NovelToon NovelToon
Istri Comel Pilihan Abi

Istri Comel Pilihan Abi

Status: tamat
Genre:Pengganti / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:1.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: ayuwidia

Abimana, terpaksa menelan kenyataan pahit kala takdir cinta tak memihak padanya. Alya, sang kekasih yang kini menjadi milik sahabat dekatnya hanya akan menjadi kenangan bagi seorang Abimana. Kasih tak sampai, ya itulah kata yang tepat untuk Abimana--pemuda tampan bermata teduh.

Abimana berusaha bangkit dari kedukaan karena pupusnya cinta pertama, dengan keikhlasan menerima takdir cinta yang telah tergores dalam lembaran kitab-Nya.

Ayunda Kirana, sahabat Abimana yang memiliki karakter unik, ternyata mampu memberikan rasa nyaman pada pemuda bermata teduh itu. Mereka pun berusaha untuk saling menautkan hati, dalam ikatan cinta yang halal.

Akankah cinta mereka berdua berakhir bahagia?? Ikuti kisahnya .... ❤❤❤

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ayuwidia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Malam Yang Mencekam

Abimana dan Kirana mulai mendirikan tenda untuk bermalam di puncak gunung. Usai mendirikan tenda, Abimana menyalakan api unggun untuk menghangatkan badan mereka berdua. Kirana melihat seekor burung jalak, yang seolah menatap tajam pada salah seorang pendaki.

Wanita cantik itu pun tidak ingin berpikir macam-macam tentang burung jalak yang ia lihat. Kirana masuk ke dalam tenda dan mulai menata barang-barang yang mereka bawa.

Malam itu, sepasang kekasih bercengkrama di atas puncak gunung dengan memandangi sinar sang dewi malam dan lukisan rasi bintang yang terlihat lebih terang.

Kirana membuat minuman jahe hangat, agar stamina mereka terjaga.

"Bie, minumlah jahe hangat ini! Supaya stamina Hubby tetap terjaga." Kirana menyodorkan secangkir jahe hangat kepada suaminya. Abimana mengulas senyum, dan menerima secangkir jahe hangat dari tangan istri tercinta.

Mereka berdua mulai meneguk jahe hangat, seketika rasa hangat menjalar ke seluruh tubuh, hingga hawa dingin yang mereka rasakan sedikit berkurang.

Abimana dan Kirana menjaga diri mereka untuk tidak berbuat hal-hal yang menjadi pantangan bila berada di puncak gunung. Karena Gunung Lawu, masih diselimuti hawa spiritual yang masih kental.

Malam semakin larut, sepasang kekasih masuk ke dalam tenda untuk mengistirahatkan badan mereka yang terasa letih.

Meski kantuk mulai menyerang, Kirana masih saja belum mampu menutup kedua netranya dengan rapat, sedangkan Abimana sudah berada di alam mimpi.

Kirana mendengar jerit tangis diselingi suara-suara binatang malam. Wanita cantik itu memang sensitif bila berhadapan dengan makhluk tak kasat mata. Meski berusaha acuh, tetap saja suara-suara itu semakin mengusik. Bahkan sekelebat siluet seorang wanita berambut panjang, seolah sedang berjalan mengitari tenda mereka.

Pada akhirnya, ia pun memutuskan untuk melantunkan kalam cinta. Diambilnya mushaf kecil dari dalam tas. Perlahan ia membuka dan mulai melantunkannya dengan suara yang pelan.

Setelah membaca beberapa ayat, lambat laun Kirana semakin tidak bisa menahan rasa kantuknya. Ia pun menutup mushaf dan menyimpannya kembali ke dalam tas. Kirana merebahkan badan di samping Abimana dan menenggelamkan kepalanya di dada bidang sang suami.

🌹🌹🌹

Sayup-sayup terdengar suara adzan subuh yang dikumandangkan oleh salah seorang pendaki gunung. Abimana perlahan membuka kedua netranya. Pria tampan itu tersenyum saat melihat istri tercinta masih terlelap dengan posisi memeluknya.

Ada kehangatan dan kenyamanan yang terasa bila berada di dekat wanita yang dulu hanya sebagai seorang sahabat. Namun tanpa pernah ia duga sebelumnya, kini mereka malah menjadi pasangan suami istri yang telah saling mencinta. Karena Dia-lah yang mengubah rasa sayang dan kagum, menjadi rasa cinta.

Abimana menyelipkan rambut yang menutupi wajah cantik istrinya. Pria tampan itu memberikan kecupan hangat di kening Kirana, dan berusaha membangunkan si istri comel.

"Sayang, bangunlah! Sudah subuh Yank."

Kirana menggeliat dan mulai membuka kedua netranya dengan perlahan. Wanita cantik itu mengerjap-ngerjapkan matanya, saat melihat wajah tampan sang suami yang sangat dekat dengan wajahnya.

CUP

Kecupan singkat mendarat tepat di bibir indah Kirana.

"Ayo bangun istri comel!" Abimana mentowel-towel pipi istrinya disertai tawa renyah.

"Hemzzz iya Bie. Sebentar aku mengumpulkan nyawa dulu." Kirana berusaha bangkit dari posisi berbaring.

"Baiklah Sayang, aku akan bersuci dulu, setelah itu kita sholat subuh di luar tenda," ucap Abimana. Pria tampan itu pun mulai beranjak dari pembaringan dan dengan perlahan berdiri.

"Iya Bie, sebentar lagi aku susul, nyawaku belum terkumpul semua." Kirana menghela nafas perlahan.

Abimana terkekeh mendengar ucapan istri comelnya, bahkan ia juga merasa geli melihat muka bantal Kirana yang sangat menggemaskan.

Abimana melangkahkan kaki keluar dari tenda, kemudian mulai bersuci.

Usai bersuci, ia membentangkan sajadah, dan menunggu sang istri dengan duduk seraya melantunkan dzikir.

Kirana yang sudah merasa nyawanya terkumpul semua, beranjak dari duduk. Ia pun keluar dari tenda dan menyusul sang suami.

Wanita cantik itu pun mulai bersuci. Usai bersuci, Kirana membentangkan sajadah dan mengenakan mukena.

Sepasang kekasih mulai menyembah Robb dengan penuh penghambaan. Mereka bersyukur atas anugerah cinta yang terindah.

Usai menjalankan ibadah, Kirana melipat sajadah dan mukena, lalu menyimpannya kembali di dalam tas.

🌹🌹🌹

Kini mereka duduk berdampingan, menatap sinar mentari pagi yang mulai menyapa.

Terpancarnya sinar mentari pagi yang menyinari bumi membuat suasana terasa lebih damai dan lebih tenang. Kirana juga teramat bahagia karena merasa terbebas dari rasa takut yang ia rasa semalam.

Bila malam itu terasa mencekam dengan keanehan-keanehan yang dijumpai, ketika fajar menyingsing dan sang surya mulai hadir, seakan keanehan malam itu sudah terlupakan.

"Bie, semalam tidurmu nyenyak sekali. Seolah tidak mendengar apa-apa, dan tidak merasakan keanehan apapun," ucap Kirana. Kedua netranya menatap pemandangan indah yang tersaji di hadapannya. Kepala wanita cantik itu bersandar di bahu suami tercinta.

"Iya, semalam tidurku nyenyak, karena ada bidadari cantik yang selalu berada di sisi. Memangnya, Sayang mendengar dan melihat apa semalam?" tanya Abimana. Pria tampan itu mengecup pucuk kepala istrinya.

"Ahhh, tidak ada Bie. Hanya perasaanku saja," Kirana mengelak.

"Sebentar lagi kita turun gunung ya Yank. Kita sarapan di warung Mbok Yem."

"Iya Bie," balas Kirana singkat. Meski mendapati berbagai keanehan di malam hari, namun Kirana tidak ingin menceritakannya kepada Abimana, selama masih berada di puncak gunung.

Pukul 07.00 wib, mereka berdua mulai menuruni gunung dengan hati-hati. Tak lupa mereka mengabadikan momen indah ini dengan berfoto.

🌹🌹🌹🌹

Readersss, nahhh gimana travelingnya??? 😉

So, jangan lupa tinggalkan like 👍

Beri komentar boleh kritik atau saran

Klik emote ❤ untuk favoritkan novel

Rate 5 ⭐⭐⭐⭐⭐

Vote untuk mendukung karya author

Trimakasih dan happy reading 😘😘😘

1
Anonim
Usilnya kebangeten sampai merugikan orng lain
Sudah dokter tapi masih kanakk"
Anonim
Hm bukan keturunan ningrat tapi lahir neng ratan 🤭🤭🤭
Anonim
Pasar Bringharjo
Kuli gendong
saling bantu dimanspun berada
Henym
Luar biasa
Kusdianti Vika
Lumayan
edi
good
Tarwiyah Tarwiyah
sangat menginsprirasi dan menghibur
an
good
Ulaya Askadina
aku sangat suka thor klo 7 sekawan ketemu dan buat cerita ana2k nya 7 sekawan bersahabat juga
Ulaya Askadina
Jodohkan Fabian ama Hana adiknya Alya thor
Ulaya Askadina
jadikan Raikhan dokter lagi thor
Zaa Lia
bagus ceritanya
Sulaiman Efendy
THE BEST THE BEST ON YOU.........
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Sulaiman Efendy: Sami2 Mbak..🙂🙏🏻❤🌹
total 2 replies
Sulaiman Efendy
KEREENNN BANGETTTT....
Sulaiman Efendy
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Sulaiman Efendy
THE BEST, SUKA BANGET CRITA ICPA DRIPADA CERITANYA ALYA....👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻❤❤❤❤❤🌹🌹🌹🌹🌹
Sulaiman Efendy
KARENA DARI KECIL MEREKA MAIN BRSAMA, ALYRA YG LBH TUA, DN RAINA YG DIBAWAH KEANU, DUA KK BRADIK ITU SAMA2 MNCINTAI KEANU... NAMUN RAINA YG AKHIRNYA DIPILIH KEANU... DN MREKA KELAK KLOLA CAFE K & R....
Sulaiman Efendy
MASAK MOK PRIKSA KHAMILAN KE DOKTER LAKI2, SI ZAIN, EMANGNYA ZAIN DOKTER OBYGIN, KNP GK KE KIRANA, SINDY ATAU DOKTER ZAHRA, MREKA KN DOKTER OBYGIN..
Sulaiman Efendy
ORG YG MMINTA MAAF DGN TULUS ATAS SEBUAH DOSA, DN KSLAHAN TRHADAP ORG LAIN, BUTUH KBERANIAN, MNGHILANGKN EGO DN MRENDAHKN DIRI, SDGKN MMBERIKN MAAF, BUTUH KBESARAN HATI & KEIHKLASAN..
DAN SATU PRLU DIINGAT, WANITA MMG MUDAH MMAAFKN, TPI TK MUDAH MELUPAKAN.

.
Sulaiman Efendy
CERITA OTHOR GK JAUH DRI LAKALANTAS, GARA2 LAKALANTAS ABI & ALYA GK BRJODOH..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!