Setelah menikah dengan Silas Crane, Nara Aeris mulai merasakan kebosanan. Hidupnya hanya dipenuhi dengan berbaring, makan, dan menghabiskan uang suaminya.
Tapi ternyata itu cuman bertahan beberapa hari.
Sejak sebuah sistem informasi harian yang bernama Lyra, tiba-tiba muncul di atas kepalanya dan memberikan satu informasi setiap hari. Hidupnya tidak jadi membosankan!
Hari-hari dipenuhi gosip menyenangkan.
【 Ketua Cabang Grup Ardent diam-diam memindahkan tiga puluh miliar sebelum menandatangani surat perceraian. 】
【 Pewaris keluarga Rothwell menikahi sekretarisnya secara diam-diam. 】
Mata Nara berbinar.
"Bukankah gosip seperti ini terlalu menyenangkan?"
Karena Nara Aeris suka berbagi, ia akan selalu melakukan siaran langsung untuk berbagi kepada para penggemarnya. Tentu saja! Gosip bagus harus dibagikan.
Internet mulai macet akibat tingkah laku Nara, dan dia dijuluki Ratu Gosip.
Let's Start The Story!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ly-Ra?, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 4. Menyeret semua Keluarga
Berita mengenai perselisihan Ethan Hale, dan Lydia Ardent menyebar semakin luas setelah siaran langsung Nara berakhir. Potongan video ketika Ethan kehilangan kendali di depan kamera, terus bermunculan di berbagai platform. Sementara nama Nara Aeris ikut terseret ke dalam pembicaraan. Karena dirinya menjadi saksi langsung kejadian tersebut.
Ketika kabar itu sampai ke keluarga Aeris, suasana di kediaman utama keluarga tersebut segera berubah.
"Jadi Ethan Hale berani memarahi Nara?"
"Benar. Nara sedang melakukan siaran langsung ketika semuanya terjadi. Lydia sendiri yang meminta kameranya tetap menyala."
Ardian Aeris menatap laporan di tangannya dengan ekspresi tenang, tetapi orang-orang yang mengenalnya tahu bahwa ketenangan tersebut, justru menunjukkan bahwa ia sudah mengambil keputusan.
"Kalau begitu, mulai malam ini semua perusahaan keluarga Hale masuk daftar hitam Aeris Group."
Marcus Aeris sedikit mengangkat alis. "Termasuk perusahaan yang masih memiliki kerja sama dengan kita?
"Periksa semuanya. Jika ada kontrak yang memungkinkan peninjauan atau penghentian kerja sama, lakukan sesuai prosedur. Untuk kontrak yang belum bisa dihentikan, jangan beri mereka perpanjang atau perlakuan khusus."
"Baik."
Ardian Aeris kembali bersandar. "Tidak perlu membuat pernyataan kepada media. Aku tidak tertarik berdebat dengan keluarga Hale. Mereka akan memahami keputusan ini ketika laporan bisnis mereka mulai berubah."
Marcus Aeris tersenyum tipis. "Aku akan mengurusnya. Ayah."
Instruksi tersebut segera diteruskan kepada manajemen Aeris Group. Tidak ada konferensi pers atau ancaman terbuka, tetapi beberapa departemen mulai bekerja malam itu juga.
Setelah Marcus Aeris pergi, Elena Kade yang sejak tadi duduk di sofa akhirnya berbicara.
"Kamu tidak terlalu keras?"
Adrian Aeris menoleh kepadanya. "Dia berani memarahi putri kita di depan umum, menurutmu aku harus mengirim hadiah?"
Elena Kade tertawa kecil. "Aku hanya bertanya."
"Nara memang tidak mudah takut, tetapi bukan berarti kita harus membiarkan orang lain memperlakukannya sesuka hati."
Sementara itu, Ethan Hale sama sekali belum mengetahui keputusan keluarga Aeris. Ketika ia kembali ke kediaman keluarga Hale.
Begitu memasuki ruang keluarga, ia langsung melihat ayahnya, Victor Hale. Menunggu dengan wajah yang jauh lebih muram daripada biasanya. Beberapa anggota keluarga lainnya juga berada di sana, Membuat Ethan menyadari bahwa pertemuan itu jelas bukan sekadar teguran biasa.
Ethan berhenti di dekat pintu.
"Ayah memanggilku?"
Victor mengangkat kepalanya. "Duduk."
Ethan berjalan mendekat, dan mengambil tempat di seberangnya.
"Kalau ini mengenai berita tadi, aku bisa menjelaskan. Situasinya tidak seperti yang terlihat."
Victor Hale mendorong sebuah tablet ke hadapannya. "Sebelum menjelaskan, lihat dulu apa yang sudah kau lakukan."
Ethan mengambil tablet tersebut. Beberapa laporan bisnis terpampang di layar, disusul pemberitahuan dari sejumlah mitra perusahaan.
Wajah Ethan berubah.
"Ayah, soal ini masih bisa diperbaiki."
"Bagaimana caranya?"
"Aku akan mencari mitra baru."
Victor Hale tertawa pahit. "Mitra baru? Kau bahkan belum memahami masalahnya."
Ia menunjuk layar tablet. "Keluarga Ardent adalah salah satu alasan bisnis keluarga Hale bisa berkembang seperti sekarang. Banyak kerja sama kita bergantung pada jaringan mereka. Sekarang Lydia Ardent sudah mengajukan perceraian, dan kau masih berpikir semuanya bisa diganti begitu saja? Kamu bekerja di keluarga Ardent sampai lupa bagaimana bisnis keluargamu?"
Ethan terdiam.
Victor melanjutkan, "Belum lagi Crane Group."
"Crane?"
"Ya. Mereka sudah memasukkan keluarga Hale ke daftar hitam."
Ethan langsung mengambil ponselnya, pesan dari bawahannya sudah menumpuk.
"Bagaimana mungkin mereka bergerak secepat ini?"
"Karena kau membuat masalah dengan orang yang tidak seharusnya kau sentuh."
Ethan Hale mengangkat wajahnya.
Victor Hale menatapnya tajam. "Kau tahu siapa Nara Aeris?"
"Tentu aku tahu."
"Kalau tahu, kenapa kau berani memarahinya? Apakah karena sudah lama terikat dengan keluarga Ardent, kamu jadi sombong!"
"Aku tidak tahu dia sedang siaran langsung."
"Masalahnya bukan siaran langsung!" Victor membentak. "Kau tetap mempermalukan putri keluarga Aeris. Sekarang Aeris Group juga memasukkan perusahaan Hale ke daftar hitam."
Ethan terdiam sepenuhnya.
Victor Hale menarik napas panjang. "Aku sudah tua, Ethan. Aku tidak ingin menghabiskan sisa hidupku membereskan masalah yang kau buat karena seorang perempuan."
"Aku mencintai Vivian Monet."
"Kalau begitu, cintamu mahal sekali!"
Ethan Hale menggertakkan giginya.
Victor menatapnya lama sebelum berkata, "Kalau kau tetap memilih bercerai dengan Lydia Ardent setelah semua yang terjadi, aku akan mengeluarkan kamu dari silsilah keluarga Hale. Jangan berharap keluarga ini menanggung akibat dari keputusanmu."
"Ayah, kau tidak mungkin serius kan?"
"Aku sudah terlalu tua untuk mengucapkan ancaman kosong kepada anakku sendiri."
Sebelum Ethan sempat menjawab, wajah Victor mendadak pucat. Tangannya mencengkeram bagian dada dan napasnya menjadi berat.
"Ayah!"
Victor hampir jatuh dari kursinya.
"Jangan berdiri saja, panggil dokter!"
"Mobil sudah disiapkan!"
"Kita bawa ke rumah sakit sekarang!"
Ruang keluarga seketika berubah menjadi kacau. Ethan Hale berdiri dengan wajah pucat, menatap ayahnya yang dibawa keluar.
Baru saat itu ia menyadari, bahwa masalahnya tidak lagi sekadar perceraian.
Seluruh keluarga Hale sudah ikut terseret.
Di kediaman keluarga Ardent, suasana juga tidak kalah tegang.
Sejak video perselisihan Lydia dan Ethan menyebar. Nama keluarga Ardent juga ikut terseret ke dalam berbagai pemberitaan.
Leonard Ardent duduk di ruang keluarga, dengan beberapa anggota keluarga, dan eksekutif utama Ardent Group. Sebuah layar besar di hadapannya masih menampilkan berita mengenai perceraian Lydia. Wajahnya tampak tenang, tetapi suasana di sekelilingnya justru semakin berat.
"Apakah kita akan membiarkan keluarga Hale begitu saja, setelah apa yang dilakukan Ethan?" tanya salah satu anggota keluarga Ardent.
Leonard mengangkat pandangan dari layar di depannya, tatapannya dingin dan tegas. "Tentu saja tidak."
Ruangan itu seketika hening.
"Sekarang seluruh Stellaris sedang membicarakan keluarga Hale karena ulahnya. Kalau keluarga Hale mengira mereka bisa menyelesaikan masalah ini, hanya dengan meminta maaf kepada Lydia, mereka salah." Leonard mengetuk jari ke meja, dengan penuh perhitungan.
"Lalu apa yang harus kita lakukan?"
"Balas."
Satu kata itu keluar dengan tenang, tetapi cukup untuk membuat beberapa orang di ruangan tersebut saling bertukar pandang.
Leonard Ardent kemudian menoleh, kepada kepala bagian bisnis keluarga Ardent. "Tarik semua proyek yang masih bisa dihentikan secara sah. Tinjau ulang seluruh kontrak dengan perusahaan keluarga Hale. Untuk kerja sama yang masih memiliki alasan bisnis untuk dilanjutkan, jangan berikan mereka satu keuntungan tambahan apa pun. Untuk kontrak yang bisa dihentikan sesuai ketentuan, hentikan."
"Bagaimana dengan proyek yang sedang berjalan?"
"Periksa semuanya dari awal sampai akhir, kalau ada pelanggaran dari pihak mereka. Gunakan klausul yang tersedia, kalau tidak ada masalah. Jangan menciptakan masalah." Leonard bersandar perlahan. "Kita tidak perlu melanggar aturan hanya untuk membalas mereka, jangan lupa mencopot jabatan Ethan di cabang Ardent Group."
Ia berhenti sejenak sebelum melanjutkan, suaranya semakin dingin.
"Mulai hari ini, keluarga Hale tidak boleh lagi menganggap hubungan mereka dengan Lydia sebagai perlindungan dari keluarga Ardent."
Tidak seorang pun membantah.
Satu-satunya alasan keluarga Hale selama ini bisa menikmati sejumlah kemudahan dalam hubungan bisnis Ardent Group, adalah karena Ethan Hale menikah dengan Lydia Ardent.
Sekarang pernikahan itu telah berakhir.
Dan Leonard tidak berniat mempertahankan keuntungan, yang dahulu diberikan hubungan tersebut.
"Ethan Hale sendiri yang menghancurkan hubungan itu," lanjut Leonard. "Kalau dia memilih mempermalukan putri keluarga Ardent, maka dia juga harus siap menerima akibat dari pilihannya."
Lydia yang sejak tadi diam akhirnya mengangkat wajah. "Ayah tidak perlu melakukan sebanyak itu."
Leonard menatap putrinya, dan ekspresinya sedikit melunak. "Ini bukan hanya untukmu, Lydia."
Ia kemudian kembali melihat layar besar tersebut.
"Ini tentang harga diri keluarga Ardent. Orang boleh tidak menyukai keluarga kita, tetapi mereka tidak boleh mengira bahwa setelah mempermalukan salah satu anggota keluarga Ardent. Mereka masih bisa kembali dan meminta keluarga ini bersikap seolah tidak terjadi apa-apa."
Keputusan itu segera diteruskan ke seluruh bagian bisnis Ardent Group.
Malam itu juga, beberapa kontrak keluarga Hale mulai diperiksa ulang. Proyek yang tidak lagi dianggap menguntungkan akan dihentikan sesuai ketentuan, sementara kerja sama lainnya akan kehilangan berbagai kemudahan yang sebelumnya diberikan.
Keluarga Ardent tidak perlu mengancam keluarga Hale.
Mereka hanya perlu menarik kembali tangan yang selama ini membantu mereka sendiri.
Bagi keluarga Hale yang sedang menghadapi tekanan keluarga Crane, keluarga Aeris, dan gugatan perceraian Lydia. Pembalasan seperti itu sudah cukup untuk membuat keadaan semakin buruk.
Saatnya keluarga Hale merasakan akibat pilihan dari putra mereka.
...----------------...
tetap sehat dan semangat Thor