NovelToon NovelToon
Sebatas Ibu Sambung

Sebatas Ibu Sambung

Status: tamat
Genre:CEO / Nikah Kontrak / Cinta Seiring Waktu / Keluarga & Kasih Sayang / Romansa / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: samudra lee

Meninggalnya Sang Istri saat melahirkan membuat Tama Wijaya enggan membuka hati untuk wanita lain, termasuk gadis bernama Kinara Larasati, wanita yang baru saja dirinya nikahi beberapa saat yang lalu.

"Kamu hanya ibu sambung untuk kedua anakku. Jadi, jangan pernah berharap kalau aku akan menganggapmu istri. Ingatlah! Pernikahan kita hanya sebuah kesepakatan. Aku sudah membantumu melunasi semua hutang tante dan pamanmu. Sebagai gantinya kamu sudah setuju untuk menjadi ibu dari kedua anak kembarku. Jadi, jangan pernah berharap lebih dari itu!" Tama memberi peringatan keras kepada wanita yang saat ini berdiri di hadapannya.

Derai air mata yang jatuh di kedua pipi Nara-wanita itu biasa disapa, tak lantas membuat hati Tama luluh. Laki-laki itu semakin kokoh membangun dinding pembatas antara dirinya dan Nara.

Bagaimana kelanjutan rumah tangga Tama dan Nara disaat tujuan keduanya hidup berumah tangga itu berbeda? Dan mampukah Nara mengambil hati Tama?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon samudra lee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32

Kinara segera turun dari dalam mobil dan meninggalkan Tama yang masih mematung. Dia segera ke kamar rawat Taki dan Maki.

Benar saja, saat Kinara tiba disana kedua bocah itu sedang merengek kepada Mirna untuk meminta bertemunya.

"Selamat sore anak-anak," sapa Kinara kepada kedua putra sambungnya.

"Mama." Taki dan Maki tampak bahagia melihat keberadaan Kinara.

Kinara berjalan mendekat ke ranjang kedua putranya yang sedang berbaring. "Gimana keadaan kalian? Kalian baik-baik saja kan?" tanya Kinara.

Taki dan Maki segera bangun dari tempat tidurnya dan memeluk Kinara.

"Kami sudah baikan, Ma. Mama kemana saja tadi?" jawab Taki sambil bertanya. Anak itu mendongak menatap wajah ibu sambungnya.

"Tadi mama ada sedikit urusan, makanya pergi sebentar," jawab Kinara. Dia mengusap rambut kedua putranya.

"Jangan pernah tinggalkan kami ya, Ma! Apapun yang terjadi kami ingin Mama terus bersama-sama dengan kami." Kini giliran Maki yang berbicara.

Kinara mengangguk. "Pasti. Mama akan terus berada di sisi kalian," jawab Kinara.

"Janji!" ucap Taki dan Maki. Kedua bocah itu mengulurkan satu jari kelingking mereka.

"Mama janji." Kinara mengaitkan jari kelingkingnya pada jari kelingking kedua putra sambungnya.

"Jangan asal berjanji, Nyonya." Tiba-tiba Mirna ikut menyahut. Wanita yang wajahnya ditekuk itu tampak sebal dengan kehadiran Kinara.

"Memang kenapa, Mbak? Lagian aku nggak asal janji kok, aku memang nggak akan pernah ninggalin mereka." Kinara mengecup pucuk kepala kedua putranya.

"Harapan Nyonya sih begitu, tapi gimana kalau suatu hari nanti Tuan Tama mengusir Nyonya? Apalagi gara-gara Nyonya Den Taki dan Den Maki harus dirawat disini."

Kinara mengernyit. "Kenapa aku merasa justru Mbak Mirna ya yang mengharapkan aku pergi? Mbak Mirna tidak suka denganku?" tanya Kinara.

Pengasuh Taki dan Maki itu tidak menjawab dan hanya membuang muka.

"Ada apa lagi ini?" tanya Tama yang baru saja masuk ke kamar rawat si kembar. Dia menatap Mirna dan Kinara bergantian.

"Tidak ada apa-apa, Pak. Aku hanya merasa kalau pengasuh anak Pak Tama ini tidak menyukaiku," jawab Kinara.

"Mirna kamu boleh pulang sekarang! Malam ini aku dan Kinara yang akan jaga anak-anak!" suruh Tama.

"Tapi, Pak.... "

"Ini perintah! Kamu tahu kan kalau aku paling tidak suka dibantah!" sela Tama.

"Saya tahu, Pak. Tapi, bukankah Pak Tama tahu kalau anak-anak begini karena bekal yang Nyonya berikan? Kenapa Pak Tama tidak mengusir Nyonya?" ungkap Mirna. "Saya memang hanya pengasuh mereka disini, tapi saya nggak rela kalau ada orang yang menyakiti mereka berdua."

"Mengenai hal itu kita bicarakan nanti saat anak-anak kembali ke rumah. Saat ini yang diinginkan mereka adalah Kinara, jadi tidak ada alasan buatku untuk mengusirnya," jelas Tama. "Pulanglah, aku sudah suruh supir untuk menjemputmu!"

Dengan terpaksa Mirna pergi meninggalkan kamar rawat Taki dan Maki.

"Aku harus melaporkan hal ini pada Nyonya Dewi. Aku akan bilang pada Nyonya Dewi bahwa Kinaralah penyebab anak-anak dirawat di rumah sakit. Aku yakin, kalau Nyonya Dewi yang menyuruh Tuan Tama mengusir wanita itu, Tuan Tama tidak akan bisa menolaknya. Setelah wanita itu pergi, aku akan merayu Pak Tama dan membuatnya mau menikah denganku. Aku yakin, aku pasti bisa melakukankanya. Pak Tama i love you." Mirna berbicara dalam hati. Dia tersenyum senang saat membayangkan Kinara diusir oleh Tama dan semua rencananya berjalan dengan baik.

1
Engkar Sukarsih
Alhamdulillah...ikut senang melihat kebahagiaan keluarga Tama dan kinara.makasih kak author 🥰🥰🥰
Engkar Sukarsih
ada apa dengan om Susanti...
Engkar Sukarsih
🤣🤣🤣🤣🤣 ketahuan ada yang lagi nguping 🤭🤭🤭
Engkar Sukarsih
bos Tama lagi salting niye🤪🤪🤪🤪
Engkar Sukarsih
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Engkar Sukarsih
ada yang cemburu nih ye 🤭🤭🤭
Engkar Sukarsih
ya ampun itu orang..kenapa masih di pertahankan sih🤬🤬🤬
Engkar Sukarsih
sudah dong Bu Dewi..iklaskan kematian kiara.karena .
Engkar Sukarsih
huh dasar kampret kamu mirna🤬🤬🤬
Engkar Sukarsih
kayanya si dewi deh yang datang 🤪🤪🤪
Engkar Sukarsih
bukannya bertobat malah makin menjadi gila tu orang 🙄🙄🙄
Engkar Sukarsih
sebel banget sama kamu Mirna 🤬🤬🤬
Engkar Sukarsih
Bu Dewi kamu pun dulu siapa🤔🤔cuma teman bintang yang naik pangkat karena di nikahi asisten Rangga 🙄🙄🙄🙄
Engkar Sukarsih
semangat terus Thor 🥰🥰💪🏼💪🏼
Engkar Sukarsih
saya suka ini semua kisah anaknya bintang dan Rangga 🥰🥰🥰
Engkar Sukarsih
siap kak author 🥰🥰🥰
Engkar Sukarsih
mimpi kali ye..Mirna pembokat aja belagu banget Lo mirna🤬🤬🤬🤬
Engkar Sukarsih
semangat terus Thor 💪🏼💪🏼💪🏼
Engkar Sukarsih
dasar muka badak🤣🤣🤣dah di bilangin juga masih saja bebal🙄🙄🙄🙄
Engkar Sukarsih
dasar orang sinting ... bukannya di sayang punya ponakan dah yatim piatu.ini malah jadi sapi perah 🤬🤬🤬🤬
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!