NovelToon NovelToon
Adinda

Adinda

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: AzieraHill

COVER FROM PINTEREST
.
.
Dinda tidak mengingat apa yang terjadi pada dirinya, dia hanya mengingat bahwa cintanya bertepuk sebelah tangan dan tak hanya itu, dia masih mengingat jelas ketika pria yang dia cintai itu merenggut masa depannya. Namun dengan tatapan mata pria itu, Dinda bisa memastikan bahwa ada jutaan rahasia yang tidak dia ingat. Termasuk tentang bayi perempuan yang baru dia lahirkan. Bayi itu..., sangat mirip dengannya dan pria brengsek itu.

"Dia anak kita yang ke dua, Dinda," ucapnya dan mulai dari situ Dinda merasa semakin gila karena tidak bisa mengingat apapun.

Bagaimana dia bisa mempunyai anak ke dua sedangkan anak ke satu pun dia tidak mengingat siapa namanya.


PERHATIAN!
Cerita ini memiliki alur maju-mundur

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AzieraHill, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 24

"Apa kau sedang marah denganku, Sayang?" ungkap Daniel seraya menyandarkan dagunya di atas bahuku. Aku menggelengkan kepalaku untuk menjawabnya.

"Aku rasa kau sedang berbohong," katanya. Aku pun mencuci tanganku membereskan semuanya.

"Aku tidak berbohong," kataku lalu meninggalkannya setelah menyingkirkan tangannya dari pinggangku.

"Yasudah kalau begitu biar aku yang antar ke kampus," katannya dan entah kenapa aku mengangguk reflek meski tak ada senyuman di bibirku.

"Yahh..., bukankah Dinda akan berangkat denganku. Hei, Pak Tua kenapa kau mendadak berubah pikiran," protes Gilang membuatku di dalam hati terkekeh mendengarnya.

"Hei lihatlah. Dinda lebih memilihku dari pada kau. Dasar anak muda!" kudengar dia memaki keponakannya dan aku sudah berjalan ke arah teras menunggu Daniel.

Sejenak HP-ku bergetar. Aku men-slide layar HP-ku saat melihat Ayah mengirimi pesan untukku.

Bagaimana kabarmu Sayang. Ayah sangat merindukanmu. Ayah akan pulang secepatnya. Kau harus jaga baik-baik kesehatanmu. Jangan membuat repot Daniel. Kau harus sopan dengannya. Ayah akan sangat, sangat merindukanmu.

"Kenapa kau tersenyum, tadi kau enggan tersenyum," kudengar suara Daniel. Keluar dari rumah minimalisnya dan menyambar mobil diikuti aku duduk di samping kemudinya. "Kau senang ya aku yang antar," katanya membuatku mendengus pelan.

"Terlalu kepedean," kataku.

Daiel pun terkekeh pelan seraya mencoba memutar kuncinya. “Apa kau selalu marah seperti ini? Apa kau marah karena tidak aku antar?” tanyanya membuatku menggelengkan kepalaku meski sedikitnya aku juga kesal dengan itu.

“Lalu?”

“Apa aku boleh bertanya sesuatu?”

“Apa?” tanyanya. Dia memutar kemudinya dan kami melandas pergi membelah jalan raya pagi ini.

“Semalam kau kemana?” tanyaku. Dia pun tersenyum mesam. Kemdian melirikku seakan mencurigaiku, bahwa aku memikirkan hal yang tidak-tidak.

“Tak kusangka kau begitu posesif.”

“Aku serius Daniel.”

“Ohh baiklah. Aku ke club dengan sekretarisku...,” aku melotot ke arahnya sangat kaget mendengar pengakuannya.

“Ehh tunggu, tapi aku dengan temanku. Kemarin dia sudah membantuku menangkap Belinda. Jadi, aku mentratktirnya.”

“Lalu, apa harus cetakan bibir wanita itu menempel di punggungmu?!”

Kudengar dia tertawa meski masih dalam fokusnya menyetir. “Aku saja tidak tahu kalau itu ada di sana, tapi sungguh aku tidak melakukan apapun. Aku berani sumpah!” Ungkapnya membuatku menghela nafasku sendiri.

Semoga saja Daniel tidak berbohong padaku, karena jika itu terjadi. Entah ke berapa kalinya, aku akan merasa dikhianati oleh seorang pria.

......................................

Aku seperti mengenal orang itu. Pria itu seperti Gilang. Dia tengah mengenakan earphonenya meski  banyak wanita yang memperhatikannya secara diam-diam. Mereka saling berbisik seraya mempertontokan keponakan Daniel itu.

Jadi dia satu kampus denganku? Kenapa dia tidak bilang kalau memang akan kesini. Kalau begitu tadi aku pergi dengannya saja. Bukan dengan Daniel yang malah sengaja mengedipkan matanya padaku sebelum aku boleh turun dari mobilnya. Untung saja aku tidak terlalu lama terbuai dengan wajahnya, kalau iya mungkin aku bisa telat masuk.

"Gilang!" panggilku. Dia tidak mendengarku yang ada Gilang malah menganggukkan kepalanya, menikmati lagu yang ada di HP-nya. Aku berjalan menghampirinya. Lalu menepuk pelan bahu Gilang.

Gilang terkesiap melihatku lalu mulutnya terbuka hingga dia mengerjapkan matanya perlahan. "Gilang," katanya menyodorkan tangannya padaku membuatku terkekeh.

"Aku tahu kau Gilang," kataku mengibaskan tanganku di depan wajah.

Dia melepas earphonenya lalu menyapu pipiku dengan lembut. Membuatku mengernyitkan alisku. "Kenapa?" kataku dan dia membuyarkan lamunannya sendiri.

"Ahhh ini benar kau Dinda," katanya membuatku tertawa kembali melihat tingkahnya yang konyol. Aku pikir wanita yang tadi tengah memperhatikannya, pasti akan langsung melihat Gilang dengan ilfeel.

"Jadi kau di sini juga?" tanyanya dan aku mengangguk pelan. "Kalau begitu kau berangkat denganku saja tiap hari," tawaarnya

"Boleh. Aku tidak akan meminta antar dengan Pak tua itu lagi," bisikku kemudian dia tertawa dan menyampirkan tangannya ke bahuku.

"Jadi, kau mengambil jurusan apa di sini?" tanyanya. Kami berjalan di koridor dan entah kemana dia melangkahkan kakinya juga menyeretku secara tidak langsung dengan tangannya yang menyampir di bahuku.

"Aku ambil Managemen Pendidikan, kau?"

"Emm kalau begitu sama. Mungkin ada beberapa pelajaran yang akan sekelas denganmu. Ahhh senangnya bisa melihat bidadari sepertimu," katanya seraya mendongakkan kepalanya dan menatap ke langit-langit. Aku mencubit pinggangnya dan dia meringis kesakitan.

"Sakit," katanya menyingkirkan tangannya dari bahuku.

"Oh ya, nanti aku lihat catatanmu ya," aku mengangguk pelan lalu menarik tangannya ke arah keramaian. Permainan basket akan di mulai. Aku akan lihat mantanku---Mika, bermain dengan lincahnya secara diam-diam.

..............................

1
Praditta
Seruuu
Reni Rachmawati
keren
lee ailee
trauma dan.kesakitan apa yg sudag Daniel torehkan kepada Dinda sampai ingatan 5 tahunnya hiang....kok aku mulai nyesek ya sama nasib Dinda
lee ailee
banyak pertanyaan dibenakku thor baca novel ini tapi aku menikmati alurnya tidak membosankan so enjoy aja
lee ailee
ayahnya kok bisa nitipin anak gadis sama laki.laki singel khan bahaya ini mah
Winda Nurmayani
ya kecewa..ceritanya pendek skl..padahal ceritanya bagus
Heni Ratna
jadi penasaran😊
Wish Me luck
aku baru baca thor, tp menurutku ini memang bagus..alurnya mengalir aja, ngga yg terlalu dipaksakan, pemilihan kata sama bahasanya jg ringan, mudah dipahami. karya yg kayak gini yg aku suka. tata bahasa mu jg bagus thor, jd pembaca jg bisa menyelami jln ceritanya, ngga yg lu gue gt tp ringan. ini kalo dibuat film bagus sih, kita hrs mikir tp ngga yg terlalu berat. dr jalan ceritanya jg nguras emosi, aku dr awal yakin dia bakal happy end..tp cerita happy end nya itu lho, ngalir dan ngga maksain cerita..soft bgt..salut aku thor
Herni Kurnianingsih
kok panggilan nya august,kaya nama cowok🤔.jadi nya kaya manggil nya agus🤭🤭
Seathy Diman
keren lah... butuh kekhusuan untuk mencermati dan memahami isi dan alur ceritanya.. relax tenang santai.. jgn terburu2 untuk mendapatkan feel nya..
TOP epribadeeeeehhhh ...👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Seathy Diman
jadi mantan nya tuh sepupu ya..?... 🤔🤔🤔🤔🤔
Nofriyanti Vivi
novel ini,sungguh mmbuat ku deg2 ser,setiap bait kata sampai akhir cerita ini💕,mmbcnya penuh dg ketelitian sehingga endingnya happy,the best untuk mu thor😘.💕💕.
pink magenta
jujur pas baca sinopsis aku gemes. ini cerita apa coba bikin penasaran. alur yang maju mundur syantiiiiikkk dibuat apik banget karrna penulisan yang rapi juga no typo huhuu aku terharu. ga berasa terus dibuat tertarik buat baca lagi dan lagi buat mecahin rasa penasaran ini yang mana bagian yang mana maju terus mundur terus sekarang. aaahhhh kamu hebat thor..pokonya vote like buat kamu.
Rita Zhu
aduh Thor...jgnlh berendam air panas...seger kagak...melepuh Iya..😀..
Jenni Manullang
👍👍👍👍👍👍👍
Wiko Wiko
🤦🏻‍♀🤦🏻‍♀🤦🏻‍♀🤦🏻‍♀dinda... kirain kamu gadis baik2, ternyata segampang itu jatuh kepelukan pak tua...!!!
Angrani
kpan lnjut lgi thor
Silvana Maria Supit
crita ini apa maju mundur terus sampai tamat khaa,,?
suci lestari
lnjt
suci lestari
mmpir dl
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!