Novel ku kali ini menceritakan mengenai percintaan dan persahabatan,tapi bukan cinta dengan sahabat atau sahabat yang rebutan cinta.
Penasaran kan....yuk mampir diceritaku
Warning
tolong bijak dalam membaca ya,karena nantinya akan ada sedikit adegan +21
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuliati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 23
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Mendengar ucapan bik Lastri,Darmi menjadi lemas. Berarti selama ini tuan yoga sudah mempermainkan nya,dia merasa kesal.
"mungkin semua pria kaya begitu,Suka mempermainkan wanita desa seperti ku"Gumam Darmi
Awalnya Darmi ingin menginap dirumah yoga,tapi tiba-tiba hatinya sesak. Dia ingin menanyakan langsung pada yoga,tapi dia masih merasa ragu. Darmi berjalan ke pos sekuriti karena dia meninggalkan tas berisi pakaiannya disana,saat sampai didepan pintu samping dimana para pelayan berjalan dari rumah itu. Darmi melihat yoga yang sedang berpelukan dengan dokter Clara,hati Darmi merasa sakit.
Darmi kembali masuk kedalam,air matanya sudah menetes dipipinya. Hatinya merasa sesak sekali,dia menghapus air matanya dengan cepat.
"mana tas mu?"tanya bik Lastri
Darmi yang sudah terlihat tenang dan menghapus air matanya pun berusaha untuk tersenyum,dia mendekati bik Lastri dan kembali memeluk bibiknya
"aku langsung pulang bik,tadi dara menelpon ku. Dia ingin meminta bantuan ku buat besok"ucap Darmi bohong.
flashback off
Sejak saat itu,Darmi jadi begitu menjaga tubuhnya dan perasaan nya. Dia benar-benar tidak ingin membuat dirinya menyesal,tapi masih ada perasaan yang penasaran yang harus dia tanya kan pada tuan yoga.
Dia ingin menanyakan kenapa tuan muda itu memberikan harapan padanya dan kemudian menghempaskan nya begitu saja, padahal awalnya Darmi tidak ingin mengharapkan nya hingga saat-saat terakhir Darmi ingin pulang malah yoga menyuruhnya untuk kembali menemuinya.
"dar....dar....Darmi "teriak dara
"eh....apa?"tanya Darmi tersadar dari lamunannya,dia jadi teringat dengan kejadiannya waktu itu
"kamu kenapa?dari tadi trus diam saja?"tanya dara bingung
"aku ngak apa-apa kok,Oya....besok jangan lupa jemput aku di stasiun"ucap Darmi
"ok... kalau begitu sampai jumpa besok"jawab dara dan mematikan panggilan nya
Yoga bangkit dari duduknya,dia melangkah pergi meninggalkan kamar dara. Hatinya masih sedikit khawatir karena ada pria yang ingin melamar Darmi,dia harus gerak cepat agar cintanya tidak akan pergi
"tapi apakah Darmi menyukai ku?"tanya yoga pada dirinya sendiri
"dulu....aku yang menyukainya bahkan hatiku sudah mencintainya,aku yang memaksanya dekat dengan ku. Aku juga yang mencium dan meraba tubuhnya,tapii....aku tidak pernah berpikir kalau Darmi menyukai ku atau tidak. Dia tidak pernah membalas ciumanku,apa karena dia tidak suka pada ku atau memang itu ciuman pertamanya."yoga bergumam sendiri ,dia jadi memikirkan perasaan Darmi padanya
"hah...."teriak yoga dengan menjambak rambutnya
"apa yang harus aku lakukan?baru kali ini aku benar-benar mencintai wanita,aku tidak bisa melupakannya sampai saat ini"ucap yoga lagi dalam hati
Yoga tidak bisa tidur malam ini,pikirannya masih memikirkan Darmi. Rasa takut kehilangan Darmi sangat besar,dia tidak ingin wanita nya menjadi milik pria lain.
Akhirnya pagi pun datang,yoga masih belum tidur semalaman. Dia ingin segera bertemu Darmi,dia hanya berguling-gulingan diatas tempat tidur nya.
Yoga bangkit dari tidurnya dan membersihkan dirinya,kemudian dia menuju meja makan. Disana sudah terlihat kakeknya dan juga dara yang sedang menyiapkan makanan dimeja makan,yoga duduk disebelah kakeknya. Lingkaran hitam dimatanya jelas terlihat,karena kulit yoga termasuk putih.
Setelah menyiapkan makanan dimeja makan,dara melihat wajah yoga yang terlihat sedikit suram. Dia mengernyitkan dahinya,semalam waktu bertemu dengan yoga...yoga masih tampak segar dan bersemangat untuk bertemu dengan Darmi
"kamu kenapa mas?"tanya dara
Dara sekarang memang sering memanggil yoga dengan sebutan mas,karena memang yoga lebih tua Lima tahun dari Darmi dan dara.
"aku ngak apa-apa kok,hanya kurang tidur saja"jawab yoga pelan
"makanya cepat menikah,jadi kamu ada yang ngurusin dan ada teman buat tidur"lirik kakek yoga menatap yoga dan dara secara bergantian
"mas yoga itu udah ada calon pacarnya kek, mudah-mudahan calonnya itu mau Nerima mas yoga"jelas dara yang mengerti lirikan kakek yoga
"siapa ga?"tanya kakek penasaran sambil menatap tajam yoga
"temen dara kek"jawab dara
"kamu bawa kesini, kakek mau kenal dengan calon istri mu. "ucap kakek yoga
"masih calon pacar kek, kalau Darmi mau jadi pacar yoga. Kalau yoga ditolak gimana kek?"jelas yoga sedih
Dari tadi malam,itu lah yang ditakutkan yoga. Sudah lebih dari setahun Mereka tidak bertemu,bisa jadi Darmi sudah tidak memiliki perasaan lagi pada nya. Kakek yang melihat yoga sedih sambil mengaduk-aduk makanannya,langsung menatap yoga dengan tajam
"setelah sarapan, temui kakek diruang kerja"ucap kakek
"Ra... kamu bisa berangkat kuliah sendiri kan?"tanya kakek
"bisa dong kek,tapi hari ini dara ngak kuliah. Dara mau jemput Darmi "jawab dara
"Darmi?maksud mu Darmi nya yoga?"tanya kakek
Dara menganggukan kepalanya,dia memang mau menjemput Darmi setelah itu dia akan membawa Darmi ke kos-kosan yang akan ditempati nya mulai sekarang
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya... makasih 😘😘😘