Kisah seorang gadis bernama ara yang dikhianati kekasihnya, tanpa sengaja dia dipertemukan dengan malaikat tanpa sayap yang ternyata pacar dari selingkuhan kekasihnya. Bagaimana kisah mereka selanjutnya? Apakah ara akan tetap melanjutkan kisahnya dengan kekasihnya? atau akan merelakan kekasihnya begitu saja? ikuti kisahnya di "My CLick Girl" ❤️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon musbich, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 27
Ara point of view:
🌻🌻🌻
Dia mengantarku pulang tanpa tau rumahku. Jalanan malam ini sudah cukup sepi. Kami terdiam tanpa ada sepatah katapun. Lagu yovie and nuno menemani perjalanan kami mengalun syahdu.
“Kamu tinggal dimana?” Tanya nya.
“Rumahku?”
“Maksudku, alamatmu dimana?”
“Luxury residence,” jawabku singkat.
Bisma melajukan mobil nya menuju tempat yang ku sebutkan. Mengantarku dengan selamat tepat di depan pagar rumah. Aku turun tanpa berpamitan pada nya langsung memasuki rumahku.
Aku berbaring di atas kasur empukku. Segera ku lihat hapeku sebelum ku pejamkan mata, ternyata ada banyak panggilan tak terjawab dari Alfa.
Dasar aku pelupa, tasku tertinggal di mobil Bisma tadi maka nya nggak sempat buka hape. Dengan cepat ku telpon balik dia.
“Kamu sudah pulang? Aku mencemaskanmu,” Kata alfa yang suara nya terdengar sangat khawatir terhadapku.
“Aku nggak papa. Ini segera meluncur ke kasur empukku. Kamu juga akan tidur?” tanyaku tersenyum.
“Sebenar nya masih ingin mendengar suaramu lebih lama lagi, tapi kamu sangat lelah seharian bekerja," katanya, dia benar benar lelaki baik yang paham akan keadaanku.
“Kamu memang orang yang benar benar paham aku, sayang,” Kataku.
“Istirahatlah, sudah larut malam," kata nya lembut.
Aku menutup telpon nya dan memejamkan mataku. Ku lihat hape dan mencari nomor Bisma ku tekan tulisan ‘buka blokir’ yang ada di pojok kanan hape. Selama ini aku sudah memblokir nya dari hapeku, bukan dari hapeku saja tapi juga dari hidupku.
Tapi saat aku sudah mulai terbiasa tanpa nya, dia muncul lagi dengan seorang putri yang sangat cantik. Kenapa aku harus mencintai suami orang??? Dasar kamu ini bodoh sekali kinara!
🌻🌻🌻
SELAMAT PAGI…
Pagi ini dengan tergesa gesa ku masuki lift karyawan menuju lantai paling atas. Ini uda jam 7 kurang 5 menit. Matilah aku jika terlambat hari ini.
Dengan langkah cepat aku memasuki ruangan direktur. Aku sudah membayangkan wajah bisma yang bakalan dingin banget menghujam kearahku. Tapi ternyata aku melihat nya tidur di sofa ruang kerja dengan pulas nya, masih memakai kemeja dan dasi yang sama dengan kemarin malam.
Apa dia tidur di sini? Kenapa tidak pulang ke rumah nya? Apa dia tidak kasihan dengan si ulat bulu yang menunggu nya di rumah?
Ya tuhan, wajah lelah nya itu tetap terlihat tampan saat tidur. Dasi yang sudah dia longgarkan menutupi hidung nya. Ku betulkan posisi dasi nya agar tidak mengganggu pernafasan nya.
Sengaja tak ku bangunkan tidur nya, hari ini nggak ada jadwal meeting. Hanya perlu memantau tempat yang akan di bangun beberapa ruko dengan konsep klasik.
“Kamu diam diam mengagumi wajah tampanku tanpa ijin dariku,” Kata bisma yang tiba tiba terbangun.
“Aku? Aku hanya membetulkan dasimu saja. Supaya tidurmu lebih nyenyak,” sahutku gugup.
“Aku mau mandi dulu. Kamu tunggu aku di sini. Setelah ini kita pergi nyari sarapan,” sahut bisma yang mulai beranjak dari sofa nya.
Apa apaan dia ini? Sampai mandi saja di kantor. Ruangan nya memang cukup nyaman dengan fasilitas yang sangat lengkap. Ada kamar di balik pintu dalam ruangan ini, kamar mandi khusus untuk nya dan bahkan ada dapur. Lalu kenapa dia nggak sekalian tinggal di sini saja. Selesai mandi dia menghampiriku sudah dengan kemeja nya yang lain.
“Pasangkan dasiku!” perintah nya.
“Kamu kan bisa pasang sendiri," Jawabku.
“Aku tau kamu tadi memegang dasiku. Kamu ingin memasang dasiku kan? Cepat pasangkan,” bisma melempar dasi kepadaku.
“Baiklah,” Kataku sambil menghembuskan nafas. Aku berjinjit memasangkan dasi untuk nya.
Tiba tiba suara pintu terbuka dari luar, dan dua orang masuk ke ruangan ini.
“Papa…” teriak Chelsea dengan sumringah berlari ke arah papa nya.
Aku bingung dengan posisiku saat ini yang masih memegang dasi di dada bisma. Citra menghampiri kami dengan langkah anggun nya.
Aku kebingungan melepaskan tanganku dari dasi itu. Rasa nya seperti orang yang kepergok sedang berselingkuh dengan suami orang. Apa sih yang aku lakukan. Chelsea memeluk papa nya dan aku mundur teratur. Citra tersenyum kepadaku dengan manis.
“Papa kenapa kemarin nggak pulang?” Tanya Chelsea.
“Papa sibuk bekerja sayang,” Jawab bisma.
“Kami nunggu papa,” Kata Chelsea kecewa.
“Ganti nya hari ini kamu jalan jalan sama papa ya?” kata bisma mencium kening Chelsea.
“Papa tadi malam tidur dimana?” Tanya chelse lagi.
“Di sini,” jawab bisma lembut.
“Tante kinara juga tidur di sini sama papa?” Tanya nya padaku.
Pertanyaan nya membuatku kikuk!
“Tentu saja enggak, chelsea. Tante punya rumah,” Jawabku agar tidak terjadi salah paham pada sepasang suami istri ini.
“Kamu diantar siapa?” Tanya bisma pada citra.
“Aku kesini sama marchel. Itu dia nunggu di lantai bawah, males ketemu kamu kata nya. Kamu bawa dia jalan jalan ya, aku ada urusan dikit . Aku mau nganter marchel check up ke dokter,” Kata citra.
“Sepupuku itu merepotkan saja,” Kata bisma.
“Kamu apa kabar, ra? lama banget ya nggak ketemu,” Tanya citra padaku.
“Aku baik. Sekarang aku bekerja sebagai sekretaris nya bisma,” Kataku sopan.
“Iya, bisma uda cerita. Uda punya pacar kan kamu?” Tanya citra tersenyum tulus.
“Tentu aja uda punya,” Jawabku gugup, semoga dia mikir positive tentang aku dan bisma, kalo kami nggak ada apa apa.
“Kapan kapan deh kita ngobrol bareng ya, aku mau nganter marchel ke dokter. Nitip anakku ya," Kata citra mengakhiri perbincangan ini dan pergi meninggalkan ruangan ini.
“Kenapa berhenti memasangkan dasi untukku?” Tanya bisma.
“Kamu gila, ada istrimu,” Sahutku.
“Memang nya kita sedang apa?” Tanya bisma tersenyum puas.
“Dasar mesum," Celetukku sambil memasangkan dasi untuk nya dengan cepat.
“Pikiranmu yang mesum," Kata bisma tertawa menyentil keningku dan aku kesakitan.
“Kamu ini, aku nggak mau masang dasi untukmu lagi,” kataku cemberut.
“Kenapa?” tanya nya heran.
“Karena kamu suami orang,” kataku cepat.
“Anggap saja citra bukan istriku," kata nya tersenyum.
Aku semakin jengkel dengan tingkah nya itu. benar benar brengsek dan sama mesum nya dengan marchel. Dasar keluarga mesum!
“Chelsea sayang, semoga kamu tidak seperti papamu,” Kataku.
“Papa kenapa tante?” tanya chelsea.
“Papa kamu itu nakal sekali,” Kataku melotot kearah bisma dan bisma hanya membalasku dengan senyuman.
“Baiklah, kita mau kemana?” Tanya bisma.
“Aku mau lihat hewan, pa,” jawab Chelsea.
“Lihat dimana?”Tanya bisma.
“Kata bunda di JTP2 ada!” jawab Chelsea semangat.
Apa? Ke JTP2? Mengenang masa pacaran bersama Bisma Arbiansyah? NO!
“Baiklah kita berangkat. Batalkan semua jadwal kita hari ini, ra. Atur waktu untuk lain hari, bilang saja ada acara penting mendadak," Kata bisma.
Aku memutar bola mataku dan mulai membatalkan semua jadwal nya.
jangan lupa like, comment and vote ya readers 😇
semoga suka ❤️❤️❤️
tapi si Bisma juga cueknya kebangetan sama Ara..