NovelToon NovelToon
Ketika Ranjangku Kembali Bergoyang

Ketika Ranjangku Kembali Bergoyang

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:9.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: iska w

Balada cinta rumah tangga memang tidak selamanya mulus, terkadang walau dari luar nampak indah dan mesra, namun siapa sangka akan hancur begitu saja.
Moment aniversary pernikahan tahun kelima Gemintang hancur berantakan, disaat William suami yang sangat dia banggakan beradu des@h@n dengan kakak iparnya sendiri didalam kamarnya, bahkan disaat pesta masih berlangsung. Padahal selama ini keluarga mereka hidup rukun dalam satu atap, karena kakak kandung Gemintang bekerja sebagai pelayar yang jarang pulang, dan kasihan jika istrinya harus tinggal dirumah sendirian, ternyata rasa kasihan itu malah menjadi duri dalam hubungan adeknya dan juga dirinya sendiri.
Akankah Gemintang mampu bertahan, atau lebih memilih rela melepaskan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon iska w, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

31. Menikah?

...Happy Reading...

Setelah Gemintang menghabiskan sarapan dia menunggu Chris sambil melihat-lihat setiap sudut apartement mewah Chris, apalagi melihat suasana pagi diluaran sana dari jendela ruangan itu, cukup terasa menentramkan hati.

" Ayo kita berangkat, udah siang ini." Tiba-tiba suara Chris membuyarkan lamunannya.

" Kemana?" Tanya Gemintang dengan polosnya.

" Emang kamu maunya kemana?" Tanya Chris balik.

" Ke kantor mu lah."

" Ya sudah... ayok kita berangkat!" Chris langsung berjalan duluan dengan dua sudut bibirrnya yang sedari tadi terus terangkat.

Apa dia tahu ya kalau aku mau berguru dengannya? kok dia kayak santai begitu sih? apa jangan-jangan dia itu seorang cenayang? atau mungkin dia titisan dari roh yang bisa tahu apa yang kita pikirkan? astaga... apa sih yang ada di pikiranku ini?

Gemintang hanya bisa menepuk keningnya sendiri, pusing sendiri memikirkan pria yang sekarang berjalan tepat disampingnya itu.

" Cepat naik ke mobilku." Ucap Chris kembali.

" Aku bawa mobil sendiri kok, kita berangkat terpisah saja." Ucap Gemintang yang langsung menolaknya.

" Mau ikut apa tidak?"

" Tidak."

" Kalau begitu batalkan saja semua keinginanmu itu."

Hah? apa dia sungguh tahu apa yang aku inginkan? jadi dia tahu tujuanku datang kemari? ya ampun, apa dia juga tahu kalau aku sering mengumpat dibelakangnya? woah... bisa gaswat ini.

" Okey fine, aku ikut, tapi nanti mobilku gimana dong?"

" Parkiran disini aman, kalaupun mobilmu nanti hilang, aku bisa menggantinya dengan yang baru, bahkan yang lebih mahal harganya dari mobilmu itu." Jawab Chris dengan santainya.

Kalau ada orang yang paling sombong di dunia ini, itulah dirimu mas, tapi biarpun kamu sombong, tapi perhatianmu itu terkadang mampu mengalahkan segalanya, jadi lebih penasaran akunya, eeh... astaga, mikir apa sih aku ini?

Akhirnya mereka berdua sampai di gedung yang menjulang tinggi ke angkasa, hiruk pikuk karyawan terlihat disana, satu persatu karyawan mulai masuk ke divisi mereka masing-masing.

Dan saat kami berdua melewati mereka, semua kepala tertunduk kepada kami, dan setelahnya mereka terlihat bisik-bisik satu sama lain, karena mungkin untuk pertama kalinya penerus perusahaan ini berjalan berdua saja dengan seorang wanita dan tidak ditemani Peter.

Jadi mereka beranggapan bahwa wanita itu pasti spesial, karena kalau dia rekan kerjanya sudah pasti ada asisten masing-masing yang menemaninya.

Namun bukan Gemintang kalau tidak bisa menyesuaikan keadaan, dia bahkan tetap berjalan dengan elegan, apalagi dengan tas brandednya, sangat menyempurnakan penampilannya.

Gemintang adalah sosok wanita yang bisa diajak hidup sederhana namun dia juga bisa berpenampilan ala sosialita, tergantung dengan mood yang ada dan dengan siapa dia bersama.

" Peter mana mas?"

Saat sudah sampai ke dalam sebuah ruangan yang besar dan berhiaskan dokumen-dokumen penting diatas meja, Gemintang langsung kepikiran dengan teman debatnya itu.

" Ngapain kamu nyariin dia?" Chris langsung melirik Gemintang dengan tajam.

" Enggak... cuma tumben aja dia belum datang, biasanya kan dimana ada mas, dia selalu saja nempel didekat mas kan?"

" Apa kamu merindukannya?" Tanya Chris dengan cepat.

" Hah? hahaha... yang benar saja, ketemu aja berdebat, ngapain juga aku merindukan dia, buang-buang waktu saja." Umpat Gemintang yang langsung tertawa cekikikan saat mendengar kata 'Merindukan'.

" Good." Jawab Chris yang langsung mengembalikan arah pandangannya kepada layar monitor dihadapannya.

Dih... sebenarnya apa yang ada didalam pikirannya?

" Hmm... mas, jadi boleh nggak?" Gemintang langsung membahas inti dari kedatangannya kemari.

" Boleh apa?" Tanya Chris tanpa memandang kearahnya.

" Tadi katanya tau keinginanku?"

" Aku cuma tau garis besar kedatanganmu saja, kamu datang pasti punya keinginan, tapi lebih rincinya, mana aku tahu? kamu pikir tidak ada hal lain yang harus aku pikirkan begitu? kurang kerjaan saja."

Mulai deh reseknya keluar!

" Ckk... ngomong dong." Umpat Gemintang perlahan.

" Apa katamu?" Chris tidak begitu jelas mendengarnya.

" Hmm.. begini mas, boleh aku minta tolong sedikit saja?" Gemintang langsung memasang senyum termanisnya.

" Apa?" Tanya Chris masih dengan mimik wajah datarnya.

" Emm.. boleh nggak mas ajarin aku mengelola dan memimpin sebuah perusahaan?" Gemintang berjalan mendekat dan bersandar di meja Chris.

" Maksudnya?" Wajah penuh tanya akhirnya muncul dari pria tampan itu.

" Aku tuh... emm... masih belum begitu tau tentang dunia bisnis, jadi aku ingin belajar bisnis dari mas, boleh ya?"

" Kenapa harus aku?"

" Kata Sabrina mas dan Peter kan handal dalam mengelola perusahaan, bahkan saat perusahaan ada ditangan mas dan Peter, omset perusahaan kalian langsung naik berkali-kali lipat bukan?"

" Trus kenapa juga aku harus membantumu?"

" Astaga mas, bukannya kita sohib yang saling membantu?"

" Apanya?"

" Loh.. kita kan sudah bekerja sama kemarin?"

" Itu lain cerita, karena kita memang saling membutuhkan, kalau sekarangkan hanya kamu yang butuh, aku tidak sama sekali?"

Ini baru jati diri kamu yang sesungguhnya mas, beuh... menantang nih kalau begini.

" Emang kamu mau imbalan apa mas?"

" Imbalan?" Chris langsung mengerutkan keningnya.

" Yah... mungkin mas mau ngajuin syarat apa gitu?"

" Untuk apa? aku sudah punya segalanya." Jawab Chris dengan sombongnya.

" Atau mungkin mau bekerja sama gitu, biar kita impas, perusahaan aku maju loh mas, jangan salah!" Jawab Gemintang dengan percaya diri penuh, karena memang benar adanya.

" Tapi aku tidak membutuhkannya." Chris menjawabnya tanpa beban, dia sama sekali tidak tertarik dengan penawaran Gemintang.

Wah... ternyata membujuknya kerja sama tidak semudah yang aku bayangkan, mungkin aku harus sedikit memelas kali ya? ayo Gemintang tunjukkan keahlianmu!

" Ayolah mas... ini penting buatku?"

" Tapi tidak untukku."

Ckk... dasar pelit!

" Mas.. emang kamu nggak kasian sama aku? aku tuh sudah nggak punya orang tua loh mas, aku cuma punya satu kakak laki-laki doang, itu pun dia pergi berlayar keliling dunia, jarang pulang."

" Apa hubungannya denganku?"

" Ya ampun mas, didalam hidup itu kita harus saling tolong menolong antar sesama."

" Itu masalahmu, aku tidak punya urusan tentang itu."

" Mas... jangan begitu dong?" Gemintang reflek memegang lengan Chris, namun dia masih tetap diam saja.

" Mas... ayoklah, mas tega apa melihat perusahaanku nanti dikuasai oleh orang lain kalau aku tidak tahu menahu soal bisnis?"

" Memang sekarang siapa yang megang?"

" Ya masih aku, tapi yang menjalankannya orang terdekatku." Jawab Gemintang.

" Trus kenapa nggak dia saja?"

" Ya... namanya juga hidup kan mas, bahkan orang terdekat kita saja bisa mengkhianati kita dibelakang."

" Trus, apa bedanya denganmu, apa jaminan kamu tidak mengkhianatiku nantinya?"

" Yaelah mas... aku cuma belajar dari garis besarnya saja, tidak mendetail tentang perusahaan mas loh?"

" Tapi kamu pasti akan tahu tentang seluk beluk perusahaan ini."

" Aku janji tidak akan membocorkannya, suer deh mas, aku jaminannya, bagaimana?"

" Maksudmu?"

" Aku akan menanggung jika memang ada kerugian atau apapun itu, jika aku berkhianat, okey?"

" Kamu serius?"

" Serius, ayolah mas.. aku benar-benar membutuhkanmu, hanya kamu yang bisa membantuku, kamulah harapanku, please.." Gemintang bahkan memegang kedua pundak Chris dengan tatapan memelas.

" Eherm.." Chris langsung menarik tubuhnya kebelakang.

" Owh.. maaf mas, aku nggak sengaja tadi, aku bukan bermaksud untuk tidak sopan, maaf sekali lagi." Gemintang langsung memilih kembali duduk di kursi.

" Okey."

" Yeay... terima kasih mas." Gemintang langsung bersorak gembira.

" Dengan satu syarat!"

" Katakan saja mas, apapun itu." Ucap Gemintang yang langsung bersemangat, akhirnya misinya berhasil, pikirnya.

" Menikahlah denganku."

DUARR!

Gemintang tetap tersenyum sambil melongo namun seolah tidak percaya dengan apa yang baru saja dia dengar, dia langsung mengusap kedua telinganya, mungkin seiring bertambahnya usia, kedua pendengarannya jadi bermasalah pikirnya. Chris memang selalu memberikan dia kejutan dalam hal apapun.

..." Orang lain tidak akan mengerti, bagaimana perjuangan dan usaha kita untuk kembali baik-baik saja, karena hanya diri sendiri yang benar-benar memahami, bagaimana sulitnya untuk bertahan, disaat keadaan selalu membuat kita ingin menyerah."...

Ayo... jangan lupa, ikhlaskan VOTE kalian buat othor ya? wes pokok.e jempolmu tetep semangatkuh besti👍🏻

1
Surati
bagus
Depiyanti Oktaviansyah
Luar biasa
Atoen Bumz Bums
kasian lewis gak dikasi jodoh sm author
Atoen Bumz Bums
lewis dikemanain thor kok gak ada critanya dipesta adiknya
Atoen Bumz Bums
masalah besar
Atoen Bumz Bums
banyak yg gak sabar krna terlalu dipanjangin
Atoen Bumz Bums
tinggal baca aja kok binatang dibawa2.
gak suka skip
hargai karya org lain
Atoen Bumz Bums
semangat sabrina krna ada sahabat rs keluarga yg mendukungmu
Atoen Bumz Bums
punya suami pelayaran dpt byk duet tp kesepian
dpt suami krja dkt rumah dpt duet lbh sikit tp pikiran tenang krna tiap hr ada
pilih yg mana???
Atoen Bumz Bums
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
sabrina bru liat tuyul diatas genderuwo dibawah
Atoen Bumz Bums
maszeh...maszeh...
Atoen Bumz Bums
kok aku ketawa2 y tiap baca umpatan2 si Gem
Atoen Bumz Bums
bergerak cpt napa gem
Atoen Bumz Bums
knpa gak sewa detektif buat cari bukti byk2 biar cpt kelar
Atoen Bumz Bums
berasa nonton sinetron ikan terbang
Atoen Bumz Bums
sabrina napa hp lu gak lu amvil trus direkam
Andriyani
sukaaaaaaa...lucuuu.....ceweknya keren.....
Akun Lima
athor anjink
Akun Lima
dah lah thor gak usah buat novel banyak drama pemeran utamanya gak tegas lembek anjink kau thor
Akun Lima
othor gila bjir anjink smoga mati kelindes mobil amin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!