NovelToon NovelToon
SEBATAS RASA

SEBATAS RASA

Status: tamat
Genre:Single Mom / Tamat
Popularitas:76.9k
Nilai: 5
Nama Author: Senja

Kisah seorang gadis yatim piatu yang bernama Stella Anggraeni yang berkerja di sebuah perusahaan seorang Ceo yang bernama William.

Keduanya terlibat cinta dan mengakibatkan seorang Stella hamil di luar nikah, William tidak bisa bertanggung jawab karena sudah mempunyai seorang calon istri. William meminta agar Stella menggugurkan kandungnya.

Stella memilih meninggalkan William dan menjalani kehidupan sendiri dengan seorang anak perempuan yang di beri nama Angelica.

Bagaimana Stella menjalani hidupnya? Mari kita simak perjalanan hidup Stella!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30

"Tuan, ayo kita pulang!" ajak Rico.

"Bagaimana keadaan Stella? apa sakitnya parah?" tanya William.

"Nanti saya jelaskan di rumah," kata Rico sebenarnya dia ragu untuk berbicara dengan William.

"Tidak usah berbelit, Rico. Cepat jelaskan sekarang juga!" kata William sedikit keras.

"Maaf, tidak bisa," kata Rico lagi.

"Ayo kita pulang!" ajak William.

William dan Rico pulang ke rumah, langsung menuju ke ruang kerjanya. Di sana mereka membicarakan tentang Stella.

"Cepat jelaskan, Rico!" ucap William. Sudah tidak sabar mendengar tentang hasil pemeriksaan dokter.

"Nona Stella tidak sakit, melainkan...

Tok... tok... tok...

"Masuk!" kata William, kesal karena ada yang mengganggu.

"Tuan, ini kopinya," ucap Rini sembari meletakkan dua cangkir kopi di meja.

"Siapa yang menyuruh, kamu? bawa keluar kopi ini!" bentak William.

Rini mengambil kedua cangkir kopi itu, lalu membawanya keluar. "Sial! gagal aku mendengarkan pembicaraan mereka," gerutunya.

Rico mengunci pintu ruang kerja William, agar tidak ada yang menganggu lagi.

"Nona Stella hamil, Tuan," ucap Rico.

"Apa kamu bilang? tidak mungkin!" kata William.

William lalu keluar dan menuju ke kamar yang ditempati oleh Stella, ia mendapati Stella sedang duduk sambil memeluk kakinya di lantai. William merasa kasihan dengan Stella, ingin rasanya ia membawa kabur Stella lalu menikah dan menjalani hidup dengan Stella.

"Stella, maafkan aku..." ucap William lirih. Duduk berlutut di hadapan Stella.

"William, kamu harus bertanggung jawab," ucap Stella seraya menghapus air mata di kedua pipinya.

"Stella, aku kurang yakin kalau janin yang kamu kandung itu anak ku," ucap William menyakiti hati Stella.

"Aku melakukan hanya dengan mu, William," kata Stella.

"Tapi, kita melakukan hanya sekali," ucap William menyangkal kalau janin yang di kandung oleh Stella bukan darah dagingnya.

"Kamu harus bertanggung jawab, William!" kata Stella.

"Aku tidak bisa menikahi mu!" kata William.

"Apa alasannya? jawab!" bentak Stella.

William pergi begitu saja meninggalkan Stella di kamarnya, pikirannya sangat kacau.

Stella menangis harapan untuk meminta pertanggung jawaban pada William menipis seketika, Stella lalu berkemas dan pulang ke rumahnya.

Stella pulang dengan berjalan kaki, dengan langkah gontai. Saat melewati sebuah jembatan ia berfikir akan mengakhiri hidupnya. Kakinya sudah melangkah, memanjat pagar besi jembatan.

"Tante!" panggil seorang anak kecil.

Stella menoleh ke belakang, ternyata dibelakangnya ada anak kecil bersama dengan orang tuanya.

"Nona, apa yang anda lakukan? turunlah!" pinta orang tua anak kecil itu.

Stella menangis tubuhnya melemah, ia pun turun lalu duduk bersimpuh.

"Menangislah Nona, kalau itu membuat tenang! ceritakan apa masalah, Nona! jangan berbuat yang merugikan diri sendiri," kata orang tua anak lagi.

"Tante, hapus air mata mu," ucap gadis kecil yang sangat lucu, seraya memberikan sapu tangan pada Stella.

Orang itu mengantarkan Stella pulang ke rumahnya, saat ini Stella sudah sedikit tenang berkat nasehat dari orang tua anak kecil tadi. Stella juga menyadari kesalahannya, wajar jika dia harus menerima hasil dari perbuatannya.

"Rico, kenapa Stella bisa hamil? kita melakukan juga sekali, itu pun tidak di sengaja," ucap William.

"Bisa saja Nona Stella sedang berada dalam masa subur, Tuan," kata Rico.

"Sok tau, kamu!" kata William.

Rico lalu menyarankan William bertanya kepada dokter, karena dokter yang lebih tau semuanya. William kemudian mengikuti saran Rico, dokter yang memeriksa Stella di suruh datang ke rumahnya.

"William, ada apa lagi? aku sedang banyak pasien," ucap Dokter.

"Apa benar hasil pemeriksaan kamu kemarin?" tanya William.

"Keterlaluan kalau tidak percaya, bawa saja ke rumah sakit!" ucap Dokter.

Dokter kesal dengan William, demi datang ke rumah William dia harus meninggalkan pasien. William benar-benar membuatnya gila saat ini.

Setelah dokter pergi, William dan Rico hendak melihat Stella, tetapi saat membuka pintu mereka kaget Stella sudah tidak berada di dalam kamarnya.

"Mbok Yem!" teriak Rico.

"Iya, Tuan," sahut Mbok Yem.

"Lihat Stella tidak? di kamarnya tidak ada?" ucap William.

"Apa mungkin Nona Stella pulang," sahut Rico.

Rico mengajak William untuk pergi ke rumah Stella, setelah sampai di sana ternyata Stella sudah tidak berada di rumahnya.

"Ini semua salah ku, Rico! aku tidak percaya kalau janin yang dia kandung adalah anak ku," jelas William.

"Tuan, harusnya memikirkan perasaan Nona Stella," kata Rico.

William mengajak pulang Rico, dia sudah lelah dan ingin segera beristirahat.

Stella saat ini sedang bersama Kiana menuju ke rumahnya, di rumah Kiana sudah ada Karin. Ternyata Karin sudah mendengar kehamilan Stella.

"Stella, aku kasih uang dan pergilah dari kota ini! selamatkan cucu ku," ucap Karin.

"Tidak, Nyonya! William harus bertanggung jawab," tolak Stella dengan tegas.

"Percuma kamu meminta pertanggung jawaban William, dia tidak akan pernah menikahi mu," jelas Karin.

"Katakan, apa alasannya?" kata Stella lagi.

"Stella, percayalah dengan ku dan Tante Karin. Terima uang dari kita," bujuk Kiana.

"Kalaupun William tidak mau bertanggung jawab, aku tetap akan membesarkan anak ku," ucap Stella.

Stella tetap pada pendiriannya, dia tidak mau menerima uang sepeserpun dari Karin. Dia sadar kelak anaknya yang akan menemaninya di saat menua nanti.

Tengah malam Rico membangunkan William, dia memberitahu kalau Helena sudah pulang. Itu artinya dia akan segera bertunangan.

"Menambah masalah saja wanita itu," gerutu William.

William sangat frustasi saat ini, belum kelar masalah dengan Stella sudah datang Helena.

1
༄༅⃟𝐐🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦𝐘𝐔𝐋𝐈kurnia🌿
sipp josss keluarin taring mu stel kamu wanita cerdasss yukkk yuk semangat up yuk
Anonymous
Extra part dong
pєkαᴰᴼᴺᴳ: Insya Allah 😇🙏👼

Terimakasih kk atas dukungannya 🥰
total 1 replies
Anonymous
Lanjutannnnnnn
Sri Wahyuni
crta t tmbah lieur az alur y
pєkαᴰᴼᴺᴳ: Baru belajar kakak
Mohon bimbingannya 🙏🥰🤗boleh lewat pc
follback ya🤗
total 1 replies
Sri Wahyuni
knp rumah nya ga d jual az stel blikn yg baru oon loh
Sri Wahyuni
stella watak y sok gengsi tpi tolol
Sri Wahyuni
stella itu btuh oertolongan orang tpi bnyk menolak krn g mau merepot kn pdhl d trima az krn darurat ada bls budi bsa k dpan nya membls
pєkαᴰᴼᴺᴳ: Terimakasih kakak sudah mampir🥰😍
total 1 replies
Sri Wahyuni
mka nya stela jngn murahan hamil kan
༄༅⃟𝐐🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦𝐘𝐔𝐋𝐈kurnia🌿
karena kamu kurang peka ric😆😆😆😆yoh semangat semangatt up yoh
Mega
kenapa tidak dipersatukan aja, sih?
༄༅⃟𝐐🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦𝐘𝐔𝐋𝐈kurnia🌿
alhamdulillah ahirnya up lgii,,, siap yg mukul ricko tmhmmm
ᴍ֟፝ᴀʜ ᴇ •
bossy banget ya william🤭
༄༅⃟𝐐🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦𝐘𝐔𝐋𝐈kurnia🌿
stela ama angelica pergi aja lah yg jauhh cihhhh
༄༅⃟𝐐🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦𝐘𝐔𝐋𝐈kurnia🌿
pov rico kenapa gk mau nikah ama stella thor
pєkαᴰᴼᴺᴳ: Rahasia itu kk🤣🤣🤭
total 3 replies
༄༅⃟𝐐🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦𝐘𝐔𝐋𝐈kurnia🌿
hmmm gi mana ya dbaik juga kalok stela ngajak nikah riko tapi kasian rico kalok cumak buat balas budi tapi kalok balikan sma willi gak aja lah,, jangan satukan stela ama willi meskipun ada anak di antara mereka thor
༄༅⃟𝐐🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦𝐘𝐔𝐋𝐈kurnia🌿
menikah ae lah sambil berjalan nanti cari solusi biar jatuh cinta wkwkwk
Anonymous
Lanjutannnnnnn
༄༅⃟𝐐🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦𝐘𝐔𝐋𝐈kurnia🌿
stop kiana dan bu karin udah lah wong wili gak mau ngakui anaknya ya sudah jika tante karin ingin ketemu cucunya ya temui aja dengan baik baik boleh boleh ama stela, stela gk sejahat ituh jgk,, di tunggu karma untuk willi
Dewi Khanza: buat helena sama wiliam dapat karma thor dan menyesal, katanya gk cinta sama Helena dasar laki2
total 1 replies
Mega
Aku juga lega
Mega
Maklum-maklum, anak sama ibu sama aja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!