NovelToon NovelToon
Legenda Cincin Penguasa

Legenda Cincin Penguasa

Status: tamat
Genre:Action / Petualangan / Misteri / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:793.1k
Nilai: 5
Nama Author: Kamal Fauzi

Petualangan Pendekar Muda yang sangat berbakat namun tidak pandai memahami kehidupan.

Hingga akhirnya dia mengalami berbagai pertemuan dan perpisahan dalam hidupnya.Dapatkah dia menemukan arti dari kehidupan yang penuh pertarungan yang di jalaninya dengan menggunakan pusaka cincin penguasa yang memiliki kekuatan penghancur yang sangat besar?


Jika ada kesamaan nama,tempat dan kejadian mohon di maklumi karena cerita ini bersifat fiktif.Terima kasih dan selamat membaca bagi yang membacanya......

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kamal Fauzi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kekacauan di Kota Rando

Tungga Wijaya merasakan seluruh tubuhnya kaku akibat racun yang sudah mengotori pembuluh darahnya. Ketika dia membuka matanya nampak 3 sosok berdiri menunggu kesadarannya.

"Isyana, Dewa mengabulkan doa ku untuk melihatmu untuk terakhir kalinya". Tungga Wijaya menatap sendu wajah putri satu satunya namun hatinya cukup bahagia karena masih sempat melihat wajah anaknya.

Tungga Wijaya menyadari bahwa hidupnya tidak akan lama lagi mengingat dia terkena racun yang paling mematikan di Kerajaan Kumbara. Sebagai Dewa Tabib, bukan tidak mungkin membuat penawar racun itu namun kelangkaan tanaman yang di butuhkan sangat tinggi. Sementara racun itu telah meresap kejantung dan pembuluh darah, karena sudah lebih 3 hari bersarang di tubuhnya.

Tungga Wijaya memiliki banyak pertanyaan bagaimana dirinya bisa sadar setelah terkena racun Seribu Warna namun dia ingin memanfaatkan waktu yang sempit ini untuk melihat dan berbicara dengan putrinya.

"Tuan Tungga Wijaya !!! Saya di perintahkan oleh Sang Raja untuk membawa anda ke Ibukota Kerajaan". Raharja langsung menyampaikan inti kedatangannya namun melihat keadaan Dewa Tabib, timbul rasa risih di hatinya.

"Maaf Tumenggung, Nampaknya Racun Seribu Warna tidak akan membiarkan hal itu. Sampaikan maafku ke Baginda Raja". Tungga Wijaya menjawab dengan penuh penghormatan. Namun tiba tiba datang seorang prajurit mendobrak pintu.

Tumenggung Raharja emosi melihat kelakuan prajuritnya yang kurang tata krama. Prajurit itu bersujud dan berkata dengan tubuh bergetar. "Lapor tuan Raharja ,Tuan Praba Aji membawa puluhan prajurit menyisir kota rando untuk mencari seorang pemuda".

"Dasar Praba Aji !!! selalu menyalahgunakan kekuasaan". Raharja kemudian meminta izin ke Tungga Wijaya untuk mencari Praba Aji dan memberikan waktu kepada isyana untuk berbicara dengan ayahnya.

Setelah Kepergian Tumenggung Raharja, Arjunta dan pasukan kerajaan, Isyana dan Tungga wijaya kembali melanjutkan percakapannya.

***

Beberapa saat yang lalu di kediaman Pimpinan Kota Rando, terlihat Seorang Pria paruh baya mengumpulkan pasukan kota Rando. Dia Adalah Praba Aji, Ayah dari Hartanta Praba sekaligus Pemimpin Kota Rando.

Setelah mendengar tentang kejadian yang menimpa anaknya dan melihat keadaannya secara langsung, Dia langsung naik pitam. Bagaimana tidak, Anak satu satunya yang selalu dia manjakan terbaring kesakitan dengan kaki lumpuh.

" Kumpulkan semua prajurit kerajaan termasuk Adri Antarum ". Praba berteriak penuh amarah, Kini dia tidak mempedulikan apapun termasuk mengerahkan pasukan kerajaan yang di tugaskan menjaga Kota Rando.

Salah satu prajurit pengawal Hartanta Praba maju dan menjelaskan ciri ciri Sena. Praba Aji mengerutkan dahinya mendengar bahwa sena memiliki Mata berwarna cokelat.

"Nampaknya dia pendekar yang menjadi buronan di Kota Mandau". Praba Aji tersenyum licik karena sudah memiliki alasan mengerahkan prajurit kerajaan. Setengah jam yang lalu datang utusan dari Kota Mandau yang mencari Seorang pemuda yang memiliki bola mata berwarna cokelat dan di cap sebagai buronan kerajaan.

Sekitar 50 lebih prajurit kerajaan yang langsung di pimpin oleh Kepala prajurit Kota Rando menyisir mencari Sena diikuti Praba Aji. Dia ingin menyiksa pemuda itu dengan tangannya sendiri sebelum membunuhnya.

******

Di Pinggir Hutan Kota Rando, Terlihat Sena selesai menyantap ikan bakar. Dia berbaring menatap langit sore.Kenangan bersama Bi Ratih dan Jaya Bhaya selalu saja menghantui pikirannya.

"Nampaknya Dewa Tabib akan segera siuman". Sena berjalan kembali kekota Rando namun di tengah perjalanan dia di hadang puluhan prajurit. Salah satu prajurit pengawal Hartanta Praba langsung mengenali wajah Sena.

"Tangkap pemuda itu hidup hidup". Praba Aji berteriak diikuti beberapa prajurit langsung menyerang sena dengan tombak.

Sena dengan santai menghindari serangan serangan yang datang hingga posisinya berada di tengah kepungan prajurit.

Ledakan aura kegelapan keluar dari tubuh Sena membuat puluhan prajurit terlempar dengan memuntahkan darah.

Praba Aji yang melihat kekuatan Sena mulai merasakan ketakutan. "Adri Antarum !!! sebagai ketua prajurit kota Rando jangan biarkan semua anak buahmu mati di tangan pemuda itu".

Adri Antarum yang sejak tadi memperhatikan Sena sangat terkejut dengan tingkat pendekar yang dimiliki Sena. Bagaimana mungkin seorang pemuda remaja memiliki tingkat pendekar yang sama dengannya.

"Pemuda itu berada pada tingkat langit gerbang 1 hanya berbeda 1 gerbang denganku, Mari kita Serang bersama ". Dengan Suara tenang , Adri Antarum mulai bersiap menyerang bersama 2 lusin prajurit di dekatnya.

Praba Aji sangat terkejut mendengar perkataan Adri Antarum. Dia merasa pantas semua pengawal anaknya di kalahkan dengan mudah.

Adri Antarum mengeluarkan senjata berupa keris hitam dan melesat menyerang Sena diikuti prajurit Kota Rando.

Sena yang menatap puluhan lawan yang akan menyerangnya bergumam dalam hati.

"Seandainya saya bisa membunuh mereka semua".

1
Bang Haji
Ini cerita novel terbaik yg pernah saya baca... Luar biasa..
Daryus Effendi
justru bertele tele membosankan thor
Feri Hermanto
Luar biasa
Rahman Hartomo
guuru letoy
Asep Tile
Duh bos harusnya sena itu ama anak raja biar endingnya lebih pas. Kan putri raja punya tubuh abdi
Sak. Lim
kox smbong arogan sic mc nya jdi mles bacanya
Sak. Lim
munafik mc nya lebay
Ruslan Koban
ceritanya bagus mohon di lanjutkan
Zarabex
lanjut Thor 👍 mantap
Suparno Suparno
menurut Saya ceritanya bagus dan terarah . g melenceng dari judulnya ....Saya Suka...
𝙕𝙯𝙯: mampir kak, judulnya Iblis penyerap darah, kali aja suka🙏
total 1 replies
Indra Kirana
cerita nya nggak tau mana awal mana akhir
Andang Yuliyanto
bagus


nagus...bagus
Sigit Purnomo
wow nasi bakar joooooossss
Sigit Purnomo
ojoooooossss
Sugiri
sunggguh luar biasa kekuatan sena seorang diri mampu memporak porandakan ratusan pasukan topeng perak lanjut
Sugiri
benar 2 sangat seru pertempuan sena melawan topeng mas
Sugiri
sadis ngeri kelakuan sena membantai mahluk binatang buas
Sugiri
pantesnya dujuluki pendekar salju
Sugiri
isnaya diam2 menaruh hati sama sena trlihat sekali dengan sikapnya kasian deh luo ajunta.
Sugiri
terungkap sudah trnyata arya sena keturunan dari keluarga trhormat siapa kedua orang tua arya kenapa dititipkan bi ratih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!