Kisah seorang Wanita bernama Sherlly Yuliana atau Ratih, ketegarannya menjalani hidup dengan berbagai masalah yang datang silih berganti.Perselingkuhan,perselisihan mewarnai kehidupannya.Akankah dia mendapatkan kebahagiaan yang diharapkan semua wanita??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ana Dinozzo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 32
Aku resign dari kantor dan berniat membuka usaha sendiri.Papi dan Mami menyetujui dan berharap aku konsisten dengan apa yang aku pilih.Karena selama ini aku memang seperti tak bisa membagi waktu antara kehidupan pribadi dan pekerjaan,selalu keteteran.
Tentang masalah Rere dan Danu aku sudah bicara sama mami,minta saran apa yang harus aku lakukan.Mami hanya bilang,itu bukan urusanku biarlah Rere dan Danu menanggung konsekuensi mereka masing-masing.Toh awalnya aku memang berniat baik tapi sepertinya Rere tak membutuhkan itu.
Siang ini rencananya aku mau mencari tempat yang strategis untuk usahaku.Butik adalah pilihan mengembangkan hobi yang dulu terlupakan, shopping.Diantara ruko-ruko elit yang berdiri aku melihat seseorang yang sangat ku kenal,Rosa si ulat bulu.
Kenapa dunia ini sempit sekali, kemarin-kemarin Danu sekarang istrinya,ampun dah ah.Ku lihat dia sedang mengawasi para pekerja disana,masa bodo lah aku berpura-pura tak melihatnya.
"Ratih",
huh dia melihatku ternyata,aku spontan membalikkan badan ke arah suara tersebut.
"Hei,kamu ulbul eh Rosa,jawabku sekenanya.
"Ngapain kamu disini"?,ini ruko untuk orang-orang elit loh,mau ngelamar kerja ya",ujarnya lagi.
Ampun deh ini orang gak berubah dari dulu selalu sombong.
"Gak,aku mau lihat-lihat aja nih,rencana mau buka usaha disini,tapi kayaknya gak jadi,ucapku santai.
"oww, ujarnya memonyongkan bibir.
"Banyak duit juga kamu rupanya,syukur deh jadi aku gak perlu pusing mikirin nafkah anak mas Danu".
Dasar ulett duh ingin rasanya segera berlari dari sini,tapi aku nanti dikira takut sama dia malah lebih parah nanti disangka belum move on lagi, amit-amit.
"Lagipula selama ini Danu tak pernah mencari atau menanyakan kabar Liana,anggap saja dia bukan bapaknya Liana,jadi kamu gak usah takut segala,sahutku lagi.
Tak lama sebuah mobil berhenti tepat di samping kami yang sedang saling menyindir.Danu dan Rere keluar dari mobil itu,aku terkejut tapi Rosa malah santai sambil tersenyum.
Ada apa sih sebenarnya,kenapa Rosa santai saja suaminya bersama wanita lain.Rere yang pertama melihatku langsung pura-pura tak mengenaliku.Dia menghambur dalam pelukan Rosa saling tertawa, seperti sahabat lama.
"Siapa kak,Rere menunjukku.
"Oh itu Mantannya Danu,mantan istri yang dicampakkan Danu karena tak bisa menjaga badan dan tukang selingkuh,Rosa mencibirku.Danu melirikku sekilas mengajak Rosa dan Rere masuk.
Rosa mengikuti Danu tapi Rere masih disana berdiri menatapku.
"Ngapain kamu disini?mau ngerayu kakaknya mas Danu buat balikan lagi sama kamu setelah ngerayu mas Danu gak mempan,repetnya.
Siapa tadi katanya Kakaknya Danu,maksudnya si Rosa itu.Waduh sepertinya aku mencium bau-bau kebohongan disini.Kasian kamu Re,ujarku dalam hati.
"Kamu gak tau apa-apa Re,jadi berhentilah sok keras sama aku,nanti kamu nyesel",ujarku sambil berlalu meninggalkannya.Biarlah terserah Rere karena aku sudah tak ingin ikut campur lagi.
"Kamu dimana?aku mau ketemu",Wita mengirim pesan.
"Aku lagi dijalan pulang nih,biar aku nyamperin kamu ke kantor aja ya,balasku.
"Gak usah di kantor,kita ketemu di resto Deket rumahmu ya",balasnya lagi.Aku mengiyakan dan bergegas menuju kesana.
"Heii,tumben ngajak ketemu.Ada apa?kangen ya,aku menepuk bahu Wita pelan.Ada kekhawatiran di sorot matanya.
"Ini soal Rere,kita harus bantuin dia Sher,jawabnya.Aku duduk terdiam,apa yang harus aku lakukan??
beraaaat...