CINTA TAK PERNAH SALAH,
semua sama di mata Tuhan, namun tidak semua beranggapan seperti itu, harta masih menjadi peringkat pertama dalam mencapai tujuan yang hakiki. begitu pun yang terjadi dengan Siska Angelica, dia harus berpisah dengan salah satu anak nya, karena di bawa dengan paksa oleh Ayahnya sendiri. Karena keluarga sang pria yang sudah merenggut kesucian nya tidak menginginkan wanita seperti dirinya menjadi bagian keluarga.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon isti.n, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
CHAPTER 31
Happy Reading 🥰
Setelah selesai memasak, Siska harus membangunkan Keyla yang memang sedikit susah bila bangun pada pagi hari dan sekolah. hari ini adalah hari perdana Keyla sekolah lagi setelah di bujuk banyak orang akhirnya Keyla mau juga bersekolah. apalagi ada Kenzo di samping nya, yang akan melindungi Keyla sepanjang hari. Keyla senang sekali memiliki kakak seperti Kenzo yang begitu menyayanginya.
"Selamat pagi..." ucap Keanu, menyapa Siska yang sedang mengatur dan menyiapkan makanan yang sudah ia masak sendiri di meja makan.
"Pagi... " jawab Siska dengan singkat. ia pun meneruskan pekerjaan nya yang sedikit tertunda akibat Keanu.
"Hmmm... sepertinya enak" ucap Keanu yang kini sudah duduk di kursi dan hendak mengambil sandwich isi yang dibuat oleh Siska.
"Tunggulah yang lainnya, kita sarapan sama-sama" Siska melarang Keanu mengambil makanan itu sebelum yang lainnya datang.
"Ok, aku akan sabar menunggu, seperti aku yang selalu menunggumu" ucap Keanu dengan setengah berbisik. ucapan terakhir Keanu, membuat pipi Siska kini menjadi merah merona.
"Selamat pagi semua" ucap Shelly yang tiba-tiba datang dan langsung duduk di sebelah Keanu.
"Kau memasak semua ini?! tanya Shelly kepada Siska yang kini sedikit gugup karena dirinya terlihat hanya berdua saja dengan suaminya. Siska yakin setelah ini, Shelly akan memarahinya habis-habisan hingga Siska harus melupakan hal yang penting baginya, Kebahagiaan putranya Kenzo.
'Oh my God, Anak-anak" Siska baru teringat untuk membangunkan Keyla, sedangkan Kenzo, Siska sudah meminta bantuan kepada Jessica karena Kenzo malam tadi tidur pada dini hari. ada yang ia kerjakan diruangan pribadinya dimana tidak boleh ada seorang pun yang masuk ke ruangan itu, selain dirinya tanpa terkecuali dengan orang tuanya juga. dan Kenzo keluar dari ruangan pribadinya pada pukul dua dini hari dan langsung menuju kamarnya.
"Dia sungguh seorang ibu yang bertanggung jawab" batin Keanu yang merasa kagum melihat Siska yang begitu memperhatikan keperluan anak-anak nya. Keanu juga yakin Siska pasti saat ini belum sarapan juga. tapi dia begitu bersemangat membangunkan anak-anak.
"Siaal... Keanu sepertinya terus memperhatikan wanita itu" batin Shelly saat dirinya melihat sendiri dengan jelas kalau suaminya sedang melirik ke arah Siska tanpa berkedip. Shelly yakin Keanu bisa saja jatuh cinta kepada Siska tidak lama lagi.
"Hmmm, kau melihat ke arah yang salah sayang" Shelly membuyarkan lamunan Keanu.
"Gue sampai lupa kalau ada orang di sini" batin Keanu yang sudah terhipnotis oleh pesonanya Siska, ibu dari anak-anak nya.
"Waah, sarapan sudah siap, siapa yang masak semua ini? Caroline, ibunya Keanu turun bersama Antonio.
" Siska... " jawab Keanu dengan nada dingin. dia tahu ibunya sangat tidak menyukai Siska. kali ini Keanu tidak akan membiarkan ibunya menyakiti Siska. Keanu akan melindungi Siska dan Kenzo. apapun yang terjadi nanti, Keanu tidak akan lagi berpihak kepadanya.
"Jadi ini masakan wanita sialan itu" batin Caroline dengan menatap jijik, turun sudah selera makannya. ia pun harus mencari waktu yang tepat agar bisa menghindari sarapan yang menurut nya sangat tidak berkelas. karena menu yang disajikan oleh Siska, terbilang terlalu sederhana bagi keluarga seperti mereka.
Tapi bila ia pergi dan tidak memakan makanan yang Siska masak maka semua orang akan curiga. pada akhirnya ibunya Keanu pun duduk di sebelah Antonio suaminya sambil menunggu orang asing tiba di meja makan. sungguh aneh tuan rumah harus menunggu tamunya hanya untuk sarapan pagi, dunia memang sudah terbalik.
Antonio duduk di kursinya, begitu pun dengan Caroline. Antonio mengedarkan pandangan nya ke seluruh ruangan, namun apa yang ia cari tidak nampak di pelupuk matanya yang sudah terlihat berkeriput menandakan dirinya sudah tidak muda lagi.
" Kemana mereka?! Antonio belum melihat seorang pun anggota barunya, padahal hari ini Antonio sangat bersemangat menyambut pagi.
Tak berapa lama, Jessica dan Siska sudaah turun dengan berpakaian rapi, begitu pun dengan anak-anak yang sudah rapi dengan pakaian seragam sekolah mereka. rencana nya mereka akan berangkat bareng hari ini. Siska akan mengantarkan anak-anak nya ke sekolah baru mereka, sebelum berangkat ke kantor pagi ini. untung saja bosnya sudah memberikan izin kepada Siska.
"Wah kalian sudah rapi, apa kalian akan berangkat bekerja?! tanya Shelly saat melihat Siska dan Jessica.
"Ya, tentu saja" jawab Jessica dengan singkat.
"Hallo sayang, sini kita sarapan dulu" Shelly mencium Kenzo di hadapan semua orang. Shelly ingin menunjukkan kepada suaminya bila ia menyayangi Kenzo.
"Aku ingin ibu yang ambilkan sarapan ku" Kenzo menolak Sandwich yang diberikan Shelly untuk nya. Kenzo selalu menolak mentah-mentah pemberian dari Shelly.
"Ok, baiklah" Shelly menaruh kembali piring itu dan membiarkan Siska yang mengambil ulang sarapan untuk Kenzo dan juga Keyla.
"Keeen... jangan seperti itu sayang" bisik Siska kepada Kenzo.
"Meskipun kita tidak suka dengan seseorang, bukan berarti kita menolak suatu kebaikan dari orang yang kita benci. apalagi bila orang itu tidak tahu bila kita ternyata selama ini membenci dia" batin Siska dengan menatap pilu kepada Kenzo kecil yang memiliki rasa tidak suka kepada seseorang.
"Siapa yang akan mengantar kalian ke sekolah" tanya Antonio kepada cucunya Kenzo yang sudah menghabiskan sarapan nya dalam waktu lima menit saja.
"Dady..." jawab Kenzo dengan singkat, membuat Keanu hampir tersedak oleh makanan nya yang masih ia kunyah. sungguh si jenius boy sedang membuat dirinya terperangkap dalam masalah besar, Shelly pasti tidak akan tinggal diam dan menolak untuk Keanu mengantarkan mereka semua.
"Emmm... ya ayah, aku pun sekalian pergi ke kantor dan sekolah anak-anak dan kebetulan kantor tempat Jessica itu satu arah dengan kantor ku jadi bisa barengan" jawab Keanu dengan panjang lebar, Keanu kini hanya bisa ikuti permainan Kenzo.
Shelly hanya diam saja kali ini, dia tengah asyik menikmati sarapan yang di buat oleh Siska dengan tersenyum, seolah tidak terjadi apa-apa, sedangkan Siska merasa jantungnya berdetak dengan kencang dan tidak karuan. dia tidak ingin istri Keanu menjadi salah paham terhadap nya. dan Caroline pasti akan memberikan hukuman kepada nya. dan hukuman yang akan diterima Siska pastinya sangat lah berat.
"Gue harus bersabar, sepertinya papa begitu senang dengan Siska" batin Shelly yang masih bisa mengontrol emosi nya agar tidak marah, karena Keanu secara terang-terangan menunjukkan bahwa dirinya juga menyukai Siska.
"Sebaiknya kami berangkat" ucap Siska saat melihat jam arlojinya. Siska tidak langsung pergi tapi membereskan tempat makan yang baru saja ia pakai, Siska dibantu Jessica mencuci bersih semuanya.
"Hati-hati nak, kakek tidak bisa mengantarkan kalian, karena kakek masih ada urusan di sini" ucap Antonio kepada Kenzo dan yang lainnya.
"Iya Pak, tidak apa... kami bisa pergi sendiri sebenarnya" ucap Siska yang merasa tidak enak karena sudah merepotkan seseorang di pagi hari.
Happy Reading 🥰