Kalau nggak suka dengan cerita ini langsung skip saja!!
Keyna Az-Zahra gadis cantik berhijab yang hidup dengan keluarga angkatnya dari umur 7th.Keluarga angkatnya begitu menyayangi dirinya sampai beranjak remaja kakak angkat Zahra menyatakan cintanya pada sang adik angkat.Namun,Zahra bingung dengan perasaannya sendiri.
Sampai dimana keluarga angkatnya menjodohkan dia dengan anak dari teman lamanya yang ternyata sudah pernah bertemu sebelumnya.
Bagaimana nasib percintaan Keyna Az-Zahra selanjutnya,apa dia akan menerima perjodohan yang di lakukan keluarga angkatnya atau menerima cinta kakak angkatnya dengan resiko dia di benci keluarga angkatnya sendiri . Sedangkan tanpa sepengetahuan Zahra ada seorang pria di dekatnya juga mencintainya.
Simak selengkapnya disini...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Puspa Arum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ancaman Cindy
"Jangan sembarangan lo Cin, gue nggak mau lagi mengotori tangan ku dengan rencana Jahal lo." ucap Maya menolak keras rencana jahat Cindy.
Hahahaha...
Cindy tertawa mendengar penolakan Maya yang tidak mau lagi berkonspirasi dengannya.
"Lo yakin mau nolak permintaan gue. Lo boleh saja nolak permintaan gue tapi, mulai besok pagi karier Lo akan hancur." ucap Cindy dengan senyum miring mengancam Maya.
"Apa maksud lo?!"
" Santai Maya, besok akan ada berita seorang model dan pemain sinetron yang sedang naik daun terlibat skandal dengan seorang produser , sutradara dan juga patner modelnya juga. Gimana tuh...pasti langsung viral dan boom, hemm.." ucap Cindy dengan tersenyum miring melihat reaksi Maya yang terlihat jelas raut wajahnya memucat mendengar penuturan Cindy barusan.
Brakk .
Maya menggebrak meja karena terpancing emosi dengan mendengarkan ucapan Cindy tadi. Nafas nya naik turun menahan diri untuk tidak bersikap kasar karena dia sadar posisi mereka ada di Caffe yang banyak pengunjung juga.
"Lo ngancem gue, hah?!!" bentak Maya menatap nyalang ke arah Cindy.
Hahaha...
"Mana ada gue ngancem Lo, gue cuma ngasih tahu lo aja. Gue punya beberapa bukti tentang apa yang lo lakuin selama ini. Begitu mudahnya lo bisa menjadi primadona dan ada di posisi atas.Bukan semata-mata karena prestasi lo di bidang yang lo lakukan tapi, karena permainan ranja*g lo yang berhasil membuat lo ada di posisi sekarang." bisik Cindy dengan senyum mengejek.
Cindy mengepalkan tangannya mendengar penuturan Cindy dan sialnya kenapa Cindy harus tahu kalau dirinya melakukan cara licik itu untuk kariernya.
"Gimana, lo tentu mau bantu gue kan..?" tanya Cindy dengan santai.
"Gue nggak mau buat kriminal lagi kayak dulu Cin, hidup gue hancur setelah gue bantu lo saat itu." ucap Maya dengan suara yang terdengar lirih.
Dia sangat mengingat bagaimana dia bisa melakukan kejahatan pada Fahira karena hasutan Cindy.
Maya yang begitu mencintai Aditya berani melakukan apapun supaya Adit bisa cinta padanya.
Aditya yang dulu sangat mencintai Fahira dan gadis itu ternyata mencintai Darel namun, Darel tak bisa menerima cinta Fahira karena Darel tahu kalau sahabatnya itu mencintai Fahira. Niat hati tidak ingin merusak persahabatan mereka namun, saat Fahira kecelakaan Aditya menyalahkan Darel karena musibah yang terjadi dan merenggut nyawa Fahira.
Cindy yang sudah mengeksekusi Fahira dia lari dan menghilang dari kehidupan nya terdahulu atas bantuan Cindy.
Maya yang pindah ke sebuah daerah dan sebelumnya dia mendapatkan pelec*han oleh seseorang dan dia pun akhirnya terjebak di sebuah daerah yang menyajikan hiburan malam dan saat itu dia jadi budak nafs* para hidung belang.
Cindy mendengar penuturan Maya pun mengernyitkan dahinya. Lalu tanpa berkata apa-apa dia meninggalkan Maya yang sedang terisak menangis mengingat masa kelam nya
...----------------...
"Kamu kenapa Za,ada masalah di kampus?" tanya Darel setelah mereka selesai melaksanakan sholat Isya.
Zahra masih diam dan malah sibuk merapikan sajadah dan juga mencopot mukenah yang sudah dia pakai.
"Sayanggg..
"Kak, apa kakak mau berkata jujur kalau aku menanyakan sesuatu sama kakak."
Darel mengernyitkan dahinya mendengar penuturan sang istri terdengar aneh.
"Kenapa aku harus bohong juga. Pastinya aku akan selalu jujur sama kamu." jawab Darel dengan santai.
"Kakak belum jawab pertanyaan aku. Apa benar Cindy itu istri pertamanya kakak?"
Mendengar pertanyaan Zahra, Darel mengulum senyum apalagi melihat ekspresi wajah sang istri yang terlihat menggemaskan.
Darel mendekati Zahra dan menggandeng nya ke arah sofa.Darel duduk di sofa dan menarik perlahan tangan Zahra sampailah Zahra duduk di pangkuan Darel. Zahra terkejut dengan tindakan suaminya dan dia pun ingin beranjak dari pangkuan sang suami namun, Darel menahannya dan dengan terpaksa Zahra pun duduk di pangkuan Darel. Walaupun sebenarnya jantung nya rasanya tak aman saat ini.
"Mau kemana ,sini saja.Mau dengar nggak jawaban kakak?"
Zahra pun mengangguk namun, wajahnya tetap tertunduk tanpa mau melihat ke arah suaminya.
Darel menaikkan dagu Zahra sampai dua netra itu beradu pandang dengan begitu dalam.
"Sayang, dengar apa yang aku katakan dan tidak akan pernah aku ulangi.Aku punya istri yang begitu aku sayangi dan cintai dari dulu. Namanya Keyna Az-Zahra istri pertama dan terakhir ku.Kamu satu-satunya istri ku sayang.."ungkap Darel membuat Zahra melongo mendengar pengakuan Darel.
"Ta_tapi waktu itu kakak bilang kalau kakak sudah punya istri sama Zahra, lalu aku lihat kakak sama Cindy seperti intim banget."ujar Zahra.
Darel tersenyum lebar mendengar ucapan Zahra.
"Waktu itu kakak bilang gimana,kakak cuma bilang kalau kakak sudah punya istri kan..bukan ngomong kalau kakak sudah punya istri sebelum menikah sama kamu,itu artinya kakak nggak pernah menikah sebelumnya sebelum menikah sama kamu. Kalau kamu nggak percaya kamu boleh tanya mama,kalau pun kakak sudah beristri mana mungkin mama menjodohkan aku sama kamu. Kamu satu satunya istriku dan selamanya akan seperti itu." ungkap Darel memeluk tubuh Zahra yang ada dalam pangkuannya.
Zahra merasa lega mendengar pengakuan suaminya. Namun, sedetik kemudian dia pun mengingat kembali ucapan Cindy yang bilang jika dirinya jangan terlalu berharap kalau Darel akan mencintainya.
"Kenapa lagi, apa ada yang masih mengganjal di hati kamu,hemm?" tanya Darel lembut.
"Kak, apa kakak pernah cinta sama Cindy?"tanya Zahra akhirnya pertanyaan itulah yang tercetus dari bibirnya.
Hahaha..
"Pertanyaan kamu ini ada-ada saja sayang,tapi.baiklah kakak akan bilang ke kamu dengan jujur. Kakak.. menyayangi di seperti adik kakak sendiri. Mungkin karena kami dari kecil tumbuh bersama dan sedari kecil dia sering di titipkan di rumah karena papa juga mamanya jarang sekali ada di rumah. Hidupnya begitu kesepian, makannya mama memutuskan untuk meminta om Awan jika mereka pergi Cindy bisa dititipkan disini.Jadi..kota terbiasa dengan adanya Cindy di rumah ini.Mama layaknya ibu kedua buat dia.Kakak hanya anggap Cindy sebagai adik kakak." ungkap Darel dengan membelai lembut punggung Zahra .
Lama kelamaan wajah keduanya begitu dekat dan Darel pun tanpa ragu menempelkan bibirnya ke bibir Zahra.Darel ******* bibir bawah Zahra dan sedikit memaksa bibir Zahra untuk terbuka. Zahra pun mulai membuka bibirnya sedikit dan Darel memanfaatkan untuk menerobos masuk ke dalamnya dan mulai mengeksplor di dalam sana.Zahra mulai hanyut dalam perlakuan manis sang suami dan kedua tangannya sudah melingkar dileher Darel.Semakin lama semakin saling menuntut.Darel pun akhirnya mengangkat tubuh Zahra tanpa melepas tautan bibir mereka.
Sunyi kian merangkul malam namun, di kamar Darel dan Zahra semakin panas dan juga penuh dengan suara suara merdu Zahra dan Darel yang saling bersautan mengekspresikan perasaan mereka malam itu. Malam indah mereka lewati dengan begitu membara dan penuh cinta.
Bersambung
Untung si Zahra bkn cewex lemah..
Ini yg bener yg mna?
crtanya bagus.....keren.....mantap.....Is The Best......💖💞😍😘