NovelToon NovelToon
3 Benih Dalam 1 Rahim

3 Benih Dalam 1 Rahim

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / One Night Stand / Cinta Murni / Cintapertama
Popularitas:41.1k
Nilai: 5
Nama Author: Erdin

Linda menjalin hubungan dengan tiga orang pria sekaligus. Hingga ia tidak mengetahui bayi yang ada dalam kandungannya. Siapakah pria yang akan dipilih Linda untuk bertanggung jawab atas kehamilannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erdin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menjauh

Farhan menunggu Linda keluar dari dalam outlet. Motornya sudah terparkir di depan outlet. Dia berharap Linda akan bersedia untuk di antar pulang olehnya. Farhan merasa senang, saat dia bisa mengantar Linda pulang ke kontrakan.

Hampir 10 menit berlalu, Linda yang seharusnya sudah keluar dari dalam outlet. Masih belum menunjukkan batang hidungnya. Padahal Farhan sudah tidak sabar untuk segera bertemu dengan Linda. Kemudian mengantarkannya pulang.

Lela terlihat sudah keluar dengan salah seorang temannya. Kesempatan emas bagi Farhan untuk menanyakan keberadaan dari Linda. Mengingat Linda yang masih belum juga keluar dari dari dalam outlet.

"Tunggu  Lela!" Ucap Farhan turun dari motornya.

Lela menghentikan langkahnya. Sementara temannya tetap berjalan menuju parkiran motor.

"Ada Farhan?" Tanya Lela dengan santainya.

"Loe tahu Linda, tidak? Kok dia belum muncul juga dari tadi. Padahal ini sudah waktunya pulang, bukan?" Tanya balik Farhan.

"Dengar yah Farhan. Gue ingatin sama loe sekali lagi. Jangan pernah loe berusaha untuk dekatin Linda. Dia itu sudah punya pacar. Dan loe juga sudah punya istri. Jadi jangan pernah macam-macam dengan dia. Gue gak mau, kalau sampai Linda di keluarin dari sini. Cuman gara-gara loe!" Tegas Lela.

"Salah gue apa? Kenapa loe marah-marah seperti ini. Gue gak ngerti sama loe," ucap Farhan dengan wajah bingung.

"Sudah Farhan. Gue gak mau ngomong lagi sama loe. Yang jelas, loe harus jauhi Linda. Dia bekerja buat keluarganya. Jadi sampai dia di keluarkan dari sini. Cuman gara-gara loe saja. Ingat itu!" Ucap Lela dengan sedikit amarah.

Farhan hanya bisa terdiam. Dia merasa tidak melakukan kesalahan sedikit pun. Mengingat Farhan sudah melakukan apa yang sudah di lakukan olehnya. Tidak melakukan tindakan yang tidak baik. Itu yang coba di buat oleh dirinya. Tetapi Lela terkesan menyudutkan dirinya. Sehingga Farhan sedikit bingung dengan sikap Lela yang tiba-tiba terlihat aneh dengan segala sikap buruknya.

Linda yang di tunggu oleh Farhan pun akhirnya datang. Terlihat wajah lelah dari Linda, setelah seharian bekerja. Linda benar-benar menunjukkan ekspresi wajah lelah yang begitu besar. Tidak heran, Farhan harus segera membuat Linda kembali semangat. Melupakan semua yang terjadi saat ini.

Farhan segera mendekat ke arah Linda yang mulai menjauh dari pintu masuk outlet. Dengan senyuman yang begitu manis, Farhan berharap mendapatkan respon positif dari Linda. Mengingat ia datang untuk menawarkan hal yang baik pada Linda.

"Mau aku antar pulang?" Tanya Farhan sembari berjalan mengikuti Linda.

Linda tidak menjawab pertanyaan dari Farhan. Dia terus berjalan, seolah keberadaan dari Farhan hilang darinya. Tentu saja Farhan berharap bisa mendapatkan sedikit respon baik dari Linda. Mengingat Farhan bertanya secara baik-baik pada Linda. Pertanyaan yang seharusnya di jawab oleh Linda saat ini juga.

Tidak urung menjawab. Farhan Akhirnya menarik tangan Linda. Meminta Linda untuk menjelaskan pada dirinya. Perihal sikap dingin yang di tunjukkan oleh Linda pada Farhan.

"Aku mohon, katakan salahku!" Ucap Farhan dengan tegasnya.

"Jangan pernah mengikuti aku lagi!" Jawab Linda.

Farhan menatap wajah Linda. Sebelum perlahan melepaskan tangannya dari tangan Linda.

"Jauhi aku. Jangan pernah berdekatan lagi dengan ku. Aku tidak mau kedekatan kita, menjadi bahan omongan orang-orang. Ingat Farhan. Aku datang ke sini untuk bekerja. Bukan untuk main-main. Jadi jangan pernah membuat ku berada di situasi yang sulit. Aku tidak ingin hal itu terjadi. Aku harap kamu akan paham hal itu. Ingat itu Farhan!" Ucap Linda dengan tegasnya.

"Tapi Linda," ucap Farhan dengan wajah sedihnya.

"Tapi apa? Kamu bisa cari orang lain untuk teman curhat kamu. Teman cerita kamu atau apapun itu. Tapi jangan pernah dekatin aku. Aku tidak mau hal buruk terjadi pada pekerjaan ku. Ingat itu Farhan!" Ucap Linda semakin tegas.

Farhan sudah tidak bisa berkata lagi. Dia terdiam dengan apa yang di ucapkan oleh Linda. Sepertinya itu sudah menjadi ultimatum yang cukup keras dari Linda. Tidak heran, Linda begitu marah dengan apa yang di lakukan Farhan.

Linda pun segera pergi dengan langkah cepat. Menghindari kejaran dari Farhan yang mungkin saja akan mengikuti dirinya. Linda sudah tidak ingin memiliki cerita kembali dengan Farhan. Rasanya sudah tidak ada lagi hal yang harus di ceritakan pada Farhan. Rasa yang begitu hancur, kini sudah tidak bisa di ungkapkan lagi oleh Farhan.

Farhan merasa Linda adalah teman yang cukup menyenangkan. Sehingga ia berharap bisa menjadi teman dari Linda. Tetapi sepertinya Linda takut dengan fitnah yang mungkin saja datang pada dirinya. Itu yang membuat dia tidak percaya dengan semuanya. Sehingga Linda lebih memilih untuk mengakhiri semuanya. Linda merasa harus segera mengakhiri semua yang terjadi saat ini. Mengingat apa yang terjadi beberapa hari yang lalu. Menjadi hal yang paling buruk dalam hidup Linda. Tidak mungkin Linda akan melewati semuanya begitu saja.

"Maafkan aku Farhan. Aku tidak bisa menjadi teman mu lagi. Aku pikir ini sudah cukup. Aku tidak ingin ini menjadi semakin buruk. Hidup ini penuh dengan tantangan. Sepertinya aku harus melakukan yang terbaik. Ini yang terbaik untuk kita. Aku tidak mau membuat ku berada dalam situasi yang sulit. Sehingga aku berharap bisa menjadi seorang yang jauh lebih baik lagi," ucap Linda di dalam hatinya.

Farhan pulang dengan penuh kekecewaan. Sudah tidak ada lagi harapan yang bisa di dapatkan. Pertemanan itu sudah hancur oleh fitnah dari Fikri. Linda enggan berteman kembali dengan Farhan. Menghindari hal buruk yang akan datang pada dirinya. Tentu Linda trauma dengan kejadian yang ada. Mengingat resiko yang mungkin akan datang pada dirinya. Tetapi semuanya akan menjadi semakin buruk, saat sebagian dari mereka mulai terkuak ke publik. Itu yang di rasakan oleh Farhan.

"Sepertinya memang seharusnya, aku harus menjauhi Linda. Aku khawatir juga dengan karier ku dan dia. Ini akan menjadi hal yang buruk untuk dia. Akan menjadi buruk juga untuk ku. Aku harap semuanya akan baik-baik saja. Semua akan baik-baik saja bagi ku dan dia. Seharusnya," ungkap Farhan.

Tetapi Farhan tetap berharap bisa tetap berteman dengan Linda. Mengingat sosok Linda yang menyenangkan. Bagi Farhan, sosok Linda adalah sosok yang begitu baik. Tidak heran, Farhan menyukai sosok Linda yang baik tersebut. Asyik juga untuk bercerita. Jarang bagi Farhan menemukan sosok seperti Linda. Di mana ia begitu enak untuk di ajak mengobrol dan bertukar pikiran. Hal yang sama sekali begitu di sukai oleh Farhan. Tidak heran Farhan sedikit kehilangan sosok Linda yang cukup baik untuk bisa berdiskusi secara langsung. Sama sekali bukan hal yang mudah bagi Farhan.

1
Nur Adam
lnjut
Nur Adam
lnjjt
Nur Adam
linda2 cantik kok apem di ksih siapa,,ga tkt kena penyakit ckck jiwa muda menggelora sm cmpur doyan hehe
Deliz Diaz Dla FM B
Lanjutannnnnnn
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!