NovelToon NovelToon
Bukan Pilihan Tapi Garis Takdir Yang Telah Ditetapkan

Bukan Pilihan Tapi Garis Takdir Yang Telah Ditetapkan

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Perjodohan / Nikahmuda
Popularitas:2.9k
Nilai: 5
Nama Author: Yuli Zarti

sebuah kisah yang sangat menyentuh namun juga menyakitkan tapi tetap dijalani dengan cara yang kadang sulit untuk di terima. Akankah antara Aira dan Ridwan sanggup menjalani? dan bagaimana dengan Zaki. Apakah yang terjadi selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuli Zarti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 30 Zaki pergi untuk selamanya

 Saat Zaki berkata ingin mengembalikan Aira pada dirinya membuat Ridwan merasa bimbang.

 Di saat ia sudah melupakan Aira mengapa kini Ridwan harus mengulang kembali benang cinta yang sudah putus.

Adrian pun mendengarkan apa yang di ucapkan Zaki dan orang tua Zaki pun mendengarkan apa yang di ucapkan oleh anaknya.

Aira yang merasa dirinya terombang-ambing dalam kisah cinta segitiga antara dia , Zaki, dan Ridwan.

Aira pun mengeluarkan suaranya.

"Mas aku tidak akan memilih diantara kamu dan mas Ridwan. Kalau kamu ingin pisah dariku aku terima tapi kalau untuk kembali lebih baik aku sendiri atau orang yang tidak pernah aku kenal sama sekali" .

"Saat ini mas Ridwan sudah menikah . Dan aku tidak ingin mengusik pernikahannya" .

"Antara aku dan mas Ridwan sudah selesai semenjak kamu mengucapkan ijab Kabul" . "Maka aku akan menjatuhkan talak padamu hari ini juga" , ucap Zaki.

"Jangan mas aku mohon" ,

"benar Zaki" ,ucap Adrian.

Adrian pun angkat bicara juga. Sementara itu ayah dan ibu Zaki hanya bisa pasrah . Akhirnya kata talak itu tidak jadi di ucapkan oleh Zaki.

Ridwan melihat Aira begitu penuh luka. Tapi dia menghargai wanita yang ada di sampingnya saat ini.

" Aira, kamu wanita yang baik yang pernah aku kenal, sampai kapanpun kamu akan tetap ada di hatiku selamanya".

" Maafkan aku Aira, dan saat ini aku sudah dekat dengan Zahra. Dan orang tuaku sudah mengatur pernikahan aku dengannya", gumam Ridwan dalam hati .

" Aira, maafkan aku karena telah membuatmu merasa sangat terluka" .

" Tidak mas, kamu jangan kayak gini aku tidak akan pernah kembali pada siapapun selain kamu. Sudah berapa kali aku katakan padamu" .

 "Jangan berkata begitu Aira, perjalanan kamu masih panjang , masih banyak mimipimu yang ingin kamu wujudkan" .

"Benar mas tapi aku ingin bersamamu mewujudkan mimpi itu".

" Aira, kamu jangan seperti ini, kalau kamu benar-benar mencintaiku, kamu juga harus bisa mewujudkan mimpiku yaitu melihat kamu bahagia".

" Aku sangat bahagia bisa bersamamu selamanya".

" Mas, kamu harus sembuh, kita berjuang sama - sama ya. Aku akan selalu mendoakan agar kamu bisa cepat sembuh".

Ridwan melihat saat ini Aira sangat mencintai Zaki. Jauh di lubuk hatinya ia akan mencoba untuk mengikhlaskan Aira bersama Zaki.

Semua orang yang ada di rumah sakit pun merasa sangat terharu melihat antara Aira dan Zaki.

Ridwan pun berbicara pada Zaki.

" Aira benar Zaki, aku sudah tidak bisa lagi bersamanya karena saat ini aku sudah bersama dengan seorang gadis ini dia gadisnya Ridwan melihat ke arah Zahra".

Zahra pun merasa bingung dengan apa yang terjadi saat ini.

" Aira akan lebih bahagia bila bersamamu. Aku akan membantumu untuk berobat ke luar negeri".

" Terimakasih mas Ridwan karena telah membantu mas Zaki. itu sudah kewajiban kita sesama untuk saling membantu dan menguatkan satu sama lain" .

Setelah perdebatan selesai akhirnya Zaki pun dibawa berobat ke luar negeri.

Namun siapa sangka saat Zaki hendak bersiap -siap untuk berangkat ke luar negeri. Sia kembali tak sadarkan diri. Monitor detak jantung Zaki pun melemah. Adrian pun mencoba menyelamatkan nyawa Zaki.

Namun semua itu hanya sudah tidak bisa di lakukan. Aira melihat semua itu hanya berlinang airmata.

Mas , selamat jalan aku ikhlas . Namun untuk melupakanmu aku belum bisa entah sampai kapan. Aku akan terus hidup bersama cintamu yang ada di hatiku saat ini.

Semua orang melihat Zaki sudah terbaring di ranjang rumah sakit dengan damai. Kedua orang tua Zaki merasakan kesedihan yang mendalam. Anak semata wayangnya kini telah pergi meninggalkannya untuk selamanya .

Aira bersama orang tua Zaki mengurus administrasi dan Kepulangan Zaki.

Aira pun memeluk kedua orang tua Zaki. " Ibu maafkan Aira ya Bu. Sudahlah nak, kamu jangan menyesali apa yang terjadi. Mungkin ini sudah takdir Allah yang harus kita jalani" .

Sementara itu Ridwan masih setia menemani Zaki . Begitu juga dengan Zahra.

Setelah semua selesai iring -iringan mobil jenazah Zaki pun meninggalkan rumah sakit.

Saat sampai di kediaman Zaki. Semua orang pun ikut melayat tidak ketinggalan ibu Aisyah dan pak Hanafi.

Namun orang tua Aira tidak hadir saat ini. Karena orang tua Aira sudah melepaskan Aira pada keluarga Zaki. Dan ia juga tidak ingin lagi terlibat dengan apa pun yang terjadi pada Aira.

1
Rev
👍🏻
Adiba Azahra
Halo kak izin mampir yha 🙏😊🌸😍
Adiba Azahra: 👍🙏😊🌸😍
total 3 replies
Kayla Rane
aku mampir k.. cerita ya 😭 juga♥️

salam DUA SAHABAT DAN BAYI MISTERIUS 🙏🏻🤭
Yuli Zarti: oke terimakasih sudah mampir😍😍😍
total 1 replies
aku
jangan smpe aira jd istri second ya!! 😌🙏🙏
Yuli Zarti: 😊😊😊😊 terimakasih sarannya kak,
total 1 replies
Yuli Zarti
terimakasih 😍😍😍😍
Adiba Azahra
Terus semangat kak bagus loh ceritanya 👍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!