Ainara Syafiq Anjani
Gadis muslimah yang baru saja masuk ke universitas.
karena kecantikan fisik maupun hati nya banyak keluarga yang datang untuk meminta nya menjadi menantunya, akan tetapi dia selalu menolak lamaran mereka.
Alasan Ainara menolak lamaran tsb karena sebuah mimpi, di dalam mimpi nya dia bertemu seorang pemuda yang memiliki lesung pipi sebelah kiri.
Di dalam mimpinya pemuda tsb mengatakan
" Ainara Syafiq Anjani aku sudah meminta mu kepada Rabb-ku , dan hari ini aku akan meminta mu kepada orang tua mu. Mau kah kau menerima ku, menerima aku untuk menjadi imam mu? "
🌸
Muhammad Zidan Alfatih
Pemuda pemilik lesung pipi di sebelah kiri.
pemuda yang terkenal Ramah .
karena ke santunan nya banyak gadis yang mengantri untuk mengajukan proposal untuk menjadi istrinya.
" aku meminta mu kepada Rabb-kita. menyelipkan nama mu di setiap bait doa ku. menempatkan dirimu sebagai wanita mulia yang akan ku perjuangkan dengan keimananku kepada Rabb-ku. "
~Muhammad Zidan Alfatih~
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Taliya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Lembaran Baru
Setelah Zidan dan Ainara resmi menjadi sepasang suami dan istri, Kini tibalah acara resepsi di Pesantren milik Abah Ahmed denngan mengundang salah satu kiyai sahabat nya untuk mengisi acara itu.
Keluarga dan Kerabat dari kedua keluarga ini berkumpul menjadi satu.
Bahkan rekan kerja Zidan yang membantu cafe nya pun ikut hadir untuk mengucapkan selamat kepada sepasang pengantin baru ini.
Tak lupa teman dan sahabat Ainara pun hadir untuk memberikan dan mendoakan mereka.
Terlihat Kalila dan Risa teman kampus Ainara mereka menghampiri nya dan memeluk serta menangis melihat sahabat nya sudah menjadi seorang istri.
" Ra , selamat yaa. Semoga kau dan kak Zidan menjadi keluarga sakinah mawadah dan warrahmah . Doa kan aku juga agar menyusul mu juga " ucap Risa teman Ainara di kampus
" Terimakasih ya Risa. Aamiin semoga kamu juga cepat mendapatkan jodoh yang terbaik pula " sahut Ainara setelah melepaskan pelukan nya dari teman nya itu
" Assalamualaikum sahabat ku, Aku turut bahagia melihat mu sudah menemukan kekasih pilihan mu . semoga bahagia menyertai kalian berdua " Ucapan itu di ucapkan oleh Kalila sahabat baik Ainara. Mereka cukup lama berpelukan . Namun Zidan mengganggu nya.
" Ekkheem " suara deheman Zidan. Ainara dan kalila pun saling melepaskan pelukan mereka .
" Waalaikumsalam Lila, terimakasih untuk semua doa nya " sahut Ainara
" Kak Zidan kau harus menjaga sahabat ku ini " ancam Kalila pada Zidan, Zidan hanya tersenyum dan mengangguk sebagai jawaban nya.
Kini Renaldi berjalan menghampiri sepasang pengantin baru itu. Dia berjalan dengan senyuman yang tulus.
" Selamat yak Dek, sekarang kamu sudah menemukan jodoh terbaik dari Allah. Semoga kebahagian selalu menyertai kalian. Aku akan selalu mendoakan yang terbaik untuk kalian berdua " ucap nya dengan menampilkan senyum tulus nya.
" Terimakasih kak Aldi" jawab Ainara .
Lalu Renaldi berjalan menghampiri Zidan, Dia merangkul sahabat nya itu.
" Selamat zi, jagalah Dia selalu. Aku mendoakan yang terbaik untuk kalian " bisik nya saat masih merangkul tubuh Zidan.
" Sudah kewajiban ku untuk menjaga nya Ren " Jawab Zidan melepas Pelukan dari Renaldi.
Saat di tengah-tengah acara , Ayah Zidan yaitu Pak Amar beliau menghampiri Zidan dan Ainara , Namun Dia tidak sendiri an melainkan bersama sepasang suami istri dan seorang gadis .
" Nak, perkenalkan ini Pak Bara dan Bu Raya, Dan ini putri mereka nama nya Alea. Pak Bara ini Bos Ayah di perusahaan tempat Ayah bekerja nak " ujar Pak Amar. Ainara tersenyum ke arah mereka begitupun dengan Zidan .
" Pak Amar putra dan menantu mu ini pasangan yang sangat serasi sekali.
Tampan dan cantik. " ucap Bu Raya yang sudah mendekat ke arah Ainara, Lalu dia mengucapkan selamat kepada pasangan pengantin itu .
" Pak Amar Aku baru tahu jika putra mu itu sangat tampan, Jika saja saya mengenal lebih dulu saya akan menjodohkan dengan putri saya ",Sahut Pak Bara, Perasaan Ainara sudah tak enak dia memegang lengan Zidan, Namun seakan Zidan mengerti dia memberikan senyuman untuk menenangkan istri nya itu .
" Haha pak Bara bisa saja, Mari biar enak mengobrol kita ke Meja itu saja " Ucap Pak Amar mengajak Keluarga Bos nya itu untuk duduk di sebuah kursi yang tersedia untuk para tamu.
Keluarga Pak Bara pun mengikuti Pak Amar sampai di meja yang sudah di siapkan.
Namun beda hal nya dengan Gadis yang bernama Alea tadi , Dia terus memperhatikan Sepasang pengantin yang sedang menyalimi para tamu dengan senyuman kebahagian yang terpancar . Namun tatapan nya begitu intens kepada Zidan
"Dia pemuda yang sangat tampan, Aku jatuh hati ketika baru bertemu dengan nya , Namun dia baru menikah. Aah aku harus mendapat kan nya. Harus ! " Ucapnya dalam hati.
***
Sekarang Acara itu sudah selesai, Keluarga Ainara dan Zidan menginap di Pesantren.
Tepatnya di rumah utama yang ditinggali Abah Ahmed, Rumah utama itu sangat besar, Ada beberapa kamar yang kosong.
Jadi mereka memutuskan untuk bermalam disana .
" Pak Amar lebih baik istirahat di sini dulu saja karena ini waktu nya sudah malam " Ucap Abah Ahmed.
"Iya Mar, kau dan istrimu disini saja.Lagian disini banyak kamar yang kosong" Ucap Pak Syafiq
" Baiklah "jawab Pak Amar
" Ray, ajak Zahwa istirahat, kasian dia sedang hamil " ucap Umi Laras .
" Iya Bang, kasihan kaka. Pasti sudah mengantuk " timpal Ainara .
" Ya sudah Ayo sayang kita istirahat duluan. Maaf semua nya kami permisi duluan " Ucap Rayhan pada semua orang. Lalu mengajak Zahwa untuk istirahat terlebih dulu.
" Kalian juga istirahat lah. Pasti capek sehari an menyambut para tamu kan?" Ujar Bu Amira kepada Zidan dan Ainara
" Ah iya, kalian istirahat saja. Ra, ajak suami mu untuk istirahat sayang" ucap Umi Laras kepada Anak nya itu
" Su-ami U..mi ?" tanya Ainara yang gugup memandang ke arah Umi nya. Semua orang tersenyum melihat kegugupan Ainara. Begitupun dengan Zidan dia hanya diam sambil tersenyum melihat tingkah Ainara
" Iya suami kamu. kan kamu sudah menikah. Masa mau ninggalin suami kamu gitu aja si " sambung Umi Laras yang terkekeh melihat Anak nya yang salah tingkah.
" Ah iya Umj. Maaf ya kak. Ayo kita istirahat " Ajak nya pada Zidan yang sedari tadi menatap Ainara dengan tatapan yang jahil serta senyum yang meledek
" Kemana?" tanya Zidan yang semakin membuat malu Ainara di hadapan semua orang. Kini pipi nya sudah merah bak kepiting rebus.
" Ke Kamar lah " jawab nya dengan polos.
" Ngapain?" Pertanyaan Zidan yang membuat Ainara semakin menahan Malu nya
" Zi, sudah lah jangan mengganggu istrimu seperti itu, Kasihan . Lihat pipi nya sudah merah begitu . " Tegur Abah Ahmed.
" Maaf . Ya sudah ayo kita istirahat " Ajaknya yang sudah menggandeng tangan istrinya. Ainara pun mengangguk dan meminta izin ke keluarga nya untuk istirahat terlebih dulu.
Ainara mengikuti Zidan yang sudah menggandeng tangan nya. Kini mereka sudah ada di dalam kamar .
Nampak Ainara yang terlihat Resah , Beda hal nya dengan Zidan dia terlihat tenang .
Zidan mendekat ke arah Ainara yang sedang duduk di tepi ranjang. Dia pun mendudukan dirinya disamping istrinya itu.
" Kenapa ?" tanya nya yang begitu lembut. Ainara hanya menggelengkan kepalanya lalu menundukan pandangan nya agar tak menatap suami nya itu
" Kita sudah menjadi pasangan halal dek, Tak usah malu untuk memandang ku " ujar zidan yang sudah mengelus pucuk kepala Ainara.
" Kak... " Panggil Ainara dengan suara khasnya yang begitu lembut dan sangat menyejukan hati .
" Dalem dek " jawab Zidan tak kalah lembutnya
" Terimakasih " Ucap Ainara, kali ini dia memberanikan untuk menatap Ke arah suami nya. Zidan pun membalas tatapan Ainara dan tersenyum sangat manis yang memperlihatkan lesung pipit nya sebelah kanan.
" untuk apa?" tanya Zidan yang masih setia memandang istri nya
" Terimakasih karena sudah Menjadi Kekasih Pilihan dari Allah untuk adek, Terimakasih karena sudah menerima semua tentang Aku kak" Ucap Ainara yang masih menatap Zidan. Ainara berkaca-kaca kini buliran Air matanya telah menetes. Dengan lembut Zidan mengusap Air mata nya itu. Lalu mengusap pipi halus Ainara dengan tangan nya.
" Aku yang harus nya Berterimakasih kepada mu dek, Karena kamu lah yang telah memilihku untuk menjadi imammu. Terimakasih banyak sayang " Sahut Zidan dia mencium kening Ainara. Ainara mendongak ke atas, dia menatap Zidan yang sudah tersenyum ke arah nya. Mereka berdua saling menatap dan melempar senyuman nya yang sangat manis.
Cuuup
Zidan mencium sekilas Bibir Ainara, Ainara terlonjak kaget karena nya, dengan cepat dia menunduk untuk menyembunyikan pipi nya yang sudah merah, Zidan tersenyum melihat tingkah Ainara. Zidan membelai pucuk kepala istrinya dengan lembut.
"Mandi dulu gih baru istirahat" ucap Zidan, Ainara menatap bingung ke arah Zidan.
" Kakak tahu Adek belum siap. Kakak akan menunggu sampai kamu siap dek. untuk malam ini kita tidur saja ya" Zidan memberi pengertian ke Ainara, Lalu Ainara mengangguk.
" Terimakasih sudah memahami ku kak " ucap Ainara , Zidan tersenyum. Lalu Ainara pergi untuk membersihkan tubuhnya. Setelah selesai bergantian dengan Zidan .
Mereka sudah selesai membersihkan tubuhnya masing-masing. Dan kini mereka duduk saling memandang dan melempar senyum .
" Ayo tidur " Ajak Zidan , Ainara mengikuti perintah suami nya , Dia menaiki ranjang dan merebahkan dirinya, begitupun dengan Zidan yang sudah berbaring di sebelah nya.
" Dulu untuk memandang mu pun aku takut sekali, Namun sekarang memandang mu adalah Hobi baru untuk ku dek " ucapnya , kemudian dia berbalik menghadap ke arah Ainara dan melingkarkan tangan nya di tubuh Ainara.
" Terimakasih kekasih halalku" ucapnya lembut lalu mencium kening Ainara.
" Terimakasih juga Imam ku " Jawab Ainara.
Hingga Akhirnya mereka tertidur saling berpelukan satu sama lain.
Memang indah menjalani masa pacaran setelah menikah, Bebas dan tanpa takut berbuat dosa.
Melakukan apapun dan medapat pahala.
Membuat suami tersenyum saja mendapatkan pahala lho, MasyaAllah indah bukan?
**jangan bosen untuk membaca novel "Kekasih Pilihan"
Author bingung mau kasih konflik apa buat pernikahan Zidan dan Ainara. Karena jujur Author nya sendiri gak suka konflik yang berat2 mau nya itu mereka adem aja, Romantis gitu. Tapi katanya gak seru.
Terus gimana dong ?
Kasih masukan dong konflik apa yang pas buat mereka?
Dan jangan lupa tinggal kan jejak kalian ya, Like & Coment . Author tunggu yaa🤗🙏😊**
Salam dari
"KEKUATAN ASISTEN DIREKTUR"
Jangan lupa Feedback dan bantu
LIKE, VOTE, RATE dan KOMEN.
Terima kasih🤗
Salam dari
"KEKUATAN ASISTEN DIREKTUR"
Jangan lupa Feedback dan bantu
LIKE, VOTE, RATE dan KOMEN.
Terima kasih🤗
Salam dari
"KEKUATAN ASISTEN DIREKTUR"
Jangan lupa Feedback dan bantu
LIKE, VOTE, RATE dan KOMEN.
Terima kasih🤗
alhmdulilah sah Resmi jdi suami istri.
samawa janah Allah amin. zidan Dan nara
Allah lbh tau mana yg terbaik bwt mu.
eh tmn y melamar y lg. wadau gmn jdi y??? 🤔🤔🤔🤔