Untuk readers sekalian. Mohon maaf bahwasannya novel PRESDIR SUAMIKU ini masih dalam tahapan Revisi. Oleh karena itu apabila ada yang salah dalam penulisan mohon dimaafkan.
TERIMA KASIH😊😊
Dia adalah Anna seorang mahasiswa...seorang yang suka kerja keras membantu kehidupan keluarganya...ayah yang sudah sakit-sakitan terpaksa harus mencukupi kebetuhan keluarganya dan membanti membiyayai kuliah adik tersayangnya.
Dia adalah Galuh seorang laki-laki dingin, yang tidak terima orang terdekatnya terluka, dia seorang presdir di salah satu perusahaan terbesar di kota A.
Bagaimana mereka bisa disatukan dengan watak yang bertolak belakang tersebut...apakah waktu bisa menyatukannya!
Penasaran??? Yuk baca ceritanya ya readers.
IG : gx_shi7
YouTube : Nadila Sizy
Jangan lupa komen,vote dan like nya yah...
update : Selasa
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nadila sizy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Masa lalu
Anna yang sebelumnya tidak sempat membalas kebaikan Galuh selama dia sakit. Dia pun berniat untuk membuatkan Galuh manisan, ketika dia sedang sibuk dengan ritualnya di dapur tiba-tiba ada tangan yang memegang perutnya dari belakang sontak membuat Anna terkejut dan menjatuhkan piring yang yang dia pegang itu, untungnya Galuh siap siaga dan langsung mengangkat tubuh mungil Anna ke atas, alhasil kaki Galuh terluka karena pecahan piring itu.
"Sayang. "sahut Galuh yang tiba-tiba ada di belakang Anna.
"Ahhh..."teriak Anna yang terkejut ada yang memanggilnya dari belakang dan menjatuhkan piring dari tangannya.
"Awasss..."kata Galuh sambil mengangkat tubuh Anna dari pecahan piring itu.
"Apa kamu tidak apa-apa sayang? "sahut Galuh sambil melihat-lihat kaki Anna.
"Aku tidak apa-apa, tapi kakimu berdarah, turunkan aku biar aku obati lukamu itu. "kata Anna dengan suara pelan.
"Aku ngak apa-apa kok, hanya luka kecil begini saja, kamu kenapa terkejut saat ku panggil tadi! "sahut Galuh sambil mencubit hidung Anna.
"Aku terkejut saja karena kamu tiba-tiba saja ada di belakang ku, bahkan langkah kakimu saja tidak kedengaran dan juga itu darahnya semakin banyak, ayuk ke kamarku biar aku beri obat disana. "sahut Anna sambil menarik tangan Galuh ke kamarnya dan mengobati luka di kakinya itu.
"Baiklah. "kata Galuh sambil terkekeh dengan Anna yang memeggang tangannya untuk pergi di obati dan itu pun juga di bawa ke kamar Anna membuat Galuh tidak bisa menolaknya.
\=\=\=\=
"Kamu duduk dulu sini, aku mau ambil obatnya dulu. "sahut Anna sambil menyuruh Galuh untuk duduk di sofa kamar Anna.
"Baiklah... "
"Sekarang kita cuci dulu kakimu, sini kubantu. "sahut Anna sambil mengandeng tangan Galuh agar darah di lukanya tidak terus mengalir.
"Baiklah. "sahut Galuh yang menerima uluran tangan Anna dan berpura-pura terjatuh dan mereka pun terbaring ke lantai.
"Aduh. "
"Kamu bisa berdiri sekarang nggak? Aku nggak bisa bernafas sekarang. "sahut Anna yang mencoba mendorong tubuh kekar Galuh tapi Galuh malah memeluk Anna di pelukannya dan mencium kilas bibir Anna.
"Aku nggak mau, biarkan aku untuk selalu seperti ini kepadamu. "sahut Galuh sambil mempererat pelukannya.
"Apa yang kamu lakukan? " tanya Anna sambil mendorong Galuh tapi malah di peluk erat oleh Galuh.
"Aku akan melakukan hal yang akan aku lakukan kepada kamu setiap hari nantinya calon istriku. "sahut Galuh sambil mencium kening Anna.
Blushhh..." Apa maksudmu, kamu harus meminta izin ayah ku dulu sebelum aku bisa menjadi calon istrimu. "sahut Anna sontak bikin Anna malu dan wajahnya di buat merona.
"Aku sudah meminta izin sama ayahmu dan dia mengizinkannya. Aku hanya perlu persetujuan darimu saja lagi. My little, will you merry me? "sahut Galluh menaruh Anna di pangkuannya.
"Apa kamu sekarang serius? Apa kamu sedang mengodaku? Aku nggak percaya sama kamu. "sahut Anna memalingkan wajahnya.
"Aku tidak pernah ada niat untuk mempermainkan kamu. Dari awal aku sudah jatuh cinta sama kamu. Kamu mungkin tidak yakin dengan perasaanmu tapi aku sudah yakin dengan perasaan ku. Dari awal kita bertemu aku sudah jatuh cinta sama kamu. Aku mau membuktikan sama kamu dengan menikahimu agar aku tidak takut kehilangan kamu lagi. "sahut Galuh sambil menarik Anna kepelukannya.
"Tapi aku belum yakin dengan perasaan ku, aku memang mencintaimu tapi aku takut, takut kamu akan meninggalkanku. "sahut Anna memegang dadanya yang berdebar.
"Apa maksudmu? Aku tidak akan pernah meninggalkan kamu. Kamu adalah satu-satunya wanita yang aku cintai. Hanya ada kamu di hatiku dan tidak akan ada ruang di hati ini untuk wanita lain. "sahut Galuh sambil memegang pipi Anna.
"Ta, tapi aku masih takut kamu akan meninggalkan aku. "sahut anna yang masih memegang dadanya.
"Kamu kenapa sayang? Apa kamu punya masalah, kalau iya coba jelaskan sama aku biar kita bisa mengatasinya bersama-sama. "sahut Galuh sambil memeluk Anna.
"Kamu nggak perlu tahu semua itu, biar ini jadi masalahku saja. "sahut Anna sambil mendongakkan kepalanya dan tiba-tiba Galuh mencium bibir kecil Anna.
"Kamu tidak boleh begitu, masalahmu akan menjadi masalah ku juga, sekarang coba kamu jelaskan padaku apa yang kamu takutkan, kamu tidak boleh mendahulukan takdir yang kamu sendiri tidak bisa menebaknya, belum tahu juga apa yang akan terjadi kedepannya nanti terhadap kita. "sahut Galuh sambil merendahkan tubuhya agar sejajar dengan mata Anna karena tinggi Anna yang kurang 160 sedangkan Galuh tingginya 190 lebih.
"Aku, aku dulu pernah akan melakukan pertunangan dengan seseorang tapi dia lari dengan wanita yang pernah mengisi hatinya sebelum dia bertemu dengan ku, dia pun kembali dengan mantannya itu dan pergi dengannya. "sahut Anna sambil menangis di pelukan Galuh.
.
.
.
.
.
Bersambung.
udah kelihatan tua.,.. penampilan nya pun ngsk mendukung sama tokohnya Anna..
Thor cari yg mudah dikit n penampilan yang sederhana aja thoor.
Menepi di profilku yuk. Ada novelku SANG PENGUASA NEGERI
masih baru dan butuh bimbingan dari kalian semua.
Selamat membaca 😊