Andara Aprilia kerap sekali mendapatkan perlakuan kasar dari Andika paradipta, bahkan berulang kali dia dikhianati suaminya.Akhirnya dia memutuskan untuk menggugat cerai suaminya, akan kah permintaan nya di kabul kan dan hak asuh anak jatuh ke tanganny?dengan semua bukti yang ada.
Dalam perjalanan hidupnya wanita itu bertemu dengan Alan ,Dia adalah seorang lelaki dewasa yang sedikit arogan tetapi selalu membuat Andara merasa tenang untuk berbagi semua keluh kesahnya
Hingga pada suatu hari terbongkar lah sebuah kebenaran.
Akankah kisah Andara berakhir bahagia atau sebaliknya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gentra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 24
"Tapi sakit Anty... " kata Farel sambil memajukan bibirnya.
"Iya, deh Anty minta maaf yah? " kata Winda sambil memegang kedua telinga nya, dia janji nggak akan cubit-cubit pipi Farel lagi.
"Ikh Anty... boleh lah Farel minta ice cream seperti yang suka ibu beli" kata Farel dengan suara khas anak kecil, hal itu membuat Winda tambah gemes melihatnya.
Canda tawa pun menemani obrolan di antara mereka, hari ini adalah hari di mana Dara akan memulai nya dari O dia harus bekerja keras untuk bertahan hidup. Dan tabungan masa depan untuk Farel, sebab Dara tidak ingin membebankan Farel kepada Dika meskipun itu Ayah nya.
Setelah ini dia juga harus berpikir dengan baik, bagaimana caranya menyampaikan kepada bibinya bahwa dia sudah tidak lagi bersama Dika. Mengingat kondisi kesehatan bibi nya juga, bukan berarti sang bibi tidak ingin Dara berpisah dengan Dika. Tetapi, lebih tepatnya bibi akan sangat mengkhawatirkan Dara.
Di sisi lain Dara merasa bahagia bisa lepas dari Dika, tapi di sisi lain dia juga sedih dia tidak menyangka bahwa pernikahan nya akan berakhir seperti ini.
Dulu Dara sempat berfikir bahwa dia akan mengabdikan sisa hidup nya untuk suami dan anak-anak nya, dan menikah hanya sekali seumur hidup. Nyata hidup tidak bisa seperti yang kita mau, manusia hanya bisa berencana dan berdoa.
"Kamu kenapa sih Dar, dari tadi banyak bengong? tanya Winda terhadap sahabat nya itu, sebab dari tadi dia perhatikan seperti tidak tenang.
" Nggak kenapa-kenapa ko! "jawab Dara sambil tersenyum tipis ke arah sahabat nya itu.
" Nggak kenapa-kenapa tapi dari tadi bengong terus! "kata Winda kesal, sejak tadi dia perhatikan sahabatnya itu selalu saja bengong entah apa yang ada di pikiran nya.
" Ya sudah... Mel, kamu beresin dulu semu barang-barang yang tadi Mang Diman turunkan dari mobil! "Dara memberi perintah terhadap Meli, agar segera merapihkan barang-barang mereka.
" Baik Bu... "Jawab Meli sambil bangkit dari duduk nya, lalu membawa koper dari ruang tengah ke kamar Farel. Meskipun Dara pindah ke rumah yang dulu di tempati bersama kedua orang tuanya, tetapi rumah ini tidak terlalu kecil hanya saja rumah ini tidak mewah seperti rumah yang di tempati bersama Dika.
Di ruang tengah tinggalah Winda dan juga Dara, beserta Farel.
Waktu bergulir begitu cepat, siang telah berganti dengan sore. Winda pun sudah pulang ke rumahnya, meninggalkan Dara dan juga Farel.
Setelah kepergian Winda, Dara pun merapihkan semua barang-barang milik nya. Dia harus gerak cepat untuk merapihkan semuanya, sebab besok sudah harus masuk kerja. Jika sudah masuk kerja kemungkinan ada waktu untuk beres-beres pun sedikit, jadi Dara manfaatkan waktu yang ada untuk merapihkan semuanya.
Waktu makan malam pun telah tiba, Farel sudah minta makan tetapi Dara dan juga Meli belum sempat untuk memasak.
" Bu, Farel lapar katanya! "ucap Meli terhadap Dara, yang masih saja sibuk beres-beres.
" Iya, Sebentar lagi selesai nanti kita makan setelah ini "Jawab Dara tanpa melihat ke arah Meli, dia sibuk dengan pekerjaan nya.
Setelah cukup lama Meli dan juga Farel pun menunggu, Meli memberikan susu terlebih dahulu kepada Farel agar anak itu nggak merasakan lapar lagi. Akhirnya Farel pun minum susu, namun setelah minum susu Farel pun tertidur di atas sofa yang ada di ruang tengah.
kenapa ngga bertindak dr dulu,terlalu drama loe🤧
loe diemin kayak gitu juga ngerusak mental anak loe,ngeliat mak dipukuli bpknya terus2an.
udah sih rezeki mah ada aja takut banget sih,trus y'Allah sumpah mak sampe istighfar ae dr bab 1😏