NovelToon NovelToon
Benih Bayaran

Benih Bayaran

Status: tamat
Genre:Romantis / Nikah Kontrak / Cinta Seiring Waktu / Menikah Karena Anak / Tamat
Popularitas:789.3k
Nilai: 5
Nama Author: nonawidia

Karena pengalaman buruk rumah tangga kedua orang tuanya, baginya.. cinta seorang lelaki dan perempuan adalah bulshit! Dan pernikahan hanya akan membawa derita.

Dia enggan membahas soal pernikahan, apalagi jika dia disuruh menikah. Ogah!
Dia cantik, dia mandiri, dia bisa melakukan dan membeli apa-apa sendiri. Dia merasa tidak butuh lelaki dalam hidupnya.

Namun setelah rumor yang mengatakan dirinya sebagai penyuka sesama jenis hingga membuat sang Mama terkena serangan jantung, wanita cantik bernama Elmeera itu berperang sendiri dengan prinsipnya yang enggan menikah dan memberikan cucu untuk sang mama.

Mama Sarah memberikan ancaman keras pada Elmeera jika tidak mau memberikannya cucu.

Akhirnya, Elmeera dengan terpaksa mau menikah hanya untuk memberikan generasi penerus keluarganya. Asalkan, dirinya menikah dengan lelaki yang memiliki benih kualitas premium secara fisik.

Hingga bertemulah Elmeera dengan Argha, lelaki yang bekerja sebagai karyawan biasa di sebuah perusahaan ternama juga sebagai penyanyi cafe itu diberikan penawaran 1Milyar oleh Elmeera.

1 Milyar untuk menikahi Elmeera dan membuat Elmeera hamil dan setelah Elmeera melahirkan maka Elmeera akan mengajukan perpisahan dengan hak asuh anak jatuh pada dirinya.

Awalnya Argha menolak, namun demi seseorang yang sangat berarti dalam hidupnya. Argha pun menyerahkan dirinya pada wanita bernama Elmeera yang terkenal angkuh dan sombong juga galak itu.

Bagaimanakah kelanjutan kisah mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nonawidia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 29

Maafkeun ekey yang kemarin gak sempet update yaw 🙏

...29. Otw Nikah Cek...

Sudah berjam-jam Elmeera duduk dibalik meja kerjanya, namun tidak ada satu pun berkas yang berhasil Elmeera periksa dengan baik. Hal itu dikarenakan Elmeera masih merasa sangat kesal dengan tingkah Argha sewaktu di restoran tadi, sehingga Elmeera tidak fokus dengan pekerjaannya.

"Sialan itu laki, jangan-jangan dia punya kepribadian ganda setelah sebelumnya sok cool dan kegantengan sampai nolak dan hina gue, sekarang mendadak tengil, matre, mesyum dan menyebalkan." Gumam Elmeera sambil mengusap wajahnya dengan kasar.

"Emang kenapa sih dengan penampilan gue? gue cantik dan sek si kok.... baju-baju gue juga bagus-bagus kan?" Gumam Elmeera lagi namun kali ini sambil berusaha menurunkan rok pendek yang dia kenakan. Rok pendek yang kata Argha punya anak SD.

"Kenapa elu El?" Tanya Ziraya yang baru saja masuk ke ruangan Elmeera. Wanita beranak satu itu pun sedikit mengernyit melihat tingkah sahabatnya yang sibuk dengan rok pendeknya.

Bukan menjawab pertanyaan Ziraya, Elmeera justru langsung berdiri dari kursi kebesarannya kemudian berkata,

"Zi, lihatlah... apa ada yang aneh dengan penampilan gue?" tanya Elmeera sambil sedikit memutar-mutar tubuhnya meminta penilaian dari Ziraya tentang penampilannya.

"Aneh? enggak ah." Ucap Ziraya dengan enteng kemudian duduk di kursi yang berada di depan meja kerja Elmeera.

"Jawab yang bener Zi!"

"Lah emang kenapa sih El? kan tiap hari gaya berpakaian elu ya emang seperti itu...sek song. Terus anehnya dimana?" Ziraya justru nampak bingung dengan tingkah sahabatnya.

"Elu tahu gak sih Zi, si Argha tadi bilang rok gue ini rok anak SD. Dan dia tadi sempet menatap bagian dada gue dengan tatapan yang menjengkelkan tau gak sih? katanya kalau gak mau dilihatin seperti itu, suruh pakai atasan yang longgar." Adu Elmeera dengan wajah cemberutnya.

"Lah... terus?"

"Gue kesel sama tingkah tengilnya... kesel banget sumpah! Siapa dia berani-beraninya berkomentar tentang penampilan gue.." Elmeera tidak bisa menyembunyikan lagi kekesalannya pada Argha yang mampu membuat moodnya berantakan siang tadi hingga menjelang sore.

"Elu sejak kapan bisa insecure dengan penampilan paripurna elu hanya karena omongan satu orang laki sih El? lagian yang dikatakan Argha bener juga sih karena baju-baju elu itu sek si, macam baju-baju kantor para sekertaris yang genit sama atasannya." Ucap Ziraya dengan memasang wajah polosnya membuat Elmeera melongo seketika.

"Kok elu ngomongnya gitu sih?"

"Gue jujur Elmeera.... makanya besok mulai tuh dengerin omongan calon laki elu itu."

"Cih! calon laki? Laki sementara maksudnya!" Ziraya hanya bisa geleng-geleng kepala menghadapi tingkah sahabatnya.

"El..."

"Hmmm.."

"Tante Sarah barusan hubungi gue, katanya beliau telfon elu nomor elu gak aktif." Kata Ziraya.

"Habis baterai hape gue. Ada apa memang?"

"Pulang kantor, elu diminta Tante Sarah buat langsung ke butik Melati untuk mencoba kebaya akad nikah elu..." Ziraya menatap Elmeera yang menghela nafasnya. Elmeera tidak menjawab, wanita dewasa yang digosipkan lesbong itu justru diam termenung.

"Jadi gue beneran akan nikah? astaga... kenapa semuanya jadi seperti ini sih? Gak ada pernikahan dalam skala prioritas hidup gue, apalagi sama lelaki itu... gue gak bisa bayangkan kehidupan gue setelah hari itu..." Batin Elmeera.

"Eh tapi kan ini hanya pernikahan sementara. Gue udah bayar dia mahal, jika gue harus bisa menindas dia nantinya... gue harus bisa balas setiap tingkah tengilnya. Awas aja." Batin Elmeera lagi.

"Eh El!" Panggil Ziraya membuat Elmeera yang sedang melamun jadi terperanjat.

"Apa sih?"

"Elu udah ada bayangan belum tentang malam pertama?" Tanya Ziraya sengaja menggoda sahabatnya.

"Malam pertama? emang kenapa dengan malam pertama?"

"Astaga Elmeera, elu mau nikah itu juga harus mikirin malam pertama dong, elu harus siapkan diri elu... ke salon luluran, spa dan sebagainya."

"Emang biar apa?"

"Elu gak mau kasih yang terbaik buat suami elu di malam pertama kalian?"

"Nggak! proses pembuahan mah tinggal sama-sama buka baju dan ikuti naluri aja." Jawab Elmeera enteng.

"Terus nanti kalau dia ceritakan pada teman-temannya tentang malam pertama sama elu yang tidak berkesan gimana?" Elmeera terdiam.

"Iya ya... kan Argha tengil, nanti harga diri gue makin di injak-injak lagi." Batin Elmeera.

"Udah deh... nanti pulang dari butik elu mulai ke salon buat perawatan... pernikahan elu tinggal menghitung jari."

...***...

Ditempat lain, Argha dipanggil lagi oleh Pak Amir selaku direktur keuangan yang sebelumnya meminta Argha untuk kerjasama dengannya demi bisa menjatuhkan direktur Produksi bernama Pak Indra.

Argha tahu, baik pak Amir maupun pak Indra keduanya adalah saudara jauh dari Papanya yang diberikan pekerjaan oleh sang Papa di perusahaan RMJ Group. Namun sampai detik ini tidak ada yang tahu siapa sosok Argha sebenarnya.

"Bagaimana, waktu kamu sangat mepet Argha Tama." Ucap Pak Amir dengan senyum setengah mengejek pada Argha.

Argha masih diam.

"Kamu tinggal pilih, bekerjasama dengan saya untuk mendepak keluar Indra, atau kamu masuk penjara karena menggelapkan uang perusahaan 1 Milyar?"

"Saya tidak pernah menggelapkan uang perusahaan atau memakainya pak!" Ucap Argha dengan tegas.

"Tapi bukti rekening koran milik mu sudah ada ditangan saya Argha."

"Apa anda yang melakukan semua ini pada saya Pak?" Tanya Argha dengan suara yang sangat tegas dan tatapan tajam.

"Hahahaha.... berani juga kamu ya berkata dengan nada keras juga menatap saya dengan tajam. Mudah bagi saya untuk menghancurkan orang rendahan seperti kamu..." Ucap Pak Amir.

Ingin sekali Argha membantah ucapan lelaki bertubuh gempal dan botak di hadapannya kini,

namun Argha memilih menahan emosi demi mengungkap apa maksud dan rencana Pak Amir, lelaki yang kata Om Aris penuh dengan misteri.

"Bagaimana Argha Tama?" Argha memejamkan matanya sejenak kemudian menghirup udara sebanyak-banyaknya.

"Baiklah saya setuju bekerja sama dengan anda." Ucap Argha dengan nada lemah membuat Pak Amir tersenyum penuh kemenangan.

"Saya suka dengan keputusan kamu Argha! kamu adalah karyawan yang berpotensi dan memiliki prinsip... jika kinerja kamu bisa membuat saya puas, maka saya akan menaikkan jabatan kamu... kamu tenang saja." Ucap Pak Amir dengan jumawa.

Argha mengangguk dan terpaksa tersenyum.

"Kalau begitu saya permisi pak." Ucap Argha setelah menjabat tangan lelaki paruh baya dihadapannya.

...***...

Suasana ruang bagian finance RMJ Group kali ini berbeda dari hari-hari sebelumnya tepatnya setelah jam makan siang tadi usai.

Hal itu terjadi karena berita bahwa Argha sudah memiliki kekasih membuat Sevika berduka hingga teman-teman lainnya ikut prihatin dengan gadis yang sejak awal sudah menaruh hati untuk Argha itu.

Dan setelah kejadian tadi siang, Argha didiamkan oleh Selvi dan Sevika. Namun Argha seolah tidak peduli karena fokus Argha saat ini adalah masalah perusahaan juga masalah berkas-berkas yang akan dia ajukan ke kantor agama.

"Hari ini gue gak ikut lembur ya... ada hal yang harus gue selesaikan." ucap Argha pada Fandi kala jam kerja kantor sudah usai.

"Mau kemana elu? bukannya hari ini elu gak ada jadwal manggung?" Tanya Fandi.

"Mau ke rumah Elmeera, ada sesuatu hal yang mau gue selesaikan." Ucap Argha dengan senyuman.

"Gha... gue jadi kepo deh.."

"Kepo apaan?" Argha yang sedang membereskan meja kerjanya menatap Fandi sekilas.

"Sejak kapan elu dekat dengan CEO KiraAn.com? Gimana ceritanya elu sama dia, kan dia digosipin lesbong karena gak pernah menggandeng cowok."

"Adiknya yang punya Planet Cafe yang kenalin gue sama Elmeera. Udah cukup lama sih kenalnya cuma gak deket. Dan baru-baru ini aja sih Deket." Jawab Argha setengah berbohong karena dirinya dan Elmeera memang tidak pernah dekat.

"Dia beneran lesbong gak sih Gha? jangan-jangan dia deketin elu cuma buat nutupin kelakuannya doang?" Tanya Fandi. Baik Sevika maupun Silvi, keduanya mencuri dengar pembicaraan dua lelaki itu meskipun berlagak sok sibuk.

"Kagak lah.. itu cuma gosip dari orang yang ingin menjatuhkan dirinya."

"Lalu foto waktu itu yang tersebar... dia masuk hotel dengan seorang Bu ci?" Fandi bener-bener seperti polisi yang sedang mengintrogasi tersangka.

"Fitnah itu... Elmeera di jebak."

"Jadi dia beneran normal?" Argha mengangguk.

"Gila, menang banyak dong elu... udah cantik, seksi... kaya raya lagi."

"Udah gue cabut dulu ya..." Ucap Argha yang tidak ingin menanggapi lebih lanjut.

...BERSAMBUNG...

Episode 30 nikahan Argha dan Elmeera...

yang masih punya vote, kasih dong buat kado nikahan mereka euy....

hehehe...

1
Shifa Burhan
Arga terlalu bertele2,
Evi
blm selesai ceritanya kok uda taman aja???
Tjitjik Juni Supriyati
lagi ngikutim ceritanya....semoga menarik.
Lilis Indrawati
bagus sec tapi sayang ngantung
Faraharizah Rhapsody
Ceritanya habis terus mcmtu je ke? Ending nye ape?
Theresia Pandadaringsih
Luar biasa
Nety Dina Andriyani
ayo up lg kakak
smangatttt
Nareswari Pradnya Kirana Renanda
sebenarnya diluar negeri yang kayak gitu banyak tapi klo di kita itu agak...
tmi lotus
kangen berat ....
tmi lotus
el dan arshaka al argha ... kak karyamu sangat keren
tmi lotus
keren ... kata kata yang bikin gregettt
Berdo'a saja
heeemmm jangan lah kek
Berdo'a saja
gitu ya kek
Berdo'a saja
gitu dong manis
Berdo'a saja
yah sang kakek
Berdo'a saja
ngono kan enak nduk nduk
Berdo'a saja
gertak Elmeera tuh
Berdo'a saja
yaah Elmeera
Berdo'a saja
setelah itu apa Elmeera akan jatuh cinta sama Argha yaa
Berdo'a saja
nah gitu dong jadi jelas kan...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!