Ragas Pratama, Siswa Nakal dan sering bikin kegaduhan di sekolah, tiba-tiba bertemu dengan Jasmine yang membuatnya terpana dan hatinya terus bergetar saat melihatnya, tetapi Gadis Cantik dan lembut itu, Dia anak seorang Jendral.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon My. dark, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
31
"Dia? " tanya Sanjaya dengan santainya.
"Iya, " jawab Ragas sambil menaruh tasnya di loker.
"Pantesan dilema, " ucap Sanjaya dengan senyuman penuh ejekan.
"Apaan sih Om, " selah Ragas nggak terima.
"Kamu di sini dulu gapapa? " tanya Ragas dengan lembut. "Aku ada jadwal latihan boxing 2 jam, kalau kamu bosan naik aja ke lantai atas, di sana ada cafe dan pemandangan nya lumayan bagus, nanti aku susul, " imbuhnya lagi sambil mempersiapkan diri
"Dia siapa? " tanya Jasmine sambil menoleh ke arah Sanjaya.
"Om Sanjaya, Papa Juno, pelatih Boxing ku, " jelas Ragas sambil mengacak rambut Jasmine.
"Oh, aku nanti aja ke atasnya, mau lihat kamu latihan, " ucapnya dengan manja.
"Aku tinggal gapapa? " tanya Ragas lagi untuk memastikan, dan Jasmine langsung mengangguk dengan ceria, dan saat ini juga Ragas langsung bergegas meninggalkan Jasmine.
"Menurut Om sih ini lumayan menantang, " ucap Sanjaya sambil melatih Ragas. "Kamu bisa kejebak di antara dua pilihan, antara Cinta dan dendam, " ucap Sanjaya sambil terkekeh.
"Dia nggak mau di putusin Om, " jawab Ragas sambil terus berlatih.
"Tapi kamu sendiri juga nggak niat untuk mengakhirinya kan Ragas? " tanya Sanjaya dengan tatapan mengintimidasi.
"Aku nggak tau Om, " jawab Ragas dengan pasrah, yang membuat Sanjaya tersenyum remeh, lalu mereka berlatih dengan serius.
Dua jam hampir berlalu, Jasmine sudah kembali turun dan menunggu Ragas dengan senyuman yang tak pernah pudar dari wajahnya.
"Lu ikut Ragas kesini? " tanya Juno tiba-tiba, yang saat ini baru datang bersama Regan dan Leon, dan Jasmine dengan ragu mulai menganggukkan kepalanya.
"Gue harap Lu nggak mainin hatinya, setelah ada Lu dia banyak kehilangan apa yang dia sukai, " sarkas Regan dengan wajah tak sukanya mulai dia tunjukkan.
"Gue harap Lu nggak manfaatkan Ragas untuk menghancurkan hubungan orang tua kalian, " saut Leon dengan tatapan yang tersenyum menyeringai.
"Jaga omongan Lo, " ucap Jasmine dengan tegas ke arah Leon. Dan Leon langsung tersenyum dengan penuh kepuasan.
"Ada apa? " tanya Sanjaya dengan tatapan mengintimidasi satu persatu wajah anak anak di depannya.
"Apa'an sih pa, ini urusan anak muda, " saut Juno sambil menepuk pundak Papanya.
"Kalian baru selesai? " tanya Ragas yang saat ini di belakang Sanjaya.
"Gas, jika Lu nggak berkenan gue maju di Olimpiade, gue bakalan mundur, " ungkap Leon tiba-tiba, yang membuat Sanjaya langsung tersenyum dingin.
"Pengecut, belum apa apa mundur, " sarkas Sanjaya lalu pergi, yang membuat Leon langsung dongkol.
"Maju aja Le, gue hanya cari kesibukan doang, nggak ter'obsesi dengan kemenangan, lagian gue juara juga nggak ada yang bangga sama gue, " jawab Ragas dengan santai, lalu berjalan mendekati Jasmine dan mengecup kepala Jasmine di hadapan Leon. "Gue udah ada dia, kayaknya hari hari gue akan jauh lebih menyenangkan, " ucapnya lagi sambil memeluk Jasmine dengan posesif, yang membuat Jasmine sedikit nggak nyaman.
"Anjaaay...!!! celetuk Regan dengan wajah gelinya.
"Ke Markas,!!! perintah Juno sambil berjalan mendekati lift.
Mereka mulai sibuk dengan kesenangannya sendiri sendiri, berbeda dengan Leon yang sejak tadi pandangan nya tak pernah lepas dari Jasmine, Ragas yang menyadari nya langsung bergegas mendekati Jasmine yang sibuk dengan ponselnya, dia langsung tiduran di paha Jasmine dan memeluk perut ramping Jasmine dari depan dengan sengaja.
"Ragas malu, banyak teman kamu, " tolak Jasmine karena tidak nyaman.
"Kalau nggak ada mereka mau? " goda Ragas sambil terus ngusel Jasmine, yang membuat wajah Jasmine bersemu merah dengan sempurna.
...****************...
...𝗪𝗔𝗝𝗜𝗕....!!! 𝗞𝗢𝗠𝗘𝗡, 𝗟𝗜𝗞𝗘 𝗗𝗔𝗡 𝗩𝗢𝗧𝗘...!!! ...