Clara adalah seorang gadis yang memiliki beberapa karakter, sehingga membuat nya mudah bergaul dengan siapa saja, meskipun dia berasal dari keluarga yang berada, tak lantas membuat nya memilih siapa saja yang pantas bergaul dengan nya.
Penasaran maka nya baca.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AYU APRIYANI, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Taekwondo Club
Kini mereka telah mengenakan Han book seragam bela diri taekwondo.
Clara berhadapan dengan Angga
Lisa berhadapan dengan Rendi
tentu selanjutnya Dodi dengan Cindi..
hanya pasangan Clara dan Angga lah yang bisa di bilang lawan yang seimbang karena mereka sama sama pemegang sabuk hitam..
Namun Clara masih bisa di bilang 2 tingkat di atas Angga, bisa di lihat dari sabuk yang mereka kenakan sangat jelas jumlah strip yang berada di sabuk nya ada 8 strip yang artinya setingkat dengan level Guru, Angga hanya memiliki 6 strip di sabuk nya..
Tapi Angga tidak pesimis sama sekali, mungkin tingkat nya 2 tingkat di bawah Clara tapi tetap saja Clara seorang wanita dia yakin bisa menang...
Alhasil ternyata Angga lah yang kalah dengan menggunakan trik mesum nya dia yakin menang, tapi tak di sangkah justru Clara menggunakan trik itu padanya Angga KO.
di tengah pertarungan Angga dan Clara
"kamu mau menggunakan trik mu hah" bisik Clara ke Angga
"apa kamu belum mengenalku dengan baik Sa..yang" bisik Clara lagi namun dengan sedikit meniup tengkuk Angga
Angga terdiam sejenak dan Clara mengambil kesempatan itu untuk melumpuhkan Angga
Braaak.... Clara membanting Angga
"hey kamu curang sayang, kamu sengaja menggodaku" elak Angga
"oh ya memang siapa yang mulai lebih dulu hah" balas Clara
"sayang setidak nya bantu aku berdiri" bujuk Angga
"jangan memanggil ku sayang" kata Clara
"tidak bisa sayang bukan nya tadi kamu
juga panggil sa..yang" goda Angga
Clara menatap Angga tajam..
"oke oke aku tidak mau di banting lagi" kata Angga" bantu aku berdiri "
Clara pun membantu Angga berdiri..
Di sisi lain Lisa sedang melatih Rendi yang sama sekali tidak memiliki dasar..
"akh.. Rendi apa tubuh tidak pernah berolah raga hah" keluh Lisa
Lisa juga mengenakan sabuk hitam namu masih berada di tingkat 3..
"hey kerjaku hanya melukis dan melukis, "bela Rendi pada dirinya sendiri" lagi pula aku di sini kan hanya ingin mengejarmu" gumam Rendi
"apa yang kamu katakan" tanya Lisa yang melihat Rendi bergumam
"tidak ayo kita mulai lagi, kuda kuda bukan" kata Rendi
"hemm.."
dan sisi lain nya... Dodi dan Cindi juga tidak melewati kesempatan untuk berdua, ini kali pertama mereka berdua setelah jadian minggu lalu...
Dodi yang memegang sabuk hitam tingkat5 hanya melatih Cindi namun sesekali menggodanya Cindi sama seperti Rendi masih mengenakan sabuk putih
"sayang apa kamu siap" tanya Dodi
"aku siap" kata Cindi memasang kuda kuda
Dodi terkekeh melihat posisi kuda kuda Cindi yang salah
"sayang bukan seperti itu" kata Dodi lalu memposisikan kuda kuda Cindi dengan benar
"Dodi berhenti memanggilku sayang dulu, aku susah fokus" elak Cindi
"oke oke"
******
setelah beberapa jam mereka berada di Club Taekwondo mereka memutuskan makan siang di restoran terdekat..
" kita makan sekarang aku sangat lapar setelah menguras banyak tenaga" kata Clara
"ya aku juga sayang" kata Angga
"Angga tutup mulut mu itu," pinta Clara
"apa kalian sudah berpacaran" tanya Lisa
Tidak / iya... Clara dan Angga memberikan jawaban yang berbeda
"hey mana yang benar" tanya Rendi
Dodi dan Cindi hanya terkekeh
"hey bos sejak kapan aku jadi pacar mu" kata Clara
"sejak kamu setuju mengenakan kem__--__mppt (mulut di bekap Clara)
"jangan di dengarkan kita makan sekarang ," pinta Clara
mereka kini berada di restoran seafood pilihan Angga..
"apa kalian makan makanan seafood" tanya Angga
"aku dan Lisa pemakan segalanya selama itu makanan" kata Clara
"siapa yang teraktir" tanya Rendi
"tentu saja bos lah" kata Dodi
"di sini ada dua bos bos yang mana" tanya Lisa
"2 memang nya siapa selain bos Dirga" tanya Dodi
tentu saja bos Clara ucap Lisa Rendi dan Cindi bersama..
uhuk uhuk uhuk... APA KALIAN SUDAH GILA HAH "bentak Clarabpada ketiganya
"oh iya Clara kan baru gajian ya aku lupa" kata Dodi
"hey Dodo kamu juga baru gajian lagi pula gaji mu lebih tinggi dari pada seorang Office" kata Clara
"Dodi.. kamu slah nona gaji mu lah yang lebih tinggi. karena bos____AAW
(kakinya di injak Angga)
astaga keceplosan dasar mulut lemes batin Dodi
"ekhem cepat saja pilih menunya aku yang bayar" kata Angga
"hore di traktir bos" kata Cindi
"sayang apa kamu suka makanan seafood, aku akan sering membawamu ke sini nanti" kata Dodi
"iya aku suka, apa saja aku suka apa lagi kalau sama kamu" kata Cindi
uhuk uhuk uhuk... SEJAK KAPAN KALIAN JADIAN... Tanya Clara dan Rendi bersama
"minggu lalu seusai acara pameran lukisan mu Rendi" kata Dodi
"iya" kata Cindi
"Cindi kenapa kamu tidak cerita bukan kita sudah berjanji susah senang kita bagi bersama" kata Clara
"iya nih hem aku tau dia tidak ingin berbagi bahagia nya, kita sudah di lupakan Cla" kata Rendi
"bu..bukan begitu tidak ada waktu lagi pula kalian semua pada sibuk aku juga sibuk kuliah, dan lagi ini masih di bilang pertemuan kami yang pertama setelah resmi pacaran, ayolah maafkan adik bontot kalian ini ya ya" bujuk Cindi
"huh" singkat Clara
"haiisss, hey Dodi jaga adik ku baik baik" kata Rendi
"tentu saja"
"apa apaan ini apa harus kalian mencampuri urusan Cindi kalian kan hanya teman kost" kata Angga kesal sedari tadi di abaikan
"hey bos besar, mereka sudah menjadi saudara sekarang" kata Lisa lalu berbisik pada Angga" harus nya kamu bersyukur mereka jadi saudara bagaimana kalau Rendi menyukai Clara kamu akan dapat saingan berat hehe" bisik nya
"apa yang kamu bisikan ke bos besar Lisa" tanya Rendi
"rahasia" kata Lisa
"Lisa" panggil Clara menatap datar ke Lisa
"iya iya, gitu banget lihat nya
Pesanan mereka akhirnya sampai..
"wah... kelihatan nya enak" kata Cindi
"hem Cla.. sudah lama kita tidak makan seafood" kata Lisa
"ya sudah makan saja sekarang, mumpung ada bos yang traktir" kata Clara
"ya itu benar" tambah Rendi
"apa kalian hanya memandang ku sebagai bos besar hah" kata Angga
"tidak kamu bos terbaik di dunia" imbuh Clara
" benar bos" tambah Dodi
"mari makan.." kata Cindi
"huuuft.. Angga menarik nafas...
"ya kita makan" kata Rendi
selesai menyantap makan siang...
"Cla apa kita jadi ke rumah mu",bisik Lisa
"hem.." singkat Clara
"kenapa kalian berbisik" tanya Angga
"emm itu kami mau bilang terima kasih sudah di traktir pak Angga" kata Lisa
"panggil Angga saja kalau aku tidak di kantor lagi pula kamu bukan pegawai ku" kata Angga
"ya kami juga ucapkan terimakasih untuk makan siang ya" kata Rendi
"ya makan siang nya enak" kata Cindi
"lain kali aku akan mengajak mu ke sini lagi" bisik Dodi ke Cindi
dan di angguki oleh Cindi
"Dodi apa yang kamu bisikan hah, jangan macam macam ya" tegur Clara
"hey dia pacar ku nona, lagi pula tidak mungkin aku macam macam aku menyanginya" kata Dodi
"ya aku pegang janji mu" kata Clara
"harus nya kita juga sudah pacaran kan sayang" goda Angga ke Clara
"selesaikan masalah mu dengan Jasmin dulu, aku tidak ingin dia mengusik ku lagi" kata Clara santai..
"ya baiklah secepatnya sayang" kata Angga
"ekhem Rendi kita seperti nya hanya sebuah patung" kata Lisa
"ya mereka berdua berpasangan heh apa tidak kah kasian melihat kami yang jomblo" kata Rendi
"hah aku pikir kalian jadian juga" kata Dodi
segini dulu ya author kurang sehat jadi susah dapat ide cerita 🤒🤒🤒
aku padamu thor
salam "Dady danzel."