NovelToon NovelToon
PEMBALASAN KETURUNAN DEWA ALKEMIS

PEMBALASAN KETURUNAN DEWA ALKEMIS

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Fantasi / Action
Popularitas:551
Nilai: 5
Nama Author: Nur Hali

Di benua Azure, kekuatan adalah segalanya. Namun, ada satu profesi yang paling dihormati dan ditakuti: Alkemis. Mereka yang bisa menciptakan pil roh, obat mujarab, dan racun mematikan.

Raymond adalah cucu dari Alkemis Legendaris yang pernah menyelamatkan dunia, Dewa Alkemis Zhuo Yi. Namun, sejak kakeknya menghilang secara misterius dan klan keluarga mereka dihancurkan oleh aliansi kekuatan jahat, Raymond hidup sebagai orang buangan yang menderita dan dipandang rendah.

Suatu hari, saat hampir dibunuh oleh musuh bebuyutannya, Raymond menemukan sebuah cincin batu giok peninggalan kakeknya. Di dalamnya tersembunyi jiwa sang Dewa Alkemis dan sebuah kitab suci "Formula Penciptaan Semesta".

Dengan warisan ilahi itu, Raymond bangkit dari lumpur. Ia mulai mencium bau bahan-bahan, meramu pil tingkat dewa, dan menumbuhkan kekuatan yang mengguncang langit. Ia berjanji pada dirinya sendiri: Semua yang pernah menginjak-injak martabatnya, semua yang membunuh keluarganya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Hali, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 32: PENYERBUAN MALAM DAN KEDATANGAN BANTUAN

Serangan itu datang begitu tiba-tiba dan mematikan. Puluhan pisau besi beracun dan jarum halus menembus ruangan dengan kecepatan kilat, menyasar titik-titik vital tubuh Raymond yang sedang duduk bersila.

Mereka memilih waktu yang tepat, saat Raymond sedang paling rentan karena sedang menyerap energi pil!

Namun... mereka salah besar.

Meskipun sedang dalam proses kultivasi, insting Raymond dan perlindungan energi alamnya tetap aktif.

DUNG!!!

Saat senjata-senjata itu masih satu meter dari tubuhnya, mereka terpental oleh lapisan aura pelindung yang tak terlihat!

TRANG! TRANG! TRANG!

Semua senjata jatuh berantakan ke lantai, tidak bisa melukai Raymond sedikitpun.

"BRENGSEK!!" Raymond membuka mata. Matanya menyala merah menyala karena energi pil yang belum selesai diserap. "BERANI KALIAN MENGGANGGU KU!!"

Ia melompat keluar melalui jendela yang pecah itu.

Di luar, di atas atap-atap bangunan akademi, terdapat puluhan sosok berpakaian hitam dengan topeng tengkorak. Aura mereka kuat-kuat, rata-rata di Alam Asal Level 5 hingga Alam Roh Level 2!

"Hahaha! Bocah sialan! Kau membunuh Tuan Muda Lei Ying dan Lei Hao! Hari ini kami dari Sekte Pedang Biru datang untuk membalas dendam dan mengambil kembali Bunga Api Surga!" teriak pemimpin mereka yang bertubuh besar dengan pedang panjang di tangannya.

Itu adalah Penatua Hei, salah satu petinggi sekte yang levelnya sudah mencapai Alam Roh Level 5!

"Jadi kalian yang mengirim mereka? Dasar sampah. Kalian datang sendiri menghantar nyawa," Raymond melompat ke atap, berdiri tegak menghadapi puluhan pembunuh itu sendirian.

"Jangan banyak bicara! Serang! Bunuh dia! Ambil pilnya!" perintah Penatua Hei.

WUSH! WUSH! WUSH!

Seluruh pasukan pembunuh menyerbu turun. Pedang, pisau, dan teknik mematikan menghujani Raymond dari segala arah. Malam itu menjadi terang benderang oleh cahaya energi pertempuran.

PERTARUNGAN DI ATAP!

Raymond tidak mundur. Justru ia maju!

TRANG! BAM! SRET! AKH!

Di tengah hujan serangan, tubuh Raymond bergerak seperti hantu. Ia tidak menggunakan pedang, hanya menggunakan tangan kosong dan teknik tubuh Naga Hitam.

Setiap kali tangannya bergerak, pasti ada senjata musuh yang patah atau tubuh musuh yang terlempar!

"AAAAHHH!!"

Satu per satu pembunuh itu berjatuhan. Kekuatan fisik Raymond yang sudah dimodifikasi oleh Pil Naga Api sekarang sedemikian rupa hingga satu pukulan saja bisa menghancurkan dada manusia.

"Tidak mungkin! Dia masih remaja tapi kekuatannya setan!" teriak salah satu pembunuh panik. Mereka sudah mengerahkan kekuatan penuh, tapi Raymond seperti tembok yang tidak bisa ditembus.

Penatua Hei melihat itu, wajahnya berubah murka. "Omong kosong! Biar aku yang melakukannya!"

Ia melesat turun dari langit. Pedangnya diselimuti energi biru pekat.

JURUS: PEDANG AIR YANG MENGHANCURKAN BUMI!

Serangan ini jauh lebih kuat daripada serangan Lei Ying sebelumnya! Tekanan anginnya saja membuat atap-atap bangunan di sekitarnya hancur berantakan!

Raymond menoleh. Ia merasakan bahaya besar.

"Kau yang pemimpinnya ya? Bagus!"

Raymond tidak bertahan. Ia mengepalkan tangan kanannya. Energi hitam dan api emas berputar di tinjunya.

TEKNIK: PUKULAN NAGA YANG MENGHANCURKAN SURGA!

BAMMMMMMMMM!!!

Tinju bertemu Pedang!

Ledakan dahsyat terjadi! Gelombang kejut menyebar ke segala arah, merobek udara dan menghancurkan bangunan-bangunan di sekitarnya hingga menjadi puing!

GLEK!

Raymond terdorong mundur tiga langkah, kakinya menancap ke atap sampai pecah. Sedangkan Penatua Hei... terlempar mundur lebih dari sepuluh meter! Tangannya gemetar hebat, dan darah menetes dari sudut bibirnya!

"Kau... kau..." Penatua Hei terbelalak tak percaya. "Bagaimana bisa kekuatanmu sebesar ini?! Kau sudah minum pil itu kan?! Hahaha! Bagus! Kalau aku membunuhmu dan memakan dagingmu, aku bisa naik level lagi!"

Ia menjadi gila karena keserakahan. Ia mengeluarkan sebuah terompet dan meniupnya keras-keras.

TETTTTT!!!

Suara nyaring memecah langit malam.

"Tunggu apa lagi! Keluar semua!!"

Dari bayang-bayang pohon dan sudut-sudut gelap, muncul ratusan orang lagi! Mereka adalah pasukan utama Sekte Pedang Biru yang bersembunyi! Mereka benar-benar ingin menghancurkan Raymond dan bahkan berani menyerang area Akademi!

"Gila! Mereka benar-benar tidak takut pada Akademi?!" batin Raymond terkejut. Jumlah musuh sekarang mencapai ratusan! Ia mulai kewalahan.

"HAHAHA! MATILAH KAU!!" Penatua Hei menyerang lagi dengan ganas, dibantu oleh lima penatua lainnya yang juga setara Alam Roh!

Raymond terpaksa bertahan mati-matian. Ia terluka di beberapa bagian tubuhnya, darah mulai menetes.

"Nak! Bertahanlah! Aku sudah mengirim sinyal bahaya! Mereka pasti datang!" teriak Zhuo Yi.

"Terlambat Kakek! Aku mungkin hancur sebelum mereka datang!" Raymond menangkis tiga pedang sekaligus, tulang-tulang lengannya berderit nyaris putus.

Situasi sangat genting. Raymond mulai terdesak ke sudut, dikelilingi ratusan musuh yang haus darah.

"Tahan dia! Ikat dia! Kita bawa dia hidup-hidup!" teriak Penatua Hei menang bahagia.

Tangan-tangan energi mulai menjerat kaki dan tangan Raymond. Ia tidak bisa bergerak!

"SELESAI SUDAH!!"

Penatua Hei mengangkat pedangnya tinggi-tinggi, siap memberikan tebasan terakhir ke leher Raymond.

Tiba-tiba...

ROAAAAARRR!!!

Suara auman naga yang sangat besar dan marah terdengar dari arah gerbang utama!

BOOM!!!

Gerbang utama Akademi hancur lebur ditabrak oleh sesuatu yang sangat cepat!

Sebuah sosok raksasa berbentuk naga emas terbang melesat dan mendarat tepat di antara Raymond dan musuh-musuhnya!

DUG!!!

Guncangan hebat membuat semua orang terlempar mundur!

Di atas punggung naga emas itu, berdiri sosok tua yang mengenakan jubah keemasan dengan wajah sangat murka. Itu adalah Kepala Sekolah Qing Yun!

Dan di belakangnya, ribuan murid Akademi dan para guru datang berbondong-bondong dengan senjata terhunus!

"SIAPA YANG BERANI MENYERANG AKADEMIKU?!!"

Suara Kepala Sekolah bergema seperti guntur, membuat hati semua orang dari Sekte Pedang Biru mencelos ketakutan!

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!