Novel berpotensi pilihan editor karena menulis novel dalam 1 bulan dengan cerita horor yang mengerikkan dan menggemaskan.
Konon misteri istri pertama Sultan, dipercaya bahwa nantinya pewaris takhta kerajaan bisnis akan kena kutukan. Pangeran Sepna adalah pewaris takhta kerajaan bisnis, adalah putra dari Sultan Sandi.
Bahwa barang siapa yang nantinya dijadikan istri pertama Pangeran, akan mengalami kematian saat malam pengantin yang disebabkan oleh misteri kutukan itu.
Pangeran oleh Ibunya dijodohkan dengan Rani Apriliani. Namun Ibu tirinya Rani, berniat jahat untuk menjodohkan Pangeran dengan Tina.
Dan terjadilah teror hantu wanita misterius yang selalu menampakkan rupanya pada Rani, Tina, dan juga Ibu tirinya Rani.
Lalu siapakah yang akan dinikahi Pangeran?
Diantara Rani dan Tina, siapakah yang cintanya tulus pada Pangeran?
Kisah ceritanya membuat penasaran dan endingnya gak ketebak!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irwan Aboy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Epilog dan Ucapan Terima Kasih
Dalam menulis Novel karyaku ini, yang berjudul Misteri Istri Pertama Sultan (MIPS) dalam pengerjaannya dalam menuliskan idenya begitu antusias saat menulis Novel ini.
Novel karyaku ini, mengenai isi ceritanya begitu menarik karena ending dari akhir kisah ceritanya mungkin susah ditebak. Yang akan membuat para pembaca nantinya merasa penasaran untuk membaca novel karyaku ini, sampai dengan selesai tamat membaca ceritanya.
Dan terima kasih jika sudah membacanya novel karyaku ini, semoga bisa mendapatkan pesan yang terkandung dalam isi ceritanya.
Karena sejatinya, jika suatu pernikahan tuh sangatlah sakral bila dipermainkan cintanya. Maka kita sebagai manusia, harus menerima segala kekurangan dan kelebihan yang ada pada diri pasangan hidup kita nanti.
Lantaran tujuan pernikahan tuh adalah untuk ibadah dan menjalankan sunah rosul serta dalam kehidupan rumah tangga itu, harus saling melengkapi segala kekurangan yang ada.
Jangan lupa Like, Comment, dan Vote ya, para pembaca yang budiman!