NovelToon NovelToon
Gulungan Dewa Naga 2

Gulungan Dewa Naga 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Epik Petualangan / Fantasi
Popularitas:12k
Nilai: 5
Nama Author: ex

Season kedua ini akan berfokus pada persiapan Yang Zhen dalam menghadapi ancaman invasi skala penuh dari Sekte Pedang Langit ibu kota yang berniat merebut energi Jiwa Iblis Darah Kuno.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24

Yang Zhen tidak berniat melakukan sesi interogasi yang panjang dan membosankan.

Syuut.

Pemuda itu merentangkan telapak tangannya ke arah bangunan utama kediaman tersebut.

Sub Bending Gravitasi langsung diaktifkan dengan kekuatan Inti Emas puncak yang sangat mengerikan.

Krak krak krak.

Atap dan dinding bangunan megah itu mulai retak dan hancur tertarik oleh gaya gravitasi buatan ke arah langit.

Batu bata dan pilar kayu tercabut paksa dari fondasinya, memperlihatkan sebuah ruang rahasia yang tersembunyi di balik dinding kamar tidur utama.

Prang.

Dari dalam ruang rahasia yang hancur itu, puluhan peti kecil berisi batu spiritual tingkat tinggi jatuh berserakan ke pelataran.

Tidak hanya itu, beberapa gulungan surat berlambang Sekte Pedang Langit ikut berjatuhan tepat di samping Patriark Shen.

"A-apa ini sihir?" gumam Patriark Shen menatap rumah mewahnya yang hancur dalam hitungan detik dengan tatapan kosong.

Yang Zhen menurunkan tangannya perlahan, membiarkan debu reruntuhan berterbangan ditiup angin malam.

Wush.

"Surat perintah dari Sekte Pedang Langit dan bayaran batu spiritual," sebut Yang Zhen melirik barang bukti di tanah.

"Kau adalah tikus yang menanamkan artefak pelacak itu di atap istanaku atas perintah mereka, benar bukan?"

Bukti fisik yang jatuh dari langit itu benar-benar menghancurkan segala alasan dan kebohongan Patriark Shen.

Pria tambun itu langsung bersujud hingga dahinya membentur lantai batu pelataran berkali-kali.

Tuk tuk tuk.

"Ampuni aku, Tuan Yang! Aku dipaksa oleh utusan sekte itu!" ratap Patriark Shen menangis tersedu-sedu.

"Mereka mengancam akan membunuh seluruh keluargaku jika aku tidak menanamkan batu pelacak itu di istana!"

Wang Hao mendecihkan lidahnya karena muak melihat sikap pengecut pria tersebut.

"Cih, kau menjual keselamatan kotamu sendiri hanya karena ancaman kosong dari luar?" hina Wang Hao meludah ke tanah.

Yang Zhen menatap pria yang bersujud itu tanpa belas kasihan sedikit pun.

"Kau membuat keputusan yang sangat salah, Patriark Shen," ucap Yang Zhen dengan nada sedingin es.

Pemuda itu mencondongkan tubuhnya ke depan dan merendahkan suaranya agar terdengar lebih mengancam.

"Kau lebih takut kepada ancaman jarak jauh dari ibu kota daripada monster yang duduk tepat di depan matamu setiap hari."

Patriark Shen mendongakkan kepalanya dengan wajah bersimbah air mata dan ingus.

"Aku bersedia mengembalikan semua uang itu! Tolong biarkan keluargaku pergi dari kota ini hidup-hidup!" mohon pria itu dengan putus asa.

Yang Zhen berdiri tegak kembali dan menepuk debu fiktif dari lengan jubah putihnya.

"Meninggalkan kota hidup-hidup bukanlah hukuman bagi seorang pengkhianat," tolak Yang Zhen dengan tegas.

"Hukuman bagi seorang pengkhianat adalah menjadi peringatan berdarah bagi tikus-tikus lain yang masih bersembunyi."

Syuut.

Yang Zhen mengayunkan dua jarinya ke udara dengan sangat ringan.

Sebuah pisau angin tak kasat mata melesat dengan kecepatan tinggi membelah udara malam.

Cras.

Leher Patriark Shen terpotong dengan sangat rapi dan bersih dalam satu kedipan mata.

Kepala pria tambun itu menggelinding di atas pelataran, disusul oleh air mancur darah yang menyembur dari tubuh tanpa kepalanya.

"Kyaaa!" jerit istri dan anak-anak Keluarga Shen melihat kepala keluarga mereka dipenggal tepat di depan mata.

Beberapa pelayan wanita langsung jatuh pingsan karena tidak kuat melihat pemandangan brutal tersebut.

Bruk bruk.

Mulan memalingkan wajahnya sedikit, namun ia tahu bahwa tindakan kejam ini mutlak diperlukan untuk menjaga stabilitas.

"Apa yang harus kita lakukan dengan sisa keluarganya, Guru?" tanya Mulan menunggu instruksi selanjutnya.

Yang Zhen menatap anggota Keluarga Shen yang sedang meringkuk ketakutan di sudut pelataran.

"Mereka tidak memegang senjata dan tidak tahu apa-apa tentang konspirasi ini," analisis Yang Zhen dengan rasional.

"Sita seluruh harta dan aset berharga di kediaman ini. Usir mereka keluar dari batas kota dengan pakaian yang menempel di badan."

Wang Hao menganggukkan kepalanya dengan cepat.

"Pilihan yang sangat bijak, Bos. Biarkan mereka bertahan hidup di luar sana sebagai gembel," dukung Wang Hao.

Pemuda botak itu langsung berbalik menghadap pasukan Asosiasi Alkemis.

"Kalian dengar perintah Bos?! Sita semua peti harta ini dan kosongkan bangunan yang tersisa!" teriak Wang Hao memimpin operasi penyitaan.

Para penjaga langsung bergerak cepat mematuhi perintah tersebut tanpa keraguan.

Su Lin menatap genangan darah di tanah dengan senyum yang sangat tipis.

"Operasi pembersihan yang sangat efisien, Yang Zhen," puji Su Lin berdiri di samping suaminya.

"Sekarang Master Sekte itu benar-benar buta dan tuli. Dia tidak akan tahu jebakan apa yang menunggunya besok pagi."

Yang Zhen membalikkan tubuhnya untuk berjalan kembali menuju istana.

"Kita tidak sedang menyiapkan jebakan lagi, Istriku," ralat Yang Zhen dengan nada penuh kesombongan.

"Kita sedang menyiapkan sebuah pertunjukan pembantaian untuk Jenderal Pelopor yang sombong itu besok pagi."

Malam pembersihan itu berlangsung sangat cepat dan senyap, meninggalkan kediaman Keluarga Shen dalam keadaan kosong melompong.

Tikus pengkhianat telah dieliminasi, dan Kota Awan Merah kini benar-benar murni berada di bawah kendali tunggal sang dewa gravitasi tanpa ada celah sedikit pun.

1
mbono keling
💪👍💪👍💪👍💪💪
Predi Siswanto
agak membosan kan sampai sekarang cuman berkutat disatu kota
DD
kok diulang Thor 😅
iwakali
RoboCop
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Jlebz 🔥🌽
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Clink 🔥🌽
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Waooow jlebz 🔥🌽
Yan Panungkek
lanjutkan karyanya author kami tunggu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!