" Patriak, itu dia, pemuda yang membunuh tuan muda Chen Gong !.." teriaknya sambil menunjuk ke arah pemuda tersebut.
Dan Bersambung... >.<
...----------------...
meski isi novel ini bagus.
coba perbaiki bahasa mc terlihat lebih dewasa🙏💪👍
1. body tempering (lv 1-9) (1)
2. formation (lv 1-9) (1)
3. qi creation (lv 1-9) (1)
4. manifestation (lv 1-9) (1)
5. nirvana (lv 1-9) (1)
rana lanjutan keabadian
1. asal mula (lv 1-9)
2. dewa beladiri (lv 1-9)
3. dewa biasa (lv 1-9)
4. dewa sejati (lv 1-9)
5. jindan (lv 1-9)
6. golden core (lv 1-9)
7. imortal (lv 1-3)
di eps 1 imortal hanya sampai d lv 3
knp bukan kakek kakek atau apalah kek