Ashley Silverstone mengalami kejadian naas tepat di hari kematian orangtuanya. Ia di culik dan di jual ke situs online oleh seseorang' kepada pria kaya raya yang memiliki kepribadian dingin, kemudian mahkotanya pun di ambil paksa.
Tak cukup sampai di situ, setelah berhasil kabur. Ashley harus menelan pil kepahitan lagi manakala dirinya di usir dari rumah orangtuanya sendiri.
Akhirnya Ashley memutuskan untuk pergi dari kota Los Angeles, ingin melupakan semua kenangan buruk yang telah terjadi. Namun, tanpa Ashley ketahui benih pria yang merampas mahkotanya, tumbuh di dalam rahimnya. Dan ia pun melahirkan dua anak kembar laki-laki.
"Mommy, di mana Daddy? Kami rindu Daddy!"
"Mommy jahat! Kami mau ketemu Daddy!!!"
Pertanyaan beruntun dari kedua anaknya, membuat dada Ashley bergemuruh kuat saat mengingat kejadian tujuh tahun silam.
Akankah Ashley mengatakan kebenarannya kepada buah hatinya?
Penasaran? Yuk, simak kisahnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ocean Na Vinli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kebenaran
Viola langsung terduduk, melayangkan tatapan memelas. "Ken, aku bisa menjelaskannya–"
"Diam!!! Jangan berakting lagi di depanku, Viola!" Kendrick memekik membuat Viola terperanjat kaget.
"Tapi Ken, dengarkan aku dulu. Aku memang di culik, tentang Daddy angkatku, dia lah yang mengajakku melakukan hubungan, Ken. Dia mengancamku kalau sampai tidak memenuhi keinginannya akan membunuhku." Viola beranjak dari tempat tidur.
Kendrick hanya diam saja lalu mengambil handphone, memutar sebuah video lalu menghadapkan benda pipih itu kepada Viola.
Viola mematung di tempat, melihat rekaman dirinya dan Daddy angkatnya atau bisa di bilang sugar Daddynya berbagi peluh bersama di hotel. Di dalam video ia bergerak liar di atas tubuh sugar Daddynya, memimpin permainan ranjang.
"Ken, itu rekayasa!" Viola menyangkal dan masih tetap gentar agar Kendrick mau mempercayainya.
Kendrick tersenyum sinis. Menggeleng pelan, lalu berkata,"Kau pikir aku percaya, selama ini aku benar-benar buta dan bodoh. Karena dirimu aku menutup mata. Mommyku tidak salah menculikmu waktu itu, seandainya saja dia tidak menculikmu mungkin aku sudah menjadi pria terbodoh sepanjang masa. Kau benar-benar menjijikan Viola. Berani-berani kau menggoda Daddyku juga ha?!"
"Ken, aku mencintaimu, tolong maafkan aku. Aku mohon, maafkan aku. Aku tidak tahu kalau itu Daddymu, lagipula itu kan bukan Daddy kandungmu, Ken." Viola hendak mendekati Kendrick namun pria itu memundurkan langkah kakinya.
"Maaf? Bagiku dia adalah Daddy kandungku!" Menyeringai tipis, Kendrick mengangkat sedikit alis mata. "Aku bisa memaafkanmu tapi untuk melanjutkan kembali hubungan ini tidak akan mungkin, karena hatiku sekarang sudah milik oranglain dan itu bukan kau!"
"Tidak! Kau mencintaiku, Ken. Kau bohong Kan? Aku tidak mau putus denganmu!" teriak Viola dengan nafas memburu. Dia sangat tak terima jika Kendrick tak menjadi miliknya.
"Terserah! Sekarang tidak hubungan lagi di antara kita. Dan kau jangan pernah menampakan lagi wajahmu dihadapanku! Kau membuatku kecewa, Viola! Berani-beraninya kau menghapus pesan Ashley di ponselku tadi!" seru Kendrick kemudian melenggang pergi dari hadapan Viola, tengah mencak-mencak sendiri melempar semua benda di dalam kamar.
"Kendrick!!!" Viola berlarian keluar kamar, hendak mengejar Kendrick namun sayang seribu sayang ternyata pria itu sudah masuk ke dalam mobil dan melajukan kendaraan meninggalkan apartment Viola.
"Argh!!! Si@lan! Aku tidak akan membiarkan siapapun memilikimu Kendrick! Aku akan menyakiti istri dan anak-anakmu!" Viola tersenyum sinis, melihat mobil Kendrick menghilang di depan sana.
*
*
*
Sementara itu, Kendrick melajukan mobil' membelah jalanan perkotaan. Kedua bola mata berwarna biru itu menatap lurus ke depan. Menerawang kejadian tujuh silam, tak mengira betapa gila dan bodohnya dia dulu saat Viola pergi meninggalkannya. Semalam sebelum Kendrick tidur, dia meminta tolong pada Maximus untuk mencari semua kegiatan Viola. Dia juga mengatakan kalau Viola sudah di LA.
Tadi subuh secara tiba-tiba, Maximus meneleponnya, mengatakan kalau ialah yang menculik Viola di apartment waktu itu atas perintah Lily, dan membawanya ke kota terpencil di kota Madrid. Lily jugalah yang mengatur skema Viola di tolong oleh Alejandro. Seakan-akan pria itulah penolongnya.
Alejandro memainkan perannya, yang merupakan anggota mafia, anak buah Mommynya. Jadi, ketika di sana Viola seperti tahanan berjalan karena Alejandro selalu bersama Viola selama 24 jam penuh. Dan Kemarin Viola berhasil kabur setelah memohon pada Alejandro kalau ia tak mampu berjauhan dengan Kendrick.
Kendrick tersentak namun dia tak mau langsung menghubungi Mommynya karena dia yakin Mommynya melakukan penculikan pasti ada sebab. Maka dari itu, ia meminta Maximus mencari lebih detail lagi tentang Viola. Maximus pun menyanggupi, mencari kebenaran yang di simpan Lily selama ini.
Sebelum mentari muncul di ufuk timur, Kendrick sudah di apartment Viola, ingin bertanya langsung pada kekasihnya tentang penculikannya. Namun, saat mendengarkan, cerita Viola sedikit berbeda. Viola mengatakan kalau dia di culik oleh pria gila di sebuah hotel dan di sekap di ruangan. Kendrick semakin meragu. Sembari menunggu kabar dari Maximus, dia berada di apartment Viola, melontarkan pertanyaan berulang-ulang pada kekasihnya. Jawaban Viola pun selalu berubah-ubah. Dan bingo menjelang sore, saat ia membawa Viola yang telah pingsan ke apartment.
Maximus mengirim bukti video Viola berseng*ama dengan Daddy angkatnya alias sugar Daddynya. Dulu Kendrick memang pernah mendengar desas-desus tak baik tentang Viola. Akan tetapi, karena tak ada bukti, Kendrick tidak percaya, apalagi saat itu ia dibutakan cinta. Tak hanya itu pesan dari Maximus berhasil membuat Kendrick semakin jijik pada Viola. Ternyata Viola dulu pernah menggoda Daddynya. Pantas saja Mommynya sangat tak suka dengan Viola.
Kendrick melajukan mobil, ingin bertemu Ashley dan si kembar di rumah secepatnya. Sesampainya di sana, Kendrick bergegas ke kamar Kenny dan Kevin.
"Kenny! Kevin! Kalian di mana? Ini Daddy sayang?" Kendrick gelisah saat tak melihat anak-anaknya di dalam kamar.
"Kemana mereka?" Bergegas Kendrick keluar kamar, ingin menemui Ashley. Melangkah cepat menuju kamar istrinya dan mengetuk-etuk kuat pintu kamar tersebut.
Tak mendapat sahutan, Kendrick mendobrak paksa pintu kayu berganda dan melebarkan mata kala tak melihat Ashley di dalam kamar.
Kendrick semakin resah, secepat kilat turun ke lantai satu, mencari maid, ingin menanyakan keberadaan istri dan anaknya.
"Di mana Ashley dan si kembar!?" tanya Kendrick setengah berteriak. Dia sangat tak sabaran saat melihat salah satu maid baru saja melintas di dekatnya.
Maid terlonjak kaget, mengelus dadanya sebentar. Menelan ludah dengan susah payah ketika mendapatkan tatapan dingin dari sang majikan.
"Itu– tu Tuan, Nona Ash–" Maid gelagapan menjawab pertanyaan dari Kendrick.
"Cepat jawab di mana mereka!!?" Kendrick menahan sabar, melihat maid yang sudah berkeriput' terbata-bata menjawab pertanyaannya.
se baik² y org ga mgkn bego be²rp x kyk kmu ansly, mf thor kebawa emosi sm pemeran wanita y.🤭
mf rhor kebawa emosi.🤭