NovelToon NovelToon
Suami Rahasiaku Sang Aktor

Suami Rahasiaku Sang Aktor

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Perjodohan / Identitas Tersembunyi
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: avy sulas

Oca dipaksa menikah dengan pria asing di depan altar—demi memenuhi wasiat sang kakek yang tak bisa ia menolak. dan yang tak terduga, suaminya adalah seorang aktor terkenal yang harus disembunyikan rapat-rapat dari dunia, termasuk dari sahabat-sahabatnya sendiri.

Belum sempat ia membiasakan diri dengan kehidupan barunya, datang seseorang yang perlahan mengisi ruang kosong di hatinya—ruang yang sengaja ditinggalkan oleh suaminya sendiri. Oca pun membuka hati, tanpa pernah menyangka ada yang luput dari pandangannya.

Kini ia terjebak di antara dua hati: satu yang seharusnya ia cintai karena status, dan satu lagi yang ia pilih sendiri karena rasa.

Tapi siapa sangka, tak semua yang terlihat tulus benar-benar seperti itu.

Siapakah yang berhak atas hati Oca? 💍

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon avy sulas, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tekad Baru

Tepat jam 7 malam Oca akhirnya keluar kamar, demamnya sudah turun dan tubuhnya juga tidak lagi terlalu lemas seperti tadi pagi.

Ia menuruni tangga sambil mengedarkan pandangan ke sekeliling mansion yang terasa sunyi seperti biasa. Baru beberapa langkah berjalan, seorang pelayan menghampirinya.

"Ada yang bisa saya bantu, Nona?" tanya pelayan itu dengan sopan.

"Aku mau makan.”

Pelayan itu mengangguk pelan. "Silakan, Nona.”

Oca lalu melangkah menuju ruang makan, sementara pelayan itu mengikuti di belakangnya.

Sesampainya di ruang makan, beberapa hidangan sudah tersaji di atas meja, sepertinya memang sudah disiapkan sejak tadi.

Oca menarik kursi kemudian duduk untuk menyantap sup hangat, sejak tadi siang perutnya memang belum terisi apa pun, jadi sekarang terasa agak lapar.

Pelayan yang berdiri tak jauh darinya memperhatikan Oca yang sesekali melirik ke arah lorong menuju ruang kerja.

"Tuan Anthony masih di ruang kerja, Nona. Dari tadi sore beliau belum keluar.”

Oca hanya mengangguk pelan tanpa mengatakan apapun, lalu kembali menyuap sup hangat ke dalam mulutnya.

Sementara itu, di ruang kerja, Anthony masih duduk di kursi sambil menatap layar laptopnya. Wajah manajernya tampak memenuhi layar, membahas perubahan jadwal syuting yang terpaksa ditunda hari ini.

"Untung saja pihak produksi masih bisa geser jadwal," ujar sang manajer sambil melihat catatan di depannya. "Jadi besok syutingnya tetap lanjut seperti biasa."

Anthony mengangguk pelan sembari membuka naskah yang baru saja masuk ke emailnya.

"Aku sudah terima revisinya."

"Coba dipelajari dulu malam ini," lanjut manajernya. "Kalau masih ada yang perlu diubah, langsung kabarin aku. Biar nanti aku koordinasikan lagi sama tim produksi."

"Oke.”

"Kalau gitu aku tutup dulu."

Anthony hanya mengangguk kecil sebelum sambungan video call itu berakhir.

Ia menutup laptop, lalu menyandarkan tubuhnya sebentar di kursi. Tatapannya beralih ke jam dinding yang menunjukkan waktu makan malam. Setelah memastikan tidak ada lagi pekerjaan yang harus diselesaikan, Anthony pun bangkit dari kursinya dan melangkah keluar menuju ruang makan.

Sesampainya disana, Ia menghentikan langkahnya ketika melihat Oca sudah duduk meja makan sambil mengunyah makanannya, sama sekali tidak menyadari kehadirannya.

Tanpa berkata apa-apa, Anthony menarik kursi tepat di hadapan Oca lalu duduk.

Salah satu pelayan yang berjaga di dekat ruang makan segera menghampiri. "Tuan, mau saya siapkan makan malam?"

Anthony menggeleng pelan. "Tidak usah, bikinkan kopi aja."

"Baik, Tuan.”

Tak lama kemudian, secangkir kopi hangat diletakkan di hadapan Anthony. Pria itu mengangkat cangkirnya, menyesapnya pelan, lalu mengalihkan pandangan ke arah Oca yang masih sibuk menyantap makanannya.

"Demammu sudah turun?" tanyanya.

Oca mengangkat kepalanya dan menatap Anthony sejenak sebelum mengangguk pelan. “ya, udah agak mendingan.”

Anthony tidak langsung menanggapi. Tatapannya tertuju pada wajah Oca yang masih terlihat pucat. “Sebenarnya apa yang terjadi sampai kamu pulang hujan-hujanan?”

Tangan Oca yang memegang sendok berhenti sesaat. Namun ia tidak menoleh. "Bukan urusanmu," jawabnya ketus.

Anthony sedikit mengernyit. "Tentu saja itu urusanku. Kalau ayahmu nanti bertanya, bagaimana aku harus menjawab?”

"Tenang aja. Aku nggak bakal ngerepotin kamu buat jelasin apa pun.”

Anthony mengembuskan napas pelan, karena gadis di depannya ini benar-benar keras kepala. Tanpa mengajukan pertanyaan lagi, ia memilih kembali menyesap kopinya tanpa memaksa gadis itu.

Oca akhirnya selesai makan malam, ia berdiri dari kursi.

"Jangan lupa minum obatmu," ucap Anthony tanpa mengalihkan pandangan dari cangkir kopinya.

Oca hanya melirik sekilas. "Tanpa lo suruh, gue juga udah tahu.”

Setelah menghabiskan suapan terakhirnya, Oca berjalan keluar dari ruang makan.

Begitu sampai di kamar, Oca langsung menjatuhkan tubuhnya ke atas ranjang. Wajahnya terbenam ke dalam bantal, seolah ingin menghilang dari semua kenyataan yang terjadi.

Perlahan isak tangis pun memenuhi kamar yang sunyi.

Semua yang terjadi dalam beberapa hari terakhir terasa begitu cepat. Hal-hal yang selama ini ia yakini ternyata berubah menjadi kenyataan yang sama sekali tidak pernah ia bayangkan.

Oca memejamkan mata rapat. Ia memang tidak bisa mengubah apa yang sudah terjadi, tetapi mulai hari ini ia berjanji pada dirinya sendiri. Ia tidak akan menangisi orang yang memang tidak pantas. Dan yang terpenting, ia tidak akan menjadi gadis lemah hanya karena dikhianati.

1
MayAyunda
mampir kak
Lavicaysm
🥰
MayAyunda
ceritanya bagus ..lanjut kak
Putry Chan
semangat ya 💪
Lasa Hardianti: Makasih kak semangat juga yah😁
total 1 replies
Anisa Nur Afifah
mampir lagi aku kakk, mampir juga dong kaaa ke novel kuu
Lasa Hardianti: Makasih kak nanti aku mampir ya😁
total 1 replies
MayAyunda
cerita bagus kak .
Lasa Hardianti: Thanks ya kak😁
total 1 replies
MayAyunda
lanjut kak
nunu
next lanjut kak
Lasa Hardianti: Oke kak siap, ditunggu lanjutannya ya. makasih udah mampir😁
total 1 replies
MayAyunda
bagus ,mampir kak
white star ⭐
bagus kak
white star ⭐
yah lagi dimasa usia suka kumpul2 sama temen malah nikah kasian oca
Lasa Hardianti: Huhu iya kak masa SMA-nya jadi berubah total, Semoga Oca kuat ya menghadapi semua ini. Makasih udah mampir dan dukung Oca🥹🤍
total 1 replies
Anisa Nur Afifah
kaa sampai sini dlu ya nanti aku mampir lgii
Lasa Hardianti: Siap Kak. Makasih udah mampir sampai sini🥹❤️ Ditunggu lanjutannya ya, semoga makin seru buat Kakak🤭
total 1 replies
author_rabbit18✍︎
acara pernikahan/Facepalm/
Lasa Hardianti: Ssst... jangan dibocorin dulu yaa🤫😂
total 1 replies
author_rabbit18✍︎
baguss
Lasa Hardianti: Makasih banyak kak!🥹❤️
total 1 replies
mary dice
Badai pasti berlalu ya Oca.. semangat lanjut thor
mary dice
benaran nih menang taruhan heeeem
reyanzarayyanfahlevy_
Bagus kak, semangat ya kak salam penulis pemula
reyanzarayyanfahlevy_: iya kak😍💪
total 2 replies
reyanzarayyanfahlevy_
semangat kak
Annisanur hasanah
semangatt kakk, aku tunggu update kakak😍
Annisanur hasanah
bagus dan menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!