NovelToon NovelToon
Tumbal Pengantin

Tumbal Pengantin

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Iblis / Misteri
Popularitas:66.7k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Aldo pulang merantau dari kota karena mendengar kabar bahwa sebentar lagi Airin akan segera menikah, Kakak kesayangannya itu akan menikah sehingga dia harus segera pulang.

tanpa dia tahu bahwa sesuatu telah terjadi dan Aldo sama sekali tidak mendengar kabar tentang hal itu, bahkan hal yang begitu buruk akan segera menghampiri dia karena kedatangan dia ke desa ini hanya akan mengungkap apa yang telah terjadi kepada Airin yang telah lama menghilang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29. gagal memberitahu

Yoga agak gugup ketika mendatangi rumah Aldo, sebab saat ini Ican sudah ada di sana sesuai dengan permintaan dari Pak Bujang bahwa dia harus mencari tahu tentang kematian Airin. ya memang mereka belum tahu pasti apa memang air yang sudah meninggal dunia atau dia hanya menghilang saja dari desa ini, namun yang jelas setidaknya mereka ada usaha untuk mencari tahu.

Kalau dipikir ulang sebenarnya Ican tidak ada urusan dengan hal itu karena dia tidak berhubungan dengan Airin, Fitra adalah orang yang paling bertanggung jawab untuk mencari tahu tentang keberadaan calon istri dia tapi pemuda itu sama sekali tidak bisa untuk diandalkan.

Ini malah Yoga juga datang karena sebenarnya Dia memegang rahasia di antara apa yang telah terjadi tersebut, namun dia berulang kali untuk menyimpan masalah itu karena merasa ragu dan dia juga takut bila suatu saat malah mengalami nasib yang jauh lebih buruk, karena Yoga menyadari sedang berurusan dengan siapa saat ini.

Mereka memang bukan orang yang memiliki power tinggi namun mereka itu adalah pengguna barang haram yang tidak memiliki otak waras lagi, sekali saja mereka merasa kesal dan terancam maka rombongan tersebut tidak akan berpikir dua kali untuk menyakiti orang yang telah berani mengusik mereka seperti Yoga saat ini.

Jadi karena pertimbangan itu pula yang membuat Yoga memilih untuk mundur dan tidak membicarakan masalah yang dia ketahui, namun karena pertemuan yang secara tidak sengaja itu membuat Yoga semakin merasa yakin bahwa dia harus membuka suara agar Aldo bisa mengetahui apa yang telah terjadi, sebab sekarang sudah ada Aldo yang akan mengungkap apa masalah dari Airin tersebut.

Namun Yoga kembali ragu ketika melihat Ican ada di sana, tapi dia sendiri juga memahami bahwa Ican dan Fitra ini adalah orang yang berbeda sehingga mereka pasti akan memiliki pikiran tersendiri dan tidak akan larut dalam hal itu, Ican meski memiliki umur yang lebih muda namun dia tetap memiliki sifat yang jauh lebih dewasa.

"Assalamualaikum." Yoga mengucap salam kepada Aldo dan Ican yang sedang duduk berbincang.

"Walaikum salam, ayo sekalian sama aku." Ican tersenyum ramah kepada Yoga.

"Kalian lagi ngumpul ternyata." Yoga tersenyum kecil karena dia menutupi rasa gugup yang ada.

"Kebetulan ada yang mau aku omongkan sama Aldo sehingga aku datang ke sini." Ican yang menjawab.

"Ada perlu apa kau datang ke rumah ku, Ga?" Aldo bertanya maksud tujuan Yoga datang kemari.

"Ini, Aku sebenarnya ada yang mau aku omongkan dengan kamu." Yoga berkata pelan dengan wajah yang mulai pucat karena takut.

"Oh kalau kalian mau ngobrol tidak masalah aku pulang dulu lah ya." Ican merasa sungkan karena dia tidak enak bila nanti Yoga malah merasa malu.

"Eh nggak masalah kalau kamu ada di sini, malah sebenarnya aku ingin kamu mendengar juga nanti." Yoga berkata dengan wajah serius.

"Em oke." Ican mengangguk dan dia juga mulai merasakan debaran jantung yang mulai tidak terkendali.

Aldo masih dengan sabar menunggu karena dia tidak tahu apa yang telah terjadi dan apa yang akan Yoga katakan kepada dirinya saat ini, apa mungkin telah terjadi sesuatu di antara mereka dan saat ini Yoga ingin memberitahu dirinya yang selama ini tidak pernah mengetahui tentang kabar desa ini.

"Ngomong saja ada apa, kau nampak pucat begitu." Aldo menatap Yoga yang ada di hadapan dia.

"Yoga!" Jamil berteriak sambil tersenyum karena tujuan dia memang ingin mengajak Yoga pergi.

"Kami cari kau di mana saja, tapi ternyata malah di rumah Aldo." Judit juga tersenyum dan merangkul pundak Yoga.

Yoga menarik nafas panjang karena dia tahu ini tidak mungkin bisa dia katakan kepada Aldo sekarang, bila dia sampai nekat maka ini akan menjadi masalah besar dan bisa saja nyawa dia yang terancam karena berani membongkar apa yang telah terjadi antara Airin dan juga Fitra saat itu.

"Kalau kau sudah tidak ada urusan dengan Aldo Ayo kita berangkat karena kita juga mau cepat itu." Jamil sudah tidak sabar dan mengajak Yoga pergi.

"Yoga Baru saja datang dan dia ingin berbicara dengan aku." Aldo berusaha menahan Jamil.

"Oh kau mau ngomong sama Aldo ternyata, Ya sudah kalau begitu ngomong saja dulu biar kami menunggu di sini." Jamil ikut duduk juga bersama dengan yang lain.

Mata Ican sudah memperhatikan gerak-gerik dua manusia itu karena dia tahu bahwa Jamil dan juga Judit adalah teman dekat Fitra, rasa curiga itu semakin kuat karena dia menyadari bahwa dua orang tersebut bisa saja menutupi kebusukan yang telah tersimpan selama ini. Yoga juga tidak berani membuka suara bila ada dua orang tersebut, bila dia tetap nekat maka yang ada nyawa dia sendiri akan terancam.

"Aku nggak ada yang serius sih sebenarnya karena aku ingin mengajak kau nge-gym saja." Yoga tertawa kecil menatap Aldo.

"Gym?!" Aldo agak kaget karena dia sama sekali tidak menyangka bahwa Yoga hanya akan mengatakan hal seperti itu.

"Iya, kebetulan di tempatku sedang ada banyak promo jadi aku beredar di desa ini untuk memberikan brosur." Yoga tersenyum kecil.

"Ya sudah kalau memang begitu mana brosurnya." Ican memberikan tangan kepada Yoga.

"Ah anu, eh sepertinya ketinggalan tidak aku bawa ini." Yoga kebingungan karena dia memang tidak ada niat untuk mengajak Aldo nge-gym.

"Lah gimana mau menawarkan orang masuk dalam gedung itu tapi malah tidak bawa brosur kau ini." Ican tertawa lucu karena sebenarnya dia sudah tahu apa yang ingin Yoga katakan.

Yoga yang semakin malu karena dia seperti orang bodoh sekarang, antara malu dengan Aldo tapi ada juga takut kepada Jamil yang sudah ada di sana untuk menghentikan percakapan di antara mereka semua, sebab pria itu pasti tidak mau bila sampai terbongkar masalah yang telah terjadi di dalam hidup mereka itu.

"Aldo sepertinya tidak tertarik untuk gym, Ayo kita pulang saja kalau begitu." Jamil segera mengajak Yoga pergi.

"Bang Jamil Kenapa sih dari tadi terlihat tidak tenang dan ingin mengajak Yoga pergi saja?" Ican membuka suara.

"Kami ada urusan sebenarnya dan dari tadi memang mencari Yoga ini." Jamil memberikan alasan.

Yoga sendiri segera bangkit karena dia tidak mau bila masalah ini semakin larut, dalam hati dia bertekad bahwa nanti pasti ada kesempatan untuk bertemu dengan Aldo dan menceritakan apa yang telah terjadi di desa ini, terlebih lagi dia juga sudah mendengar kabar bahwa Aldo tidak akan segera pulang ke kota.

selamat siang menjelang sore, jangan lupa like dan komentar kalian semua ya.

1
Nurr Tika
kau tunggu gilaranmu mil
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Aditya hp/ bunda Lia
biarin ajah Ga si Jamil mah bentar dia juga bakalan mati sama Airin
ρυтяσ kang'typo✨
takut kan Yoga😏😏mana teman'y sudah metong 1
ρυтяσ kang'typo✨
mereka kan ka" beradik g ada yang waras Nit, kalo beneran lagi waras mah emang tenang🤣🤣🤣
ρυтяσ kang'typo✨
👍👍👍👍cakeeeep... terus teror mereka 1/1 Airin
Ela Jutek
gak caya kau Mil, paling ntar kau target selanjutnya
Ayuk Witanto
apa kau masih mau bungkam yoga...liatlah temanmu sudah mati
Ayuk Witanto
karna Judit sudah ketemu malaikat maut
Raffaza Direzky87
makhlum kakak nya ratu ular, adiknya aja kadang² juga gila apalagi kakaknya 😁
Eli Rahma
ngomong Ga..sebelum didatangi Airin lg
Nuralipah Alipah
sore mak, udah yoga cepet ngomong dari pada keburu dibunuh airin
Eli Rahma
Rani nya lg mode bijak Nit..😆
Nurr Tika
yoga mending km ngomong ke aldo
Nurr Tika
iya bner ran awasi trs airin tkutnya membunuh orang yg ga bersalah
Nurr Tika
jangan sampe meninggal rin biar merasakan pa yang kmu rasakan
Nurr Tika
💪 ya do semoga tulangnya ketemu semua
Nurr Tika
lanjut
Laila Amalia
lanjut Thor..
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
nah iya si Fitra kan lagi ngerasain di bunuh perlahan2 sama Airin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!