NovelToon NovelToon
Transmigrasi Leader Mafia Ke Tubuh Istri Culun

Transmigrasi Leader Mafia Ke Tubuh Istri Culun

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mengubah Takdir / Reinkarnasi
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: Alia Chans

Clarissa Anggreni, pemimpin mafia kejam yang dijuluki Queen of Damnation, tewas ditembak oleh sahabatnya sendiri, Kalina, dan kekasihnya, Rafael, karena perselingkuhan. Saat ajal menjemput, ia justru terbangun di tubuh Alisha Kirana Maharani – istri cupu korban KDRT dari konglomerat Giovan Salvatore Vizcaya, yang wajahnya persis seperti Rafael. Alisha baru saja jatuh dari lantai atas setelah ditembak orang tak dikenal. Keluarga Vizcaya mengira ia sudah mati. Tapi kini, di balik tubuh lemah Alisha, bersemayam jiwa seorang ratu maut. Di keluarga Vizcaya yang kejam, Alisha direndahkan sebagai pelayan. Giovan berselingkuh di depannya. Tapi Clarissa tidak pernah menjadi korban. Dengan kecerdikan, koneksi bawah tanah, dan haus balas dendam, Alisha (Clarissa) mulai menyusun rencana: ·Membalaskan kematian jasad aslinya kepada Rafael (Giovan) dan Kalina. · Menguasai keluarga Vizcaya dari dalam. · Menemukan siapa penembak yang hampir membunuh Alisha.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alia Chans, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

++

Alisha dan Giovan sama-sama memasuki kamar mereka, keduanya terlihat kikuk setelah diultimatum habis-habisan oleh keluarganya.

Flashback.

"Ya sudah kalau begitu, kalian bercinta saja sekarang!" ujar Edward.

"Apa?!!" pekik Giovan dan Alisha seraya bersamaan.

"Kok malah apa, sih!? Yang Kakek ucapkan itu ada betulannya, lebih baik kalian berdua bercinta dan buat cucu untuk Mommy!"

"Iya betul itu, kalian sudah lama lho menikah masa belum esek-esekan juga," seru Bramantya.

"Alisha-nya kali, yang kurang menarik! Jadi, Giovan enggak tergoda," ujar Fiona.

Mata Alisha melebar. "Heh, Tante! Bukan aku-nya yang enggak menarik ya! Tapi, Giovan-nya aja yang gay!"

Kini gantian mata Giovanlah yang terbelalak, karena ucapan istrinya sendiri. "Mulutmu, kalau bicara!"

"Apa?! Kau tersinggung, huh?"

"Tentu saja, karena aku ini pria normal!"

"Kalau kau pria normal, seharusnya kau langsung terangsang saat melihat aku telanjang!"

"Aku terangsang, ya!"

"Lalu kenapa kau tidak langsung melahapku?!"

Pertanyaan dari Alisha membuat Giovan bungkam. Bukan tak mau, sejujurnya Giovan hanya gengsi saja.

"Ayo jawab! Kenapa kau tidak langsung melahapku?"

"A-aku tak mau saja!"

"Aelah, bilang aja kalau kau gay!"

"Aku normal!"

"Gay!"

"Normal!"

"Gay!"

"Nor..."

"Aduh, sudah cukup!!" sentak Edward yang berhasil menghentikan perdebatan antara Alisha dan Giovan.

"Bukan cari solusi, kalian justru malah bertengkar!"

"Nah, benar tuh. Yang terpenting kalian cari solusi saja sekarang, bagaimana caranya agar Alisha bisa hamil tapi, hamilnya anak Giovan!"

Giovan menggelengkan kepalanya. "Aku enggak bisa, Mom!"

"Kenapa?" tanya Emeline dengan raut wajah yang kecewa.

"Aku enggak mau punya anak dulu, Mom. Umurku masih muda, aku masih senang bermain-main."

"Tapi, Gov, umur kamu udah 27 kamu bilang masih muda?! Kalau 17 tahun itu, baru muda."

"Iya, Mom, tapikan..."

"Begini saja deh, bagaimana kalau kalian berdua berhasil membuat cicit dalam waktu satu bulan. Maka Kakek akan menggantikan seluruh aset Vizcaya menjadi nama anak kalian," ucap Edward serius.

Mata semua orang melebar, termasuk Alisha dan Fiona. Fiona melebar tentu karena dia terkejut dengan perkataan Edward.

Sedangkan Alisha, dia justru langsung tertarik karena yang ada di otaknya hanyalah, duit, duit, duit now.

"Bagaimana, kalian berdua setuju?" tanya Edward lagi.

Giovan ingin membuka suara namun, Alisha lebih dulu memotongnya. "Kakek serius?!"

"Iya, serius."

"Sebentar, Dad! Kalau semua aset Vizcaya diserahkan ke anaknya Alisha dan Giovan, kita bagaimana? Ingat, Dad, Daddy masih punya anak, menantu, dan cucu!" ucap Fiona.

Fiona sangat tak terima jika Edward ingin mengubah seluruh aset Vizcaya menjadi milik anaknya Alisha dan Giovan.

Belum lahir saja, anak itu sudah berhasil menggeser tahta anaknya, Rayhan. Bagaimana kalau dia sudah lahir?

"Ya anak dan cucu Kakek akan tetap kebagian meskipun 30% dibagi rata."

"Hah, hanya 30%?!!" tanya Fiona tak percaya.

"Iya, memangnya kenapa?"

"Dad, anak aku ada dua ya. Aset 30% bisa dapat apa? Rayhan sama Arshaka kebagian apa, Dad?"

"Fiona, jangan norak deh! Aset 30% itu bisa beli apa pun yang kamu mau, termasuk harga diri dan tubuh kamu ya!" ujar Christian.

Fiona terdiam, dia memang tidak tahu kalau 30% dari seluruh aset Vizcaya itu sama dengan berapa rupiah.

"M-memangnya berapa?" tanya Fiona.

"600 triliun, kalau enggak salah," jawab Emeline cepat.

Edward menganggukkan kepalanya. "Ya sekitar segitu tapi, 600 triliun terlalu rendah. Mungkin di atas 700 triliunan."

Glek.

Alisha membatin. "Anjay, 30% aja 600 triliun, gimana kalau 70%. Wah, anakku seperti akan menjadi triliuner saat kecil."

"Bagaimana, yang lain setuju?"

"Kalau aku sih setuju, setuju aja. Daddy mau kasih seluruh aset Daddy untuk anak Alisha dan Giovan, aku juga punya banyak anak, malah anakku tiga. Tapi, aku emang udah bosen aja hidup kaya raya," seru Christian.

Edward tersenyum tipis mendengar ucapan putrinya. Lalu matanya menatap pada Alisha dan Giovan.

"Alisha?"

"Iya, Kakek."

"Bagaimana, kamu setuju?"

"Tentu, aku sangat setuju," jawab Alisha cepat.

"Baiklah, kalau begitu cepat sekarang bikinkan Kakek cicit. Ingat, waktu kalian hanya satu bulan jadi harus sering-sering itunya!"

"Siap, Kakek. Ayo, Gov!" ajak Alisha pada Giovan.

"Ayo ke mana?" tanya Giovan.

"Ke kamar lah, bikin cicit."

---

Dan sekarang mereka berdua sudah berada di kamar. Namun, keduanya masih sama-sama bingung.

"Aku mandi dulu," pamit Giovan.

"Hm."

Alisha membiarkan Giovan untuk membersihkan tubuhnya lebih dulu, agar ia juga bisa bersiap untuk menyambut Giovan.

Ia berjalan mendekati lemari pakaiannya dan mengambil sebuah lingerie berwarna merah maroon yang pernah dia beli.

Menggantikan piyama dengan lingerie tersebut, memakai lipstik, dan juga memakai parfum di sekitaran tubuhnya.

Ceklek.

Giovan keluar dari kamarnya, pria itu keluar hanya menggunakan handuk pendek yang melingkari pinggangnya dan membuat dadanya terekspos jelas.

"Gov!" panggil Alisha yang sedang duduk di meja rias.

Giovan menatap ke arah Alisha, lalu pria itu berdehem sekilas. "Hm."

Alisha segera bangkit dari kursi meja riasnya dan berjalan menghampiri Giovan.

"Gov."

Tangan Alisha mengelus lembut dada suaminya, dan membuat Giovan salah tingkah.

"Alisha, stop!"

"Kenapa, hm?"

"Geli."

Tangan Alisha melingkari leher Giovan, dan dengan sengaja dia menempelkan tubuhnya ke tubuh suaminya.

Giovan sudah mulai terlena namun, dia masih gengsi untuk memulainya lebih dulu.

"Tahan, Gov, tahan. Nanti Alisha berpikir kalau kamu lagi yang mau," batin Giovan.

Alisha menarik dagu Giovan dan langsung mencium bibir suaminya.

"Umhh."

Giovan menarik tengkuk Alisha dan semakin memperdalam ciuman mereka. Lalu Giovan mengangkat tubuh Alisha dan membawanya ke atas ranjang.

Ciuman Giovan turun dari bibir, kini ke leher jenjang istrinya yang putih, ia sedikit memberikan tanda merah di sana.

"Ughhh, Gov."

Tangannya meraba-raba paha istrinya yang terekspos dan naik hingga berhenti di kain yang berbentuk segitiga.

"Sshh, Gov."

Alisha mulai kegelian saat tangan suaminya dengan lembut membelai roti sobek miliknya.

Sedangkan satu tangan Giovan lagi, ia pakai untuk membuka kain kaca mata Alisha.

"Ternyata boba miliknya besar juga," batin Giovan yang sudah bersiap untuk melahap kedua boba istrinya.

"Gov, ughh."

Alisha dibuat merem melek, karena Giovan. Ia baru tahu, suaminya menggunakan kedua pahanya.

"Sshh, ahh."

Giovan menatap ke arah Alisha dengan senyuman yang cukup aneh, lalu ia mengeluarkan tangannya secara perlahan-lahan.

Slruupp...

Tanpa jijik Giovan melahap habis mayones istrinya yang untung saja enak.

"AAHKK, sudah Giovan, hentikan!"

"Belum lagi, Lis. Punyaku belum masuk!"

"Tapi.."

Giovan membuka kaki Alisha, ia meminta izin terlebih dahulu untuk memasukannya.

"Hm, masukkanlah cepat!"

"Ahk, sakit!"

"Baru juga kepalanya."

"Apaan sih, kepalanya sebesar apa? Kenapa sakit banget!!"

"Ya makanya tahan!"

Giovan mendorong lagi miliknya, dan membuat Alisha mencakar lengan pria itu.

"AAHHK, Gov!"

"Sabar, Lis."

"Ughh, ini enggak enak banget!"

"Iya makanya sabar."

"Langsung aja, deh!"

Giovan terdiam sebentar, pria itu sedang berpikir bagaimana caranya agar bisa masuk tanpa membuat Alisha kesakitan.

Jlepp.

"Ohhhh."

Mata Giovan menatap milik istrinya yang berdarah, lalu...

PLAKK.

Alisha langsung menabok pundak Giovan, karena ulah pria itu dia merasa miliknya robek.

"Sakit, hikss."

"Tenang ya, aku janji akan pelan-pelan."

"Tapi ini sakit."

"Iya, nanti enggak sakit lagi kok."

Perlahan-lahan Giovan mulai menggoyangkan pinggulnya dan berhasil membuat Alisha rileks hingga membuat istrinya itu menjadi menikmatinya.

"Ahh, ahh."

"Umm."

"C-cium, Gov!"

Giovan segera mencium Alisha, keduanya sama-sama berkeringat. Kamar yang semula dingin kini berubah menjadi panas.

---

Di kamar lain, Fiona juga sedang kesal. Ia memikirkan cara bagaimana caranya agar Giovan dan Alisha tidak jadi malam pertama yang akan menghasilkan anak.

"Aku harus gagalkan rencana mereka!"

"Pokoknya mereka enggak boleh punya anak!"

Ia berpikir keras dan berusaha untuk menggagalkan Giovan dan Alisha yang sedang ngadon.

---

Balik lagi ke Alisha, gadis itu sudah terkulai lemas namun Giovan masih bersemangat.

"Gov, a-aku mau keluar!"

"T-tahan, Lis!"

Plok. Plok. Plok.

"Ahh, Gov!"

Saat keduanya sedang berada di ujung, tiba-tiba...

PRANGG.

"Hah!"

Keduanya sama-sama menatap ke arah jendela yang tiba-tiba saja pecah.

"Gov, siapa?"

"Entahlah, biarkan saja. Aku mau.."

"Uhhh."

Crott.

Brukk.

Alisha langsung terbaring lemas, dan Giovan segera turun dari ranjangnya untuk melihat siapa yang melempari kacanya hingga pecah.

"Hangatnya rahimku."

---

Bersambung

1
Lucky Ferdinand Sihombing
mana nih up nya😄
Lucky Ferdinand Sihombing
apa itu Alisha 🤭🤭
Lucky Ferdinand Sihombing
lanjut dong
Lucky Ferdinand Sihombing
lanjut
jeeny sihombing
double dong thor🤭
jeeny sihombing
lanjut
Nelson Sihombing
lanjut dong
Anne Soraya
lanjut 👍
SANG
Semangat terus ya dek👍💪
SANG
Like iklan plus komen
Alia Chans: thanks 😍😣
total 1 replies
SANG
Ceritanya seru dek👍💪
SANG
Novel baru semangat baru ya dek👍💪
☾⚘ `ᴿᵃ | тια.яα↬ˢᵃʲᵃⁿᵍ⁻ⁿⁱᵐ
Kak, tadi aku sempat ngira “PRANGG!” itu dialog karakter, baru sadar ternyata suara gelas pecah 😭 Mungkin bisa tanpa tanda petik biar lebih jelas kalau itu SFX.
Alia Chans: wk" thanks dh mampir
total 1 replies
Wawan
Salam kenal buat Alisa💪✍️
Amila FM,IG:amilaeditslife
waa female fatal nih go go alisha
Alia Chans
Halo guys
ini Novel baru aku👈✍️
☾⚘ `ᴿᵃ | тια.яα↬ˢᵃʲᵃⁿᵍ⁻ⁿⁱᵐ: Haloo~
Aku mampir ☝🏻✨
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!