Dara Kaylie Virginia, gadis muda, Cantik Dan berprestasi dibidang akademik berusia 18 tahun, mahasiswi arsitektur semester awal yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi bergengsi di Jakarta. Ia merupakan anak tunggal dari keluarga Adiguna Wiratama seorang pengusaha, senator dan politisi ternama. Sejak umur 5 tahun ia ditinggal meninggal oleh ibunya karena menderita sakit kanker.
Keenan Aldrich William, 25 tahun, seorang CEO muda, tampan , lelaki blasteran Indo- Inggris-Turkey Dan ambisius terkenal bertangan dingin dalam dunia Bisnis. Ia merupakan pewaris Dari keluarga konglomerat terkaya di Asia William Abraham.
Awal pertemuannya dengan Dara tanpa disengaja karena ia telah menyelamatkan nyawa gadis muda korban kecelakaan maut . Sejak kejadian malam itu entah mengapa ia merasakan ada yang aneh pada dirinya. Ia selalu teringat pada wajah gadis cantik itu dan perasaan ingin selalu melindunginya.
Kisah cinta yang romantis antara Dara Keenan ditengah konspirasi dan balas dendam
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tracy Marie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 27
"Maaf tidak seharusnya saya banyak bicara, tapi saya tidak bisa berbohong juga dengan situasi yang sudah hampir merenggut nyawa anak saya" jelasnya.
"Iya memang benar anak saya telah dicelakai oleh orang tidak dikenal. Tim investigasi polisi menemukan bukti bahwa kecelakaan itu telah disengaja dan direncanakan. Mobil yang dikendarai anak saya sudah disabotase kabel rem nya sengaja dipotong.
Keenan sangat terkejut mendengar cerita lelaki paruh baya itu. Masih terekam di kepalanya bagaimana kejadian pagi tadi mobil yang dikendarai gadis itu hampir saja menabrak mobilnya.
Sampai-sampai ia sangat kesal dan marah hingga sumpah serapah keluar dari mulutnya. Akhirnya malam ini setelah melihat kondisi gadis itu yang memprihatinkan ia jadi merasa bersalah.
"Dan yang lebih parahnya lagi saksi mata di lokasi kejadian melihat ada mobil lain yang terlibat dalam kecelakaan anak saya. Ada beberapa orang berpakaian hitam dan bertopeng disekitar lokasi kejadian" jelasnya sambil menghela nafas karena menahan emosi.
" Anak saya yang seorang perempuan berusia 18 tahun harus berhadapan dengan para pembunuh itu, bisa anda bayangkan ketakukan seperti apa yang ia hadapi malam itu ditengah hujan lebat. Karena saya sangat mengetahui anak saya sangat takut kegelapan dan hujan lebat".
"Bahkan yang lebih mengerikan lagi ,menurut saksi mata ia mendengar penjahat itu bicara dengan seseorang ditelpon bahwa anak saya harus mati dalam kecelakaan itu!"ujarnya sampai suaranya bergetar.
" Apa?!???!!!Mereka ingin putri anda mati!!??ujar Keenan dengan rasa tak percaya dengan apa yang didengarnya barusan. Bahwa ada orang yang tega menghilangkan nyawa manusia dengan mudahnya.
"Iya , saya sangat yakin mereka pasti orang-orang suruhan yang dibayar untuk menghabisi nyawa anak saya".
" Tapi saya sangat bersyukur, ada orang sebaik tuan Keenan yang mungkin dikirimkan tuhan untuk menolong anak saya" ujarnya sambil meraih tangan anak muda dan digenggamnya erat, "Kalau tidak ada tuan yang menyelamatkankan anak saya..entah bagaimana nasibnya malam itu, mungkin saya juga akan kehilangan orang yang saya sayangi untuk kedua kalinya.
" Maaf bukan maksud saya lancang , apakah anda atau putri anda pernah punya musuh? Mengapa mereka ingin mencelakai hingga ingin putri anda meninggal?"
Mendengar pertanyaan Keenan , lelaki paruh baya itu terlihat sedikit menghela nafasnya.
" Putri saya tidak pernah memiliki musuh"ujarnya tegas.
" Ia anak yang sangat baik dan sangat penyayang, dibalik sikapnya yang agak tomboy dan ceria hatinya mudah tersentuh, jiwa sosialnya sangat tinggi , sifatnya menurun dari ibunya, apalagi jika melihat orang yang sedang kesusahan" ujar Adiguna sambil tersenyum.
"Saya sangat yakin orang yang mereka incar itu adalah Saya!!" Mereka ingin agar saya hancur dengan mencelakai anak saya satu-satunya!!"ujar Adiguna dengan nada sambil menahan emosi.
"Maksud tuan mereka itu siapa?? Apakah sebelumnya anda memiliki musuh yang ingin balas dendam?"
" Iya,,mereka para mafia dinegeri ini, tikus-tikus yang menggerogoti bumi kita untuk memperkaya diri sendiri" ujarnya lantang.
" Saya sangat yakin mereka dalang dibalik semuanya ini. Karena saya sudah membuka kedok dan topeng-topeng mereka dihadapan publik" Mereka merasa saya sudah mengancam bisnis ilegal mereka!" ujar Adiguna dengan berani.
" Begitulah jika kita memilih untuk menjadi orang baik dan jujur pasti banyak musuhnya" ujar lelaki paruh baya itu. " Walaupun nyawa taruhannya", tetapi saya tidak rela jika anak yang tidak berdosa dan tak tau apa-apa harus menanggung akibatnya" ujarnya dengan tegas.
Bersambung...
coba mampir di cerita aku ya kak.
aku ga butuh like cuma butuh saran🙏🙏🙏🙏🙏