NovelToon NovelToon
The CEO'S Speed Limit

The CEO'S Speed Limit

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Perjodohan / CEO
Popularitas:4.7k
Nilai: 5
Nama Author: seasoulune

Raelyn Elamora, mahasiswi cerdas yang keras kepala dan doyan balapan liar, mendadak lemas saat sang papa menjodohkannya demi melunasi utang. Calon suaminya adalah Alvarez Arran Danadiaksa CEO muda super dingin dan cekatan yang menguasai bisnis sekota. Raelyn bersumpah tidak akan tunduk pada si "balok es," sementara Alvarez punya seribu cara pintar untuk menjinakkan istri liarnya. Apakah si kepala batu bisa meluluhkan hati si raja es?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon seasoulune, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 29

Hari itu, setelah dua minggu penuh mengambil cuti untuk memulihkan luka bakar di kakinya, Raelyn akhirnya kembali menginjakkan kaki di area kampus. Atmosfer akademis yang berisik langsung menyambutnya begitu dia berjalan melewati koridor gedung fakultas teknik.

"Akhirnya berangkat juga lo, Nyonya!" seru Angel begitu melihat siluet Raelyn dari kejauhan.

Raelyn hanya mendengus, namun senyum tipis tidak bisa disembunyikan dari bibirnya. Seharian itu, Raelyn kembali disibukkan dengan berbagai kegiatan kampus yang sempat tertunda.

Dari mengurus administrasi perkuliahan, mereview revisi draf skripsi bersama dosen pembimbing, hingga mengobrol ngalor-ngidul dengan Tisha dan Angel di sela-sela jam istirahat. Rasa penatnya selama terkurung di tawang mewah seolah menguap begitu saja.

Sore harinya, setelah seluruh urusan kampus selesai, Raelyn, Tisha, dan Angel berjalan bersama menuju area parkir luar. Mereka berniat untuk kembali bersantai di kafe seperti biasa.

Namun, baru beberapa langkah melewati gerbang utama kampus, sebuah bayangan pria tinggi yang sudah berdiri menyandarkan tubuhnya di dekat tiang pembatas mendadak melangkah maju, menghalangi jalur jalan mereka.

"Raelyn!" panggil sebuah suara bariton yang lembut.

Raelyn menghentikan langkahnya secara refleks. Dia menoleh, menatap tajam ke arah pria yang baru saja memanggil namanya. Sialan.

Tebakan Raelyn tidak salah. Itu adalah Elang.

Sebelum Raelyn sempat mengeluarkan satu patah kata pun atau memberikan respons defensif, Elang dengan gerakan yang sangat cepat melangkah maju dan langsung mendekap tubuh Raelyn ke dalam sebuah pelukan erat.

"Aku kangen banget sama kamu, Lyn. Akhirnya aku bisa ketemu kamu lagi," ucap Elang pelan di dekat telinga Raelyn, mencengkeram bahu gadis itu seolah takut kehilangan lagi.

Atmosfer di depan gerbang kampus mendadak membeku. Tisha dan Angel spontan melongo dengan mata membelalak sempurna, sementara Raelyn yang posisinya terkunci di dalam pelukan Elang langsung dilanda rasa panik yang bercampur dengan amarah yang mendidih di ubun-ubun.

Bayangan wajah Alvarez yang cemburu buta tadi pagi langsung melintas di otaknya.

Dengan sentakan fisik yang sangat kasar dan bertenaga, Raelyn langsung mendorong dada Elang kuat-kuat hingga tautan pelukan itu terlepas paksa.

"Apa-apaan sih lo?! Datang-datang asal peluk-peluk orang aja! Gak sopan tahu gak!" sentak Raelyn galak, matanya berkilat marah sembari menepis tangan Elang yang mencoba meraih jemarinya lagi.

Elang langsung terpaku di tempatnya. Wajah tampannya dipenuhi raut kebingungan yang luar biasa melihat reaksi garang dari wanita di depannya.

Dalam memori ingatan Elang selama lima tahun ini, Raelyn adalah sosok gadis remaja yang lucu, manja, lembut, dan teramat mencintainya dengan tulus tanpa syarat. Namun sekarang, sosok perempuan yang berdiri di hadapannya ini tampak berubah drastis seratus delapan puluh derajat menjadi sosok wanita dewasa yang sangat tegas, mandiri, dan berwibawa menakutkan.

"Lyn... kamu kenapa?" tanya Elang dengan nada suara yang kebingungan.

Raelyn mendengus sinis, melipat kedua tangannya di dada dengan pandangan mata yang menatap Elang penuh rasa muak.

"Yang seharusnya nanya itu gue! Lo kenapa tiba-tiba datang dan asal peluk-peluk gue, hah?! Maksud lo apa?!"

"Maaf... aku cuma... aku bener-bener kangen sama kamu, Lyn," cicit Elang, mencoba mencari belas kasihan melalui tatapan matanya yang dulu selalu berhasil meluluhkan hati Raelyn.

Sayangnya, taktik itu tidak lagi berguna hari ini. Tameng hati Raelyn sudah terkunci rapat untuk nama lain.

"Mending lo pergi deh sekarang. Jauh-jauh dari kehidupan gue!" usir Raelyn ketus dan tajam.

Tanpa menunggu balasan atau penjelasan lanjutan dari mantan kekasihnya itu, Raelyn langsung berbalik, menyambar lengan Tisha dan Angel, lalu berjalan cepat meninggalkan Elang yang hanya bisa berdiri mematung menatap kepergiannya dengan penyesalan yang terlambat.

bersambung.....

1
Muchammad Shobris
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!