NovelToon NovelToon
Dewi Perang Tidak Pernah Takut

Dewi Perang Tidak Pernah Takut

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / CEO / Transmigrasi
Popularitas:3.1k
Nilai: 5
Nama Author: Aida

Iris Quinn hanyalah sekretaris culun yang mudah diinjak-injak. Di rumah ia dijadikan keset oleh keluarganya, di kantor ia jadi samsak perundungan. Bahkan sang CEO, Ethan Cole, memilihnya hanya karena yakin gadis itu tidak akan punya nyali untuk menggodanya.

Tapi mereka tidak tahu, Iris yang asli sudah mati.

Tubuh ringkih itu kini dikuasai oleh jiwa Valerie Crowe, jenderal perang wanita kejam yang tewas diterkam harimau di medan tempur. Bagi Valerie, menghadapi drama kantor dan keluarga picik bukanlah masalah besar. Ini hanyalah medan perang baru yang sangat mudah ditaklukkan.

Dengan kecerdasan otak Iris dan insting membunuh seorang jenderal, Valerie mulai mematahkan satu per satu harga diri orang yang pernah menindasnya. Saat Ethan Cole menyadari sekretaris penurutnya berubah menjadi wanita berdarah dingin yang bisa melumpuhkan lawan dengan tangan kosong, sang CEO justru mulai terobsesi.

Mereka pikir Iris bisa terus ditindas? Selamat datang di neraka. Permainan baru saja dimulai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aida, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mulai Berani

"Ini, Bos kopi anda" Iris meletakkan kopi yang masih panas tepat di depan Ethan. Pria itu melihat sekilas pada Iris lalu perlahan meminum kopinya.

Berkali-kali Ethan mengucek matanya, lalu memperhatikan Iris. Seperti ada yang berbeda dengan sekretarisnya itu tapi apa ia pun tidak tau.

"Kau terlihat berbeda" ujar Ethan. Lalu sesaat kemudian ia heran kenapa bisa mengatakan itu pada Iris.

Iris tidak menjawab apa-apa. Ia hanya berdiri memegangi nampan bekas kopi. Menunggu perintah selanjutnya.

"Ehm apa kau tidak punya pekerjaan ?" tanya Ethan menghapus kecanggungan.

"Tidak punya. Semua pekerjaan ku sudah selesai" jawab Iris yakin.

"Benarkah ? tapi ini baru pukul sembilan. Kapan kau mengerjakan pekerjaan mu ?" tanya Ethan tidak percaya.

"Tadi pagi sebelum anda datang" jawab Iris dan Ethan hanya mengangguk.

Tidak tau saja Ethan jika selama ini Iris memang melakukan pekerjaannya dengan cepat, benar dan teliti. Hanya saja saat Ethan keluar ruangan dan ia melihat Iris sangat sibuk sebenarnya Iris sedang mengerjakan pekerjaan orang lain.

"Kalau begitu foto kopi surat kontrak ini sebanyak seratus lembar lalu berikan pada Kevin" kata Ethan menyerahkan selembar kertas yang sudah diberi tanda tangannya dan stempel perusahaan.

Iris mengambilnya dan membaca sekilas. "Baik" lalu ia pergi dari ruangan Ethan.

"Foto kopi" katanya pelan berusaha mengingat dimana letak tempat itu dan bagaimana bentuknya.

Lalu ia melihat tulisan tersebut dan mengikuti arahnya. Mesin itu berada di sudut ruangan dan ia harus melewati tempat Chloe dan teman-temannya yang sering mengganggu nya.

"Ini dia. Besar juga. Apa isi di dalamnya ya" gumam Iris.

Lalu ia menekan sebuah tombol dan mesin tiba-tiba bergerak sendiri. Iris terkejut, ia mengira mesin itu sebuah ancaman. Ia mencengkeram mesin itu dengan kedua tangannya.

"Menurut lah. Jangan melawan dan kita sama-sama tenang" bisiknya.

"Dasar Iris bodoh, kau bicara sendiri pada sebuah mesin. Apa kau pikir dia kuda haha" kata Chloe menghampiri Iris.

Lalu Iris menegakkan tubuhnya. Wajahnya datar seperti tadi. Ia menyerahkan lembaran yang diberikan Ethan pada Chloe.

"Foto kopi ini seratus lembar" perintahnya.

Mendengar itu Chloe sangat marah. Ia maju dan ingin menjambak rambut kepang milik Iris. Tapi Iris tidak diam. Dia mundur selangkah lalu menjegal kaki Chloe hingga terjatuh.

"Sialan. Kau berani padaku !" sentak Chloe marah.

"Memangnya kenapa aku tidak berani ? Kau mau melaporkan mu pada Bos jika kau melakukan perundungan padaku lagi ?" tanya Iris sambil berjongkok.

Mendengar ancaman itu, Chloe segera bangkit dan tanpa kata ia langsung memfotokopi kertas tersebut.

"Jangan kau kira aku takut padamu, ya. Aku hanya segan pada Tuan Ethan. Dia pria yang baik. Aku tidak tega membuatnya marah" gerutu Chloe.

"Memangnya apa yang dilakukannya sampai kau memuji nya baik ?" tanya Iris.

"Kau itu buta atau bagaimana ? Tuan Ethan kan sangat tampan. Aku tidak tega melihat orang tampan marah-marah"

"Dasar gila" balas Iris.

Setelah selesai, Chloe menyerahkan lembaran itu pada Iris dan sekali lagi memperingatkan agar tidak mengadu pada Ethan .

"Baik. Aku tidak akan bilang pada Bos. Tapi kau harus melakukan sesuatu" kata Iris.

"Apa ? coba saja kalau kau berani menyuruhku membuatkan mu kopi. Ku penggal kau" ancam Chloe marah. Meskipun sebena dapat Iris lihat jika mata Chloe menyiratkan ketakutan.

"Aku mau kau mengantar ku mencari tempat tinggal baru yang bagus dan dekat dengan kantor. Setelah itu antar aku ke tempat yang bisa membuat kuku menjadi cantik seperti wanita berbaju merah tadi di ruang rapat" kata Iris antusias.

Mendengar ucapan Iris, Chloe menjadi heran. Ini adalah kata terpanjang Iris yang pernah ia dengar kecuali saat presentasi.

Biasanya Iris hanya akan menjawab iya, tidak, maaf, tidak apa-apa. Namun kini ia sudah berani menyuruh-nyuruh Chloe.

"Kau berani menyuruhku ?" tanya Chloe dengan mata melotot.

"Kau tidak mau ?" tanya Iris dengan tatapan tajam. Chloe mundur sedikit lalu ia menganggukkan kepalanya.

"Mau. Tentu saja mau. Tapi jangan katakan apapun pada Tuan Ethan" katanya.

Lalu Iris meninggalkannya sendirian dan berjalan kearah ruangan Kevin. Chloe membuat gerakan tangan seperti ingin memukul Iris dari jauh.

"Kenapa dia jadi beda ?" ucap Chloe sebal. Memang penampilan Iris masih sama. Namun cara bicara dan tatapan mata itu sama sekali buka Iris yang selama tiga bulan ia kenal.

..

Sesuai janji, sekarang Chloe mengantar Iris ke salon untuk menghias kukunya. Ia hanya duduk di ruang tunggu dengan nafas panjang dan kemarahan yang tidak bisa diungkapkan.

Sejak sore ia mengantarkan Iris mencari tempat tinggal yang baru. Sudah ada lima tempat mereka datangi dan baru cocok di tempat yang kelima.

Jam sudah menunjukkan pukul sembilan malam dan mereka adalah pelanggan terakhir. Diteguknya air es di dalam botol itu lalu Chloe meremas botolnya.

"Iris sialan. Bisa-bisanya dia menjadikan ku babu" teriaknya tertahan. Ia sangat sebal jika ingat saat-saat Iris memerintah seenaknya dan jika Chloe tidak melakukannya, maka Iris akan mengadu pada Ethan .

"Sudah ayo pulang" kata Iris. Ia berjalan lebih dulu keluar dari salon dan menyetop taksi yang lewat.

Chloe menyusul di belakangnya, namun dua pegawai salon mencegatnya dan mengatakan jika Chloe yang harus membayar tagihannya.

"Apa ? Apa kau sudah gila memintaku membayar nya !" bentak Chloe dengan nafas memburu. Cukup, cukup sudah untuk hari ini. Kepalanya berdenyut karena terlalu banyak berteriak.

"Apa masalahmu, kenapa marah pada kami ? Nona itu mengatakan jika kau berhutang padanya dan kami harus menagihnya padamu" kata salah satu pegawai itu.

Chloe menjambak rambutnya sendiri hingga membuat beberapa orang disana merasa taku. Apa orang di depan mereka ini waras atau tidak.

"Kalau aku tidak mau membayar ?" tantang Chloe. Enak saja Iris, dia yang memasang hiasan kuku malah dirinya yang disuruh membayar.

"Kami akan lapor polisi" jawab salah satu dari pegawai itu.

Mendengar kata polisi, lagi-lagi Chloe merasa jantungnya berhenti berdetak. Ia sangat takut berurusan dengan orang besar dan aparat.

Dengan menahan amarahnya, ia membuka ponselnya dan melakukan pembayaran digital lalu kemudian pergi tanpa mengatakan sepatah katapun.

"Dasar Iris sialan. Lihat saja besok akan ku balas" teriak Chloe.

...

Happy reading 🥰

1
Noey Aprilia
Hhhmmm.....
abs pnya apartmen baru,abs tu blnju baju yg bgus...trs k salon,kl prlu ptong rmbut biar buang sial.....
kl kluarganya mnta uang,jgn d ksih...lbh baik pke buat dri sndri aja...ok jendral....
Noey Aprilia
Hai kk...
Aku udh mmpir lg....crtanya seru,sm ky crtamu yg lain....😁😁😁...
ska bgt kl cwek tngguh ky gni,ga menye2 trs kl ada yg ngusik lngsng d bls....d tnggu up'ny y....smngttt....😘😘😘
Noey Aprilia: sama2...😁😁😁
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!